Anda di halaman 1dari 25

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG MASALAH


Kompresor secara sederhana bisa diartikan sebagai alat yang digunakan
untuk menghasilkan udara bertekanan(meningkatkan tekanan udara dari
atmosfir ke tekanan yang dibutuhkan) untuk kebutuhan industry maupun
domestik. Kompresor bisa kita temukan pada transportasi material, control
gate dan valve, pembersihan material, penanganan komponen, spray material.
Sekalipun sama-sama sebagai alat yang digunakan untuk menghasilkan
udara bertekanan, pada masing-masing peralatan yang berbeda, cara kerja
kompresor pun bisa berbeda pula. Tergantung pada kebutuhan operasional
yang disesuaikan dengan tekanan kerja dan volume.
Secara umum kompresor digunakan atau berfungsi menyediakan udara
dengan tekanan tinggi. Prinsip kerja kompresor seperti ini biasa kita temukan
pada mesin otomotif. Fungsi kedua dari kompresor adalah untuk membantu
reaksi kimia dengan cara meningkatkan sistem tekanan. Kompresor seperti ini
bisa ditemukan pada industri kimia atau yang berhubungan dengan itu.
Kompresor juga bertugas untuk membagi-bagikan gas dan bahan bakar cair
melalui instalasi pipa-pipa gas. Selain itu, dalam peralatan pengangkat berat
yang bekerja secara pneumatik, kompresor digunakan dalam fungsinya
sebagai pengiri udara untuk sumber tenaga.
Sebuah kompresor apabila dilihat dari cara kerjanya, maka akan ada dua
jenis kompresor yang masing-masing metode kerjanya berbeda. Jenis pertama
adalah kompresor dengan metode kerja dan yang kedua adalah kompresor
dengan metode kerja dynamic.

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

Kompresor jenis positif displacement. Kompresor model ini bekerja


dengan prinsip perpindahan positif (positive displacement principle) dimana
udara dikompres dengan aksi mekanis, lalu pada saat yang sama volume
ruangnya diperkecil, dengan demikian tekanan di dalam dengan sendirinya
akan naik.
Tekanan yang tinggi inilah yang digunakan untuk berbagai keperluan
sesuai dengan peruntukkan kompresor tadi. Kompresor model positif
displacement ini digunakan dalam reciprocating compressor dan rotari.
Sementara itu pada kompresor model dinamik, merupakan mesin
continuous-flow dimana elemen berputarnya dengan cepat mengalirkan
udara, mengubah tekanan. Menarik udara di satu sisi dan mengompresnya
dengan percepatan massal yang meningkatkan energi kinetik sehingga
berubah menjadi tekanan tinggi. Kenaikan tekanan udara terjadi dengan
konversi energi dari kecepatan udara menjadi tekanan volume ruangnya tetap
tapi udara yang ada didalam ruang tersebut diberi kecepatan. Kemudian pada
saat yang sama kecepatan tersebut diubah menjadi tekanan. Hal ini bisa
terjadi karena udara pada ruang yang volumenya tetap mengalami tekanan.
Kompresor yang menggunakan model dynamic ini biasanya pada alat turbo
axial flow.
1.2 RUMUSAN MASALAH
1. Apa yang dimaksud dengan kompresor ?
2. Apa saja klasifikasi kompresor ?
3. Bagaimana cara kerja kompresor torak?
4. Apa saja bagian - bagian dari kompresor torak
5. Bagaimana merawat kompresor ?
1.3 TUJUAN PENULISAN
1. Mengetahui apa yang dimaksud dengan kompresor.
2. Mengetahui berbagai klasifikasi kompresor.
MAKALAH KOMPRESOR TORAK

3. Mengetahui cara kerja kompresor torak


4. Mengetahui bagian bagian dari kompresor torak
5. Mengetahu bagaimana cara melakukan perawatan kompresor.
B. MANFAAT
Adapun manfaat yang ingin diperoleh dari penulisan makalah ini adalah :
1. Memudahkan masyarakat dalam memahami pengertian dari kompresor aliran.
2.

Memudahkan transfer pengetahuan yang diperoleh dari bangku kuliah.

3. Membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang kompresor.

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Kompresor
Kompresor adalah alat pemampat atau pengkompresi udara dengan kata
lain kompresor adalah penghasil udara mampat. Karena proses pemampatan,
udara mempunyai tekanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan
udara lingkungan (1atm). Dalam keseharian, kita sering memanfaatkan udara
mampat baik secara langsung atau tidak langsung. Sebagai contoh, udara
manpat yang digunakan untuk mengisi ban mobil atau sepeda montor, udara
mampat untuk membersihkan bagian-bagian mesin yang kotor di bengkelbengkel dan manfaat lain yang sering dijumpai sehari-hari.
Pada industri, penggunaan kompresor sangat penting, baik sebagai
penghasil udara mampat atau sebagai satu kesatuan dari mesin-mesin.
Kompresor banyak dipakai untuk mesin pneumatik, sedangkan yang menjadi
satu dengan mesin yaitu turbin gas, mesin pendingin dan lainnya.
Dengan mengambil contoh kompresor sederhana, yaitu pompa ban sepeda
atau mobil, prinsip kerja kompresor dapat dijelaskan sebagai berikut. Jika
torak pompa ditarik keatas, tekanan di bawah silinder akan turun sampai di
bawah tekanan atmosfer sehingga udara akan masuk melalui celah katup
hisap yang kendur. Katup terbuat dari kulit lentur, dapat
2.2 Klasifikasi Kompresor
Secara garis besar kompresor dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian,
yaitu Positive Displacement compressor, dan Dynamic compressor, (Turbo),
Positive Displacement compressor, terdiri dari Reciprocating dan Rotary,
sedangkan Dynamic compressor, (turbo) terdiri dari Centrifugal, axial dan
ejector, secara lengkap dapat dilihat dari klasifikasi di bawah ini:

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

Positive Displacement Compressor


1. Kompresor Torak Resiprokal (reciprocating compressor)
Kompresor ini dikenal juga dengan kompresor torak, karena
dilengkapi dengan torak yang bekerja bolak-balik atau gerak resiprokal.
Pemasukan udara diatur oleh katup masuk dan dihisap oleh torak yang
gerakannya menjauhi katup. Pada saat terjadi pengisapan, tekanan udara
di dalam silinder mengecil, sehingga udara luar akan masuk ke dalam
silinder secara alami. Pada saat gerak kompresi torak bergerak ke titik
mati bawah ke titik mati atas, sehingga udara di atas torak bertekanan
tinggi, selanjutnya di masukkan ke dalam tabung penyimpan udara.
Tabung penyimpanan dilengkapi dengan katup satu arah, sehingga udara
yang ada. dalam tangki tidak akan kembali ke silinder. Proses tersebut
berlangsung terus-menerus hingga diperoleh tekanan udara yang
diperlukan. Gerakan mengisap dan mengkompresi ke tabung penampung
ini berlangsung secara terus menerus, pada umumnya bila tekanan dalam
tabung telah melebihi kapasitas, maka katup pengaman akan terbuka, atau
mesin penggerak akan mati secara otomatis.

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

2. Kompresor Torak Dua Tingkat Sistem Pendingin Udara


Kompresor udara bertingkat digunakan untuk menghasilkan
tekanan udara yang lebih tinggi. Udara masuk akan dikompresi oleh torak
pertama, kemudian didinginkan, selanjutnya dimasukkan dalam silinder
kedua untuk dikompresi oleh torak kedua sampai pada tekanan yang
diinginkan. Pemampatan (pengompresian) udara tahap kedua lebih besar,
temperature udara akan naik selama terjadi kompresi, sehingga perlu
mengalami proses pendinginan dengan memasang sistem pendingin.
Metode pendinginan yang sering digunakan misalnya dengan sistem
udara atau dengan system air bersirkulasi.

Gambar 2. Kompresor 2 tingkat


Batas tekanan maksimum untuk jenis kompresor torak resiprokal antara
lain, untuk kompresor satu tingkat tekanan hingga 4 bar, sedangkan dua
tingkat atau lebih tekanannya hingga 15 bar.
3. Kompresor Diafragma (diaphragma compressor)
Jenis Kompresor ini termasuk dalam kelompok kompresor torak.
Namun letak torak dipisahkan melalui sebuah membran diafragma. Udara
yang masuk dan keluar tidak langsung berhubungan dengan bagianbagian yang bergerak secara resiprokal. Adanya pemisahan ruangan ini

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

udara akan lebih terjaga dan bebas dari uap air dan pelumas/oli. Oleh
karena itu kompresor diafragma banyak digunakan pada industri bahan
makanan, farmasi, obatobatan dan kimia.
Prinsip

kerjanya

hampir

sama

dengan

kompresor

torak.

Perbedaannya terdapat pada sistem kompresi udara yang akan masuk ke


dalam tangki penyimpanan udara bertekanan. Torak pada kompresor
diafragma tidak secara langsung menghisap dan menekan udara, tetapi
menggerakkan sebuah membran (diafragma) dulu. Dari gerakan
diafragma yang kembang kempis itulah yang akan menghisap dan
menekan udara ke tabung penyimpan.

Gambar 3. Kompresor diafragma


4. Kompresor Putar (Rotary Compressor)
Kompresor Rotari Baling-baling Luncur Secara eksentrik rotor
dipasang berputar dalam rumah yang berbentuk silindris, mempunyai
lubang-lubang masuk dan keluar. Keuntungan dari kompresor jenis ini
adalah mempunyai bentuk yang pendek dan kecil, sehingga menghemat
ruangan. Bahkan suaranya tidak berisik dan halus dalam, dapat
menghantarkan dan menghasilkan udara secara terus menerus dengan

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

mantap. Baling-baling luncur dimasukkan ke dalam lubang yang


tergabung dalam rotor dan ruangan dengan bentuk dinding silindris.
Ketika rotor mulai berputar, energi gaya sentrifugal baling-balingnya akan
melawan dinding. Karena bentuk dari rumah baling-baling itu sendiri
yang tidak sepusat dengan rotornya maka ukuran ruangan dapat
diperbesar atau diperkecil menurut arah masuknya (mengalirnya) udara.

Gambar 4. Kompresor putar


5. Kompresor Sekrup (Screw)
Kompresor Sekrup memiliki dua rotor yang saling berpasangan
atau bertautan (engage), yang satu mempunyai bentuk cekung, sedangkan
lainnya berbentuk cembung, sehingga dapat memindahkan udara secara
aksial ke sisi lainnya. Kedua rotor itu identik dengan sepasang roda gigi
helix yang saling bertautan. Jika roda-roda gigi tersebut berbentuk lurus,
maka kompresor ini dapat digunakan sebagai pompa hidrolik pada
pesawat-pesawat hidrolik. Roda-roda gigi kompresor sekrup harus
diletakkan pada rumah-rumah roda gigi dengan benar sehingga betulbetul dapat menghisap dan menekan fluida.

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

Gambar 5. Diagram kompresor sekrup


6. Kompresor Root Blower (Sayap Kupu-kupu)
Kompresor jenis ini akan mengisap udara luar dari satu sisi ke sisi
yang lain tanpa ada perubahan volume. Torak membuat penguncian pada
bagian sisi yang bertekanan. Prinsip kompresor ini ternyata dapat
disamakan dengan pompa pelumas model kupu-kupu pada sebuah motor
bakar. Beberapa kelemahannya adalah: tingkat kebocoran yang tinggi.
Kebocoran terjadi karena antara baling-baling dan rumahnya tidak dapat
saling rapat betul. Berbeda jika dibandingkan dengan pompa pelumas
pada motor bakar, karena fluidanya adalah minyak pelumas maka filmfilm minyak sendiri sudah menjadi bahan perapat antara dinding rumah
dan sayap-sayap kupu itu. Dilihat dari konstruksinya, Sayap kupu-kupu di
dalam rumah pompa digerakan oleh sepasang roda gigi yang saling
bertautan juga, sehingga dapat berputar tepat pada dinding.

Gambar 6. Kompresor kupu kupu

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

Dynamic Compressor
1. Kompresor Aliran (turbo compressor)
Jenis kompresor ini cocok untuk menghasilkan volume udara yang
besar. Kompresor aliran udara ada yang dibuat dengan arah masuknya
udara secara aksial dan ada yang secara radial. Arah aliran udara dapat
dirubah dalam satu roda turbin atau lebih untuk menghasilkan kecepatan
aliran udara yang diperlukan. Energi kinetik yang ditimbulkan menjadi
energy bentuk tekanan.

Gambar 7. Kompresor aliran


2. Kompresor Aliran Radial
Percepatan yang ditimbulkan oleh kompresor aliran radial berasal
dari ruangan ke ruangan berikutnya secara radial. Pada lubang masuk
pertama udara dilemparkan keluar menjauhi sumbu. Bila kompresornya
bertingkat, maka dari tingkat pertama udara akan dipantulkan kembali
mendekati sumbu. Dari tingkat pertama masuk lagi ke tingkat berikutnya,
sampai beberapa tingkat sesuai yang dibutuhkan. Semakin banyak tingkat
dari susunan sudusudu tersebut maka akan semakin tinggi tekanan udara
yang dihasilkan. Prinsip kerja kompresor radial akan mengisap udara luar
melalui sudu-sudu rotor, udara akan terisap masuk ke dalam ruangan isap
lalu dikompresi dan akan ditampung pada tangki penyimpanan udara

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

10

bertekanan hingga tekanannya sesuai dengan kebutuhan.

Gambar 8. Kompresor aliran radial


3. Kompresor Aliran Aksial
Pada kompresor aliran aksial, udara akan mendapatkan percepatan
oleh sudu yang terdapat pada rotor dan arah alirannya ke arah aksial yaitu
searah (sejajar) dengan sumbu rotor. Jadi pengisapan dan penekanan
udara terjadi saat rangkaian sudu-sudu pada rotor itu berputar secara
cepat. Putaran cepat ini mutlak diperlukan untuk mendapatkan aliran
udara yang mempunyai tekanan yang diinginkan. Teringat pula alat
semacam ini adalah seperti kompresor pada sistem turbin gas atau mesinmesin pesawat terbang turbo propeller. Bedanya, jika pada turbin gas
adalah menghasilkan mekanik putar pada porosnya. Tetapi, pada
kompresor ini tenaga mekanik dari mesin akan memutar rotor sehingga
akan menghasilkan udara bertekanan.

Gambar 9. Kompresor aliran aksial

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

11

2.3 Cara Kerja Kompresor Torak


Seperti diperlihatkan pada gambar dibawah ini, kompresor torak atau
kompresor bolak- balik pada dasarnya dibuat sedemikian rupa hingga gerakan
putar dari penggerak mula menjadi gerak bolak- balik. Gerakan ini diperoleh
dengan menggunakan poros engkol dan batang penggerak yang menghasilkan
gerak bolak- balik pada torak.
1. Hisap
Bila proses engkol berputar dalam arah panah, torak bergerak ke
bawah oleh tarikan engkol. Maka terjadilah tekanan negative ( di
bawah tekanan atmosfer ) di dalam silinder, dan katup isap terbuka
oleh perbedaan tekanan, sehingga udara terhisap.
1

Piston bergerak dari TDC ke BDC

Intake valve membuka & exhaust valve menutup

Udara luar terisap ( karena didalam ruang bakar kevakumannya


lebih tinggi ), seperti gambar 10. yang menjelaskan tentang
langkah isap pada kompresor torak satu tingkat.

Gambar 10. Kompresor Langkah Isap


2. Efisiensi Volumetrik
Efisiensi volumetrik adalah persentase pemasukan udara yang
diisap terhadap volume ruang bakar yang tersedia.
B Kompresi
Bila torak bergerak dari titik mati bawah ketitik mati atas, katup

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

12

isap tertutup dan udara di dalam silinder dimampatkan.


C Piston bergerak dari BDC ke TDC
D Kedua valve menutup
E Udara dikompresikan dan menyebabkan suhu dan tekanan
naik(akibat dari ruangnya dipersempit), seperti gambar 11. yang
menjelaskan tentang langkah kompresi pada kompresor torak satu
tingkat.

Gambar 11. Kompresor Langkah Kompresi


3. Power Stroke
Gas sisa pembakaran mengembang ( ekspansi karena panas, yang

menyebabkan gaya dorong )


Kedua valve menutup
Piston terdorong turun ke BDC

4. Keluar atau Buang


Bila torak bergerak keatas, tekanan didalam silinder akan naik,
maka katup keluar akan terbuka oleh tekanan udara atau gas, dan
udara atau gas akan keluar.
a

Piston bergerak dari BDC ke TDC

Exhaust valve membuka

Sisa pembakaran terbuang ( melalui exhaust valve & exhaust


manifold ), seperti gambar 12. yang menjelaskan tentang langkah
isap pada kompresor torak satu tingkat.

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

13

Gambar 12. Kompresor Langkah Keluar


2.4 Konstruksi Kompresor Torak
2.4.1

Silinder dan Kepala Silinder


Gambar berikut memberikan potongan kompresor torak kerja
tunggal dengan pendinginan udara. Silinder mempunyai bentuk
silinder dan merupakan bejana kedap udara dimana torak bergerak
bolak- balik untuk menghisap dan memampatkan udara.Silinder harus
cukup kuat untuk menahan tekanan yang ada. Untuk tekanan yang
2

kurang dari 50 kgf/ cm ( 4.9 Mpa ) umumnya dipakai besi cor


sebagai bahan silinder. Permukaan dalam silinder harus disuperfinis
sebab licin torak akan meluncur pada permukaan ini. Untuk
memancarkan panas yang timbul dari proses kompresi, dinding luar
silinder diberi sirip- sirip. Gunanya adalah untuk memperluas
permukaan yang memancarkan panas pada kompresor dengan
pendinginan udara.

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

14

Gambar 13. Silinder dan Kepala Silinder


Tutup silinder terbagi atas 2 ruangan, satu sebagai sisip isap dan
sebagai sisip keluar. Pada kompresor kerja ganda terdapat tutup atas
silinder dan tutup bawah silinder, seperti gambar 13. Sebagai mana
pada silinder, tutup silinder harus kuat, maka terbuat dari besi cor dan
dinding luarnya diberi sirip- sirip pemancar panas/ selubung air
pendingin.
2.4.2

Torak dan Cincin Torak


Torak harus cukup tebal untuk menahan tekanan dan terbuat
dari bahan yang cukup kuat. Untuk mengurangi gaya inersia dan
getaran yang mungkin ditimbulkan oleh getaran bolak-balik, harus
dirancang seringan mungkin.

Gambar 14. Torak dari Kompresor Bebas Minyak

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

15

Seperti pada gambar 14. Cincin torak dipasang pada alur-alur


dikeliling torak dan berfungsi mencegah kebocoran antara permukaan
torak dan silinder. Jumlah cincin torak bervariasi tergantung pada
perbedaan tekanan antara sisi atas dan sisi bawah torak. Tetapi
biasanya pemakaian 2 sampai 4 buah cincin dapat dipandang cukup
2

untuk kompesor dengan tekanan kurang dari 10 kgf/ cm . dalam hal


kompresor kerja tunggal dengan silinder tegak, juga diperlukan cincin
penyapu minyak yang dipasang pada alur paling bawah dari alur
cincin yang lain. Cincin ini tidak dimaksud untuk mencegah
kebocoran udara dan melulu untuk menyeka minyak yang terpercik
pada dinding dalam silinder.
2.4.3

Katup-Katup
Katup-katup pada kompresor membuka dan menutup secara
otomatis tanpa mekanisme penggerak katup. Pembukaan dan
penutupan katup tergantung dari perbedaan tekanan yang terjadi
antara bagian dalam dan bagian luar silinder. Jenis-jenis katup yang
biasa digunakan adalah jenis katup pita, katup cincin, katup kanal dan
katup kepak.

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

16

Gambar 15. Konstruksi Katup Kepak


2.4.4

Alat Pengatur Kapasitas


Kompresor harus dilengkapi dengan alat yang dapat mengatur
laju volume udara yang diisap sesuai denga laju aliran keluar yang
dibutuhkan yang disebut pembebas beban (unloader). Pembebas
beban dapat digolongkan menurut azas kerjanya yaitu pembebas
beban katup isap, pembebas beban celah katup, pembebas beban trolel
isap dan pembebas beban dengan pemutus otomatik.
Untuk mengurangi beban pada waktu kompresor distart agar
penggerak mula dapat berjalan lancar, maka pembebas beban dapat
dioperasikan secara otomatik atau manual. Pembebas beban jenis ini
disebut pembebas beban awal.Adapun ciri- ciri, cara kerja dan
pemakaian berbagai jenis pembebas beban adalah sebagai berikut :
1. Pembebas Beban Katup Isap
Jenis ini sering dipakai pada kompresor berukuran

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

17

kecil/sedang. Jika kompresor bekerja maka udara akan mengisi


tanki udara sehingga tekanannya akan naik sedikit demi sedikit.
Tekanan ini disalurkan kebagian bawah katup pilot dari
pembebas beban. Namun jika tekanan didalam tanki udara naik
maka katup isap akan dodorong sampai terbuka. Jika tekanan
turun melebihi batas maka gaya pegas dari katup pilot akan
mengalahkan gaya dari tekanan tanki udara. Maka katup pilot
akan jatuh, laluan udara tertutup dan tekanan dalam pipa
pembebas beban akan sama dengan tekanan atmosfer.
2. Pembebas Beban dengan Pemutus Otomatik
Jenis ini dipakai untuk kompresor yang relative kecil,
kurang dari 7.5 KW. Disini dipakai tombol tekanan ( pressure
switch) yang dipasang ditanki udara. Motor penggerak akan
dihentikan oleh tombol ini secara otomatis bila tekanan udara
dalam tanki udara melebihi batas tertentu. Pembebas beban jenis
ini banyak dipakai pada kompresor kecil sebab katup isap
pembebas beban yang berukuran kecil agak sukar dibuat.
2.4.5

Pelumasan
Bagian- bagian kompresor yang memerlukan pelumas adalah
bagian- bagian yang saling meluncur seperti silinder, torak, kepala
silang, metal- metal bantalan batang penggerak.

Gambar 16. Pelumasan Percik

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

18

Tujuannya dari gambar 16. adalah untuk mengecek keausan,


merapatkan cincin torak dan paking, mendinginkan bagian- bagian
yang saling bergeser dan mencegah pengkaratan. Untuk kompresor
kerja tunggal yang berukuran kecil, pelumasan dalam maupun
pelumasan luar dilakukan secara bersama dengan cara pelumasan
percik atau dengan pompa pelumas jenis roda gigi. Pelumasan percik
menggunakan tuas percikan minyak yang dipasang pada ujung besar
batang penggerak. Metode pelumasan paksa menggunakan pompa
roda gigi yang dipasang pada ujung poros engkol. Kompresor
berukuran sedang dan besar menggunakan pelumas dalam yang
dilakukan dengan pompa minyak jenis plunyer secara terpisah.
2.4.6

Peralatan Pembantu
2.4.6.1 Saringan Udara
Jika udara yang diisap kompresor mengandung banyak

debu maka silinder dan cincin torak akan cepat aus.

Gambar 17. Saringan Udara


Saringan yang banyak dipakai biasanya terdiri dari tabungtabung penyaring yang berdiameter 10 mm dan panjang 10
mm. Dengan demikian jika ada debu yang terbawa akan
melekat pada saringan sehingga udara yang masuk kompresor
menjadi bersih, seperti pada gambar 17. yang menjelaskan
tentang air filter.

2.4.6.2 Katup Pengaman dan Receiver


MAKALAH KOMPRESOR TORAK

19

Katup pengaman harus dipasang pada pipa keluar dari


setiap tingkat kompresor. Katup ini harus membuka dan
membuang udara keluar jika tekanan melebihi 1.2 kali tekanan
normal maksimum kompresor, seperti gambar dibawah ini
yang menjelaskan tentang penampang katup pengaman.
Receiver digunakan untuk mengurangi getaran yang terjai
pada kompresor, agar saat pembacaan di gauge lebih valid.

Gambar 18. Receiver driyer


2.4.6.3 Tangki Udara
Alat ini dipakai untuk menyimpan udara tekan agar
apabila ada kebutuhan udara tekan yang berubah-ubah
jumlahnya dapat dilayani dengan baik dan juga udara yang
disimpan dalam tangki udara akan mengalami pendinginan
secara pelan- pelan dan uap air yang mengembun dapat
terkumpul didasar tanki.

Gambar 19. tangki kompresor


2.5 Perawatan Kompresor Torak

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

20

Perawatan kompresor sangatlah penting dikarenakan akan memperpanjang usia


dari kompresor tersebut. Dan tanpa dirawat dengan baik dan atau dipergunakan
tidak sebagai mestinya sesuai dengan peruntukannya, akan menyebabkan
kompresor cepat rusak.

Perawatan kompresor terbagi menjadi beberapa tahap, tergantung dari running


hour kompresor itu sendiri :

3000 hours

Hal-hal yang dilakukan untuk maintenance kompresor pada 3000 jam adalah :

Ganti filter udara (pore size 10 m, manufacturer by MANN).

Ganti filter oli (pore size 10 m, manufacturer by MANN).

Penggantian pelumas ( 65 L, LE 6403 / SAE 68).

6000 hours

Hal-hal yang dilakukan untuk maintenance kompresor pada 3000 jam adalah :

Aktifitas yang sama saat PM 3000 hours (Ganti pelumas dan filter udara).

Penambahan grease pada motor ( 40 gram, for front and back nipples).

Clean up oil stop valve.

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

21

Clean up check valve

9000 hours

Hal-hal yang dilakukan untuk maintenance kompresor pada 3000 jam adalah :
Aktifitas yang sama saat PM 3000 hours (Ganti pelumas dan filter udara).

Pembersihan bagian luar pendingin, kedua pelumas dan udara pendingin.

Ganti oil separator.

12000 hours

Hal-hal yang dilakukan untuk maintenance kompresor pada 3000 jam adalah :

Aktifitas yang sama saat PM 3000 hours (Ganti pelumas dan filter udara).

Pembersihan bagian luar pendingin, kedua pelumas dan udara pendingin.

Clean up minimum pressure valve.

Bersihkan condensate traps.

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

22

Cek karet kopling

Cek flexible hoses

24000 hours

Hal-hal yang dilakukan untuk maintenance kompresor pada 3000 jam adalah :

Aktifitas yang sama saat PM 3000 hours (Ganti pelumas dan filter udara).

Ganti bearing motor

Ganti seal o-ring

Ganti valve kit

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

23

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Kompresor torak merupakan salah satu positive displacement
compressor dengan prinsip kerja memampatkan dan mengeluarkan udara /
gas secara intermitten (berselang) dari dalam silinder. Pemampatan udara /
gas dilakukan didalam silinder. Elemen mekanik yang digunakan untuk
memampatkan udara / gas dinamakan piston / torak.
Perawatan kompresor sangatlah penting dikarenakan akan memperpanjang usia
dari kompresor tersebut. Dan tanpa dirawat dengan baik dan atau dipergunakan
tidak sebagai mestinya sesuai dengan peruntukannya, akan menyebabkan
kompresor cepat rusak.

Maka, ketika akan menggunakan kompresor, pastikan dulu bahwa oli berada pada
level aman. Kemudian semua kran harus dipastikan dalam keadaan tertutup, belt
tidak terlalu kendur dan tidak juga terlalu kencang. Sebelum kompresor
dinyalakan, atur terlebih dahulu pengaturan gas agar tidak terlalu rendah dan juga
tidak terlalu tinggi.

3.2 Saran
Dengan makalah ini penulis menyarankan pembaca, ketika mempunyai
kompresor seharusnya dapat mengetahui bagian-bagian dari kompresor bila
perlu cara kerjanya, lakukanlah perawatan terhadap kompresor karena
komponen-komponen kompresor sering berhadapan dengan halnya tekanan
agar kompresor mempunyai usia yang lama.

DAFTAR PUSTAKA
MAKALAH KOMPRESOR TORAK

24

http://s3.amazonaws.com/academia.edu.documents/35764334/Makalah_kom
presor.pdf?
AWSAccessKeyId=AKIAJ56TQJRTWSMTNPEA&Expires=1450928200&S
ignature=LrbfsSNu4tkb0iGG%2FgXjitTgpTM%3D&response-contentdisposition=attachment%3B%20filename%3DMakalah_Compressor.pdf
http://eprints.undip.ac.id/41291/3/BAB_II.pdf
http://www.utami.community.undip.ac.id/files/2010/07/BAB-8Kompresorrotari1.pdf

MAKALAH KOMPRESOR TORAK

25