Anda di halaman 1dari 10

SOAL UJI KOMPETENSI

PROFESI APOTEKER
Waktu : 150 menit
1. Standar waktu tunggu untik resep non racikan dan racikan di
pelayanan rawat jalan IFRS Sambang Lihum berturut-turut adalah...
a. 15 dan 30 menit
b. 30 dan 60 menit
c. 20 dan 40 menit
d. 25 dan 50 menit
2. Berikut merupakan tahapan dalam proses skrining resep, kecuali...
a. Administratif
b. Farmakologi
c. Farmasetis
d. Klinis
3. Pemantauan pelayanan rawat jalan didokumentasikan menggunakan
form DTSR, yang dimaksud dengan DTSR adalah...
a. Data Tilik Skrining Resep
b. Data Telaah Skrining Resep
c. Daftar Telaah Skrining Resep
d. Daftar Tilik Skrining Resep
4. Berikut ini adalah informasi yang harus tertera dalam etiket obat rawat
jalan, kecuali...
a. Dosis dan waktu pemberian
b. Nama dokter penulis resep
c. Nama dan kekuatan sediaan obat
d. Tanggal kadaluarsa
5. Alur pelayanan resep rawat jalan di IFRS Sambang Lihum adalah...
a. Skrining, entry resep, dispensing, double cek, penyerahan obat
b. skrining, dispensing, double cek, penyerahan obat, entry resep
c. Skrining, entry resep, dispensing, penyerahan obat
d. Skrining, dispensing, double cek, entry resep, penyerahan obat
6. Setelah apoteker menjelaskan informasi seputar obat kepada
pasien/keluarga pasien rawat jalan, perlu dilakukan konfirmasi
feedback. Fungsi dari feedback adalah ...
a. Mengetahui latarbelakang pasien mulai terkena gangguan jiwa
b. Memastikan penerima obat benar benar mengerti aturan pakai dan
hal-hal yang perlu diketahui oleh pasien/keluarga pasien terkait
obat.
c. Memastikan obat yang diberikan sesuai dengan resep yang ditulis
dokter
d. Memastikan tidak terjadi interaksi obat.

7. Hal yang harus dilakukan pengecekan sebelum resep diserahkan


kepada pasien kecuali...
a. Tepat obat
b. Tepat rute
c. Tepat dosis
d. Tepat nomer rekam medik
8. Tahapan utama yang harus dilakukan jika ada pasien rawat jalan ingin
menebus resep dari dokter di luar RSJ Sambang Lihum adalah...
a. Skrining resep
b. Penghitungan harga
c. Pemberian nomer antrian
d. Konfirmasi ke dokter penulis resep
9. Pengaturan penyimpanan obat di depo rawat jalan didasarkan
kepada...
a. Alphabetis
b. Farmakologi
c. Sistem pembayaran pasien
d. Kombinasi a, b dan c
10.
Berikut informasi yang harus diberikan kepada pasien saat
penyerahan obat, kecuali...
a. Efek samping
b. DRP
c. Nama obat
d. Interaksi obat
11.
Indikator pelayanan untuk pelayanan rawat jalan, diantaranya
adalah...
a. Persentase kunjungan pasien
b. Persentase kesalahan penulisan resep
c. Persentase DRP
d. Persentase kepuasan pelanggan
12.
Yang termasuk dalam three prime questions saat konseling obat,
kecuali...
a. Apa yang dijelaskan dokter tentang obat anda?
b. Apa yang diharapkan dokter dalam pengobatan ini?
c. Bagaimana pengobatan yang anda dapat sebelumnya?
d. Bagaimana cara pemakaian obat yang telah dijelaskan oleh dokter?
13.
R/ Risperidone 2mg NO LX
S 2 dd 1
Informasi yang harus diberikan kepada pasien adalah...
a. Obat diminum dua kali sehari
b. Obat diminum tiap 12 jam
c. Obat diminum pagi dan malam hari
d. Obat diminun setelah sarapan dan sebelum tidur
14.
Prosedur yang dilakukan jika obat yang diresepkan dokter tidak
tersedia di IFRS Sambang Lihum adalah...

a. Konfirmasi ke dokter penulis resep


b. Dibuatkan copy resep
c. Mengganti obat tanpa konfirmasi dokter
d. Pasien diminta mengambil di apotek luar
15.
Copy resep dapat dinyatakan keabsahannya jika
mencantumkan...
a. Tanggal dan nomer resep
b. Nama dokter dan nama apoteker
c. Stempel apotek dan tandatangan apoteker
d. Tanggal copy resep dan nama apoteker
16.
Manajemen siklus obat di rumah sakit meliputi :
a. Perencanaan, pengadaan, penyimpanan, distribusi.
b. Perencanaan, pengadaan, penyimpanan, QA & QC
c. Perencanaan, pengadaan, distribusi, SDM
d. Perencanaan, pengaturan biaya & administrasi, pengadaan,
distribusi
17.
Dalam penyimpanan, kerusakan obat dapat terjadi oleh
beberapa faktor :
a. Sinar matahari.
b. Suhu tidak stabil
c. Goncangan fisik
d. Semua benar.
18.
Perencanaan merupakan tahap awal pada pengadaan obat,
dalam hal ini instalasi farmasi sambang lihum menggunakan metode
apa dalam perencanaan :
a. Metode konsumsi
b. Metode Epidemiologi
c. Metode konsumsi dan jumlah
d. Metode Konsumsi dan epidemiologi
19.
Alur penerimaan obat/BMHP di instalasi farmasi sambang lihum :
a. Terima obat dari ekspedisi, pencatatan, tulis di kartu stok,
penataan, distribusi.
b. Terima obat dari ekspedisi, cek faktur, pencatatan, tulis di kartu
stok, distribusi.
c. Terima obat dari ekspedisi, pencatatan, pemberkasan, distribusi.
d. Terima obat dari ekspedisi, cek faktur, pemberkasan, distribusi.
20.
Proses pengadaan obat yang dilakukan di instalasi farmasi RSJ.
Sambang Lihum adalah :
a. Lelang, pengadaan langsung, swakelola
b. Lelang, penunjukan langsung, elektronik.
c. Lelang, pengadaan langsung, elektronik.
d. Lelang, swakelola, penunjukan langsung.
21.
Pengaturan penyimpanan obat di instalasi farmasi RSJ Sambang
Lihum adalah :
a. FIFO

b. FEFO
c. Alfabetis
d. Semua Benar.
22.
Alur permintaan obat/BMHP di instalasi Farmasi RSJ Sambang
Lihum :
a. Cek stok isi form penyiapan distribusi
b. Cek stok penyiapan isi form distribusi
c. Isi Form Cek stok penyiapan distribusi.
d. Isi form penyiapan distribusi cek stok.
23.
Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan untuk gudang farmasi,
kecuali :
a. Penyimpanan VIVO dan MITO
b. Sirkulasi udara yang baik.
c. Keamanan.
d. Pemisahan bahan berbahaya.
24.
Analisis pengendalian persediaan obat di instalasi farmasi RSJ.
Sambang Lihum adalah :
a. Analisis model VEN
b. Analisis Model ABC
c. Analisis Model VEN ABC
a. Semua salah
25.
Penyimpanan obat disesuaikan dengan suhu penyimpanannya,
berapa suhu standar untuk ruang obat (suhu kamar) dan suhu kulkas
(suhu dingin) ?
a. Kurang dari 30C dan antara 0C - 2C
b. Kurang dari 30C dan kurang dari 2C
c. Antara 15 - 30C dan antara 2 - 8C
d. Antara 15 - 30C dan antara 0 - 3C
26.
Fungsi pallet plastik pada gudang farmasi adalah :
a. Mencegah kelembaban alas/bagian bawah.
b. Untuk menyangga beban barang.
c. Menghindari dari rayap.
e. Semua benar.
27.
Penyusunan obat di instalasi Farmasi RSJ. Sambang Lihum
dipisahkan berdasarkan jenis obatnya, kecuali :
a. Obat jiwa, obat non jiwa.
b. Obat generik, obat bermerk.
c. Obat psikotropika dan obat narkotik
d. Semua salah.
28.
Dalam sikulus manajemen obat disuatu rumah sakit ada
beberapa faktor pendukung yaitu :
a. Sumber daya manusia
b. Sistem manajemen Informasi.
c. A & B benar.
d. A & B salah

29.
Proses pemilihan obat seharusnya mengikuti pedoman seleksi
obat yang disusun oleh WHO (1993) antara lain :
a. Pemilihan obat yang tepat dan efektif
b. Melakukan monitoring kontra indikasi dan efek samping
c. Pertimbangan biaya obat, secara klinik sama maka dipilih yang
lebih ekonomis.
d. Semua benar.
30.
Syarat penyimpanan jenis obat narkotik di instalasi pemerintah
menurut PERMENKES NO.3 Th 2015 tentang peredaran, penyimpanan,
pemusnahan, pelaporan, narkotik, psikotropik dan prekusor adalah :
a. Terbuat dari kaca
b. Mempunyai 2 buah kunci yang berbeda
c. Diruangan khusus.
d. Semua salah.
31.
Bagaimana sistem unit dose dispensing (UDD) di RSJ Sambang
lihum ?
a. Obat disiapkan perhari diserahkan ke ruangan.
b. Obat disiapkan per sekali minum dan diantar ke ruangan.
c. Obat disiapkan per sekali minum, untuk satu hari dan diserahkan ke
ruangan.
d. Obat disiapkan langsung dalam jumlah total konsumsi satu hari.
32.
Kelebihan sistem unit dose dispensing (UDD), kecuali ....
a. Dapat meminimalkan medication error.
b. Resep dapat dikaji oleh farmasis.
c. Meniadakan obat berlebih dan menghindari kerusakan obat.
d. Perlu tenaga farmasis yang lebih banyak.
33.
Berikut cara penyimpanan obat LASA (Look a like sound a like ) di
RS, kecuali :
a. Dicetak tebal nama obatnya.
b. Dalam penulisan nama, dikombinasi dengan huruf kapital pada
huruf pembeda.
c. Diberi label LASA
d. Dijeda peletakannya .
34.
Dosis obat diberikan 30 menit lebih awal dari waktu
diperintahkannya, dalam medication error disebut :
a. Wrong time error.
b. Omission error.
c. Wrong administration technique error.
d. Wrong form error.
35.
Manfaat catatan penggunaan obat bagi farmasis antara lain
kecuali :
a. Melakukan pemantauan terapi.
b. Melihat riwayat penggunaan obat pasien.
c. Verifikasi resep, sebagai tanda resep tersebut telah di skrining dan
di double cek.
d. Bukti legal perawat telah memberikan obat kepada pasien.

36.
Alur pelayanan resep penjaminan Rawat Inap RSJ Sambang
Lihum yaitu :
a. Resep masuk obat disiapkan skrining menulis CPO Billing &
tanda tangan SJP.
b. Resep masuk skrining obat disiapkan menulis CPO Billing &
tanda tangan SJP.
c. Resep masuk menulis CPO skrining obat disiapkan billing &
tanda tangan SJP.
d. Resep masuk obat disiapkan menulis CPO skrining Billing &
tanda tangan SJP.
37.
Alur pelayanan resep umum, pasien baru rawat inap (dari IGD)
yaitu :
a. Resep masuk skrining billing pasien bayar obat disiapkan
double cek obat diserahkan.
b. Resep masuk skrining obat disiapkan billing pasien bayar
double cek obat diserahkan.
c. Resep masuk billing pasien bayar skrining obat disiapkan
double cek obat diserahkan.
d. Resep masuk biling pasien bayar obat disiapkan double cek
obat diserahkan.
38.

R/ Chlorpromazine 50 mg
Haloperidol 5 mg
Trihexyphenidil 1 mg
m.f. pulv da in cap dtd No XXX
s 3 dd 1 Caps
Berapa jumlah masing masing obat yang dibutuhkan ?
a. Chlorpromazine 25 mg : 30 tab, Haloperidol 5 mg : 30 tab,
Trihexyphenidil 2 mg : 30 tab.
b. Chlorpromazine 100 mg : 30 tab, Haloperidol 5 mg : 30 tab,
Trihexyphenidil 2 mg : 15 tab.
c. Chlorpromazine 100 mg : 15 tab, Haloperidol 5 mg : 30 tab,
Trihexyphenidil 2 mg : 15 tab.
d. Chlorpromazine 25 mg : 60 tab, Haloperidol 5 mg : 30 tab,
Trihexyphenidil 2 mg : 30 tab.
39.
Seroquel merupakan contoh obat bermerk dagang yang
termasuk dalam golongan :
a. Antipsikotik Tipikal
b. Antipsikotik Atipikal
c. Antidepresan Tetrasiklik
d. Anti anxietas
40.
Penyimpanan sediaan Anti Bisa ular yang benar adalah pada :
a. 2 8 C
b. Tidak lebih dari 8C
c. Kurang dari 0C (suhu minus)
d. 15 30 C

41.
Antipsikotik yang dapat menyebabkan kenaikan kadar gulu
dalam darah adalah :
a. Amitriptilin
b. Haloperidol
c. Chlorpromazin
d. Clozapin
42.
Ada 3 pertanyaan utama yang dapat digunakan oleh apoteker
dalam membuka sesi konseling untuk pertama kalinya, kecuali :
a. Bagaimana penjelasan dokter tentang cara penyimpanan obat ini ?
b. Apa yang telah dokter katakan mengenai obat anda ?
c. Bagaimana penjelasan dokter tentang cara minum obat ini ?
d. Apa yang dokter jelaskan tentang harapan setelah minum obat ini ?

43.
Obat yang dapat menyebabkan Stevens Johnson Syndrome
adalah :
a. Clozapin
b. Carbamazepin.
c. Amintiprilin
d. Alprazolam.
44.
Dibawah ini pernyataan kurang tepat mengenai retur obat dari
ruangan yaitu .....
a. Untuk menghindari medication error di ruangan.
b. Untuk menghindari penumpukan obat di ruangan.
c. Berlaku untuk semua obat yang sudah tidak digunakan pasien di
ruangan
d. Hanya untuk obat kadaluarsa/rusak dari ruangan.
45.
Jika obat yang diminta dokter tidak tersedia di Apotik, apa yang
dilakukan farmasi ?
a. Mengkonfirmasi dokter dan merekomendasikan substitusinya.
b. Diam saja.
c. Mengganti dengan substitusinya tanpa konfirmasi.
d. Mengkonfirmasi perawat.
46.
R/ Clozapin 100 mg
Trihexyphenidil 4 mg
m.f. pulv da in caps No II
s 2 d d 1 Caps
Berapa obat yang dibutuhkan ?
a. Clozapine 100 mg = 2 tablet. Trihexyphenidil 2 mg = 4 tab
b. Clozapin 100 mg = 1 tablet. Trihexyphenidil 2 mg = 2 tab
c. Clozapin 25 mg = 8 tab. Trihexyphenidil 2 mg = 2 tab
d. Clozapin 25 mg = 8 tab. Trihexyphenidil 2 mg = 4 tab.
47.
Resep pasien jaminan rawat inap yang baru masuk dari IGD
dilayani berapa hari ?
a. 1 minggu
b. Sampai hari peresepan.
c. 2 hari
d. 1 hari
48.
Salah satu efek samping dari obat antipsikosis adalah
menyebabkan ekstrapiramedal syndrom (EPS), hal ini dapat diatasi
dengan pemberian :
a. Injeksi diazepam
b. Injeksi diphenhidramin.
c. Injeksi ranitidin.
d. Asam Folat.
49.
Obat yang termasuk kedalam kelompok obat vital adalah :
a. Norages
b. Neurobion
c. Adrenalin
d. Lansoprazol

50.
Antipsikotik yang berpotensi tinggi menyebabkan hipotensi
yaitu :
a. Fluphenazine
b. Risperidon
c. Haloperidol.
d. Chlorpromazin
51.
Prinsip Psikofarmakoterapi adalah sebagai berikut, kecuali :
a. Individual tailored.
b. Stepwise
c. Monitoring
d. Start up go slow
52.
Penggunaan Psikofarmakoterapi yang rasional antara lain,
kecuali :
a. Dapat meredam gejala target.
b. Memberi peluang untuk integrasi biopsikososiocultural
c. Pemulihan dari keadaan sakit
d. Harga obat murah
53.
Anticemas pada penggunaan ibu hamil yang relatif masih bisa
digunakan adalah :
a. Alprazolam
b. Diazepam
c. Clordiazepoksid
d. Buspiron
54.
Antidepresan yang masih boleh digunakan oleh ibu hamil dan
masuk dalam kategori B yaitu :
a. Imipramin
b. Amitriptilin
c. Venlafaxin
d. Fluoxetin
55.
Antipsikosis yang masih boleh digunakan untuk ibu hamil dan
dalam kategori B yaitu :
a. Haloperidol
b. Chlorpromazin
c. Trifluoperazin
d. Clozapin
56.
Salah satu obat golongan Mood Stabilizer dan masuk kriteria D
untuk ibu hamil karena bisa dimungkinkan terjadinya defect neural
tube atau permasalahan pada pembentukan tulang belakang pada
janin yaitu :
a. Carbamazepin
b. Lithium
c. Valproat
d. A dan C benar
57.
Obat antipsikosis yang termasuk dalam golongan Dopamin
antagonis adalah :
a. Risperidon

b. Haloperidol
c. A dan B benar
d. A dan B salah
58.
Obat antipsikosis yang sangat minim efek samping EPS dan
sangat minimal efek sindrom metabolik adalah :
a. Risperidon
b. Quetiapin
c. Clozapin
d. Aripiprazole
59.
First line untuk Tata laksana terapi pada ganguan jiwa psikosis
adalah :
a. Golongan Tipikal kombinasi
b. Golongan Atipikal tunggal (monoterapi)
c. Clozapin
d. Kombinasi Tipikal dan Atipikal
60.
Pembagian Dosis pada penanganan psikosis antara lain kecuali :
a. Dosis Awal
b. Dosis Efektif
c. Dosis Efisien
d. Dosis Maintenace
========= Gunakan waktu tersisa untuk memastikan semua soal sudah
terjawab ===========