Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

(A) YEYEN APRIYANTHI (2006210215)


(B) PENAPISAN FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI
EKSTRAK DAUN DAN BUAH DEWANDARU (Eugenia uniflora L),
Myrtaceae DENGAN METODE DPPH
(C) xii + 46 Halaman: 6 Gambar: 5 Tabel: 6 Lampiran
(D) Kata kunci : Dewandaru (Eugenia uniflora L.), Myrtaceae, penapisan
fitokimia, antioksidan, DPPH
(E) Dewandaru (Eugenia uniflora L.) merupakan salah satu tanaman yang banyak
tersebar di Indonesia, yaitu Sumatra dan Jawa. Daun dan buah dewandaru
memiliki khasiat sebagai anti inflamasi, antidiare, astringen hingga penyakit
degeneratif yang disebabkan oleh radikal bebas seperti diabetes, antihipertensi,
kanker dan lain-lain. Penelitian dilakukan meliputi pemeriksaan makroskopik
terhadap daun segar, pemeriksaan mikroskopik terhadap daun segar dan serbuk
daun, penapisan fitokimia, pembuatan ekstrak secara maserasi dengan metanol
kemudian dipartisi berturut-turut menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat dan
n-butanol, dilanjutkan dengan uji aktivitas antioksidan terhadap ekstrak kental
metanol, n-heksan, etil asetat, dan n-butanol dari serbuk daun dan buah
dewandaru. Hasil penapisan fitokimia serbuk dan ekstrak metanol daun
menunjukkan adanya golongan senyawa flavonoid, saponin, tanin galat,
steroid/triterpenoid dan minyak atsiri; pada ekstrak n-heksan daun
menunjukkan adanya golongan senyawa steroid/triterpenoid dan minyak atsiri;
pada ekstrak etil asetat dan n-butanol menunjukkan adanya golongan senyawa
flavonoid, saponin dan tanin galat. Sedangkan hasil penapisan fitokimia buah
segar, ekstrak metanol, etil asetat dan n-butanol pada buah menunjukkan
adanya golongan senyawa flavonoid dan tanin galat. Hasil uji aktivitas
antioksidan menunjukkan nilai IC50 yang paling aktif pada daun dan buah
dewandaru adalah ekstrak metanol yaitu sebesar 31,42 bpj pada daun dan 43,52
bpj pada buah, ekstrak etil asetat memiliki nilai IC50 sebesar 57,67 bpj pada
daun dan 62,72 bpj pada buah, dan ekstrak n-butanol memiliki nilai IC50
sebesar 83,73 bpj pada daun dan 93,39 bpj pada buah, sedangkan pada ekstrak
n-heksan tidak aktif karena memiliki IC50 sebesar 224,12 bpj pada daun dan
269,40 bpj pada buah.