Anda di halaman 1dari 16

REKAM JEJAK:

MUHAMMAD AARON ANNAR SAMPETODING

REKAM JEJAK:

MUHAMMAD AARON ANNAR SAMPETODING

REKAM JEJAK:
Muhammad Aaron Annar Sampetoding

Pengarah dan Penanggung Jawab:


Tim Pemenangan AARONMAN

Content Writer:
Brili Agung (Www.briliagung.com - CEO Inspirator Academy)

Editor:
Muhammad Aaron Annar Sampetoding
Rhesa Yogaswara

Desain Sampul & Isi:


Rhesa Yogaswara

Copyright (R) AARONMAN


Jakarta, Indonesia - 2016

REKAM JEJAK:

MUHAMMAD AARON ANNAR SAMPETODING

Sebuah Perjalanan, Cinta, dan Aksi Nyata


Namanya Muhammad Aaron Annar Sampetoding. Seorang pemuda keturunan
saudagar ulung dari Bumi Daeng. Putra pertama dari 7 bersaudara saudagar tersohor dari
timur Indonesia, H. Annar Salahuddin Sampetoding.
Aaron mewarisi nama Sampetoding yang
legendaris. Kakek buyutnya, Jacob Sampetoding
dikenal sebagai Legenda Tambang dari Bumi
Mekonga. Pemilik perusahaan tambang NV Perto
(Pertambangan Toraja) yang sukses di era 1952-1962
ini bahkan sempat menjadi salah satu deretan orang
terkaya di Indonesia.
Hal ini tidak lepas dari kejeliannya untuk
membangun tambang sejak zaman penjajahan
Jepang dan memperbaiki jembatan-jembatan yang
dibom tentara Jepang. Semua dengan usahanya
sendiri. Walaupun pada akhirnya, perusahaannya
kena imbas nasionalisasi. Yang artinya dia harus
merelakan tambangnya diambil alih oleh pemerintah
dengan ganti rugi yang tidak sepadan.
Namun sang kakek memilih untuk mengabdi
pada republik ini dengan hati terbuka. Dia
menyerahkan NV Perto yang kemudian hari kita kenal sebagai bagian dari konsesi nickel PT
ANTAM demi kecintaannya pada Indonesia. Dan sang kakek memilih untuk banting stir
menjadi pengusaha jagung dalam skala besar.
Kakek Aaron sendiri bernama Siner Reysen Sampetoding, putra Jacob Sampetoding
adalah Pengusaha di bidang kehutanan. Dari sinilah dunia HPH bermula. Kakek Siner
memulai bisnisnya dengan ekspor kayu hitam (ebony) ke Jepang. Species kayu yang
memiliki harga sangat tinggi. Saat ini kayu hitam dihargai 14 juta per meter kubik. Kayu ini
sangat istimewa karena bagi orang Jepang, peruntukannya untuk membuat Butsudan.
Sebuah tempat sembahyang yang suci bagi mereka.
Bagaimana jiwa pengusaha menurun ke Ayah
Aaron, Annar Sampetoding juga merupakan kisah yang
tak kalah serunya. Rupanya Annar memiliki jiwa
pemberontak sejak muda. Dia tidak suka kemapanan.
Sejak remaja, dia sudah mengambil kayu di konsesi
perusahaan bapaknya secara diam-diam, Kayu itu pun
dijual diam-diam. Sang Bapak walaupun tahu kelakuan
anaknya memilih untuk diam dan mengawasi. Hingga
sampai satu titik dia tahu bahwa anaknya bisa mandiri,
lalu diserahkanlah perusahaan HPH atau saat ini dikenal
sebagai Siner Grup kepada Annar Sampetoding.

REKAM JEJAK:

MUHAMMAD AARON ANNAR SAMPETODING


Dari garis keturunan Ibu, Lina Rahim, Aaron juga mewarisi darah pengusaha ulung.
Kakek dari Ibunya bernama H. Abdul Rahim. Dikenal sebagai rekanan Pertamina pertama di
Indonesia Timur. Memegang lini bisnis SPBU, lilin, aspal, dan Gas Elpiji. Juga memegang
hak menjadi dealer mobil Mercedes Benz pertama di Indonesia Timur.

Jika Anda mengenal rumah


makan Mamink Daeng Tata yang
berlokasi di Tebet, itu adalah milik Kakak
dari Ibu Aaron. Amin Rahim. Sama
pemberontaknya dengan Ayah Aaron,
Amin Rahim menolak mewarisi usaha H.
Rahim. Dia lebih memilih berjualan konro
mulai dari pinggir jalan hingga sekarang
berkembang menjadi rumah makan konro
legendaris di Jakarta.
Jika garis keturunan Sampetoding
bersuku Toraja Mandar, maka garis
keturunan H. Rahim merupakan suku asli
Bugis-Makassar. Kombinasi multietnis yang bersatu padu dalam diri seorang Muh. Aaron
Sampetoding.

Pembentukan Mental ala Sampetoding


Aaron mengenyam pendidikan TK dan SD nya mulai di Makassar di Sekolah Islam
Athirah. Sebuah sekolah legendaris yang melahirkan banyak pemimpin bangsa dari
Indonesia Timur.
Orang tua Aaron memiliki visi yang
jauh ke depan. Dia tidak mau Aaron kecil
memiliki mental manja dan memintameminta. Mereka sadar bahwa Aaron
adalah anak pertama yang akan
melanjutkan legacy bisnis orang tuanya.
Walaupun berat, sejak kelas 4 SD, Aaron
sudah dikirim ke Perth, Australia untuk
mengambil course bahasa Inggris selama
satu bulan.
Puncaknya adalah saat lulus SD.
Ketika anak seusianya masih banyak yang
diantar jemput orang tuanya ke sekolah,
tidak dengan Aaron. Orang bugis memang
memiliki warisan darah pelaut ulung. Darah ini pulalah yang mengalir di setiap sendi Aaron.
Aaron yang saat itu berusia 12 tahun sudah dikirim ke melanjutkan sekolahnya ke Ipswich
Grammar School di Brisbane, Australia. Sendirian, tanpa kawan dan saudara dia melawan
ketakutan dan berlari dari zona nyamannya.

REKAM JEJAK:

MUHAMMAD AARON ANNAR SAMPETODING


Dia ingat betul apa nasehat Ayahnya, Aaron, kamu anak pertama. Kamu harus jadi orang.
Kalau kamu jadi, maka kamu akan menjadi teladan bagi adik-adikmu kelak. Kamu harus jadi
anak lelaki yang kuat!
Nasehat itulah yang membuat
Aaron kuat hingga menyelesaikan
Masternya di bidang Marketing di
Australia, di Universitasnya Queensland
University of Technology untuk program
Bachelor of Business (Majoring in
Management) dan juga Master of
Business (Extended Major in Marketing)
masih di QUT.
Dan percaya atau tidak, sejak
kuliah Masternya Aaron harus bekerja
menghidupi dirinya sendiri. Karena uang
kuliah dan uang saku sudah distop dari
sang Ayah. Sembari kuliah Aaron sempat
menjadi buruh pabrik dan cleaning service semua dia jalani. Masih ingat betul berapa dia
dibayar. Hanya 20 dolar per jam. Namun itu ia lakukan demi menyelesaikan kuliahnya.
Ketika teman-temannya banyak yang dibelikan mobil oleh orang tuanya, Aaron
menghabiskan waktunya untuk bekerja part time.
Untuk urusan bisnis, jangan ditanya. Aaron sudah memulai bisnis pertamanya sejak
SD. Bisnis pertamanya adalah penyewaan buku, komik dan majalah. Dia jeli melihat
peluang. Dimana tidak semua anak punya akses terhadap buku atau majalah karena
harganya mahal, dia sewakan koleksi pribadinya. Mulai dari komik Kungfu Boy, Tiger Wong,
dan Majalah Bobo dia bawa ke sekolah atau dia gelar di beranda rumah.
Tidak ada gengsi-gengsi an dalam kamusnya. Walaupun menyandang nama
Sampetoding, dia tidak mengenal istilah manja dan taken for granted.
Dan uniknya, untuk anak pengusaha macam Aaron uang saku tidak digelontorkan
jor-jor an. Aaron sedari SD sudah diwajibkan membuat laporan keuangan. Dia harus
mempertanggungjawabkan kemana setiap rupiah yang orang tuanya berikan digunakan.
Awalnya Aaron kecil merasa apa yang diberlakukan orang tuanya itu terlampau berlebihan.
Namun kelak nanti, Aaron menyadari bahwa pola pendidikan yang ditanamkan orang tuanya
adalah demi menanamkan pentingnya tata kelola keuangan dan transparansi keuangan.
Tanpa sadar Aaron kecil sudah menanamkan rasa tanggungjawab dalam dirinya. Yang
semakin membesar layaknya bola salju suatu saat nanti.
Saat ini Aaron sadar apa yang orang tuanya tanamkan sejak kecil membuatnya
menjadi fighter sejati. Dia sadar bahwa dia memegang estafet tanggung jawab bisnis
keluarga. Jika dari kecil dia dididik manja, maka mentalnya sudah bukan fighter lagi.
Padahal untuk menjadi pengusaha, modal itulah yang paling utama. Bagaiman setiap
saatnya harus maju walaupun hanya satu inchi. Itulah mengapa banyak pengusaha yang
mulai dari 0 akhirnya sukses dan maju. Karena modalnya mental kuat. Dalam banyak kasus,
di sisi lain dia melihat banyak pengusaha yang mewarisi generasi atasnya berakhir terpuruk.
Karena sisi mental dan perjuangannya sudah luntur.

REKAM JEJAK:

MUHAMMAD AARON ANNAR SAMPETODING

Orang tua Aaron membuat akses setiap rupiah tidak mudah. Semuanya harus dibuat
layak dan "earned".
Menyelesaikan Master di bidang Marketing
menjadi babak baru bagi Aaron. Dia dihadapkan dua
pilihan yang akan membuat galau siapapun fresh
graduate di muka bumi. Antara menjadi profesional
atau meneruskan estafet pengusaha dari orang
tuanya. Sebagai lulusan luar negeri, di awal tahun
2000an Aaron sudah menjadi rebutan banyak
perusahaan
multinasional.
Yang
menjanjikan
kemapanan, tunjangan, dan kenyamanan.
Di sinilah sisi pemberontak Aaron keluar. Dia
tidak mau ada di zona nyaman. Untuk itulah dia
menerima tantangan Ayahnya. Mengelola sebuah
perusahaan yang belum beroperasi di Sulawesi Barat.
Tantangan dari Ayahnya sederhana. Buat perusahaan
yang baru belum beroperasi ini bisa mulai beroperasi.
Masalah pelik bagi Aaron yang baru lulus. Yang masih mengenal ilmu bisnis level
korporasi sebatas text book. Apalagi akad dengan Ayahnya jelas, tidak ada gaji sampai dia
bisa menggaji dirinya sendiri dari perusahaan itu. Sebuah perusahaan HPH dengan lahan
kecil 20.000 Ha. Disitulah masalahnya. Karena ideal pengelolaan HPH adalah 50.000 Ha.
Apalagi blok nya dibagi untuk panen dalam waktu 40 tahun. Dengan nilai sekecil itu, saat itu
mustahil ada kontraktor mau masuk. Karena tidak ada nilai keuntungan bisnisnya.
Alhasil, Aaron butuh waktu lima tahun untuk membuat perusahaan ini akhirnya
bergerak. Dia menemukaan solusi dengan rajin melakukan lobby terhadap pemerintah dan
mendengar para senior di bisnis HPH. Di tahun kelima, lobby nya membuahkan hasil.
Dengan memperbesar blok dan memperpendek masa tebangan 40 tahun menjadi 20 tahun.
Baru di titik itu, ada kontraktor yang mau membawa alat berat dan memanen kayunya.
Pertanyaan bagi saya dan juga Anda pasti sama. Apa yang Aaron lakukan untuk bertahan
hidup selama lima tahun?

Sekali lagi, Aaron tidak mau hanya mengekor


kesuksesan
Ayahnya.
Bermodal
kenalan
dan
persahabatan, dia mendapatkan peluang. Peluang di
niche market yang kurang populer di Indonesia Timur
kala itu. Pengadaan safety equipment. Setelah
melakukan riset dan kemampuan bahasa Inggrisnya,
akhirnya dia berhasil menjalin kerjasama dengan supplier
dari Amerika untuk memenuhi kebutuhan safety
equipment di Indonesia. Hingga saat ini perusahaan dari
modal ngobrol itu sudah menguasai pasar Indonesia
Timur. Bahkan Freeport Indonesia sudah menjadi salah
satu kliennya.

REKAM JEJAK:

MUHAMMAD AARON ANNAR SAMPETODING


Setelah itu Aaron juga mengelola lahan-lahan untuk dikelola menjadi kebun sawit. Di
Sulawesi, grup bisnisnya bekerja sama dengan Astra Agro Lestari. Ada tiga perusahaan
yaitu PT Pasang Kayu, PT Mamuang, PT Lepawa. Semua listed di bawah Astra Agro
Lestari.
Secara total, saat ini Aaron memegang 10 perusahaan aktif. Dan dia fokus bergerak
di bidang sumber daya alam. Memusatkan konsentrasinya di daerah Sulawesi. Bahkan di
Mamuju Tengah, grup perusahaannya membangun sebuah trading centre. Yang membeli
semua hasil produksi petani. Rencana ke depan dia juga akan membuat silo. Sarana
pengeringan, dan penyimpanan jagung. Menurutnya, kualitaas jagung Indonesia sudah
lumayan bagus dibanding negara lain. Hanya saja skala efisiensinya masih kalah
dibandingkan luar negeri. Itu yang membuat harga Indonesia masih kalah ekonomis.
Dalam memandang peluang, Aaron sedikit berbeda dengan kebanyakan pengusaha.
Dia memilih fokus ke pasar dalam negeri. Karena dia melihat secara strategis, populasi
Indonesia 250 juta penduduk. Secara pangan, kebutuhan jagung nasional masih belm
terpenuhi. Pemerintah masih ekspor. Cita-cita Aaron adalah agar Indonesia bisa
swasembada jagung.
Aaron menyadari betul bahwa generasi
di atasnya orientasinya ekspor semua.
Semuanya memiliki siklus masing-masing.
Tanpa membangun infrastuktur dan nilai
tambah di dalam negeri, pada akhirnya bangsa
kita tetap menjadi bangsa konsumen,
pengekspor bahan baku dan mengimpor barang
jadi. Ambil mudahnya saja, misalnya ekspor raw
material. Diolah di sana, kemudian dijual
kembali ke Indonesia. Akhirnya kita cuma jadi
pemasok raw material. Dan biasanya harga
diatur dan dimainkan pasar luar negeri. Sama
seperti minyak. Harganya sekarang declining.
Hal yang sama juga terjadi pada kayu. Di tahun 98 harganya jatuh karena illegal logging
jadinya over supply dan harga jual menjadi di bawah harga produksi. Sama juga dengan
kepala sawit. Banyak isu yang dibuat kapitalis Iternasional, sehingga industri kita rentan
terhadap kampanye negatif lingkungan.
Aaron dan grup perusahaannya sudah merasakan beberapa siklus usaha. Saat krisis
moneter, bahkan Aaron diserahi perusahaan pertama.
Menurutnya, tentang cara bagaimana survive adalah dengan membuat pembatas
yang jelas antara pribadi dengan perusahaan. Secara pribadi, keuangan kita harus selalu
ada demarkasi. Jadi keuangan kita selalu terjaga dari siklus. Kita harus tajam di
peengembangan usaha. Harus berubah mengikuti zaman. Membuat sebuah diferensiasi. Ke
depan Aaron akan mengembangkan ke bidang sumber daya alam, karena menurut Aaron
inilah keunggulan komparatif ekonomi Indonesia yang harus menjadi tumpuan. Masih fokus
di pangan dan energi. Tetap mengedepankan orientasi pasar di Indonesia, 250 juta
penduduk menjadi prioritasnya. Apalagi menurut data yang dia pegang, saat ini di Indonesia
lahan tidur masih banyak. Di Indonesia timur saja lahan tidur ada 30 juta hektar. Aaron akan
membawa grup perusahaannya fokus di kawasan timur dan mengembangkan pertanian ke

REKAM JEJAK:

MUHAMMAD AARON ANNAR SAMPETODING


sana. Jika feasible dia akan mengembangkan ke energi berbasis tanaman. Etanol dan
biomassa yang berbasis kayu. Energi terbarukan. Dan dia sudah merancang sebuah sistem
yang bisa memenuhi kebutuhan tiap kabupaten. Menyesuaikan kebutuhan masyarakatnya.
Karena di Indonesia Timur populasi nya masih terpencar dan terpusat di pinggir pantai, jadi
pembangkit listrik 10 MW kebawah seharusnya memadai.

Rekam Jejak Organisasi


Pertama kali aktif organisasi Aaron aktif di Persatuan Pelajar Indonesia Australia. Dia
memilih aktif di perkumpulan olahraga seperti sepakbola dan rugby. Memainkan peran
manajerialship, kepemimpinannya mulai terasah. Mengatur jadwal tanding, lapangan, dan
lainnya.
Pulang
dari
Australia,
organiasi yang pertama dia pilih
adalah HIPMI. Aaron tercatat masuk
HIPMI sejak tahun 2005 . Bagi
Aaron, HIPMI adalah organisasi
turun temurun dari sang Ayah.
Annar Sampetoding, ayah Aaron
sempat aktif di HIPMI Sulsel. Dan ini
pula yang membuatnya waktu itu
dilema antara memilih Sulsel atau
Jakarta.
Akhirnya
Aaron
memutuskan memilih Jakarta, agar
mendapatkan networking lebih luas.
Lebih nasional. Aaron masuk kala
itu ketua HIPMI nya masih Kang
Yuki.
Di saat yang sama, Aaron juga
ditunjuk menjadi pengurus di Asosiasi
Hutan Indonesia. Pada saat itu Ketua
Umumnya adalah Jenderal Sugiono.
Tujuannya bergabung di sana satu.
Mencari koneksi sekaligus ilmu dari temanteman pengusaha hutan. Dan di organisasi
tersebut,
semua
temannya
seusia
ayahnya.. Aaronlah yang paling muda. Hal
itu membuatnya lebih cepat matang.
Karena para pengurus di APHI lebih sering
diskusi teknis dan serius mendorong
kebijakan pemerintah mengenai aturan
tentang perusahaan hutan.
Setelah 5 tahun masa bakti Aaron selesai di APHI, ia memutuskan kembali aktif di
HIPMI. Di tahun 2011, bertepatan dengan munas Makassar. Dia pun didapuk di posisi yang
tidak bisa dibilang ringan. Dia menjadi bagian dari tim pemenangan Ketum Okto. Aaron pun
mulai kenal dengan senior dan belajar. Di sana dia belajar menjadi bagian akomodasi. Tidak

REKAM JEJAK:

MUHAMMAD AARON ANNAR SAMPETODING


ragu untuk mulai belajar kembali dari bawah. Dengan kerja keras semua tim pemenangan,
tim Aaron berhasil membawa Ketum Okto memimpin HIPMI.
Sempat ada pertanyaan dari seniornya, Kamu mau ke BPP atau bagaimana?

Aaron sadar, dia berorganisasi


bukan untuk mencari posisi. Dia memikirkan
bagaimana caranya bisa membuat dampak
dan perubahan. Karena baginya, jabatan
bukan sekedar gaya-gayaan. Namun
tentang tanggung jawab dan impact yang
dihasilkan.
Dengan
mantap
Aaron
pun
menjawab, Saya memilih untuk mulai
berkarya dari HIPMI BPD Jaya. Itulah yang
menjadi momentum Aaron diperkenalkan
dengan Ketum Aufar. Lalu dia pun direkrut
untuk masuk di BPC Jakarta Pusat. Aaron
mulai
dari
level
terendah,
yaitu
Kompartemen.
Namun seperti pemahamannya bahwa jabatan adalah amanah, Aaron setiap ada
rapat dan BPL selalu hadir. Menyumbangkan ide dan aktif. Mungkin itulah yang membuat
Ketum Aufar meliriknya menjadi Ketua Bidang 4 - Property. Saat menjadi Ketua Bidang, dia
menjalankan program dan mencoba lebh aktif dari yang lainnya. Jika ada acara di BPD ,
Aaron sering ditunjuk mewakili Jakarta Pusat.
Saat Musda HIPMI Jaya 2014 kala itu, dia ada di barisan yang mendukung Caketum
Gernando Nainggolan. Dari situ dia lebih banyak belajar dari senior dewan pembina HIPMI
JAYA. Bang Ersa, Ketua Labana dan banyak senior lainnya. Sekali lagi, tim yang
didukungnya memperoleh hasil yang cukup gemilang di Musda. Caketum Nando,
memperoleh dukungan yang signifikan. Sehingga tidak ada pilihan lain bagi Caketum Rama
untuk mengajaknya beraliansi. Padahal saat itu maju dalam waktu yang relatif singkat.
Hanya 4 bulan. Sekali lagi calon yang didukungnya menjadi pemenang Musda.
Selepas keberhasilan itu, Aaron didapuk menjadi pengurus Bidang 5. Ditempatkan di
kompartemen di bawah Ketua Rishi Wahab. Tidak lama kemudian, masa ketua BPC sudah
habis. Maka diadakanlah pemilihan Ketua Umum BPC dengan mekanisme di Rakernis BPD
Jaya.

REKAM JEJAK:

MUHAMMAD AARON ANNAR SAMPETODING

Suara anggota untuk BPC Jakpus saja waktu itu sampai 300 suara. Dan saat itu ada
3 calon untuk Jakpus. Di saat calon Ketua BPC lain hanya 2 calon. Setelah melalui
pemilihan yang ketat, Aaron terpilih menjadi Ketua Umum. Dia dilantik di pertengahan tahun
bulan Juli 2014 hingga saat ini.
Banyak yang bertanya-tanya, sebenarnya apa yang dia cari di HIPMI? Bukankah
kesibukannya di bisnis sudah cukup menyita waktunya?
Aaron mengakui bahwa apa yang dia cari di HIPMI adalah networking. Menurutnya,
sebagai pengusaha intelegensia itu faktor penting tapi itu bukan yang utama. Bukan itu
modal utamanya. Modal utama seorang pengusaha adalah jaringan. Kebanyakan rezeki
pengusaha itu dari teman-teman. Dari silaturahmi. Aaron belajar dari ayah nya. Dia melihat
dengan kepalanya sendiri bahwa jaringan ayahnya di HIPMI terpakai sampai saat ini.
Hingga saat dia menjadi Wakil Ketum KADIN. Banyak bisnis teman-teman Bapak yang
masih bergantung dari jaringannya selama di HIPMI. Dan jika melihat rekam jejak anggota
HIPMI, saat ini banyak yang menjadi anggota DPR, Menteri, bahkan Presiden dan Wapres
kita saat ini adalah kader HIPMI. Hipmi adalah organisasi kaderisasi kepemimpinan
nasional yang terbukti sangat baik.
Secara jumlah anggotapun sangat banyak. Pemimpin pemimpin partai banyak yang
menjadi kader HIPMI. Itulah alasan utama yang dilihat oleh Aaron. Untuk pengusaha,
networking itu sangat penting. Banyak orang pintar, namun jika tidak punya network maka
dia akan susah berkembang. Pada akhirnya hal tersebutlah yang menjadi motivasi
terkuatnya aktif di organisasi.

REKAM JEJAK:

MUHAMMAD AARON ANNAR SAMPETODING


Membangun Keluarga
Pemuda kelahiran tahun 1982 bulan Februari tanggal 18 inimenikah pada umur 25
tahun di tahun 2007. Menikah dengan seorang wanita cantik berdarah Banten-Palembang
bernama Delia Mellisa, dia dikaruniai sepasang buah hati yaitu Aaliya Bilqis Intan
Sampetoding dan Muhammad Aaqeil Abbasid Sampetoding.

Berbeda dengan suaminya, Delia bekerja di HSBC. Aaron ingat betul bagaimana
istrinya dulu yang sama sama kuliah di Australia menerima pinangannya. Saat menikah
dulu, posisi Aaron baru merintis perusahaan non aktif dari Ayahnya. Dan itulah Aaron.
Kesetiaanya bisa tercermin dari kisah cintanya. Wanita yang menjadi istrinya adalah mantan
pacarnya yang sudah 7 tahun berpacaran. Bagaimanapun cantik dan seksinya gadis
Australia tidak membuatnya berpaling dari cinta masa SMA nya.
Menurutnya nikah muda banyak
manfaatnya. Karena itulah yang pada
akhirnya
sangat
mendorong
dan
memotivasi.
Tanggungjawab
berlipat
ganda. Mental langsung berubah dewasa
dan bertanggung jawab. Mulai dari yang
banyak bermain menjadi lebih serius
mengembangkan bisnis. Demi mencukupi
kebutuhan keluarga.
Dan beruntungnya Aaron, Istrinya
sangat support profesi dan pilihannya.
Walaupun
masih
berstatus
sebagai
karyawan Bank, Delia kini mulai berbisnis.
Belajar dari cinta sejatinya, Aaron. Saat ini Delia merintis bisnis di bidang penyewaan
mainan, alat-alat pesta sebagai sambilan. Hasilnya pun lumayan Paling tidak modalnya bisa
terus berputar.
Satu hal yang pasti, sama seperti Kakek dan Ayahnya, Aaron juga berharap anakanaknya juga meneruskan menjadi pengusaha. Ketika sudah memasuki usia
teenager,Aaron berniat mendidik mereka sebagaimana keluarganya mendidik dia kala kecil
dulu. Disiplin dan tidak foya-foya.

REKAM JEJAK:

MUHAMMAD AARON ANNAR SAMPETODING


Turning Point
Bukan hal yang instan hingga akhirnya Muh. Aaron Sampetoding memutuskan maju
berlaga menjadi salah satu calon Ketua Umum HIPMI. Baginya, maju menjadi Caketum
HIPMI adalah buah kecintaannya terhadap organisasi. Dia merasa memiliki hutang kepada
HIPMI, karena sejak zaman ayahnya, HIPMI adalah organisasi yang dikenalinya sejak kecil.
Dimulai dengan idealisme, membawa HIPMI naik kelas. Pertama kali terbersit
keinginannya untuk maju menjadi Ketum HIPMI Jaya adalah pada saat ada program di
HIPMI Jakpus. Saat itu jajaran pengurus HIPMI JAkpus diundang oleh Deputi Finance
Minister Malaysia.

Disitulah dia mendapatkan sebuah presentasi bagaimana Malaysia begitu


mendukung pengusaha mudanya. Organisasi Pengusaha Muda di Malaysia difasilitasi.
Mulai dari modal hingga dibuatkan MAGIC - Malaysian Global Innovation and Creativity
Centre untuk pengusaha muda Malaysia. Padahal organisasi pengusaha mudanya masih
belum sebesar Indonesia. Aaron melihat HIPMI lebih eshtablished dan lebih mengakar
hingga ke tingkatan kota dan kabupaten di setiap pelosok Indonesia dengan Badan
Pengurus Cabang.

Dari situ lahirlah keinginan Aaron


membuat HIPMI lebih bisa maksimal bahkan
menyaingi
Malaysia.
Menjadi
katalis
pertumbuhan pengusaha baru. Karena seperti
yang kita ketahui, pengusaha Indonesia
jumlahnya hanya 1,65 % dari total populasi.
Bandingkan dengan China yang sampai di
angka 14%.

menjadi

wadah

sekaligus

katalisator.

Oleh karena itu, tidak heran mereka


mempunyai ketahanan ekonomi yang kuat.
Pengusaha ini problem solver masalah
ekonomi. Memberi lapangan kerja dan
memberi nilai tambah. Dan HIPMI bisa
Bahkan menjadi sarana pendidikan untuk

REKAM JEJAK:

MUHAMMAD AARON ANNAR SAMPETODING


menumbuhkan pengusaha muda Indonesia yang lebih berdaya.
Dan Aaron sudah memiliki blueprint
rencana besar bagaimana HIPMI bisa
menjadi ekosistem yang ideal bagi calon
pengusaha. Secara menyeluruh dan
sustain. Semua harus kondusif, mulai dari
segi pendanaan, pendidikan, budaya,
regulasi dan lainnya.
Bagaimana budaya dari orang tua
mendorong
anak-anaknya
menjadi
pengusaha, bukan PNS. Menanamkan
mindset bahwa menjadi pengusaha itu
berarti bisa membuka lapangan kerja dan menjadi aset berharga bagi kemajuan bangsa.
Dan ini semua bisa diwujudkan dengan memulainya dari HIPMI.
Aaron melihat posisi strategis HIPMI yang bisa mendorong ini. Di tingkat daerah
hingga pusat. Banyak sekali anggota kita yang berharap dari organisasi ini. Atas dasar itulah
Aaron memiliki keinginan untuk maju. Menjadikan HIPMI lebih baik dari sebelumnya. Karena
HIPMI bagi Aaron adalah sekolah kepemimpinan terbaik. HIPMI bisa menjadi miniatur
ekosistem wirausaha terbaik untuk pengusaha. Bukan hanya tempat berkumpul saja, namun
harus produktif.
Hal tersebut sudah Aaron buktikan selama kepemimpinannya di HIPMI BPC Jakarta
Pusat. Siapapun jika masuk HIPMI Jakpus, Akan merasakan atmosfer yang berbeda.
Contoh konkritnya adalah Aaron dari tahun pertama menjabat, dia sudah menjadikan
kemudahan akses LPDB sebagai prioritas dan sampai saat sekarang masih konsisten.
LPDB ini adalah lembaga dari pemerintah untuk permodalan yang sangat bagus. Bersumber
dari APBN, dan sangat selektif untuk memilih bisnis mana yang akan mendapatkan
permodalan yang murah dan bunga ringan. Yang tidak akan didapat di Bank manapun. Dan
menurut Aaron, skala perusahaan manapun, pengusaha masih butuh permodalan.
Aaron melihat bahwa sebenarnya di HIPMI, senior sudah
menginisiasi membuat Bank, Yayasan, dan Koperasi. Sayangnya
saat ini, lembaga-lembaga tersebut tidak aktif. Dalam rencana
Aaron, lembaga ini jika diaktifkan lagi akan sangat bermanfaat
buat anggota.
Banyak anggota HIPMI yang butuh permodalan untuk
pembiayaan PO dan operasionalnya. Sayangnya HIPMI belum
bisa memberi solusi yang bisa memecahkan semua masalah
tersebut.

REKAM JEJAK:

MUHAMMAD AARON ANNAR SAMPETODING

Jika terpilih menjadi Ketua Umum HIPMI Jaya, Aaron memiliki tiga prioritas utama
untuk HIPMI Jaya:
1. Peningkatan Infrastruktur organisasi. Aaron akan mewujudkan terealisasinya semacam
co- working space untuk anggota HIPMI Jaya. Sebuah co working space dimana
para pengusaha muda Jaya bisa ngobrol bareng, brainstorming ide usaha di sana.
Hal ini sudah dia rencanakan di HIPMI Jakpus untuk membuat program ini konkrit.
Aaron bahkan sudah berbicara dengan Walkot Jakarta Pusat. Untuk memanfaatkan
aset idle Pemkot demi kepentingan pengusaha muda.

Usahanya nyaris berbuah dengan diberikannya aset di Taman Menteng.


Namun teryata wewenangnya di tingkat Provinsi DKI Jakarta. Namun dari situ Aaron
tahu bahwa aset pemerintah yang idle itu sangat banyak. Yang bisa dikembangkan
menjadi sarana pengembangan pengusaha muda. Coworking space yang bisa
membuat para pengusaha muda saling bersinergi.

2. Membenahi
database.
Idenya
adalah
membuat bagaimana database ini selalu
live dan update. Membuat sebuah
aplikasi yang bisa connect dengan
Facebook. Ini bermanfaat bagi anggota
yang mengubah informasi dasar di FB,
pun bisa terupdate juga. Karena
sesungguhnya di HIPMI, networkingnya
ini lah tambang emasnya.
Di Jakarta Pusat, Aaron sudah
membentuk Badan Otonom Pelayanan Data dan Informasi. Untuk mengoneksikan
para pengusaha yang butuh jaringan pengusaha lainnya secara secat. Dan dia ingin
membuat datanya agar bisa accesible untuk semua anggota. Baginya sebenarnya ini
bukan hal yang sulit, hanya masalah kemauan.

REKAM JEJAK:

MUHAMMAD AARON ANNAR SAMPETODING

3. HIPMI Jaya mandiri secara keuangan. Visinya membuat HIPMI Jaya tidak bertumpu ke
satu dua orang. Organisasi mampu mendapatkan pendapatan yang rutin dan
transparan. Aaron merujuk pada program di BPC Jakpus yang sudah membuat
Yayasan Jakpus.
Jakarta
Pengusaha
Sosial.
Yayasan ini dibentuk untuk memecahkan
masalah pendanaan organisasi. Yayasan
Jakpus mengumpulkan dana CSR untuk
pengelolaan sampah. Alat pengelolaan
sampah dan pupuk didapat dari sini.
Kemudian dari dana CSR yang terkumpul,
Yayasan akan ambil 5% manajemen fee
untuk
pembiayaan
sekretariat
dan
operasional program. Ini salah satu
konsep yang kita tawarkan.
Dan juga gagasan membentuk Badan Usaha milik HIPMI. Agar sumber dana tidak
hanya dari uang rekrutmen anggotanya.
Aaron juga sangat concern tentang bagaimana HIPMI
Jaya bisa memberikan dampak bagi pengusaha muda di luar
HIPMI. Selain tiga program utama di atas, idenya adalah
membuat HIPMI Business School dan leadership course.
Sebuah sarana bertukar ilmu antara senior di HIPMI dengan
para pengusaha muda yang bahkan masih duduk di bangku
sekolah. HIPMI Business School ini akan mengadakan kelas
rutin setiap minggu.
Dimana kurikulumnya lebih diarahkan untuk action dan
praktek. Hingga nanti wisudanya adalah ketika para muridnya
sudah mendapatkan legalitas PT atau CV untuk usahanya.
Sehingga secara tidak langsung ini adalah sarana naik kelas
bagi pengusaha. Sekaligus sarana paling ideal untuk kaderisasi HIPMI. Karena alumni
HIPMI Business School ini nantinya akan diarahkan untuk menjadi anggota HIPMI.
Sedangkan leadership course sudah dibicarakan dengan Universitas Paramadina agar
mengakses akademisi nasional dan internasional sebagai narasumber leadership course
untuk Hipmi.
Sosok Aaron Annar Sampetoding yang sudah ditempa mulai dari ekosistem terkecil,
yaitu keluarga, meningkat ke Bisnis, lalu diuji kepemimpinannya di HIPMI BPC JAKPUS.
Dari perjalanannya, sekaligus sisi lainnya kita bisa belajar banyak hal. Namun, satu yang
pasti. Sebagaimanapun bagusnya Ide, tugas pemimpin adalah merealisasikannya menjadi
aksi nyata. Dari bukti yang terpampang nyata, Aaron tidak memberi kita pilihan untuk
meragukannya.

REKAM JEJAK:

MUHAMMAD AARON ANNAR SAMPETODING

VISI, MISI, & PROGRAM KERJA

Visi: "Membangun ekosistem wirausaha yang kondusif bagi pengusaha pemula dan
pengusaha muda di DKI jakarta"
Misi:
Menjadikan HIPMI JAYA menjadi organisasi pengusaha yg mandiri secara
finansial.
Sebagai wadah bagi pengusaha muda; dari mulai skala mikro sampai besar;
untuk bisa tumbuh dan berkembang.
Sebagai penggerak dalam upaya menumbuhkan jumlah pengusaha di DKI
Jakarta, diatas 2%.
Program Kerja:
Membuka akses perMODALan anggota dari mulai pinjaman lunak, investasi
swasta, sampai pendanaan korporasi seperti instrumen Bank dan juga IPO.
Membuat kantor bersama 5 BPC di JAYA bersama BPD HIPMI JAYA, ditunjang
dg infrastrukturnya.
Mengoptimalkan Database anggota untuk menjawab permasalahan MARKET
bagi anggota HIPMI JAYA.
Memberikan pembekalan2 wirausaha berupa program pendidikan (Coaching)
bagi anggota, agar memiliki kemampuan dalam menciptakan peluang, dan juga
kecerdasan keuangan untuk mengatasi dan mengelola risiko.

Jika sudah ada yang pasti, buat apa kita spekulasi?