Anda di halaman 1dari 1

MUHAMMAD RIZKI ARDIANSYAH

1608020229
PERAN FARMAKOKINETIKA DALAM PENETAPAN DOSIS INDIVIDU
Obat

memiliki

peran

yang

sangat

penting

dalam

menangani

ketidaknormalan yang terjadi pada tubuh manusia, baik dengan cara mencegah
ataupun mengobati penyakit tersebut. Suatu obat diharapkan mampu memberikan
efek terapi yang diharapkan dan menghindari efek toksik (efek yang tidak
diinginkan). Berdasarkan pernyataan tersebut, maka dapat dikatakan bahwa semua
obat memiliki batasan dosis/takaran yang tepat demi tercapainya suatu efek terapi
yang diharapkan. Setiap obat memiliki dosis dan jendela terapi yang berbedabeda, bahkan obat yang sama juga memiliki dosis yang berbeda, hal itu
bergantung pada cara pemberian, bentuk sediaan, kondisi seseorang, usia, berat
badan, dan jenis kelamin seseorang. Berdasarkan alasan tersebut maka para ahli
sepakat untuk menggunakan farmakokinetika untuk menetapkan individualisasi
dosis dan menetapkan dosis lazim.
Secara garis besar, farmakokinetika digunakan untuk memantau dan
menyesuaikan penggunaan obat agar didapat manfaat/respon obat yang optimal
dengan resiko seminimal mungkin. Kecepatan absorpsi (Ka), kadar puncak obat
dalam darah/serum/plasma (Cmax), waktu untuk mencapai kadar puncak (Tmax),
tetapan kecepatan eliminasi (Kel), waktu paro eliminasi (T ), dan luas daerah di
bawah kurva kadar obat vs waktu (AUC) merupakan macam-macam parameter
farmakokinetika. Parameter-parameter tersebut dilihat untuk mengetahui bahwa
dengan dosis sekian dapat memberikan respon yang bervariasi.