Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN

PRAKTIKUM TEKNIK DIGITAL


DOSEN PENGAMPU: Bekti Wulandari,M.Pd.

MULTIPLEXER DAN DEMULTIPLEXER

OLEH:
ALWI WIDI PRADANA
NIM. 15507134032/B2

TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK


UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2016

TUJUAN
Praktikan diharapkan mahasiswa mampu :
1 Membuat rangkaian dan memahami Multiplexer.
2 Membuat rangkaian dan memahami Demultiplexer.

TEORI SINGKAT

Multiplexer atau biasa disingkat dengan Mux adalah suatu rangkaian yang mempunyai
input/masukan dua atau lebih dan hanya mempunyai satu output/ keluaran (jumlah input dapat
bergantung dari jumlah keluarannya), didalam multiplexer terdapat suatu pemilih, untuk memilih
masukannya, a dapat disimpulkan bahwa multiplexer merupakan rangkaian yang dapat dipilih
inputnya untuk meneruskan data/sinyal kedalam outputnya.

Demultiplxer atau dapat disingkat Demux merupakan suatu rangkaian elektronika yang
mempunyai output dua atau lebih dan hanya mempunyai satu input (jumlah input dapat bergantung
dari jumlah keluarannya), didalam multiplexer terdapat suatu pemilih keluaran/outputnya, jadi
demultiplexer merupakan rangkaian yang dapat dipilih outputnya untuk meneruskan data dari
inputnya. Berkebalikan dari multiplexer yang dapat dipilih intputnya, demultiplexer ini yang dipilih
adalah outputnya.

BAHAN DAN BAHAN


1. Laptop atau computer
2. Aplikasi EWB/proteus
3. Alat tulis

LANGKAH KERJA
a. Buatlah rangkaian seperti dibawah ini(Mux 2 chanel).

Gambar1. Mux 2 channel


Tabel1.Kebenaranmux-2 channel
S
Output
0
Z=B
1
Z=A

b. Mux 4 chanel

Tabel kebenaran-4channelmux
A
B
Output
0
0
Z=X0
0
1
Z=X1
1
0
Z=X2
1
1
Z=X3

c. Mux 8

d. Mux IC 7473 dan 74153

e. Demux IC 74139

f. Demux IC 74139 (2)

DATA PERCOBAAN
1 Mux 2
Rangkaian

tabel

2 Mux 4
Rangkaian

Output

Tabel
X0

X1

X2

X3

S1 (A)

S2 (B)

Output y

3 Mux IC 74151
Rangkaian

Tabel
C

Output Y

4 Demux IC 74153
Rangkaian

Tabel
ADDRESS

Output

INPUT

B (Q2)

A (Q1)

3 (QD)

2 (QC)

1 (QB)

0 (QA)

5 Demux 74139 (a)


Rangkaian

Tabel
Output

Address
B

Y3

Y2

Y1

Y0

CLOCK

CLOCK

CLOCK

CLOCK

6 Demux IC 74391 (b)


Rangkaian

Tabel
Output

Address
CLOCK
B

Y3

Y2

Y1

Y0

Pertanyaan
1

Jelaskan mengenai multiplexer dan demultiplexer (penggunaan dan jenisjenisnya!) dan contoh penggunaan multiplexer, demultiplexer!
JAWB:

Penjelasan dan jenis-jenisnya


1) Multiplexer adalah rangkaian logika yang menerima beberapa input data digital dan
menyeleksi salah satu dari input tersebut pada saat tertentu, untuk dikeluarkan pada
sisi output.Seleksi data-data input dilakukan oleh selector line, yang juga
merupakan input dari multiplexer tersebut.
Multiplexer: Digunakan untuk transmisi jaringan jarak jauh baik yangmenggunakan
kabel maupun yang menggunakan media udara seperti wireless atau radio. Sebagai
contoh satu helai optic SurabayaJakarta bisa dipakai untuk menyalurkan ribuan
percakapan pada telepon
2) Demultiplexer adalah sebuah rangkain logika yang menerima satu input data dan
mendistribusikan input tersebut ke beberapa output yang tersedia, dan juga
merupakan kebalikkan dari multiplexer. seleksi data - data input dilakukan oleh
selektor line, yang juga merupakan input dari demultiplexer tersebut
Demultiplexer: Demultiplexer biasanya digunakan pada televisi karena cara televisi
adalah menerima sinyal data yang kemudian akan dipisahkan berdasarkan chanel
yang ada cara ini disebut dengan teknik demultiplexing atau lebih jelasnya adalah
prosese pnerimaan data dan kemudian akan dipisahkan sesuai dengan channel yang
ada.

Analisa

Multiplexer 2 Channel
1 Address BAS bernilai 000, outputnya bernilai 0.
2 Address BAS bernilai 001, outputnya bernilai 0.
3 Address BAS bernilai 010, outputnya bernilai 1.
4 Address BAS bernilai 011, outputnya bernilai 0.
5 Address BAS bernilai 100, outputnya bernilai 0.
6 Address BAS bernilai 101, outputnya bernilai 1.
7 Address BAS bernilai 110, outputnya bernilai 1.
8 Address BAS bernilai 111, outputnya bernilai 1.
Multiplexer 4 Channel
1 Address X0X1X2X3AB bernilai 000000, outputnya bernilai 0.
2 Address X0X1X2X3AB bernilai 000101, outputnya bernilai 0.
3 Address X0X1X2X3AB bernilai 001010, outputnya bernilai 1.
4 Address X0X1X2X3AB bernilai 001111, outputnya bernilai 1.
5 Address X0X1X2X3AB bernilai 010000, outputnya bernilai 0.
6 Address X0X1X2X3AB bernilai 010101, outputnya bernilai 1.
7 Address X0X1X2X3AB bernilai 011010, outputnya bernilai 1.
8 Address X0X1X2X3AB bernilai 011111, outputnya bernilai 1.
Multiplexer 8 ke 1 menggunakan IC 74151
1 Address CBA bernilai 000 output akan logic 1 jika input D0 bernilai 1.
2 Address CBA bernilai 001 output akan logic 1 jika input D1 bernilai 1.
3 Address CBA bernilai 010 output akan logic 1 jika input D2 bernilai 1.
4 Address CBA bernilai 011 output akan logic 1 jika input D3 bernilai 1.
5 Address CBA bernilai 100 output akan logic 1 jika input D4 bernilai 1.
6 Address CBA bernilai 101 output akan logic 1 jika input D5 bernilai 1.
7 Address CBA bernilai 110 output akan logic 1 jika input D6 bernilai 1.
8 Address CBA bernilai 111 output akan logic 1 jika input D7 bernilai
Multiplexer 4 ke 1 dengan IC 74153
1 Address BA bernilai 00, input 3 harus bernilai 1.
2 Address BA bernilai 01, input 2 harus bernilai 1.
3 Address BA bernilai 10, input 1 harus bernilai 1.
4 Address BA bernilai 11, input 0 harus bernilai 1.
Demultiplexer dengan IC 74139(a)
1 Address BA bernilai 00 semua output akan bernilai 1 kecuali Y0 yang
kondisinya mengikuti kondisi clock.
2 Address BA bernilai 01 semua output akan bernilai 1 kecuali Y1 yang
kondisinya mengikuti kondisi clock.
3 Address BA bernilai 10 semua output akan bernilai 1 kecuali Y2 yang
kondisinya mengikuti kondisi clock.
4 Address BA bernilai 11 semua output akan bernilai 1 kecuali Y3 yang
kondisinya mengikuti kondisi clock.
Demultiplexer dengan IC 74139(b)

1
2
3
4
5

Address BA bernilai 00 semua output akan bernilai 1 kecuali Y0 yang


bernilai 0.
Address BA bernilai 01 semua output akan bernilai 1 kecuali Y1 yang
bernilai 0.
Address BA bernilai 10 semua output akan bernilai 1 kecuali Y2 yang
bernilai 0.
Address BA bernilai 11 semua output akan bernilai 1 kecuali Y3 yang
bernilai 0.
Kondisi-kondisi diatas berlaku jika clock bernilai 0. Sedangkan jika clock
bernilai 1 address tak akan mempengaruhi output. Output bernilai 1.

KESIMPULAN
1 Rangkaian multiplexer berfungsi untuk menggabungkan beberapa input menjadi satu
buah input saja( sedangkan demultiple)er kebalikannya digunakan untuk menmbuat
satu buah input menjadi beberapa input.
2 Multiplekser dan demultiplekser dapat disusun atau tersusun dari gerbang-gerbang
dasar.
3 Data output pada multiplekser dan demultiplekkser bergantung pada data input,
input select, dan STRB
4 Fungsi input select adalah untuk menentukan atau memilih saluran output yang akan
digunakan untuk memproses data input, sedangkan STRB berfungsi untuk
mengaktifkan (enable) atau mengtidakaktifkan (disable) suatu rangkaian.

DAFTAR PUSTAKA
Bagaskara.(2011). http://baskarapunya.blogspot.co.id/2011/12/multiplexer-dandemultiplexer.html [29 mei 2016]
Mia, halim. (2012). http://admistory.blogspot.co.id/2012/11/struktur-fungsi-aplikasi-dancara-kerja.html [29 Mei 2016]