Anda di halaman 1dari 14

TEORI PASAR VALUTA ASING DAN KONDISI PARITAS INTERNASIONAL

Pendahuluan
Perkembangan perdagangan dunia yang semakin pesat di berbagai bidang menyebabkan
terbukanya kesempatan hubungan dagang antar negara sehingga kegiatan usaha tidak lagi
berorientasi di dalam negeri saja. Transaksi Perdagangan dunia pada era globalisasi ini
berhubungan erat dengan perdagangan valuta asing. Setiap transaksi, sekecil apapun transaksi
tersebut, apabila melibatkan dua negara atau lebih, pasti melibatkan pertukaran atau perdagangan
valuta asing. Transaksi perdagangan, seperti impor atau ekspor barang, jasa, dan bahan mentah,
tidak dapat dipisahkan dari transaksi valuta asing.
Mengenal Pasar Valuta Asing
Pasar valuta asing dapat diartikan sebagi :
1. Struktur fisik dan institusional yang digunakan sebagai sarana untuk mempertukarkan
mata uang satu Negara dengan mata uang Negara lain.
2. Mekanisme penentuan kurs nilai tukar antar mata uang, dan
3. Tempat penyelesaian transaksi valuta (mata uang) asing secara fisik
Valuta asing (valas) dapat diartikan sebagai mata uang sebuah Negara asing yang berbentuk uang
kertas dan logam, saldo yang tersimpan di bank asing, rekening cek dan giro, dan drafts.
Sedangkan transaksi valta asing merupakan persetujuan dengan mata uang lain pada tanggal
tertentu. Dari penjelasan di atas, pasar valuta asing merupakan mekanisme yang digunakan
partisipan (pelaku) pasar untuk:
1. Melakukan transafer (alih) daya beli antarnegara
2. Memperoleh atau menyediakan kredit untuk keperluan transaksi perdagangan
internasional
3. Meminimalkan eksposur (exposure) terhadap risiko perubahan kurs valuta asing.

12.1 Perluasan Geografis Pasar Valuta Asing


Setelah perang dunia I dan setelah despresi ekonomi dunia pada tahun 1930-an, dunia
menginginkan tercapainya suatu stabilitas ekonomi yang lebih baik. Pada tahun 1944 lahirlah
suatu sistem moneter internasional yang dikenal dengan nilai tukar tetap (fixed exchange rate)
1 |Teori dan Pasar Valuta Asing

hasil persetujuan Bretton Woods. Setiap negara memberlakukan kurs yang tetap darimata
uangnya terhadap US. Sejak saat itu ekonomi negara-negara Eropa serta Amerika mulai
bertumbuh pesat. Lebih dari itu lahirnya pasar Euro Dollar dan Asia Currency Unit adalah untuk
mengimbangu peredaran US Dollar yang semakin banyak jumlahnya. Pentingnya aktivitas dalam
foreign exchange timbul sehubungan dengan berkembangnya perdagangan internasional serta
semakin meningkatnya perpindahan uang dan capital internasional. Dari sini bisa dilihat bahwa
foreign exchange bukan sebatas money change tetapi lebih luas dari itu. Oleh karena itu, dapat
dikatakan bahwa pasar valuta asing adalah suatu pasar dimana surat-surat berharga jangka
pendek diperdagangkan. Dalam perkembangannya, uang berkembang menjadi komoditas yang
bisa di perdagangkan. Pasar valuta asing sendiri mengalami pertumbuhan yang pesat pada awal
decade 70-an. Adapun yang menyebabkan pasar valuta asing bertumbuh pesar antara lain adalah:
1. Pergerakan nilai valuta asing yang mengalami pergerakan cukup signifikan sehingga
menarik bagi beberapa kalangan tertentu untuk berkecimpung di dalam pasar valuta asing
2. Bisnis yang semakin mengglobal. Dengan semakin sengitnya persaingan bisnis membuat
perusahaan harus mencari sumber daya baru yang lebih murah, dan tersebar di seluruh
dunia sehingga menimbulkan permintaan akan mata uang suatu negara tertentu
3. Perkembangan telekomuniksi yang begitu cepat dengan adanya sarana telepon, telex,
faximile, internet maka memudahkan para pelaku pasar untuk berkomunikasi sehingga
transaksi lebih mudah dilakukan.
4. Keuntungan yang di peroleh di pasar valuta yang cenderung besar meningkatkan
keinginan berbagai pisak berusaha memperoleh gain dari pergerakan valuta asing.
12.2

Fungsi Pasar Valuta Asing


Beberapa fungsi pasar valuta asing dalam membantu lalu-lintas pembayaran

internasional, yaitu:
1. Transfer Daya Beli (Transfer of purchasing power)
Sangat diperlukan terutama dalam perdagangan internasional dan yang memiliki mata
uang yang berbeda.
2. Penyediaan Kredit
Pengiriman barang antar negara dalam perdagangan internasional membutuhkan waktu,
oleh karena itu harus ada suatu cara untuk membiayai barang-barang dalam perjalanan
pengiriman tersebut termasuk setelah barang sampai ke tempat tujuan yang biasanya
memerlukan waktu untuk membiayai barang-barang dalam perjalanan pengiriman
2 |Teori dan Pasar Valuta Asing

tersebut termasuk setelah barang sampai ke tujuan yang biasanya memerlukan beberapa
waktu untuk kemudian di jual kepada pembeli.
3. Mengurangi Risiko Valas
Importir mengharapkan memperoleh keuntungan dalam usaha perdagangan. Dalam
kondisi normal dari kemungkinan risiko yang tidak diperkirakan misalnya terjadi
perubahan kurs yang tiba-tiba sehingga mempengaruhi besarnya keuntungan yang telah
diperkirakan.
Fungsi Pokok Pasar valuta asing
Beberapa fungsi pokok pasar valuta asing dalam membantu lalu-lintas pembayaran
internasional, yaitu:
1. Mempermudah pertukaran valuta asing serta pemindahan dana dari satu negara ke
negara lain. Proses penukaran atau pemindahan dana ini dapat dilakukan dengan
system clearing seperti halnya yang dilakukan oleh ban-bank serta pedagang
2. Karena sering terdapat transaksi internasional yang tidak perlu segera diselesaikan
pembayaran atau penyerahan barangnya, maka pasar valuta asing memberikan
kemudahan untuk dilaksanakannya perjanjian atau kontrak jual beli dengan kredit
3. Memungkinkan dilakukannya hedging. Seorang pedagang melakukan hedging
apabila dia pada saat yang sama melakukan transaksi jual beli valuta asing yang
berbeda, untuk menghilangkan/mengurangi risiko kerugian akibat perubahan kurs.
12.3

Pelaku Pasar Valuta Asing


Pelaku utama dalam pasar valas amat beragam, tidak hanya dalam skala operasi namun

juga tujuan dan metode memanfaatkan pasar ini. Pelaku ekonomi yang utama dalam pasar
valas dapat digolongkan menjadi:
a. Masyarakat dan perorangan
Perorangan yang bermain di pasar valas terdorong oleh kebutuhan bisnis dan pribadinya.
Kebutuhan pribadi misalnya seseorang ingin mengirim sejunlah uang kepada familynya
di luar negeri. Kebutuhan bisnis muncul apabila seseorang terlibat dalam bisnis
internasional, contohnya importer individu. Masyarakat dapat melakukan transaksi valuta
asing disebabkan oleh factor-faktor sebagai berikut:
1. Kegiatan spekulasi yaitu dengan memanfaatkan fluktuasi pergerakan nilai valuta
asing untuk memperoleh keuntungan.
2. Factor kedua adalah kebutuhan konsumsi pada saat di luar negeri.
b. Institusi

3 |Teori dan Pasar Valuta Asing

Institusi yang dimaksud disini adalah institusi-intitusi keuangan yang mempunyai


investasi internasional, meliputi dana pensiun, perusahaan asuransi, mutual fund, dan
bank investasi
c. Perbankan
Bank umum melakukan transaksi jual beli valuta asing untuk berbagai keperluan antara
lain melayani nasabah yang ingin menukarkan uangnya ke dalam bentuk mata uang lain
untuk memenuhi kewajibannya dalam bentuk valuta asing. Perbankan adalah pelaku
pasar valas yang terbesar dan paling aktif. Perbankan beroperasi dalam pasar valas lewat
para pedagangnya. Istilah teknis untuk menyebut para pedagang ini adalah exchange
dealer atau exchange trader. Pasar uang antar bank (PUAB) memenuhi kebutuhan
mayoritas dari perputaran uang di dunia usaha serta kebutuhan dari transaksi para
spekulan setiap harinya yang dapat mencapai nilai trilinan dollar. Beberapa transaksi
dilaksanakan untuk dan atas nama nasabahnya, tetapi sebgian besar adalah untuk
kepentingan pemilik bank ataupun untuk kepentingan bank itu sendiri.
d. Bank Central
Dibanyak negara bank sentral adalah lembaga independen yang bertugas menstabilkan
mata uangnya. Biasanya bank central melakukan jual beli valuta asing dalam rangka
menstabilkan mata uangnya yang biasa disebut dengan kegiatan investasi. Bank sentral
memasuki pasar valas dengan tujuan utama bukan untuk memperoleh laba atau
menghindari risiko dari operasi valas yang dilakukannya. Tujuan utama Bank Central
adalah mempengaruhi nilai mata uangnya dan nilai mata uang penting lain agar bergerak
sesuai dengan nilai yang menurut Bank Sentral tersebut sesuai dengan kepentingan
ekonomi negaranya. Bank Central suatu negara memegang peran yang amat penting
dalam pasar valuta asing. Bank centrl ini senantiasa berupaya untuk mengendalikan
supply uang, inflasim dan ataupun suku bunga bahkan seringkali mereka memiliki suatu
target baik resmi maupun tidak resmi terhadap nilai tukar mata uang negaranya.
Seringkali bank sentral ini menggunakan cadangan devisanya untuk menstabilkan pasar.
Dengan ekspektasi pasar ataupun isu tentang intervensu yang dilakukan oleh bank central
belaka telah cukup untuk menstabilkan mata kurs uang setempat, tetapi investasi yang
sgresif dilakukan beberapa kali dalam setiap tahunnya pada suatu negara yang kurs mata
uangnya bergejolak.

4 |Teori dan Pasar Valuta Asing

Berbagai sumber dan ayang ada di pasaran valuta asing apabila disatukan dapat dengan
mudah mempermainkan bank central (menarik atau menjual mata uang dalam jumlah
yang sangat besar sekali sehingga bank central tidak mampu lahi melakukan intervensi).
e. Spekulan dan Arbitraser
Arbitraser adalah orang yang mengeksploitasi perbedaan kurs antar valas. Peran serta
spekulan dan arbitraser dalam pasar valas semata-mata di dorong oleh motif mengejar
keuntungan. Mereka justru menuai laba dari fluktuasi drastis yang terjadi di pasar valas.
Dengan kata lain, mereka tidak mempunya transaksi bisnis atau komersial yang perlu
dilindungi di pasar valas.
f. Pialang Pasar Valas
Pialang pasar valas adalah perantara yang menghubungkan antara pihak yang
membutuhkan dan menawarkan valas di pasara valas. Untuk jasa perantara, pialang
mengenakan biaya yang telah disepakati, yang disebut brokerage. Salah satu modal dasar
pialang adalah penguasaanya atas informasi pasar. Informasi sempurna karena dapat
mempertemukan berbagai pelaku pasar valas inilah yang membuat pasar valas menjadi
pasar yang efisien.
Pialang valuta asing adalah perusahaan yang didirikan khusus untuk melakukan kegiatan
jasa perantara bagi kepentingan nasabahnya di bidang pasar uang dengan memperoleh
imbalan atas jasanya. Menurut CNN, sebuah pialang valuta asing memiliki volume
transaksi antara 25 hingga 50 trilius US dollar perharinya atau sekitar 2% dari
keseluruhan nilai transaksi pasar valuta asing dan sebagaimana dilaporkan oleh situs
Komisi Perdagangan Berjangka (Commodity Futures Trading Commission) bahwa
investor pemula dengan mudah dapat menjadi sasaran penipuan dalam perdagangan
valuta asing.
g. Hedge Funds
Hedge funds (sebuah perusahaan investasi yang menjalankan kegiatan usahsa transaksi
spekulatif untuk mendapatkan keuntungan) seperti misalnya George Soros yang
reputasinya naik disebabkan oleh kegiatan spekulasi mata uang yang dilakukannya secara
agresif sejak tahun 1990. Ia mengelola dana triliunan US dollar dan masih bias
meminjam lagi triliunan US dollar dan oleh karenanya mampu membuat intervensi yang
dilakukan oleh bank sentral suatu negara untuk menjaga nilai tukar mata uangnya
menjadi tidak berdaya apabila fundamental ekonomi tergantung pada belas kasihan
hedge funds
h. Perusahaan Manajemen Investasi
5 |Teori dan Pasar Valuta Asing

Peusahaan manajemen investasi (yang mana biasanya merupakan pengelola banyak akun
atas nama nasabah seperti misalnya dana pensiun dan dana sumbangan yayasan) yang
bertransaksi di pasar valuta asing untuk kebutuhan mata uang asing guna melakukan
transaksi pembelian saham di luar negeri. Transaksi valuta asing bagi mereka adalah
bukan merupakan tujuan investasi utamanya sehingga transaksi yang dilakukan bukan
dengan tujuan spekulasi ataupun dengan tujuan memperoleh keuntungan sebesarbesarnya.
i. Dunia Usaha (Perusahaan)
Salah satu pemeran pasar valuta asing adalah adanya kebutuhan dari aktivitas perusahaan
dalam melakukan permbayaran harga barang ataupun jasa dalam mata valuta asing.
Kebutuhan mata valuta asing dari suatu perusahaan seringkali kecil nilainya
dibandingkan dengan kebutuhan dari bank dan spekulan dan perdagangan baluta asing
yang dilakukannya seringkali hanya membawa dampak yang kecil sekali bagi nilai
pasaran kurs mata uang. Meskipun demikian arus perdagangan valuta asing dari
perusahaan-perusahaan ini dalam jangka panjangnya merupakan factor yang penting bagi
arah nilai tukar suatu mata uang. Transaksi beberapa perusahaan multinasional dapat
membawa akibat yang tidak terduga sewaktu perusahaan menutup posisi (posisi jual
ataupun beli) yang amat besar sekali dimana transaksi ini tidak diketahui secara luas oleh
para pemain pasar. Selain itu perusahaan menjadi pelaku pasar valuta asing karena untuk
meningkatkan daya saing dan menekan biaya prosuksi perusahaan selalu melakukan
eksplorasi terhadap berbagai sumber daya yang baru dan yang lebih murah yaitu ekspor
dan impor.
j. Broker
Broker adalah perusahana yang menjadi perantara terjadinya transaksi valuta asing.
Broker membantu dalam mencarikan pembeli atau penjual.
12.4

Transaksi Pasar Valuta Asing Antarbank


Substansi yang diatur dalam Peraturan Bank Indonesia tentang transaksi valuta asing

terhadap rupiah antar bank dengan pihak domestik antara lain:


1. Bank wajib memiliki pedoman internal tertulis dalam melakukan transaksi valuta asing
terhadap rupiah
2. Transaksi valuta asing terhadap rupiah yang dilakukan bank dengan nasabah diatas
jumlah tertentu (threshold) wajib memiliki underlying transaksi.

6 |Teori dan Pasar Valuta Asing

3. Underlying transaksi untuk transaksi valuta asing terhadap rupiah antara bank dengan
pihak domestik meliputi seluruh kegiatan:
a. Perdagangan barang dan jasa, baik di dalam maupun di luar negeri; dan/atau
b. Investasi berupa direct investment, portofolio investment, pinjaman, modal, dan
investasi lainnya di dalam dan di luar negeri.
4. Tidak termasuk sebagai Underlying transaksi untuk transaksi valuta asing terhadap
rupiah antara Bank dengan pihak domestik:
a. Penempatan dana pada bank antara lain berupa tabungan, giro, deposito, dan
Negotiable Certificate of Deposit (NCD)
b. Kegiatan pengiriman uang oleh perusahaan transfer dana
5. Pembelian valuta asing terhadap Rupiah oleh nasabah kepada bank dapat dilakukan tanpa
underlying transaksi melalui transaksi spot dan/atau transaksi derivative sampai dengan
jumlah tertentu (threshold) pembelian USD 100,000.00
6. Penjualan valuta asing terhadap rupiah oleh nasabah kepada bank dapat dilakukan tanpa
underlying transaksi melalui transaksi forward atau option sampai dengan jumlah tertentu
(threshold) penjualan sebesar USD 1,000,000.00
7. Transaksi valuta asing terhadap rupiah antar bank tidak wajib memiliki underlying
transaksi
8. Dokumen underlying transaksi adalah dokumen yang bersifat final dan berdifat
perkiraan. Dokumen underlying transaksi yang bersifat perkiraan dipersyaratkan adanya
dokumen pendukung tambahan, berupa:
a. Surat pernyataan nasabah yang ditandatangani oleh pihak yang berwenang dari
nasabah, berisi informasi tentang jumlah kebutuhan, tujuan penggunaan dan tanggal
dibutuhkan valuta asing, serta jenis transaksi yang dilakukan.
b. Surat kuasa (letter of authorization) dan high level management dan diketahui oleh
dewan komisaris, bagi nasabah badan hokum, apabila pihak yang berwenang tersebut
belum tercantum dalam anggaran dasar.
9. Penyampaian dokumen Underlying transaksi diatur sebagai berikut:
a. Dokumen underlying transaksi dan/atau dokumen pendukung disampaikan untuk
setiap transaksi berdasarkan tanggal transaksi.
b. Dalam hal bank telah mengetahui track record nasabah dengan baik dan nasabah
menyampaikan

dokumen

underlying

yang

bersifat

final,

nasabah

dapat

menyampaikan dokumen pendukung transaksi valuta asing secara berkala


c. Dokumen underlying transaksi dan/atau dokumen pendukung untuk transaksi spot
wajib diterima bank paling lambat pada tanggal valuta

7 |Teori dan Pasar Valuta Asing

d. Dokumen underlying transaksi dan/atau dokumen pendukung untuk transaksi


derivative wajib diterima bank paling lambat 5 hari kerja setelah tanggal transaksi
e. Dalam hal transaksi derivative memiliki jatuh waktu kurang dari 5 hari kerja setelah
tanggal transaksi, maka dokumen underlying transaksi dan/atau dokumen pendukung
wajib diterima bank paling lambat pada tanggal jatuh tempo.
10. Bank wajib menatausahakan dokumen Underlying Transaksi Valuta Asing Terhadap
Rupiah.
11. Penyelesaian transaksi valuta asing terhadap rupiah diatur sebagai berikut:
a. Penyelesaian Transaksi Spot antara Bank dengan Nasabah dan antar Bank wajib
dilakukan dengan pemindahan dana pokok secara penuh.
b. Penyelesaian Transaksi Derivatif antara Bank dengan Nasabah dan antar Bank dapat
dilakukan secara netting untuk perpanjangan transaksi (roll over), percepatan
penyelesaian transaksi (early termination), dan pengakhiran transaksi (unwind).
c. Penyelesaian Transaksi Valuta Asing Terhadap Rupiah yang dilakukan Pedagang
Valuta Asing (PVA) dan travel agent untuk kepentingan nasabahnya wajib
diselesaikan dengan pemindahan dana pokok secara penuh.
12. Bank dilarang melakukan transaksi-transaksi antara lain:
a. Transaksi Valuta Asing Terhadap Rupiah apabila transaksi atau potensi transaksi
tersebut terkait dengan structured product
b. Pemberian kredit atau pembiayaan dalam valuta asing dan/atau dalam Rupiah untuk
kepentingan Transaksi Derivatif.
c. Pemberian cerukan kepada Nasabah dalam rangka Transaksi Valuta Asing Terhadap
Rupiah.
13. Bank yang melanggar ketentuan dalam PBI ini dikenai sanksi sebagai berikut:
a. Sanksi administratif berupa teguran tertulis.
b. Sanksi kewajiban membayar sebesar 1% dari nilai nominal transaksi yang dilanggar
untuk

setiap

pelanggaran,

Rp10.000.000,00

(sepuluh

dengan
juta

jumlah
rupiah)

sanksi
dan

paling
paling

sedikit
banyak

sebesar
sebesar

Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).


14. Penghitungan sanksi kewajiban membayar menggunakan kurs Jakarta Interbank Spot
Dollar Rate (JISDOR) pada tanggal terjadinya pelanggaran.
12.5

Nilai Tukar Valuta Asing


Nilai tukar yaitu jumlah satu mata uang yang dapat ditukar dengan mata uang lainnya dan

dapat dinyatakan keduanya sebagai kutipan langsung atau tidak langsung. Dimana masingmasing mata uang memiliki nilai yang tidak sama satu dengan lainnya. Bentuk nilai tukar dalam
jual beli valas:
8 |Teori dan Pasar Valuta Asing

1. Direct and indirect quotation


Direct quotation adalah sejumlah US Dollar yang diperlukan untuk membeli satu mata
uang asing. Sedangkan indirect quotation adalah sejumlah unit valuta asing yang
diperlukan untuk membeli satu unir US dollar atau dengan kata lain indirect quotation
merupakan kebalikan dari pada direct quotation.
2. Bid and ask rate
Bid rate atau buying rate dalam spot transaction adalah selisih harga dimana pemberian
quotation atau price maker bersedia mebeli suatu mata uang. Ask rate atau selling rate
dalam spot transaction adalah sisi harga dimana si pemberi quotation atau market price
taker bersedia menjual atau melepas suatu mata uang.
3. Cross rate
Dalam perdagangan sehari-hari, dealer tidak hanya memoerdagangkan valuta non US
dollar terhadap non US dollar lainnya. Ada sejumlah situasi dimana sebuah perusahaan
ingin mengetahui kurs antara dua valuta non dollar
12.6

Suku Bunga dan Nilai Tukar


Tingkat suku bunga menentukan nilai tambah mata uang suatu negara. Semakin tinggi

suku bunga suatu mata uang, akan semakin tinggi pula permintaan akan mata uang Negara
tersebut. Tingkat suku bunga diatur oleh bank sentral, dan jika dalam jangka panjang bank
sentral selalu menaikkan suku bunga maka trend nilai tukar mata uang negara tersebut terhadap
negara lain akan cenderung naik. Hal ini akan terus berlangsung sampai ada faktor lain yang
mempengaruhi atau bank sentral kembali menurunkan suku bunganya.
12.7

Pengaruh kenaikan tingkat suku bunga


Sebagai illustrasi ambillah contoh EUR/AUD. Saat ini suku bunga mata uang Euro

adalah 0.50% dan dollar Australia 2.75%. Jika bank sentral kawasan Euro (ECB) menaikkan
tingkat suku bunga sebesar 0.25% maka suku bunga EUR akan menjadi 0.75%. Asumsikan suku
bunga AUD tidak berubah sehingga permintaan akan AUD juga relatif tetap. Kenaikan tingkat
suku bunga Euro akan menarik investor untuk memindahkan asset investasinya (misalnya saham,
properti atau mata uang lain) ke mata uang Euro karena mereka ingin mendapatkan keuntungan
dari perubahan tingkat suku bunga tersebut. Walaupun pada contoh di atas suku bunga EUR
masih lebih rendah dari suku bunga AUD, namun perubahan tingkat suku bunga tersebut
menyebabkan permintaan akan mata uang EUR di level konsumen meningkat sehingga nilai
tukar Euro terhadap dollar Australia atau EUR/AUD juga naik. Jika suku bunga mata uang
negara lain tidak berubah, maka kenaikan suku bunga EUR tersebut tidak hanya berpengaruh
9 |Teori dan Pasar Valuta Asing

pada nilai EUR/AUD saja, namun juga terhadap nilai tukar EUR versus mata uang lainnya.
Dalam hal ini nilai EUR/xxx (xxx adalah mata uang lainnya) akan naik.
12.8

Pengaruh penurunan tingkat suku bunga


Sebaliknya dari contoh di atas, jika ECB menurunkan tingkat suku bunganya semisal

0.25% juga sehingga suku bunga EUR menjadi 0.25%. Investor akan segera melepas
kepemilikannya atas mata uang Euro dan beralih ke jenis asset lainnya seperti saham, property
atau mata uang negara lain yang tingkat suku bunganya lebih tinggi. Jika ini terjadi maka nilai
tukar EUR terhadap mata uang lainnya akan turun, atau EUR/xxx akan melemah. Perubahan
arah pergerakan nilai tukar di atas terjadi hanya pada saat ada perubahan tingkat suku bunga,
atau isu dan juga rumor yang berkaitan dengan kemungkinan perubahan suku bunga seperti
tingkat inflasi yang tinggi, defisit neraca perdagangan yang makin besar dan sebagainya. Dalam
pasar forex isu perubahan tingkat suku bunga sangat sensitif, oleh karenanya komentar seorang
gubernur atau kepala bank sentral akan sangat mempengaruhi fluktuasi nilai tukar mata uang
suatu negara. Di samping itu perbedaan tingkat suku bunga antara 2 mata uang bisa
menyebabkan terjadinya carry trade. Makin besar selisih suku bunga makin tinggi pula potensi
carry trading terhadap pasangan mata uang tersebut.
12.9 Forward Rate sebagai Prediktor tidak bias dari Future Spot Rate
Forward Rate
Kurs forward adalah kurs yang ditetapkan sekarang pada saat transaksi dilakukan untuk
diselesaikan / diserahkan kemudian hari. Karena pelaku-pelaku ekonomi tidak mengetahui
berapa nilai tukar spot dalam 1 minggu, bulan, tahunan atau masa yang akan datang lainnya.
Kurs forward untuk tanggal tertentu di masa depan biasanya digunakan sebagai perkiraan
kurs spot di masa depan. Kurs forward biasanya mudah diakses sehingga dapat digunakan
sebagai prediksi yang mudah dan bebas biaya. Tidak seorang pun selalu yakin bahwa kurs
forward memberikan ramalan nilai mata uang yang lebih akurat dibandingkan kurs spot.
Dengan adanya fluktuasi pada pasar valuta asing, sulit untuk meramalkan nilai mata uang.
Kurs forward digunakan sebagai standar perbandingan karena kurs forward disajikan pada
beberapa surat kabar dan majalah. Kurs forward umumnya lebih akurat untuk memprediksi
kurs dalam jangka pendek dibandingkan memprediksi kurs untuk jangka panjang. Metode
transaksi forward adalah kesepakatan antara pembeli dan penjual, antara bank dengan
konsumen atau antara bank dengan bank untuk jumlah mata uang tertentu dengan jangka
10 |Teori dan Pasar Valuta Asing

waktu penyerahan tertentu dan dengan nilai tukar yang telah ditentukan dimuka. Transaksi
forward dalam valuta asing merupakan transaksi dengan penyerahan pada beberapa waktu
mendatang sejumlah mata uang tertentu berdasarkan jumlah sejumlah mata uang tertentu
yang lain. Transaksi forward biasanya terjadi bila eksportir, importir atau pelaku ekonomi
lain yang terlibat dalam pasar valas harus membayar atau menerima sejumlah mata uang
asing pada suatu tanggal tertentu di masa mendatang.
Future Spot
Future Spot adalah nilai kurs spot yang akan berlaku di masa yang akan datang, dengan kata
lain nilai tukar kurs valas terhadap kurs domestik pada periode berikutnya. Tujuan dari
memprediksi future spot adalah memudahkan antisipasi terhadap resiko perubahan kurs valas
(Salvatore, 1997). Future Spot merupakan cerminan dari efisiensi pasar valas. Efisiensi pasar
(market efficiency) adalah pasar dimana informasi baru telah direfleksikan dalam harga
sekuritas-sekuritas yang diperdagangkan. Efisiensi pasar valuta asing juga berpengaruh
terhadap peramalan. Pada efisiensi pasar, harga saat ini merefleksikan secara penuh seluruh
informasi yang tersedia termasuk sejarah lengkap harga. Dengan demikian, mengetahui
harga hari ini merupakan hal yang lebih informatif dari sudut pandang peramalan (forcasting)
sebagaimana mengetahui seluruh harga masa lalu

12.10 Harga Dan Nilai Tukarnya


Bila produk atau jasa yang identik dapat dijual dalam 2 pasar yang berlainan

Tidak ada pembatasan sama sekali pada penjualan


Disebut sebagai, satu hukum harga (law of one price)

Prinsip pasar kompetitif


Harga akan sama di berbagai pasar bila biaya memindahkan produk atau jasa di antara pasarpasar tidak ada.

Bila 2 pasar adalah 2 negara yang berbeda, harga produk dapat dinyatakan dalam mata

uang yang berbeda, tetapi harga produk harus tetap sama.


Bila harga kedua produk dinyatakan dalam mata uang lokal dan pasar mempersaingkan
harga yang lebih tinggi di satu pasar relatif terhadap pasar yang lain secara efisien

11 |Teori dan Pasar Valuta Asing

Paritas Daya Beli dan Hukum Satu Harga

Nilai tukar paritas daya beli


Membandingkan harga-harga produk yang identik
Dapat ditentukan nilai tukar riil

Absolut menyatakan bahwa nilai tukar spot di tentukan oleh harga relatif dari sekeranjang barang
yang serupa.
Paritas Daya Beli Relatif
Bila nilai tukar spot antara 2 negara dimulai dengan ekuilibrium, perubahan apapun dalam
tingkat inflasi diferensial diantara kedua negara tersebut cenderung di-offset dalam jangka
panjang oleh perubahan yang sama pada nilai tukar spot dengan arah berlawanan
Indeks Nilai Tukar
Nilai tukar efektif nominal
Aktual
Menghitung periode dasar secara sembarang
Nilai tukar efektif riil
Daya beli rata-rata periode dasar secara sembarang
Pass-Through nilai tukar
Harga barang yang diimpor dan diekspor berubah sebagai akibat dari perubahan nilai tukar
Paritas Tingkat Bunga
Perbedaan tingkat bunga nasional untuk sekuritas dengan risiko dan jatuh tempo yang serupa
harus sama, namun berlawanan tanda, dengan diskonto atau premi nilai tukar forward untuk
valuta asing. Kecuali untuk transaksi-transaksi asing.

Arbitrase Bunga Terlindung

12 |Teori dan Pasar Valuta Asing

Arbitrager yang mengetahui ketidakseimbangan tersebut akan bergerak mengambil keuntungan


dari disekuilibrium ini dengan menginvestasikan dalam mata uang apapun yang menawarkan
pengembalian yang lebih tinggi pada dasar yang terlindungi
Arbitrase Bunga Tak Terlindung
Investor tidak menjual mata uang yang hasil bunganya lebih tinggi secara forward, memilih
untuk tetap tak terlindung dan menerima resiko mata uang yang timbul dari menukar mata uang
yang hasil bunganya lebih tinggi ke yang hasil bunganya lebih rendah pada akhir periode
12.11 Ekuilibrium Antara Tingkat Bunga Dan Nilai Tukar
Garis paritas memperlihatkan keadaan ekuilibrium, tetapi biaya-biaya transaksi menyebabkan
garis lebih berwujud pita dan bukan garis tipis.
Harga, Tingkat Bunga, Dan Nilai Tukar Dalam Ekuilibrium

KESIMPULAN

13 |Teori dan Pasar Valuta Asing

Valuta asing merupakan suatu mekanisme di mana orang dapat mentransfer daya beli
antarnegara, memperoleh atau menyediakan kredit untuk transaksi perdagangan internasioanal,
dan meminimalkan kemungkinan resiko kerugian (exposure of risk) akibat terjadinya fluktuasi
kurs suatu mata uang. Pasar Valuta Asing menyediakan pasar sarana fisik maupun dalam pasar
kelembagaan untuk melakukan perdagangan mata uang asing, menentukan nilai tukar mata uang
asing, dan menerapkan managemen mata uang asing.

14 |Teori dan Pasar Valuta Asing