Anda di halaman 1dari 3

Algoritma Perhtiungan Desain Belt Conveyor

1. Data-data yang diketahui:


a. kapasitas material

= 100 ton/jam

b. jarak (x)

= 100 ft

c. bulk density

= 60 lb/ft3

d. material

= batu bara antrasit (C27P)

2. Menentukan spesifikasi belt conveyor :


a. Menghitung kapasitas materi untuk densitas 100 lb/ft3
Karena data pada tabel 21-7 Perry berdasarkan material bulk density 100 lb/ft3

b. Menentukan spesifikasi belt conveyor menggunakan Tabel 21-7 Perry 7th ed:

Dari tabel diatas diambil data sebagai berikut :

Kapasitas belt conveyor

= 172 ton/jam

Lebar belt

= 18 in (45,72 cm)

Luas penempang belt

= 0,18 ft2 (0,17 m2)

Kecepatan belt

= 350 ft/min (106,7 m/min)

c. Menghitung kecepatan belt aktual (S) :

Dari perhitungan didapat kecepatan belt (S) = 203,488 ft/min (62,023 m/min)
d. Menghitung panjang belt (L) :
L
H
a
X

X = 100 ft (30,48 m)
= 0o (karena conveyor horizontal)

((

) )

Dari perhitungan didapat panjang belt 100 ft (30,48 m)


e. Menghitung waktu tempuh antar pulley (t) :

Didapat waktu tempuh antar pulley 0,49143 menit (0,00819 jam)


f. Menghitung berat belt conveyor (W) :

Berat belt (Tabel 16A Brown)

=1

Berat idler

= 0,5 lb/(in lebar belt)(ft panjang belt)

lb/(in lebar belt)(ft panjang belt)

Dari perhitungan didapat W sebesar 27 lb/ft


g. Menghitung power belt conveyor :

Untuk plain bearing, faktor friksi (F) = 0,05 dan Lo = 100

Power untuk belt kosong


(

)(
(

)(

Power untuk belt isi (tidak termasuk belt)


(

)
(

Power untuk belt dengan sudut elevasi (tidak termasuk belt)

Power total = 1,665 HP + 1,01 HP + 0 HP


= 2,675 HP