Anda di halaman 1dari 6

TUGAS MATA KULIAH PENGANGGARAN PERUSAHAAN

ANGGARAN UTANG

Oleh Kelompok:
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Mistakul Rizal
Erik Setiawan
Sulung Mahardika
Ahmad Ginanjar
Rahardian Oktavianto
Nanda

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI INDONESIA (STIESIA)


SURABAYA 2016

A. Pengertian Anggaran Hutang

Anggaran utang merupakan anggaran yang merencanakan jumlah utang pada waktu yang
akan datang. Untuk utang jangka pendek biasanya dilakukan perusahaan untuk keperluankeperluan seperti pembelian material, bahan pembantu maupun pinjaman bank untuk
keperluan kas. Sedangkan utang dalam jangka panjang biasanya dilakukan
untuk kepentingan pembelian aktiva tetap dan pembiayaan investasi yang jumlahnya
relatif besar. Baik utang jangka pendek maupun utang jangka panjang perlu direncanakan
dan disusun anggarannya agar dapat memperlancar jalannya perusahaan.
B. Faktor Yang Mempengaruhi Anggaran Hutang
1. Anggaran Pembelian Bahan Baku
Semakin besar kebutuhan material pada satu periode berarti memerlukan pembelian
material yang semakin besar sehingga kemungkinan untuk tidak membayar dengan tunai
akan semakin besar, karena kondisi keuangan yang terbatas.
2. Syarat Pembayaran
Syarat pembayaran yang semakin lunak biasanya akan menjadikan nilai utang yang akan
diambil semakin besar. Syarat pembayaran akan meliputi tingkat bunga, jangka waktu dan
denda serta jatuh tempo pembayaran pada setiap bulan.
3. Tersedianya Modal Kerja
Bila modal kerja yang tersedia relatif besar maka sebagian besar pembelian material dan
keperluan yang lain dilakukan secara tunai, sehingga akan meminimkan hutang yang akan
diambil.
4. Kepercayaan Suplier Dan Bank
Bila perusahaan cukup mendapatkan kepercayaan dari para suplier dan pihak pemberi
kredit karena selama ini reputasinya cukup baik, maka akan lebih mudah untuk mendapatkan
fasilitas kredit baik dari para suplier dan pihak bank untuk masa-masa yang akan datang.
C. Jenis Jenis Utang
Jenis Utang jangka Pendek :
a. Utang Usaha
Utang usaha atau utang dagang merupakan saldo yang terutang kepada pihak lain atas
barang, perlengkapan, atau jasa yang dibeli dengan akun terbuka.

b. Utang Pajak

Sebagai konsumen kita sering dikenai pajak atau barang atau jasa yang kita beli. Seperti
kalau kita makan dirumah makan, menginap dihotel, atau kita membeli barang-barang
tertentu, missal mobil. Pajak ini disebut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atau pajak
penjualan. Tarif pajak di tetapkan atas dasar persentase tertentu dari harga jual.

c. Utang Deviden
Utang
deviden
adalah
deviden
yang
dapat
dibayar
sebagaimana
diumumkan oleh dewan komisaris perusahaan tapi pada akhir periode belum
dibayar dan dicatat sebagai hutang deviden. Perseroan Terbatas yang sudah
mengumumkan adanya pembagian deviden kepada para pemegang saham
sudah harus mengakui adanya hutang pada saat pengumuman.
Jenis Utang Jangka Panjang :
a. Utang Obligasi
Obligasi adalah suatu istilah yang dipergunakan dalam dunia keuangan yang merupakan
suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi kepada pemegang obligasi beserta janji untuk
membayar kembali pokok utang beserta kupon bungannya kelak pada saat tanggal jatuh
tempo pembayaran.
b. Wesel Bayar Jangka Panjang
Wesel bayar jangka panjang memiliki substansi yang sama seperti obligasi di mana
keduanya mempunyai tanggal jatuh tempo yang tetap dan suku bunga yang ditetapkan atau
implisit. Akan tetapi, wesel tidak dapat langsung dijual seperti obligasi obligasi di pasar
sekuritas publik yang terorganisasi.
Akuntansi untuk wesel dan obligasi sangat mirip. Seperti obligasi, wesel juga dinilai
pada nilai sekarang dari arus kas bunga dan pokok di masa depan, di mana setiap premi dan
diskonto diamortisasi dengan cara yang sama selama umur wesel tersebut.
c. Wesel Bayar Hipotik
Bentuk paling umum dari wesel bayar jangka panjang adalah wesel bayar hipotik. Wesel
bayar hipotik adalah wesel promes yang dijamin dengan suatu dokumen yang disebut hipotik
yang menggadaikan hak atas properti sebagai jaminan pinjaman. Wesel bayar hipotik lebih
sering digunakan oleh perusahaan perorangan dan persekutuan dari pada korporasi.
Peminjam biasanya menerima kas dalam jumlah nominal wesel hipotik, di mana jumlah
nominal wesel itu merupakan kewajiban yang sebenarnya dan tidak ada diskonto atau premi
yang terlibat

D. Manfaat Anggaran Utang


1.
2.
3.
4.

Kemajuan perusahaan bila utang tersebut dikelola dengan baik.


Ekspansi kegiatan perusahaan dan kegiatan produksi
Sebagai modal kerja
Untuk membiayai aset tak lancar

E. Penyusunan Anggaran Utang


Contoh Soal
Anggaran Pembelian Material Semester 1 Tahun 2016
Bulan
Januari
Februari
Maret
April
Mei
Juni

Jumlah Material (Kg)


5.000
5.500
6.000
6.500
7.000
7.500

Harga Per Kg (Rp)


1.000
1.100
1.200
1.300
1.400
1.500

Keterangan :

Karena terbatasnya modal kerja yang tersedia, setiap pembelian material hanya 20
%yang dibayarkan secara tunai, 50% nya dibayar pada bulan berikutnya sedangkan
sisanya dibayar pada bulan berikutnya dari pembayaran sebelumnya.

Pada awal januari 2016 terdapat saldo utang dari tahung 2015 sebesar Rp. 2.000.000
(Dibayar pada bulan januari 2016)

Jawaban

Perhitungan pembayarannya adalah sebagai berikut :


Pembayaran Material
Bulan

Biaya Pembelian

Januari
Februari
Maret
April
Mei
Juni

Pembayaran Tunai
(20%)
Rp. 1.000.000
Rp. 1.210.000
Rp. 1.440.000
Rp. 1.090.000
Rp. 1.960.000
Rp. 2.250.000

Rp. 5.000.000
Rp. 6.050.000
Rp. 7.200.000
Rp. 8.450.000
Rp. 9.800.000
Rp. 11.250.000

Utang (80%)
Rp. 4.000.000
Rp. 4.840.000
Rp. 5.760.000
Rp. 6.760.000
Rp. 7.840.000
Rp. 9.000.000

Keterangan :
-

Biaya Pembelian

= Jumlah Material x Harga

= 5.000 x Rp.1.000 = Rp.5.000.000

Pembayaran Tunai
Rp.1.000.000

= Biaya Pembelian x 20%

= Rp.5.000.000 x 20% =

Utang = Biaya Pembelian Pembayaran Tunai


Rp.4.000.000

= Rp.5.000.000 Rp. 1.000.000 =

Anggaran Utang Tahun Semester 1 2016


Bulan

Januari

Utang

4.000.00
0
Februar 4.840.00
i
0
Maret
5.760.00
0
April
6.760.00
0
Mei
7.840.00
0
Juni
9.000.00
0
Jumlah

Pembayaran Utang
Ja Februari
Maret
n
2.500.00 1.500.00
0
0
3.025.00
0
-

April

Mei

Juni

1.815.00
0
3.600.00
0
-

2.160.00
0
4.225.00
0
-

2.535.00
0
4.900.00
0
-

2.500.00
0

4.525.00
0

5.415.00
0

6.385.00
0

7.435.00
0

Keterangan :
1. Pembayaran pada bulan juli terdiri dari :

Utang Bulan Mei :

30% . (9.800.000)

= 2.940.000

Utang Bulan Juni :

50% . (11.250.000)

= 5.625.000
= 8.565.000

2. Pembayaran pada bulan Agustus terdiri dari:


-

Utang Bulan Juni :

30% . (11.250.000)

= 3.375.000

Saldo Awal Dan Akhir Utang Semester 1 Tahun 2016


Bulan
Januari
Februari
Maret
April
Mei
Juni

Saldo Awal
2.000.000
4.000.000
6.340.000
7.575.000
8.920.000
10.375.000

Utang
4.000.000
4.840.000
5.760.000
6.760.000
7.840.000
9.000.000

Jumlah
6.000.000
8.840.000
12.100.000
14.335.000
16.760.000
19.375.000

Pembayaran
2.000.000
2.500.000
4.525.000
5.415.000
6.385.000
7.435.000

Saldo Akhir
4.000.000
6.340.000
7.575.000
8.920.000
10.375.000
11.940.000