Anda di halaman 1dari 17

STRUKTUR BAJA 1 - 2012

Kuliah ke 7

Oleh:
Yulius Rief Alkhaly, ST., M.Eng

Jurusan Teknik Sipil


Fakultas Teknik
Universitas Malikussaleh

BATANG TEKAN

Batang Tekan

Pengertian Batang tekan


Batang tekan merupakan batang dari suatu
rangka batang atau kolom yang menerima gaya
tekan searah panjang batang.
Umumnya pada rangka batang, batang tepi atas
adalah batang tekan.
Batang tekan

Perencanaan Batang Tekan


Kekuatan komponen struktur yang memikul gaya tekan
ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu:
Mutu Bahan:
o Tegangan leleh
o Tegangan sisa
o Modulus elastisitas
Geometri:
o Ukuran Penampang
o Panjang komponen
o Kondisi tumpuan dan penopang
Kondisi batas:
o Tercapainya batas kekuatan
o Tercapainya batas kestabilan (kondisi tekuk)

1. Peristiwa Tekuk pada Komponen Struktur


Tekan
Tekuk Lokal pada Elemen:
o Tekuk Lokal di Flens (FLB)
o Tekuk Lokal di Web (WLB)
Tekuk pada Komponen Struktur:
o Tekuk Lentur (flexural buckling)
o Tekuk Torsi (torsional buckling)
o Tekuk Torsi Lentur (flexural torsional buckling)

Tekuk Lokal di flens

Tekuk Lokal di web

Tekuk Komponen Struktur

Tekuk Lentur

Tekuk torsi

Tekuk torsi lentur

Tekuk Komponen Struktur

2. Tekuk Lentur
Komponen struktur yang mengalami gaya tekan konsentris akibat
beban terfaktor, Nu , harus memenuhi:

a. Tahanan tekan rencana:


dengan:
n = 0,85 adalah faktor tahanan tekan
di sisni:

dengan parameter kelangsingan komponen, c, adalah:


dengan

Keterangan:
Nn = kuat tekan nominal komponen struktur, MPa
fy = tegangan leleh material, MPa
fcr = tegangan kritis penampang, MPa
kc = faktor panjang tekuk
Lk = panjang tekuk, mm
L = panjang teoritis kolom, mm
Ag = luas penampang bruto, mm2

Faktor panjang tekuk


i. Kolom/komponen berdiri sendiri

ii. Kolom/komponen rangka portal


Faktor panjang tekuk komponen rangka portal ditentukan
berdasarkan Nilai G (perbandingan kekakuan) yang dihitung
sebagai berikut:

Contoh:
Hitunglah nilai k untuk masing-masing kolom pada
struktur portal seperti gambar

Penyelesaian

Batang

Penampang

AB
BC
DE
EF
GH
HI
BE
CF
EH
FI

WF 200.200.8.12
WF 200.200.8.12
WF 250.125.6.9
WF 250.125.6.9
WF 200.200.8.12
WF 200.200.8.12
WF 450.200.9.14
WF 400.200.8.13
WF 450.300.11.18
WF 400.300.10.16

b. Kelangsingan
i) Kelangsingan elemen penampang
Kelangsingan elemen penampang harus < r yang
disyaratkan dalam tabel 7.5.1 SNI 03-1729-2002 hal. 30
- Kelangsingan komponen

Lk = panjang tekuk, mm
r = jari-jari girasi, mm

Berdasarkan kelangsingan pelat penyusunnya (b/t), penampang


profil baja dikelasifikasikan ke dalam tiga kategori:

1. Penampang kompak, bila:


2. Penampang tak kompak, bila:
3. Penampang langsing, bila: