Anda di halaman 1dari 2

1.

unsur-unsur dalam pengertian pajak kecuali:


2. fungsi pajak
3. Asas dan dasar pemungutan pajak :
4. Menurut sifatnya, pajak dibagi menjadi 2 (dua) yaitu:
5. Yurisdiksi pemungutan pajak
6. termasuk Pajak daerah
7. Secara normatif penyusunan hukum pajak dibagi menjadi 2 (dua)
8. Hal yang menjadi pembeda antara Retribusi dan pajak adalah
9. Kaitan antara Hukum pidana dengan hukum pajak didalam perumusan UU Ketentuan Umum
Peraturan Perpajakan adalah:
10. Bentuk-bentuk perlawanan Wajib Pajak terhadap pelaksanaan kewajiban perpajak WP antara lain
sebagai berikut

11. Salah satu teori hukum pajak adalah teori daya pikul, yang dimaksud dengan dengan teori daya pikul
adalah:
12. Stelsel pemungutan pajak di indonesia adalah
13. SISTEM PEMUNGUTAN PAJAK di Indonesia adalah
14. Yang Wajib Mendaftarkan Diri Sebagai Wajib Pajak dan Mempunyai NPWP
15. Saat Dimulainya Kewajiban Perpajakan Bagi Wajib Pajak Yang Diterbitkan Nomor Pokok Wajib
Pajak:
16. Berdasarkan UU nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan UU nomor 1 tahun 2004
tentang Perbendaharaan Negara, pendapatan Negara dapat dikelompokkan menjadi :
17. Kedudukan hukum pajak dalam tatanan hukum nasional adalah
18.
19.
20.
21.
22.

Dibawah ini merupakan prinsip-prinsip Pemungutan Pajak


Menurut UU Nomor 36 tahun 2008, subjek pajak penghasilan adalah sebagai berikut
Berikut ini merupakan objek Bea Materai
Ciri dari sistem official assesment adalah
Berikut ini metode penafsiran yang lebih diutamakan terhadap isi pasal perundang-undangan
perpajakan:
23. Yang termasuk tarif tetap didalam aturan perpajakan
24. Penyelesaian sengketa perpajakan oleh Pengadilan Perpajakan merupakan
25. Metode tarif advolarem memiliki kekuarangan antara lain

B. Soal Essay: (Waktu 60 menit)


1. Didalam memperkuat pelaksanaan Reformasi Perpajakan, Pemerintah mengeluarkan beberapa
kebijakan yang merupakan 3 (tiga) pilar kebijakan Tax Reform, yaitu :
1. kebijakan dibidang penyuluhan perpajakan (tax dissemination),
2. kebijakan di bidang pelayanan ( Tax services), dan
3. kebijakan dibidang pengawasan serta penegakkan hukum (Law enforcement).
Jelaskan serta uraikan ke-tiga bidang tersebut diatas agar dapat dilaksanakan secara optimal
sehingga terciptanya kepatuhan sukarela dari Wajib Pajak (voluntary complience);
2. Untuk menilai kinerja sistem self assesment diperlukan berapa alat ukur, diantaranya adalah:
1. Tingkat penerimaan pajak,
2. tax ratio,
3. jumlah pertumbuhan Wajib Pajak dan
4. tingkat kepatuhan Wajib Pajak.
Jelaskan dan uraikan secara singkat bagaimana pendapat Saudara mengenai hal tersebut;

3. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor penyebab terjadinya kekosongan hukum serta apa akibat yang
ditimbulkan dari hal tersebut.
4. Jelaskan 3 (tiga) macam metode penafsiran didalam aturan perundang-undangan perpajakan yang
anda ketahui dan berikan contoh masing-masing penafsiran tersebut.
(bobot nilai : 10)
5. Jelaskan macam varian tarif pemungutan pajak progresif dan tarif degresif serta berikan contoh
penghitungan tarif tersebut.