Anda di halaman 1dari 19

KEPUTUSAN WALIKOTA PONTIANAK

NOMOR 326 TAHUN 2012


TENTANG
PENETAPAN JENIS USAHA DAN / ATAU KEGIATAN YANG WAJIB DILENGKAPI DENGAN
DOKUMEN UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN (UKL) DAN UPAYA PEMANTAUAN
LINGKUNGAN (UPL) DI KOTA PONTIANAK
WALIKOTA PONTIANAK,
Menimbang

a. bahwa pengelolaan lingkungan hidup merupakan salah satu


kewenangan yang wajib dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah sejalan
dengan berlakunya otonomi daerah;
b. bahwa berdasarkan pasal 34 ayat (1) Undang - Undang Nomor 32
Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan
Hidup, Pemerintah Daerah perlu menetapkan jenis usaha dan/atau
kegiatan yang wajib dilengkapi dengan Dokumen Upaya Pengelolaan
Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) ;
c. bahwa untuk melaksanakan maksud huruf a dan b tersebut di atas,
maka perlu ditetapkan dengan Keputusan Walikota Pontianak;

Mengingat

1.
2.

3.
4.
5.

6.
7.
8.

Pasal 18 ayat (b) Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia


Tahun 1945;
Undang Undang Nomor 27 Tahun 1959 Tentang Penetapan Undang
Undang Darurat Nomor 3 Tahun 1953 Tentang Pembentukan
Daerah Tingkat II di Kalimantan (Lembaran Negara Tahun 1953
Nomor 9), sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang
Nomor 8 Tahun 1965 (Lembaran Negara Tahun 1965 Nomor 51,
Tambahan Lembaran Negara Nomor 2756);
Undang - Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber
Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (Lembaran Negara Tahun 1990
Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3419) ;
Undang - Undang Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi
(Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 54, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 3833) ;
Undang - Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa
kali yang terakhir dengan Undang Undang Nomor 12 Tahun 2008
(Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 4844) ;
Undang - Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem
Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2004
Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4421);
Undang - Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang
(Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 4725);
Undang - Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Persampahan
(Lembaran Negara Tahun 2008 Nomor 66, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 4851);

9.
10.
11.
12.

13.

14.

Undang - Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan


Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Tahun 2009
Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5059);
Undang Undang Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan
Peraturan Perundang Undangan (Lembaran Negara Tahun 2011
Nomor 82 Tambahan Lembaran negara Nomor 3234);
Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 tentang Analisis
Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Tahun 1999
Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3838);
Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian
Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah
Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten / Kota (Lembaran Negara
Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4737) ;
Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 13 Tahun 2010
tentang Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya
Pemantauan Lingkungan Hidup dan Surat Pernyataan Kesanggupan
Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup;
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2011 Tentang
Pembentukan Produk Hukum Daerah.
M E M U T U S K A N :

Menetapkan

KESATU

Menetapkan jenis usaha dan / atau kegiatan yang wajib dilengkapi


dengan Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya
Pemantauan Lingkungan (UPL) di Kota Pontianak sebagaimana
tercantum pada Lampiran Keputusan ini.

KEDUA

Instansi teknis terkait wajib melakukan monitoring dan evaluasi


terhadap pelaksanaan dari keputusan ini

KETIGA

Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan


bahwa :
a. Pengeluaran sebagai akibat ditetapkannya keputusan ini dibebankan
pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Pontianak
masing masing instansi teknis terkait.
b. Apabila terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, akan diperbaiki
sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di Pontianak
pada tanggal
WALIKOTA PONTIANAK,

Tembusan : Disampaikan dengan hormat, kepada :


1. Gubernur Kalimantan Barat;
2. Kepala Bapedalda Propinsi Kalimantan Barat;
3. Ketua DPRD Kota Pontianak;
4. Badan/Dinas/Kantor Kota Pontianak;
5. Kepala Bagian Setda Kota Pontianak;
6. Camat dan Lurah Se Kota Pontianak.

SUTARMIDJI

LAMPIRAN
KEPUTUSAN WALIKOTA PONTIANAK
NOMOR 326 TAHUN 2012
TENTANG
PENETAPAN JENIS USAHA DAN / ATAU KEGIATAN YANG WAJIB DILENGKAPI
DENGAN DOKUMEN UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN (UKL) DAN UPAYA
PEMANTAUAN LINGKUNGAN (UPL) DI KOTA PONTIANAK
A. BIDANG PERTAHANAN
No.
Jenis Usaha / Kegiatan
1. Pembangunan gudang amunisi
B. BIDANG PERTANIAN
No.
Jenis Usaha / Kegiatan
I
Tanaman Pangan dan
Hortikultura
1. Budidaya Tanaman Pangan
dan Hortikultura
a. Semusim dengan atau tanpa
unit pengolahan
b. Tahunan dengan atau tanpa
unit pengolahan
2.
II

Penggilingan padi dan


penyosohan beras
Perkebunan
Budidaya Tanaman Perkebunan
a. Semusim dengan atau tanpa
unit pengolahannya :
- Dalam kawasan budidaya
non kehutanan
b. Tahunan dengan atau tanpa
unit pengolahannya :
- Dalam kawasan budidaya
non kehutanan

C. BIDANG PETERNAKAN
No.
Jenis Usaha / Kegiatan
1. Budidaya burung puyuh atau
burung dara.
2.
3.

Walet
Budidaya sapi potong

4.

Sapi perah

5.

Budidaya burung unta

6.

Ayam ras petelur

Satuan
ha

Skala / Besaran
Semua besaran

Satuan

Skala / Besaran

ha

Luas < 2.000


(terletak pada satu
hamparan
lokasi)
ha
Luas < 5.000
(terletak pada satu
hamparan
lokasi)
ton beras / Kapasitas 0,3
jam
Ha

Luas < 3.000

ha

Luas < 3.000

Satuan
Ekor

Skala / Besaran
Populasi 25.000 (terletak
pada
satu
hamparan
lokasi)
rupiah
Investasi > 600 juta
Ekor
Populasi 100 (terletak
campuran pada
satu
hamparan
lokasi)
Ekor
Populasi 20 (terletak
campuran pada
satu
hamparan
lokasi)
Ekor
Populasi 100 (terletak
pada
satu
hamparan
lokasi)
Ekor induk Populasi 10.000
3

7.

Ayam ras pedaging

8.

Itik/angsa/entog

9.

Kalkun

Ekor
produksi /
siklus
Ekor
campuran
Ekor
campuran
Ekor
campuran
Ekor
campuran

10. Kelinci
11. Pemotongan ayam

Populasi 15.000
Populasi 15.000
Populasi 10.000
Populasi 1500
Populasi 30

D. BIDANG PERIKANAN
No.
Jenis Usaha / Kegiatan
I
Perikanan Tangkap
1. Pembangunan pelabuhan
perikanan dengan salah satu
fasilitas berikut:
a. Dermaga
b. Penahan gelombang
c. Kawasan industri perikanan
II Penanganan/Pengolahan
Hasil Perikanan (P2HP)
1. Usaha penanganan/Pengolahan :
a. Usaha pengolahan tradisional
(perebusan, penggaraman,
pengeringan,pengasapan
dan/atau fermentasi)
b. Usaha
penanganan/pengolahan
modern/maju seperti:
- Pembekuan/ Cold Storage
- Pengalengan ikan
- Pengekstrasian ikan atau
rumput laut

III
1.

2.

Perikanan Budidaya
Usaha budidaya tambak
udang/ikan tingkat teknologi
maju dan madya dengan atau
tanpa unit pengolahannya
Budidaya perikanan air tawar
a. Budidaya perikanan air tawar
(danau) dengan
menggunakan jarring apung
atau pen system
- Luas, atau
- Jumlah
b. Budidaya ikan air tawar
menggunakan teknologi
4

Satuan

m
m
ha

Skala / Besaran

Panjang < 200


Panjang < 200
Luas < 15

ton/hari/unit Kapasitas > 5

Unit
pengolahan
ikan /UPI
(penghasil
tepung ikan,
minyak ikan,
khitinkhitosan,
gelatin, ATCkarageenan,
agar-agar,
produk
berbasis
surimi).
ha

Ha
unit

Semua besaran

Luas < 50

Luas < 2,5


Jumlah < 500

intensif
- Luas, atau
- Kapasitas produksi
c. Pembenihan udang

Ha
Ton/hari
Ekor per
tahun

Luas 5
Kapasitas produksi < 50
Produksi benur > 40 juta

E. BIDANG KEHUTANAN
No.
Jenis Usaha / Kegiatan
1. Pembangunan kebun binatang
2. Penangkaran tumbuhan alam
dan/atau penangkaran satwa
liar yang diperdagangkan
3. Pembangunan taman satwa
untuk tujuan komersial
4. Pembangunan tempat
penampungan satwa liar yang
diperdagangkan

Satuan
ha

Skala / Besaran
Luas < 100
Semua besaran
Semua besaran

m3

Luas >1.000

F. BIDANG PERHUBUNGAN
No.
Jenis Usaha / Kegiatan
I
Perhubungan Darat
1. Pembangunan Terminal
Angkutan Kota
2. Depo/Pool Angkutan/ Depo
Angkutan
3. Pembangunan Depo Peti
Kemas / terminal peti kemas
4. Pembangunan terminal terpadu
Moda dan Fungsi
- Luas lahan
5. Pembangunan Terminal
Angkutan Barang
- Luas lahan
6. Pengujian kendaraan bermotor
7. Kegiatan penempatan hasil
keruk (dumping) di darat
- Volume, atau
- Luas area dumping
II Perhubungan Laut
1. Pembangunan pelabuhan
dengan salah satu fasilitas
berikut :
a. Dermaga dengan bentuk
konstruksi sheet pile atau
open pile.
- Panjang, atau
- Luas
b. Kedalaman tambatan
c. Penahan gelombang (talud)
dan/atau pemecah
gelombang (break water)
- Panjang
d. Bobot kapal standar
e. Trestle dermaga
5

Satuan

Skala / Besaran
Semua besaran

ha
ha

0,25

Luas

2,5
ditambahkan fungsi depo
0,25 Luas 5

ha

Luas < 2

ha
ha

0,25 Luas 2
0,5 Luas 5

m3
ha

Volume < 500.000


Luas < 5

m
m2
LWS

Panjang < 200


Luas < 6.000
-4 Kedalaman -10

m
DWT
m3

Panjang < 200


1.000 Bobot 20.000
750 Luas 6.000

2.

3.

4.

5.

f. Single Point Mooring Boey


- Untuk kapal
Prasarana pendukung pelabuhan
a. Terminal penumpang
b. Terminal peti kemas
c. Lapangan penumpang
d. Gudang
e. prasarana Penampungan
Curah Cair
Pengerukan dan Reklamasi
a. Pengerukan untuk
Pemeliharaan (maintenance)
b. Pengerukan perairan dengan
capital dredging
- volume
c. Reklamasi / Pengurugan
- Luas, atau
- Volume
d. Volume dumping
e. Pekerjaan bawah air
Pekerjaan bawah air (PBA)
a. Pipa minyak / gas
b. Kabel listrik
c. Kabel telekomunikasi
Tower

DWT

Bobot < 10.000

ha
ha
ha
ha
ha

Luas
Luas
Luas
Luas
Luas

m3

Volume 500.000

m3

Volume < 500.000

ha
m3
m3

Luas < 25
Volume < 500.000
100.000

volume
500.000
Panjang 100

km
km
kV
km

<
<
<
<
<

5
5
5
5
5

Panjang < 100


Tegangan < 150
Panjang > 100
Semua besaran

G. BIDANG PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN


No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

11
12.
13.

Jenis Usaha / Kegiatan


Industri galangan kapal
dengan sistem graving dock.
Buah-buahan dalam
kaleng/kemasan.
Sayuran dalam botol.
Pengolahan & Pengawetan
lainnya untuk.buah-buahan
& sayuran.
Air minum dalam kemasan.
Kecap.
Ransum/pakan jadi ikan dan
biota perairan lainnya
Ransum/pakan jadi ternak
besar, ternak kecil, aneka
ternak.
Ransum/pakan jadi hewan
manis.
- Ransum/pakan setengah
jadi temak besar, ternak
kecil, aneka ternak;
- Pakan lain untuk ternak;
- Tepung tulang.
Bir, minuman lainnya yang
mengandung malt.
Minuman keras
Anggur dan sejenisnya
6

Satuan
DWT

Skala / Besaran
Bobot < 50.000

ton/tahun

Produksi riil > 2.000

ton/tahun
ton/tahun

Produksi riil > 2.000


Produksi riil > 2.500

liter/tahun
ton/tahun

Semua besaran
Produksi riil > 1,5 juta
Produksi riil > 500

ton/tahun

Produksi riil > 15.000

ton/tahun

Produksi riil > 15.000

ton/tahun

Produksi riil > 15.000

ton/tahun
ton/tahun

Produksi riil > 15.000


Produksi riil > 3.000
Semua Besaran
Semua Besaran
Semua Besaran

14.

15.
16.
17.
18.
19.

20.

21.
22.
23.
24.

25.

26.

27.

liter/tahun
Produksi riil > 1,2 juta
Minuman ringan lainnya;
liter/tahun
Produksi riil > 1,6 juta
Minuman ringan tidak
mengandung CO2;
botol/tahun Produksi riil > 105.000
- Minuman ringan
mengandung CO2;
Semua besaran
- Minuman beralkohol kurang
dari 1%.
Pengawetan kulit
lembar/tahun Produksi riil > 7.200
Penyamakan kulit
lembar/tahun Produksi riil > 7.200
Barang dari kulit
Pasang/tahun Produksi riil > 1.200
Sepatu kulit
Pasang/tahun Produksi riil > 1.200
Terpentin, bahan pelarut
Rupiah
Investasi > 600 juta
lainnya/bahan dari
getah/kayu; tir kayu, minyak
tir kayu, kreosot kayu dan nafta
kayu; Asam
gondorukem dan asam damar,
termasuk turunannya.
Karbon aktif, arang kayu
Rupiah
Investasi > 600 juta
(charcoal, briket, arang
tempurung kelapa); industry
kimia dasar organik, bahan
kimia dari kayu dan getah
(gum) lainnya; hasil ikutan/sisa
& jasa penunjang industri
kimia dasar organik, bahan
kimia dari kayu dan getah
(gum).
Bahan Pembersih.
Rupiah
Investasi > 600 juta
Crumb rubber.
Ton / tahun Produksi riil 12.000
Barang dari fiberglass
Rupiah
Investasi > 600 juta
Perabot rumah tangga & barang
Rupiah
Investasi > 600 juta
hiasan & barang lainnya dari
semen, hasil ikutan/sisa & jasa
penunjang industri barang
lainnya dari semen; Pot bunga
dari semen.
Perlengkapan rumah tangga
Rupiah
Investasi > 600 juta
dari tanah liat tanpa/dengan
glazur, hiasan rumah tangga
dan pot bunga segala jenis dari
tanah liat, hasil ikutan/sisa &
jasa penunjang industri barang
dari tanah liat untuk keperluan
rumah tangga; Piring tanah liat
tanpa/dengan glazur (segala
jenis), cangkir & pisin tanah liat
tanpa/dengan glazur.
Batu bata berongga atau tidak
Rupiah
Investasi > 600 juta
berongga press mesin; Batu
bata press mesin dan tangan,
semen merah, kerikil tanah liat,
batu bata lainnya dari tanah
liat, hasil ikutan/ sisa & jasa
penunjang industri batu bata
dari tanah liat.
Genteng kodok di glazur atau
Rupiah
Investasi > 600 juta
7

28.

29.

30.

31.

32.

33.
34.
35.
36.

tidak di glazur press mesin;


Genteng press mesin dan
tangan, genteng lainnya dari
tanah liat, hasil ikutan/sisa &
jasa penunjang industri genteng
dari tanah liat.
Bata tahan api, mortar tahan
api, bata tahan api lainnya,
hasil ikutan/sisa & jasa
penunjang industri bata tahan
api dan sejenisnya dari tanah
liat.
Barang saniter dan ubin dari
tanah liat tidak dikilapkan;
Barang saniter & ubin dari
tanah Iiat dikilapkan, barang
tanah liat untuk keperluan
bahan bangunan lainnya; Hasil
ikutan/sisa & jasa penunjang
industri barang dari tanah liat
untuk keperluan bahan
bangunan lainnya.
Barang dari batu keperluan
rumah tangga, bahan
bangunan dari batu, barang
seni/pajangan dari batu, hasil
ikutan/sisa & jasa penunjang
industri barang dari batu untuk
keperluan rumah tangga; Batu
pipisan.
Barang dari batu untuk
keperluan industri,barang
lainnya dari batu untuk
keperluan lainnya, hasil
ikutan/sisa & jasa penunjang
industri dari batu keperluan
lainnya.
Ornamen atau patung dari
marmer/batu pualam Barang
pajangan dari granit & marmer/
batu pualam, barang pajanagan
dari onix; barang granit &
marmer/batu pualam untuk
keperluan rumah tangga,
hasil ikutan/sisa & jasa
penunjang industri barang dari
marmer/ pualam untuk
keperluan rumah tangga dan
pajangan.
Industri alat pertukangan dan
pemotong dari logam.
Industri alat dapur dari
almunium.
Industri alat dapur dari logam
bukan almunium.
Alat pertukangan, pertanian
dan dapur yang terbuat dari
8

Rupiah

Investasi > 600 juta

Rupiah

Investasi > 600 juta

Rupiah

Investasi > 600 juta

Rupiah

Investasi > 600 juta

Rupiah

Investasi > 600 juta

Rupiah

Investasi > 600 juta

Rupiah

Investasi > 600 juta

Rupiah

Investasi > 600 juta

Rupiah

Investasi > 600 juta

37.
38.

39.
40.

41.
42.
43.

44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
51.

52.
53.
54.
55.
56.
57.
58.
59.
60.
61.

logam.
Industri perabot rumah tangga
dan kantor dari logam.
Pemeliharaan dan perbaikan :
- mesin pertanian
- mesin logam dan kayu
- mesin listrik
- elektronik rumah tangga
- mesin khusus lainnya
- alat berat dan alat
pengangkat
Mesin pengolah/ pengerjaan
logam dan perlengkapannya.
Mesin pengolah hasil pertanian
dan perkebunan, hasil
kehutanan dan mesin pengolah
makanan minuman serta mesin
pengolah lainnya.
Alat berat dan alat pengangkat.
Bangunan baru kapal,
perbaikan dan pemeliharaan
kapal, pemotongan kapal
Berlian perhiasan, intan
perhiasan Batu mulia, batu
permata, serbuk dan bubuk
batu mulia, batu pemata
sintetik, permata lainnya, hasil
ikutan/sisa & jasa penunjang
industri permata; Barang
perhiasan.
Industri Kerupuk
Industri Sabun
Industri Rokok
Industri Genteng
Furniture
Perusahaan kosmetik
Peleburan emas, kerajinan
perhiasan/logam
Rumah potong hewan
- Ayam/unggas
- Sapi dan sejenisnya
- Babi
Industri barang dari semen
Perakitan barang elektronik
Industry pengolahan makanan
(bakso, sosis, nugget, mie,
makanan kalengan)
Es krim dari susu
Margarin
Minyak goreng kelapa
Minyak goreng kelapa sawit
Minyak goreng lainnya dari
nabati atau hewani.
Olahan minyak makan dan
lemak dari nabati dan hewani.
- Makanan dari tepung beras
9

Rupiah

Investasi > 600 juta

Unit/tahun
Unit/tahun
Unit/tahun
Unit/tahun
Unit/tahun
Unit/tahun

Kapasitas
Kapasitas
Kapasitas
Kapasitas
Kapasitas
Kapasitas

>
>
>
>
>
>

100
100
500
500
100
30

Ton/tahun

Kapasitas > 100

Unit/tahun

Kapasitas > 100

Unit/tahun
DWT

Kapasitas > 30
100 kapasitas 3.000

Rupiah

Investasi > 600 juta

Orang
Orang
Orang
Orang
Orang
Orang
rupiah

20 tenaga kerja 1.000


20 tenaga kerja 1.000
20 tenaga kerja 1.000
20 tenaga kerja 1.000
20 tenaga kerja 1.000
20 tenaga kerja 1.000
Investasi 600 juta

Ekor/hari
Ekor/hari
Ekor/hari
rupiah
Orang
rupiah

Kapasitas 40
Kapasitas 20
Kapasitas 20
Investasi 600 juta
20 tenaga kerja 1.000
Investasi 200 juta

rupiah
Ton/tahun
Ton/tahun
Ton/tahun
Ton/tahun

Investasi 600 juta


Produksi riil 4.500
Produksi riil > 4.500
Produksi riil 3.500
Produksi riil > 4.500

Ton/tahun

Produksi riil > 4.500

Ton/tahun

Produksi riil > 5.000

62.
63.
64.

65.
66.
67.
68.
69.
70.

71.
72.
73.
74.
75.
76.
77.
78.
79.
80.

81.

82.

atau tepung lainnya;


- Makanan dari tepung terigu
Pembuatan gula lainnya
Sirup dari bahan gula
- Kembang gula mengandung
kakao, kakao olahan,
makanan yang mengandung
kakao;
- Kembang gula yang tidak
mengandung kakao.
Pati/sari ubi kayu (tepung
tapioka); Hasil ikutan /sisa
industri pati/sari ubi kayu.
Tahu
Komponen bumbu masak
Pengemasan ulang dan
pendistribusiannya
Industri aneka tenun
Rotan mentah dan rotan
setengah jadi, sumpit, tusuk
gigi dan sendok es krim dari
kayu.
Perabot/kelengkapan rumah
tangga dari kayu, meubel, kotak
TV.
Rotan barang jadi.
Sumpit dan tusuk sate dari
bambu.
Industri daur ulang
Industri konveksi, spanduk
Industri jamu
Industri kopi
Industri kue / roti
Industri percetakan dan
penerbitan.
Pupuk alam yang berasal dari
batuan/bukan batuan, pupuk
alam/non sintetis lainnya, hasil
ikutan/sisa & jasa penunjang
industri pupuk alam/non
sintetis.
- Sabun rumah tangga,
sabun bukan untuk
keperluan rumah tangga,
deterjen, pemutih, pelembut
cucian, enzim pencuci;
- Bahan pembersih;
- Produk untuk kesehatan
gigi dan mulut, hasil
ikutan/sisa & jasa
penunjang industri sabun
dan pembersih keperluan
rumah tangga termasuk
tapal gigi.
Sediaan: rias wajah,
wangiwangian, rambut,
perawatan rambut, kuku,
10

Ton/tahun
Ton/tahun
Ton/tahun
Ton/tahun

Produksi riil > 1.000


Produksi riil > 5.000
Pemakaian gula > 200
Produksi riil > 1.000

Ton/tahun

Produksi riil > 1.000

Ton/tahun

Pengolahan > 9.000

Ton/tahun
Ton/tahun
rupiah

Jumlah kedelai > 3.000


Produksi riil > 2.600
Investasi 600 juta

rupiah
rupiah

Investasi 600 juta


Investasi 600 juta

rupiah

Investasi 600 juta

rupiah
rupiah

Investasi 600 juta


Investasi 600 juta

rupiah
rupiah
rupiah
Ton / tahun
rupiah
rupiah

Investasi 600 juta


Investasi 600 juta
Investasi 600 juta
Produksi riil 100
Investasi 1 milyar
Investasi 1 milyar

Ton / tahun

Produksi riil 1.000

Rupiah

Investasi > 600 juta

Rupiah

Investasi > 600 juta

83.
84.
85.
86.
87.
88.

89.
90.
91.
92.
93.
94.
95.
96.
97.
98.
99.
100.
101.
102.
103.
104.
105.
106.
107.
108.
109.
110.
111.
112.

113.

114.

perawatan kulit, perawatan


badan, cukur.
Kosmetik lainnya
Hasil ikutan/sisa & jasa
penunjang industri kosmetik.
Industri pasta ubi jalar.
Industri gas O2 dan N2.
Industri barang-barang dari
plastik.
Pusat perdagangan/
perbelanjaan relatif
terkonsentrasi.
- Luas lahan, atau
- Luas bangunan
Show Room
kendaraan/furniture dll.
Bengkel, Service
Kendaraan,sales
Gudang, depo
Industri handycraft/kerajinan.
Musium, Gallery, dan
sejenisnya.
Art shop
Industri Penggergajian Kayu/
Pengolahan Kayu/Pengawetan
kayu
Industri saos
Gudang rongsok / Penimbunan
Barang Bekas / Penyimpanan
Terbuka
Usaha pengeringan ikan teri
Kemasan karton
Paku, kawat, bendrat
Eletronik AC
Lemari es
Pembuatan bahan sintetik
(dakron)
Rantai jangkar
Produksi rokok
Pengolahan biji mete
Minyak mete
Album foto
Jamu serbuk/minuman serbuk
Pengolahan tempurung kelapa
Buah-buahan dalam botol
- Buah-buahan lumat
(selai/jam dan jeli)
- Sayuran yang dilumatkan
- Air sari pekat buah-buahan;
- Pengolahan dan pengawetan
lainnya untuk buah-buahan
dan sayuran;
- Air/sari pekat sayuran
bubuk sari sayuran dan
buah-buahan.
Ikan atau biota perairan lainnya
11

Rupiah
Rupiah
Liter / tahun
Ton / hari
rupiah

Investasi > 600 juta


Investasi > 600 juta
Produksi riil > 1,5 juta
Produksi riil > 20 ton
Investasi 600 juta

Ha
m2
m2

Luas < 5
Luas < 20.000
Luas > 500

m2

Luas > 250

m2
orang
m2
m2

Luas > 500


Tenaga kerja > 30
Luas > 1.000
Luas > 5.000
Semua besaran

Liter / tahun
m2

Produksi riil > 1,5 juta


Luas > 500

Ton / tahun
Ton/tahun
Ton/tahun
Unit/bulan
Unit/bulan
Yard/tahun

Produksi
Produksi
Produksi
Produksi
Produksi
Produksi

riil
riil
riil
riil
riil
riil

=
=
=
=
=
=

100
4.000
8 juta
1.000
1.500
7,5 juta

Ton/tahun
Ton/tahun
Ton/hari
Ton/hari
Ton/tahun
Ton / tahun
Ton/tahun
Ton/tahun
Ton/tahun

Produksi
Produksi
Produksi
Produksi
Produksi
Produksi
Produksi
Produksi
Produksi

riil
riil
riil
riil
riil
riil
riil
riil
riil

=
=
=
=
=
=
=
=
=

3.000
1.000
15
20
1.200
1.500
2.500
2.200
2.200

Ton/tahun
Ton/tahun
Ton/tahun

Produksi riil = 2.200


Produksi riil 2.000
Produksi riil 2.200

Ton/tahun

Produksi riil 2.500

Ton/tahun

Produksi riil 2.200

115.
116.
117.
118.
119.

120.
121.
122.

yang dikalengkan, binatang


lunak atau berkulit keras yang
dikalengkan.
Binatang lunak atau binatang
berkulit keras beku, ikan atau
biota perairan lainnya beku.
Oleo chemical, minyak
kasar/lemak dari hewani,
minyak kasar nabati.
Olahan minyak makanan dan
lemak dari nabati dan hewani.
Sirup bahan dari gula.
- Pati sari / ubi kayu (tepung
tapioka);
- Hasil ikutan / sisa industri
pati / sari ubi kayu.
Teh ekstrak.
Daging sintesis, bubuk sari
kedelai.
Kegiatan industri yang tidak
termasuk angka 1 sampai
dengan angka 297 dengan
penggunaan areal:
a. Urban
- Metropolitan
- Kota besar;
- Kota sedang;
- Kota kecil.
b. Rural / pedesaan.

123. Pengolahan air bersih


124. Es balok

Ton/tahun

Produksi riil 2.200

Ton/tahun

Produksi riil 1.000

Ton/tahun

Produksi riil 1.000

Ton/tahun
Ton/tahun

Pemakaian gula 200


Produksi riil 9.000

Ton/tahun

Produksi riil 9.000

Ton/tahun
Ton/tahun

Produksi riil 2.000


Produksi riil 1.000

Ha
Ha
Ha
Ha

Luas
Luas
Luas
Luas

Ha

Luas < 30

m3/hari
rupiah

<
<
<
<

5
10
15
20

Kapasitas 10
Investasi 600 juta

H. BIDANG PEKERJAAN UMUM


No.
Jenis Usaha / Kegiatan
I
Sumber Daya Air
1. Normalisasi sungai (termasuk
sudetan) dan pembuatan kanal
banjir
a. Di kota metropolitan / besar
- Panjang, atau
- Volume pengerukan

II
2.

Satuan

Skala / Besaran

km
m3

1 Panjang < 5
50.000
<
Volume
500.000

<

2 Di kota sedang
- Panjang, atau
- Volume pengerukan

km
m3

3 Panjang < 10
100.000 < Volume
500.000

<

4 Pedesaan
- Panjang, atau
- Volume pengerukan

km
m3

5 Panjang < 15
150.000 Volume
500.000

<

Jalan dan Jembatan


Pembangunan/Peningkatan
Jalan (termasuk Jalan Tol) yang
membutuhkan pengadaan tanah
12

3.

III
4.

5.

6.

di luar rumija (ruang milik jalan)


a. Di kota metropolitan / besar
- Panjang, atau
- Pengadaan tanah
b. Di kota sedang
- Panjang, atau
- Pengadaan tanah
c. Pedesaan
- Panjang, atau
- Pengadaan tanah
Pembangunan
subway/underpass,
terowongan/tunnel, jalan
layang/fly over,dan jembatan
a. Pembangunan
subway/underpass,
terowongan/tunnel, jalan
layang/fly over.
- Panjang
b. Pembangunan jembatan
(diatas sungai/badan air)
- Panjang bentang utama
Kecipta-karyaan
Persampahan
a. Tempat Pemrosesan Akhir
(TPA) dengan system
controlled landfill atau
sanitary landfill termasuk
instalasi penunjang.
- Luas kawasan; atau
- Kapasitas total
b. TPA daerah pasanng surut.
- Luas landfill; atau
- Kapasitas total
c. Pembangunan transfer
station.
- Kapasitas
d. Pembangunan instalasi
pengolahan sampah terpadu.
- Kapasitas
e. Pembangunan incinerator
- Kapasitas
f. Pembangunan instalasi
pembuatan kompos
- Kapasitas
Pembangunan Perumahan /
Permukiman
- Luas
- Jumlah rumah
Air limbah domestik /
pemukiman
a. Pembangunan instalasi
pengolahan lumpur tinja
(IPLT) termasuk fasilitas
penunjang.
13

km
ha

1 < Panjang < 5


2 < Luas < 5

km
ha

3 < Panjang < 10


5 < Luas < 10

km
ha

10 < Panjang < 30


10 < Luas < 30

km

Panjang < 2

100 Bentang utama <


500

ha
ton

Luas < 10
Kapasitas < 10.000

ha
ton

Luas < 5
Kapasitas < 5.000

ton / hari

Kapasitas < 1.000

ton

Kapasitas < 500

ton/hari

Kapasitas < 500

ton/hari

50 Kapasitas < 100

ha
buah

Luas < 50
Unit 40

7.

8.

9.

- Luas; atau
- Kapasitas
b. Pembangunan instalasi
pengolahan air limbah (IPAL).
- Luas; atau
- Beban organik
c. Pembangunan sistem
perpipaan air limbah
(sewerage/off-site sanitation
sistem) di
perkotaan/permukiman.
- Luas layanan; atau
- Debit air limbah
Drainase permukiman perkotaan
a. Pembangunan saluran primer
dan sekunder.
- Kota besar /
metropolitan,panjang
- Kota sedang, panjang
b. Pembangunan kolam
retensi/polder di area /
kawasan pemukiman
- Luas kolam retensi/polder
Air minum
a. Pembangunan jaringan
distribusi (luas layanan)
b. Pembangunan jaringan pipa
transmisi (dengan panjang)
- Kota metropolitan / besar
- Kota sedang / kecil
c. Pengambilan air baku dari
sungai, danau dan sumber
air permukaan lainnya
(debit).
- Sungai / danau
- Mata air
d. Pembangunan instalasi
pengolahan air dengan
pengolahan lengkap
e. Pengambilan air tanah dalam
untuk kebutuhan :
- Pelayanan masyarakat
oleh penyelenggara SPAM;
- Kegiatan lain dengan
tujuan komersil
Pembangunan gedung
a. Pembangunan gedung di atas
tanah/bawah tanah
1. Fungsi usaha, meliputi
bangunan gedung
perkantoran,
perdagangan,
perindustrian, perhotelan,
wisata dan rekreasi,
terminal dan bangunan
gedung tempat
penyimpanan;
14

ha
m3/hari

Luas < 2
Kapasitas < 11

ha
ton/hari

Luas < 3
Beban < 2,4

ha

Luas < 500


Debit < 16.000

km

Panjang < 5

km

Panjang < 10

ha

1 luas 5

ha

100

km
km

5 panjang < 10
8 panjang < 10

liter/detik
liter/detik

50 debit < 250


2,5 debit < 250

liter/detik

50 < debit < 100

liter/detik

2,5 debit < 50

liter/detik

1,0 debit < 50

m3/hari

m2

luas 500

5.000 luas 10.000

2. Fungsi keagamaan,
meliputi bangunan mesjid
termasuk mushola,
bangunan gereja
termasuk kapel,
bangunan pura,
bangunan vihara dan
bangunan kelenteng;
3. Fungsi sosial dan budaya,
meliputi bangunan
gedung pelayanan
pendidikan, pelayanan
kesehatan, kebudayaan,
laboratorium, dan
bangunan gedung
pelayanan umum.
b. Pembangunan gedung di atas
tanah/bawah tanah
1. Fungsi usaha, meliputi
bangunan gedung
perkantoran,
perdagangan,
perindustrian, perhotelan,
wisata dan rekreasi,
terminal dan bangunan
gedung tempat
penyimpanan;
2. Fungsi keagamaan,
meliputi bangunan mesjid
termasuk mushola,
bangunan gereja
termasuk kapel,
bangunan pura,
bangunan vihara dan
bangunan kelenteng;
3. Fungsi sosial dan budaya,
meliputi bangunan
gedung pelayanan
pendidikan, pelayanan
kesehatan, kebudayaan,
laboratorium, dan
bangunan gedung
pelayanan umum.
c. Pembangunan bangunan
gedung di bawah tanah yang
melintasi prasarana
dan/atau sarana umum.
1. Fungsi usaha, meliputi
bangunan gedung
perkantoran, perdagangan,
perindustrian, perhotelan,
wisata dan rekreasi,
terminal dan bangunan
gedung tempat
penyimpanan;
2. Fungsi keagamaan,
meliputi bangunan mesjid
termasuk mushola,
15

m2

5.000 luas 10.000

m2

5.000 luas 10.000

m2

5.000 luas 10.000

m2

5.000 luas 10.000

m2

5.000 luas 10.000

m2

5.000 luas 10.000

m2

5.000 luas 10.000

bangunan gereja termasuk


kapel, bangunan pura,
bangunan vihara dan
bangunan kelenteng;
3. Fungsi sosial dan budaya,
m2
5.000 luas 10.000
meliputi bangunan gedung
pelayanan pendidikan,
pelayanan kesehatan,
kebudayaan, laboratorium,
dan bangunan gedung
pelayanan umum.
10. Peningkatan kualitas
ha
Luas kawasan 10
permukiman.
Kegiatan ini dapat berupa :
Penanganan kawasan kumuh
di perkotaan dengan
pendekatan pemenuhan
kebutuhan dasar (basic need)
pelayanan infrastruktur,
tanpa pemindahan
penduduk.
11. Penanganan kawasan kumuh
perkotaan.
Kegiatan ini dapat berupa :
ha
Luas kawasan 5
Penanganan menyeluruh
terhadap kawasan kumuh
berat di perkotaan
metropolitan yang dilakukan
dengan pendekatan
peremajaan kota (urban
renewal) disertai dengan
pemindahan penduduk, dan
dapat dikombinasikan
dengan penyediaan bangunan
rumah susun.
12. Pengerukan sedimen pada
m3
Volume < 100.000
drainase primer (channel
dredging)
13. Pembuangan lumpur hasil
pengerukan (dredging) ke
dumping site, dengan jarak dan
km
Jarak < 5
luas dumping site
ha
Luas < 1
14. Pemasangan saringan sampah di
m
30 x 50
sungai / drainase primer
Catatan :
a. Kota Metropolitan : jumlah penduduk > 1.000.000 jiwa
b. Kota Besar
: jumlah penduduk 500.000 1.000.000 jiwa
c. Kota Sedang
: jumlah penduduk 200.000 500.000 jiwa
d. Kota Kecil
: jumlah penduduk 20.000 200.000 jiwa
I. BIDANG SUMBER DAYA ENERGI DAN MINERAL
No.
Jenis Usaha / Kegiatan
I. Minyak dan Gas Bumi
1. Pembangunan kilang biofuel
2.

Satuan
Ton /
tahun
Ton /

Pembangunan kilang minyak


16

Skala / Besaran
Produksi < 30.000
Produksi < 10.000

3.
4.
5.
6.
7.

pelumas bekas (termasuk


fasilitas penunjang).
Pipanisasi minyak dan gas bumi
di darat
Kegiatan penyimpanan BBM di
darat dan/atau di perairan
Stasiun kompresor gas
Blending premix; bahan bakar
khusus
Blending minyak pelumas

8.
9.

Stasiun pengisian aspal curah


Stasiun pengisian bahan bakar
umum di darat dan di perairan
10. Stasiun pengisian bahan bakar
gas
11. Stasiun pengisian bulk elpiji
II. Listrik dan Pemanfaatan Energi
1. Tegangan jaringan transmisi
tenaga listrik.
a. SUTT
b. SKTT (Saluran Kabel
Tegangan Tinggi Bawah
Tanah)
2. PLTU batubara (dalam 1 lokasi)
3. PLTG / PLTGU (dalam 1 lokasi)
4. PLTU Minyak (dalam satu lokasi)
5. PLTD (dalam satu lokasi)
6. Pusat tenaga listrik jenis lain.
a. Surya Terpusat (PLTS)
b. Biomassa dan gambut
c. Angin / bayu terpusat (PLTB)
7. Tenaga Listrik untuk
kepentingan sendiri

tahun
km

Semua besaran

Kilo liter

Semua besaran

MMSCFD
Ton /
tahun
Ton /
tahun

Semua besaran
Semua besaran
Semua besaran

Kilo liter

Semua besaran
Semua besaran

ton

Semua besaran

ton

Semua besaran

kv
kv

Tegangan = 150
Tegangan = 150

MW
MW
MW
MW

5 daya < 100


20 Daya < 100
5 daya < 100
5 Daya < 100

MW
MW
MW
MW

1 Daya < 10
1 Daya < 10
1 Daya < 10
0,5 < Daya < 10

J. BIDANG KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA


No.
Jenis Usaha / Kegiatan
1. Daya Tarik Wisata (Buatan /
Binaan)
a. Kebun raya dan kebun
binatang;
b. Theme Park (taman bertema);
c. Taman rekreasi (non theme);
d. Wisata buatan lainnya.
2. Jasa makanan dan minuman.
a. Restoran;
b. Rumah makan;
c. Bar, Karaoke, Cafe, Diskotik,
Pub dan sejenisnya.
d. Jasa boga;
e. Jasa makanan dan minuman
lainnya.
3. Penyediaan akomodasi
a. Hotel;
b. Villa;
c. Pondok wisata;
17

Satuan

Skala / Besaran
Semua besaran
Semua besaran
Luas < 100 Ha
Semua besaran

Buah
Rupiah
Rupiah

Semua besaran
Kursi 60
Wajib SPPL
Investasi 100 juta
Investasi 250 juta
Semua besaran

4.
5.

d. Bumi perkemahan;
e. Persinggahan caravan;
f. Penyediaan akomodasi
lainnya
Spa, Perawatan kecantikan dan
Kebugaran atau sejenisnya
Rumah Kost
a. Jumlah kamar atau
b. Luas Bangunan

Rupiah

Investasi 250 juta

Kamar
m2

30
Luas 500

K. BIDANG KESEHATAN
No.
Jenis Usaha / Kegiatan
1. RS Umum dan RS Khusus
2.
3.
4.
5.

Puskesmas dengan rawat inap


Lab kesehatan (BLK, B/BTKL
PPM, Labkesda), BPFK (Balai
Pengawasan Fasilitas Kesehatan)
Industry farmasi yang
memproduksi bahan baku obat
Puskesmas tanpa rawat inap

Satuan
Skala / Besaran
Kelas A, B, Tempat tidur (sesuai kelas
C atau
RS)
sejenis
Rawat inap Semua besaran
Semua besaran
Semua besaran
Wajib SPPL

6.
7.
8.
9.
10.
11.

Klinik kesehatan
Klinik bersalin
Pedagang besar farmasi
Toko obat
Apotik
- Praktek dokter umum;
- Praktek dokter gigi;
- Praktek dokter spesialis;
- Praktek Bidan
12. Laboratorium umum
13. Laboratorium pendidikan

semua besaran
semua besaran
Wajib SPPL
Wajib SPPL
Wajib SPPL
Wajib SPPL

Semua besaran
Wajib SPPL

L. BIDANG PENGELOLAAN LIMBAH B3


No.
Jenis Usaha / Kegiatan
1. Setiap kegiatan pengumpulan
limbah B3 sebagai kegiatan
utama skala kecil seperti
pengumpul minyak kotor dan
slape oil, timah dan flux
solder, minyak pelumas bekas,
aki bekas, solvent bekas, atau
limbah lainnya yang
terkontaminasi limbah B3.
Daftar Singkatan
m
= meter
m2
= meter persegi
m3
= meter kubik
km
= kilometer

18

Satuan

Skala / Besaran
Semua besaran

ha
DWT
kv
kvA
kw
MW
KK
Rp.
Kg
BOPD
MMSCFD
TBq
Ci
BBL
LWS

=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=
=

hektar
dead weight tonnage = bobot mati
kilovolt
kilovolt amper
kilowatt
megawatt
kepala keluarga
rupiah
kilogram
barrel oil per day
minyak barrel per hari
million metric square cubic feet per day
juta metrik persegi kaki kubik per hari
terra bacquerel
Currie
Barrels
Low Water Springs

WALIKOTA PONTIANAK,

SUTARMIDJI

19