Anda di halaman 1dari 3

PEMBERIAN ANESTESI LOKAL DAN SEDASI

Puskesmas
Manggopoh

SOP

No. Kode

Terbitan

No. Revisi

Tgl. Berlaku

Halaman

1.Pengertian

Ditetapkan Oleh
Kepala Puskesmas
Manggopoh

Ns. Defri S. Kep


NIP: 196602011989031006

1. Pembrian anestesi lokal adalah tindakan menghilangkan


rasa sakit atau nyeri secara lokal, tanpa disertai hilangnya
kesadaran,
2. Pemberian anestesi lokal dapat diberikan dengan tehnik ;
a. Anastesi lokal adalah pengolesan atau penyemprotan
analgetik lokal diatas selaput mukosa seperti ;telinga.
b. Anestesi infiltrasi adalah penyuntikan larutan analgetik
lokal langsung diarahkan disekitar tempat lesi, luka,
atau insisi secara infiltrasi yang sering digunakan
adalah blokade lingkar dan larutan obat disuntikan intra
dermal, atau subkutan.
acuan penerapan lngkah-langkah

3.Tujuan

Sebagai

4.Kebijakan

pemberian anestesi lokal dan sedatif.


SK Kepala Puskesmas Manggopoh tentang penggunaan anestesi

5.Referensi

lokal dan sedatif.


Permenkes no 779 tentang standar pelayanan anestesiologi dan

6.Alat dan bahan

7.Prosedur /
Langkahlangkah

untuk

melakukan

reanimasi.
1. Lidokain 1%
2. Spuit 3cc / 5 cc
3. Kapas
4. Alkohol 70 %
5. Povidon iodin
6. Duk steril
7. Nierbeken
8. Sarung tangan
1. Pasien mengisi dan menandatangani lembar informasi
2. Petugas memastikan pasien dalam keaadan umum baik dan siap
dilaksanakan anastesy
3. Petugas mempersiapkan alat yang diperlukan
4. Dokter / petugas memberitahu pasien akan dilakukan penyuntikan
untuk mengurangi rasa sakit saat tindakan penjahitan / pembedahan
minor
5.Dokter / petugas memakai sarung tangan

6. Bersihkan area yang akan dilakukan tindakan dengan kapas poidon


iodin
7. pasang duk atau kaisn steril untuk memperkecil ruang tindakan
8. Masukkan jarum pada ujung laserasi atau luka dan dorong masuk
ke arah bawah antara mukosa dan kulit sepanjang luka mengikuti
garis dimana jarum jahit akan masuk atau keluar
9. Aspirasi dan kemudian injeksikan anestesi tersebut sambil menarik
jarum ke itik dimana jarum masuk atau dilakukan asuirasi maka
setelah spuit dimasukkan sampai dalam, kemudian ditarik sambil
disemprotkan perlahan-lahan.
10. Hentikan penginjeksian anestesi atau jangan jarum dicabut tapi
dibelokkan kembali jarum sepanjang garis lain dimana direncanakan
akan dibuat jahitan.
11. Ulangi proses penusukan jarum pada ujung luka disebelahnya
sehingga seluruh daerah kemungkinan akan dijahit sudah dianestesi.
12. Tunggu beberapa lama sambil melakukan penekanan dengan gaas
pada luka.
13. Tanyakan apakah pasien merasa nyer atau tidak
a. jika pasien merasa nyeri jangan dulu melakukan penjahitan
b. jika pasien sudah tidak merasa nyeri lakukan penjahitan luka atau
tindakan pembedahan minor lainnya.
8.Unit Terkait

1. Poliklinik Umum
2. Poliklinik Gigi

9.Dokumen Terkait

3. Ruang tindakan
1. Rekam Medis
2. Lembar informed consent
3. Buku catatan tindakan.

DIAGRAM ALIR

Informed
consent

pasien

setuju

Persiapan
pasien

Persiapan
alat

Petugas
memakai
sarung

Tidak setuju

Tanda
tangan
penolakan

Pulang

Membersihka
n area dgn
kapas

Pasang duk
steril

Penginjeksian
anestesi