Anda di halaman 1dari 6

SISTEM VENTILASI TAMBANG DI PT.

FREEPORT
INDONESIA (DOZ)

A.

Pendahuluan
PT. Freeport Indonesia merupakan salah satu perusahaan tambang emas

dan tembaga yang terbesar di dunia, yang berlokasi di daerah Tembagapura,


Timika, Papua. Aktifitas kegiatan penambangan yang dilakukan oleh PT. Freeport
Indonesia yaitu dilakukan dengan cara Tambang Terbuka dan Tambang Bawah
Tanah. Kegiatan Tambang Bawah Tanah saat ini dilakukan dengan menggunkan
metode Block Caving dan Stoping Mine. Untuk menunjang kegiatan produksi
Tambang Bawah Tanah, maka diperlukan suatu sistem ventilasi yang baik.
Sistem Ventilasi tambang merupakan slah satu usaha yang dilkukan
dengan tujuan untuk pengendalian terhadap suatu pergerakan udara atau aliran
udara tambang termasuk parameter yang harus dipenuhi pada ventilasi adalah
kuantitas, kualitas dan arah dari alirannya itu sendiri. Tujuan utama dari ventilasi
tambang ini yaitu untuk menyediakan udara segar dengan kuantitas dan kualitas
yang cukup baik untuk para pekerja dan peralatan mekanis, kemudian bertujuan
untuk mengalirkan serta membagi- bagi udara segar tersebut ke dalam tambang
sehingga tercipta kondisi kerja yang aman dan nyaman bagi para pekerja
tambang maupun proses penambangan. Sehingga para pekerja dapat bekerja
dengan optimal. Suatu ventilasi udara pada tambang bawah tanah memiliki
peranan yang sangat penting dalam mendukung segala aktifitas di dalam
tambang bawah tanah sehingga apabila sistem ventilasi pad tambang bawah
tanah yang kurang baik, maka dapat menyebabkan efisiensi pekerja menjadi
rendah dan menurunkan produktivitas, serta dapat menimbulkan kecelakaan
kerja.
Prinsip kerja pada ventilasi tambang bawah tanah ini yaitu membuat suatu
proses pertukaran udara atau sirkulasi udara yang terjadi karena adanya
perbedaan tekanan. Yang mana udara akan bergerak dari tempat yang
bertekanan tinggi menuju ke tempat yang memiliki tekanan rendah. Ventilasi
tambang bawah tanah ini dapat berupa pintu, berupa jendela, lubang angin,

ventilasi sistem pengendali suhu dan kelembaban, ventilasi sistem pengeluaran


udara (exhaust system) dan pemasukan udara (supply system), atau juga bisa
dibantu dengan menggunakan bantuan dari kipas angin (fan).

Sumber : Pertambangankita.Wordpress.Com

Foto 1
Ventilasi Tambang Bawah Tanah

B.

Sistem Ventilasi di DOZ


PT. Freeport ini memiliki 2 jenis areal pertambangan yaitu areal

penambangan

open pit dan close pit. Tambang open pit ini disebut dengan

tambang Grasberg yang memiliki ketinggian kurang lebih 4500 DPL. Sedangkan
untuk tambang close pit disebut dengan tambang Underground yang terletak di
bawah tanah dengan ketinggian kurang lebih 4000 DPL. Kondisi tambang
Underground yang terletak di bawah tanah ini memerlukan suatu system ventilasi
yang cukup memadai sebagai alat pertukaran udara di dalam tambang, yang
digunakan untuk para pekerja tambang. Udara yang bersih di dalam tambang
akan sangat berpengaruh pada proses produksi, karena hal menyangkut
terhadap kesehatan dan keselamatan kerja dari karyawan. Udara kotor mapun
debu yang dihasilkan dari proses peledakan (blasting) menyebabkan kondisi
udara yang buruk dalam ruangan bawah tanah ini. Untuk mengatasi kondisi
tersebut, maka perusahaan ini menempatkan Ventilation Fan Machine dengan
jumlah 12 buah sebagai sistem ventilasinya. Ventilation Fan Machine tersebut
memiliki daya sebesar 725 kW s/d 4,1 MW.
Metode ventilasi tambang bawah tanah yang dipakai pada tambang DOZ
termasuk kedalam kategori mechanical accensional method. Dimana pada
metode ini, udara bersih akan dialirkan melalui empat buah lubang masuk

(service adit, GRS #34, M-1, dan FAS), sedangkan udara kotor yang akan
dikeluarkan dialirkan melalui tiga buah lubang (orepass #5, middlehole B, dan
borehole #3), borehole #3 ini dilengkapi dengan tiga unit kipas isap yang
berkapasitas masing-masing memiliki kapasitas sebesar 600 HP. Berdasarkan
hasil dari evaluasi sebelumnya, secara keseluruhan kuantitas kebutuhan udara
bersih masih belum mencukupi, diperkirakan kebutuhan udara bersih ini baru
dipenuhi sekitar 66,75%. Jika dilihat dari segi mutu udara dan kandungan gasgas berbahaya yang masih berada dibawah nilai ambang batas, sedangkan
kandungan debu dan uap air yang ada pada area ini kemungkinan masih agak
tinggi seperti didaerah Load Haul Dump (LHD).

C.

DOM
DOM adalah suatu sistem ventilasi yang digunakan di tambang bawah

tanah (underground mine) yang berfungsi untuk menyalurkan angin segar,


sebagai penghisap angin kotor, panas dan kelembaban dari area kerja tambang
bawah tanah denagn dialirkan melalui beberapa terowongan hisap ventilasi dan
lubang ventilasi. Contoh perusahaan tambang bawah tanah yang berada di
dalam negeri yang menggunakan sistem DOM adalah PT. Freeport Indonesia
(PTFI).
PTFI memiliki 5 unit DOM Fan yaitu nomor 11, 12, 13, 14, 15 masingmasing alat ini mempunyai kekuatan 1.000 hp yang dipasang di permukaan
tanah di area DOM pada ketinggian 3.970 meter di atas permukaan laut. DOM
Fans ini bersama-sama dengan 2 unit baru mixed flow fan DOZ nomor 16 dan 17
digunakan dengan tujuan untuk mendukung operasi tambang bawah tanah yang
berada di Deep Ore Zone (DOZ) PTFI. Berbeda dari Fixed Flow Fan DOZ, DOM
Fan ini berjenis centrifugal, dimana arah angin yang dihasilkan dihisap tegak
lurus dengan arah angin yang di keluarkan.
Kombinasi dari DOM Fan ini yang mempunyai kemampuan untuk menarik
angin melalui jaringan ventilasi yang ada sebesar 2,3 juta cfm (kaki kubik per
menit) dari total 4 juta cfm kebutuhan untuk produksi 50.000 tpd tambang DOZ.
Seebihnya didapat dari kedua Mixed Flow Fun DOZ baru dengan kekuatan 2.200
hp yang di pasang di New Exhaust Drift nomor 1 dan 2, peningkatan yang
dilakukan untuk meningkatkan kuantitas angin yang dihisap ini dioptimalkan

dengan dibantu dengan cara membuat beberapa penambahan-penambahan


terowongan Intake dan Exhaust yang baru di tambang DOZ ini.
Kinerja keselamatan dan kesehatan kerja pada setiap perusahaan
pertambangan, khususnya tambang bawah tanah merupakan suatu bagian yang
harus benar-benar diperhatikan oleh pihak pengelola tambang tersebut. DOM
Fan

merupakan

salah

satu

standarisasi

yang

digunakan

di

industri

pertambangan, khususnya tambang bawah tanah. Kematian di tempat kerja yang


disebabkan oleh gas-gas beracun yang berada di dalam tambang merupakan
suatu hal yang mutlak tidak dapat diterima oleh suatu industri tambang. Dan jika
hal itu terjadi maka perusahaan harus secepatnya mengidentifikasi akan
permasalahan yang terjadi sehingga menyebabkan kematian-kematian para
pekerjanya dan merencanakan serta melaksanakan tindakan secepatnya guna
mencegah kejadian tersebut terulang kembali.
Adapun tujuan dari dibuatnya DOM Fan tambang bawah tanah ini antara
lain adalah sebagai berikut :
1. Untuk menyediakan udara bersih dan Oksigen yang cukup dan memadai
untuk kebutuhan pernapasn pekerja tambang dan proses kegiatan di
dalam tambang bawah tanah.
2. Untuk mengencerkan konsentrasi gas -gas beracun dan berbahaya dan
debu dalam tambang sampai di bawah nilai ambang batas dan
mengeluarkanya dari dalam.
3. Menjaga suhu dan kelembaban udara tambang bawah tanah sehingga
dapat menjaga kenyamanan bagi para pekerja.
Pada dasarnya DOM Fan merupakan salah satu cara yang digunakan
untuk mengendalikan udara dalam tambang bawah tanah. Pengendalian
kuantitas dan kualitas udara bersih ini berkaitan dengan beberapa masalah yang
berhubungan dengan perpindahan udara di dalam tambang bawah tanah. Arah
aliran dan jumlah aliran udara yang akan dialirkan pada tambang bawah tanah
harus diperhaikan. Dalam pengendalian kualitas dan kuantitas udara ini yang
dilakukan baik secara kimia maupun secara fisik udara segar perlu di pasok dan
pengotor seperti debu, gas, dan udara lembab harus dikeluarkan oleh sistem
ventilasi

tambang

bawah

tanah

ini.

Dengan

memperhatikan

dan

mempertimbangkan beberapa faktor tersebut maka kebutuhan udara segar


dalam tambang bawah tanah kadang -kadang lebih besar dari pada 200 cfm/

orang atau bahkan hingga 2.000 cfm / orang sehingga perlu diperhatikan dengan
baik dan benar.
Kondisi seperti ini sudah banyak yang menyediakan aliran udara
sebanyak 10- 20 ton udara segar yang siap dipasok ke dalam tambang bawah
tanah, per ton mineral tertambang ventilasi tambang biasanya merupakan contoh
aliran tunak (steady) artinya tidak ada satupun variabelnya yang merupakan
fungsi dari waktu. Salah satu tujuan dari perhitungan DOM Fan pada tambang
bawah tanah ini adalah untuk penentuan kuantitas udara dan untung-rugi yang
keduanya dapat dihitung berdasarkan perbedaan energi. DOM Fan pada
tambang bawah tanah ini di gunakan untuk memenuhi persyaratan kenyamanan
da keamanan kerja di tambang bawah tanah yang kelanjutanya dapat
berpengaruh terhadap meningkatkan efisiensi dan juga meningkatkan produksi.

DAFTAR PUSTAKA

Arif. Rachman 2012, Analisa Vibrasi Mesin Ventilasi di PT. Freeport Indonesia
http://rimbaakal.blogspot.co.id/2012/12/analisa-vibrasi-mesin-ventilasi-di
pt.html. Diakses pada tanggal 2 Oktober 2016 pukul 21.00 WIB.
Septian

Nurcahyo,

2014,

DOM

(Pengetahuan

Tambang

Umum),

http://septiannurcahyo24.blogspot.co.id/2014/10/dom-pengetahuantambang-umum.html. Diakses pada tanggal 2 Oktober 2016 pukul 21.00


WIB
Haryati, Gilang 2010, Sistem Ventilasi Tambang Di Freeport DOZ,
http://gilang11.blogspot.com. Diakses pada tanggal 2 Oktober 2016 pukul
21.00 WIB