Anda di halaman 1dari 6

TUGAS

MANAJEMEN KEUANGAN
KONSEP PENTING DAN PERTANYAAN
Bab 19: Kebijakan Dividen

Rezki Wulandari Yusuf


B1C1 14 047

Jurusan Akuntansi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI
2015

Konsep-Konsep Penting
1. Kebijakan dividen
Kebijakan dividen adalah keputusan apakah laba yang diperoleh perusahaan akan
dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen atau akan ditahan dalam bentuk
laba ditahan guna pembiayaan investasi di masa datang.
2. Stock dividend
Stock dividend adalah pembayaran tambahan saham (dividen dalam bentuk saham)
kepada pemegang saham. Stock dividen tidak lebih dari penyusunan kembali modal
perusahaan (rekapitalisasi perusahaan), sedangkan proporsi kepemilikan tidak
mengalami perubahan.
3. Repurchase of stock
Repurchase of stock atau pembelian kembali saham perusahaan adalah suatu kegiatan
dimana perusahaan melakukan pembelian kembali atas saham mereka yang telah
beredar di pasar bursa, yang telah dimilki oleh para pemegang saham.
4. Kontroversi dividen
Kontroversi Dividen ialah masalah masalah yang terjadi dalam pembagian dividen
antara lain kebijakan dividen yang dibayar tinggi, kebijakan dividen yang tidak
relevan.
5. The irrelevant of dividend
The irrelevant of dividend adalah suatu teori yang menyatakan bahwa kebijakan
dividen tidak memiliki pengaruh baik terhadap nilai perusahaan maupun biaya
modalnya.
6. Residual decision of dividend
Residual decision of dividend adalah Penentuan besarnya dividen dipengaruhi oleh
ada tidaknya kesempatan investasi yang menguntungkan. Sejauh terdapat investasi
yang menguntungkan maka dana yang diperoleh dari operasi perusahaan akan
digunakan untuk investasi tersebut.
7. Informational content
Informational content adalah teori yang menyatakan bahwa investor menganggap
perubahan dividen sebagai pertanda bagi perkiraan manajemen atas laba.

PERTANYAAN DAN SOAL


1. Suatu perusahaan memiliki dana yang bisa dibagikan sebagai dividen sebesar
Rp.3.000 juta, dan menghadapi serangkaian kesempatan investasi sebagai berikut.
Proyek

Dana yang diperlukan

NPV

Rp. 2.000 juta

+ Rp.400 juta

Rp. 1.000 juta

+Rp. 200 juta

Rp. 1.500 juta

+Rp. 350 juta

Apabila perusahaan menerapkan residual policy of dividend, berapakah dividen per


lembar saham yang akan dibagikan,apabila jumlah lembar saham adalah 2.000.000
lembar ?
2. Dengan melakukan cara seperti pada soal nomor 1, berapakah kenaikan saham yang
diharapkan?
3. Neraca PT. PARAMITA, yang disajikan pada harga pasar, adalah sebagai berikut :
Neraca PT. PARAMITA, pada harga pasar (jutaan Rp)

Kas
Aktiva lain
Jumlah

2.000 Modal Sendiri


10.000
12.000

12.000
12.000

Jumlah lembar saham yang saat ini beredar adalah 5.000.000 lembar. Misalkan
perusahaan merencanakan tidak akan membagikan dividen karena terdapat suatu
kesempatan investasi yang memerlukan dana sebesar Rp.1 .900 juta. Investasi tersebut
diperkirakan akan bisa menghasilkan kas masuk bersih sebesar Rp.2, pada tahun yang
akan datang, dan sesudahnya diperkirakan akan meningkat sebesar 8% per tahun.
Biaya modal sendiri ditaksir sebesar 18%.
Pertanyaan:
1) Berapa NPV investasi tersebut?
2) Berapa harga saham setelah nrengambil kesempatan lnvestasi tersebut tersebut ?
Jawab:
(a) NPV

C +C
1+ R

1.900+ 2
1+8

= 1.900 + 1,81
=1.901,81
(b) Terdapat

5.000.000 lembar saham

dengan harga saham perlembar

12.000.

Misalkan pada tanggal tersebut tersedia suatu kesempatan investasi yang


memerlukan dana sebesar Rp.1.900 juta. Apabila para pemegangsaham
memutuskan untuk mengambil investasi tersebut (tidak perlu menerbitkan saham
baru, ,karena dana yang ada dalam perusahaan masih mencukupi), maka neraca
setelah mengambil kesempatan investasi tersebut akan nampak sebagai berikut.
Kas

1.000

PV onvestasi

2.901

Aktiva lain

1.000

JUMLAH

4.901

Modal Sendiri

12.000

12.000

Saldo kas turun menjadi Rp.1000 juta karena sejumlah Rp1.900 juta diinvestasikan.
Karena NPV investasi tersebut sebesar Rp1.901 juta, maka PV investasi dalah
Rp2.901 juta. Dengan demikian harga saham per lembar naik menjadi Rp4.901.

4. Suatu perusahaan akan membagikan stock dividend sebesar 10%. Saat ini informasi
yang menyangkut keungan perusahaan adalah sebagai berikut.
Harga saham per lembar

Rp. 8.000

Jumlah lembar saham yang beredar

10.000.000 lembar

Laba per lembar saham, EPS

Rp. 800

Apa yang terjadi dengan harga saham apabila para pemodal berpendapat bahwa
prospek dan risiko perusahaan tidak berubah?
Jawab:
Harga saham per lembar

Rp8.000

Jumlah lembar saham yang beredar

10.000.000 lembar

Laba per lembar saham, EPS

Rp. 800

Price earnings rasio, PER

10%

kalau setelah membagikan stock dividend PER ternyata tidak berubah (ini berarti
bahwa para prospek berpendapat bahwa prospek dan risiko perusahaan tidak berubah
sebelum setelah menerbitkan stock dividen, maka.
Harga saham per lembar

Rp8.000

Jumlah lembar saham yang beredar

10.200.000 lembar

Laba per lembar saham, EPS

Rp. 400

Price earnings rasio, PER

10%

kalau semua seorang pemodal memiliki 10000 lembar saham dengan harga Rp. 8000
maka kekayaan adalah Rp.80.000000. setelah stock dividen sebanyak 10000 maka

jumlah lembar sebanyak menjadi 1000 lembar tetap dengan hanya 4000. kekayaan
tetap sejumlah Rp.80.000.000.

5. Direktur keuangan PT. Wira-Wiri berpendapat bahwa perusahaan sebaiknya membeli


kembali sebagian saham (share repurchase). Harga saham saat ini Rp. 6.000 per
lembar, dengan jumlah yang beredar sebanyak 15.000.000 lembar. Saat ini laba setelah
pajak sebesar Rp. 7.500 juta, yang menghasilkan EPS sebesar Rp. 500. Dengan
demikian berarti bahwa PER mencapai 12x. Apabila perusahaan membeli 1.000.000
lembar saham dengan harga pasar, maka jumlah lembar saham akan tinggal
14.000.000 lembar. Karena itu EPS akan meningkat menjadi Rp. 535.70. Dengan PER
tetap sebesar 12x maka harga saha akan naik menjadi Rp. 6.425 (dibulatkan). Karena
itulah pembelian kembali saham akan menguntungkan para pemegang saham.
Beri komentar terhadap pendapat tersebut!
Jawab:
Stock split adalah tindakan perusahaan memecah saham beredar menjadi bagian lebih
kecil. Adapun pembagiannya:

Stock dividend:membagikan dividen dalam bentuk lembar saham

Stock split maupun stock dividend tidak mengubah kekayaan pemegang saham
(memegang lebih banyak lembar saham dengan nominal lebih kecil)
Alasan dilakukannya stock split dan stock dividend:
1. Perusahaan ingin menahan kas tetapi juga ingin membayar dividen.
2. Perusahaan ingin memperoleh optimal trading range
3. Perusahaan ingin memberi sinyal kepasar.