Anda di halaman 1dari 6

Nama : Novita Arumsari

NIM : 14304244007
Kelas : Pendidikan Biologi Internasional 2014
1. Tugas Pengembangan
Uji One Way Anova
a. Rumusan hipotesis nilai (Ho) dan hipotesis alternatif (Ha)
Jenis Hipotesis Statistika
Hipotesis nihil (Ho)

Rumusan
Tidak ada pengaruh signifikan antara tinggi

Hipotesis alternatif (Ha)

tempat terhadap berat bunga Adenium


Ada pengaruh signifikan antara tinggi tempat
terhadap berat bunga Adenium

b. Melakukan pengujian terhadap hipotesis yang dirumuskan menggunakan spss

c. Interpretasi hasil pengujian


Pengambilan keputusan:
1. Sig > 0,05 maka Ho diterima
Sig < 0,05 maka Ho ditolak
1

2. F tabel > F hitung maka Ho diterima


F tabel < F hitung maka Ho ditolak
Analisis:
1. Berdasarkan hasil analisis one way anova menggunakan program spss diperoleh
nilai sig sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa nilai sig < 0,05 (0,000 <
0,05) maka Ho ditolak.
Jadi keputusannya yaitu ada pengaruh yang signifikan antara tinggi tempat
terhadap berat bunga Adenium. Atau dengan kalimat lain yaitu perbedaan tinggi
tempat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap berat bunga Adenium.
2. Berdasarkan hasil analis one way menggunakan program spss diperoleh nilai F
hitung sebesar 29,957. Berdasarkan tabel F 0,05, diperoleh F tabel sebesar 3,22.
Dengan df between groups yaitu 2 dan df within groups yaitu 42. Ilustrasi cara
membaca tabel F seperti berikut:

Hal ini menunjukkan bahwa nilai F tabel < F hitung (3,22 < 29,957) maka Ho
ditolak.
Jadi keputusannya yaitu ada pengaruh yang signifikan antara tinggi tempat
terhadap berat bunga Adenium. Atau dengan kalimat lain yaitu perbedaan tinggi
tempat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap berat bunga Adenium.
Uji Lanjut Duncan
Output Homogeneous Subsets digunakan untuk mengetahui variabel mana yang mempunyai
perbedaan yang tidak terlalu signifikan.

Analisis:
Berdasarkan hasil uji Duncan menggunakan program spss, diperoleh yaitu kolom subset 1
terdapat 2 nilai dari variabel ketinggian tempat 100 dppl dan 200 dpl. Hal ini mengandung
arti bahwa rata-rata berat bunga Adenium di ketinggian tempat 100 dpl dan rata-rata berat
bunga Adenium di ketinggian tempat 200 dpl tidak memiliki perbedaan yang terlalu
signifikan. Sedangkan untuk rata-rata berat bunga Adenium di ketinggian tempat 100 dpl
dengan rata-rata berat bunga Adenium di ketinggian tempat 300 dpl memiliki perbedaan
yang signifikan karena terletak dalam subset yang berbeda. Begitu juga dengan rata-rata
berat bunga Adenium di ketinggian tempat 200 dpl dengan rata-rata berat bunga Adenium
di ketinggian tempat 300 dpl memiliki perbedaan yang signifikan karena terletak dalam
subset yang berbeda.

2. Tugas Mandiri
a. Judul Penelitian

Laju Pertumbuhan Populasi Brachionus plicatilis O. F Muller dengan


Penambahan Vitamin C Pada Media CAKAP.
b. Rumusan Masalah
1. Apakah perbedaan penambahan vitamin C mempengaruhi laju pertumbuhan
populasi Brachionus plicatilis O. F Muller?
2. Sejauh mana keefektifan penambahan vitamin C dalam mempengaruhi laju
pertumbuhan populasi Brachionus plicatilis O. F Muller
c. Variabel Bebas
3

Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu penambahan vitamin C.


d. Variabel Terikat
Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu laju pertumbuhan populasi Brachionus

plicatilis O. F Muller.
Level/taraf dalam penenlitian ini yaitu tanpa penambahan vitamin C, vitamin
C 0,4 mg/2 1; vitamin C 0,8 mg/2 1; dan vitamin C 1,2 mg/2 l.
e. Data Hasil Penelitian

f. Hasil Analisis Data


1. Rumusan hipotesis nilai (Ho) dan hipotesis alternatif (Ha)
Jenis Hipotesis Statistika
Hipotesis nihil (Ho)

Rumusan
Tidak ada pengaruh signifikan antara
penambahan vitamin C terhadap laju
pertumbuhan populasi Brachionus

plicatilis O. F Muller
Hipotesis alternatif (Ha)

Ada pengaruh signifikan antara


tinggi tempat terhadap berat
penambahan vitamin C terhadap laju
pertumbuhan populasi Brachionus

plicatilis O. F Muller
2. Melakukan pengujian terhadap hipotesis yang dirumuskan menggunakan spss

2. Interpretasi hasil pengujian


Pengambilan keputusan:
1. Sig > 0,05 maka Ho diterima
Sig < 0,05 maka Ho ditolak
2. F tabel > F hitung maka Ho diterima
F tabel < F hitung maka Ho ditolak
Analisis:
1. Berdasarkan hasil analisis one way anova menggunakan program spss
diperoleh nilai sig sebesar 0,990. Hal ini menunjukkan bahwa nilai sig >
0,05 (0,990 > 0,05) maka Ho diterima.
Jadi keputusannya yaitu tidak ada pengaruh yang signifikan antara
penambahan vitamin C terhadap laju pertumbuhan populasi Brachionus

plicatilis O. F Muller. Atau dengan kalimat lain yaitu perbedaan


penambahan vitamin C tidak memberikan pengaruh yang signifikan
terhadap laju pertumbuhan populasi Brachionus plicatilis O. F Muller.
2. Berdasarkan hasil analis one way menggunakan program spss diperoleh
nilai F hitung sebesar 0,038. Berdasarkan tabel F 0,05, diperoleh F tabel
sebesar 2,95. Dengan df between groups yaitu 3 dan df within groups yaitu
28. Ilustrasi cara membaca tabel F seperti berikut:

Hal ini menunjukkan bahwa nilai F tabel > F hitung (2,95 < 0,038) maka Ho
diterima.
Jadi keputusannya yaitu tidak ada pengaruh yang signifikan antara
penambahan vitamin C terhadap laju pertumbuhan populasi Brachionus

plicatilis O. F Muller. Atau dengan kalimat lain yaitu perbedaan


penambahan vitamin C tidak memberikan pengaruh yang signifikan
terhadap laju pertumbuhan populasi Brachionus plicatilis O. F Muller.
Uji Lanjut Duncan
Output Homogeneous Subsets digunakan untuk mengetahui variabel mana yang
mempunyai perbedaan yang tidak terlalu signifikan.

Analisis:
Berdasarkan hasil uji Duncan menggunakan program spss, diperoleh yaitu kolom
subset 1 terdapat 4 nilai dari variabel yaitu tanpa penambahan vitamin C, dengan

penambahan vitamin C 0,4 mg/2 l; penambahan vitamin C 0,8 mg/2 l; dan


penambahan vitamin C 1,2 mg/2 l.
Hal ini mengandung arti bahwa rata-rata laju pertumbuhan populasi Brachionus

plicatilis O. F Muller dengan tanpa penambahan vitamin C, dengan


penambahan vitamin C 0,4 mg/2 l; penambahan vitamin C 0,8 mg/2 l; dan
penambahan vitamin C 1,2 mg/2 l tidak memiliki perbedaan yang
signifikan.