Anda di halaman 1dari 3

Rohaida binti abdullah

105151520
Bahasa Indonesia

Dari sudut geografis, Indonesia merupakan negara kepulauan, manakala


Malaysia pula berdiri di tanah Asia dan di Pulau Kalimantan yang sebagian
merupakan daerah teritorial Indonesia. Perbedaan dapat ditemui dari kedua negara
ini, begitu pula dengan beberapa kesamaan karena orang Malaysia berasal dari
Sumatera dan mereka telah berpindah-pindah tempat di sekitar wilayah Asia
Tenggara. Terdapat pula pengaruh dari agama dan filosofi India kuno disekitar Asia
Tenggara. Persamaan yang ada pada kedua negara ini bukanlah hal yang harus
diperdebatkan karena telah disetujui secara umum oleh seluruh dunia. Indonesia
memiliki populasi penduduk sebanyak 250 juta sedangkan Malaysia berjumlah 30
juta, dimana hal tersebut menunjukkan perbedaan yang signifikan.
Pada dasarnya, Indonesia pernah dijuluki Hindia Timur yang merupakan
bagian dari Hindia Barat yang telah dipersatukan oleh Belanda. Sebelumnya
Indonesia terdiri dari ratusan kerajaan minoritas kecil dengan perbedaan budaya.
Sampai dengan hari ini Indonesia memiliki 700 dialek dari 70 bahasa dasar, jadi
tentu Indonesia adalah negara yang besar. Indonesia bagian barat memiliki
pengaruh dari bangsa India kuno dan Arab, dan lebih mirip dengan Malaysia, namun
bagian timur Indonesia tidak demikian. Malaysia di samping itu memiliki keturunan
Cina, India dan berbagai macam orang bumiputra yang membentuk perhubungan
sosial. Malaysia dibentuk oleh penjajah Inggris.
Masyarakat Indonesia berbicara dengan dialek dari daerah mereka berasal
dan bahasa Indonesia, dan untuk masyarakat yang tinggal di kota besar dapat
berbicara bahasa inggris. Masyarakat Malaysia berbicara dengan bahasa etnis
mereka (seperti: Iban, Mandarin, atau Tamil), bahasa Melayu, dan bahasa Inggris.
Bahasa Melayu sama dengan bahasa Indonesia karena kedua bahasa ini memiliki
akar yang sama. Bagaimanapun, tidak seperti di Malaysia, bahasa Indonesia tidak
digunakan sebagai bahasa asli oleh kebanyakan masyarakat pribumi. Indonesia
hanya menggunakan bahasa untuk bangsa Belanda yang mengadopsi bahasa
tersebut untuk mengatur masyarakat dan membakukan ratusan bahasa (juga
digunakan sebagai bahasa pergaulan ketika berdagang). Setelah itu bahasa
Indonesia ditetapkan sebagai bahasa nasional. Bahasa Indonesia menyerap
beberapa kata pinjaman dari bahasa Belanda dan bahasa masyarakat pribumi.
Lucunya, beberapa logat populer terpengaruh dari bahasa Belanda (contohnya:
yaya vs jaja untuk mengiyakan sesuatu). Selain itu juga ada bahasa Arab, Portugis,
dan Hokkian juga. Bahasa pribumi di Indonesia juga menyerap kata dari bahasa
Belanda, orang Sunda sering menyebut orang kulit putih dengan sebutan "meneer"
(dalam bahasa Belanda yang berarti "tuan"). Bahasa Malaysia menyerap dari
pengaruh bahasa Inggris, yang bila kita mendegarnya menjadi lucu. Ada juga kreol
dari dialek Cina dan Tamil pada bahasa logat populer di bahasa Malaysia, seperti
"can ah?" (Bahasa Cina) atau "Ha" (dalam bahasa India yang berarti "iya").
Secara budaya, negara Malaysia dan Filipina berbagi beberapa hal dengan
Indonesia. Kebanyakan melalui perdagangan (seperti bangsa India masuk ke
1

Rohaida binti abdullah


105151520
Bahasa Indonesia
wilayah Asia Tenggara) dan beberapa melalui migrasi. Penggunaan batik, keris,
sogket, wayang, dan lain-lain merupakan hal yang wajar pada budaya dari ketiga
negara ini (juga pada beberapa kerajaan lain di wilayah Asia Tenggara seperti
kerajaan Khmers dan Champas), bagaimanapun mereka tidak sama persis seperti
yang telah dibayangkan masyarakat. Contohnya batik dari negara Malysia memiliki
motif bunga-bunga sedangkan batik dari negara Indonesia menggunakan motif
hewan yang terpengaruh dari agama kuno mereka. Wayang dari negara Malaysia
berasal dari Kelantan yang dipengaruhi oleh Khmers, bukan masyarakat

Jawa. Indonesia kebanyakan mendapati elemen-elemen dari masa pra-Islam (juga


terdapat pengaruh dari Kristen dan Hindu), sedangkan Malaysia lebih banyak
mendapat pengaruh dari Arab. Persamaan yang banyak hanya ditemui pada pulau
Sumatera dan Kalimantan, tidak banyak di pulau lainnya. Masyarakat Jawa lebih
tersendiri dan mengasosiasikan budayanya dengan peribadatan leluhur kuno dan
agama orang India. Hal ini merupakan pemfitnahan terhadap kebudayaan Malaysia.
Bagian timur Indonesia lebih didominasikan oleh kelompok suku dan beberapa
bahkan memiliki darah Malenasia.

Dari sudut politik , Indonesia adalah negara demokrasi, sedangkan Malaysia


lebih cenderung monarkis dengan konstitusi parlemen. Paling tidak belakangan ini
Indonesia menjadi demokratis dan mulai terbuka dengan kapitalisme, Indonesia
berada di bawah kediktatoran pada beberapa saat. Indonesia juga memiliki
beberapa keluarga kerajaan, walaupun hanya satu yang memiliki beberapa
kekuasaan: Kesultanan Yogyakarta. Bagi Malaysia, identitas merupakan hal yang
penting dan memerlukan diri anda untuk menjadi orang Muslim. Lebih banyak
orang muslim di Indonesia walaupun negara tersebut tidak memiliki agama yang
resmi. Segregasi sosial menyebabkan kebudayaan yang berbeda dilindungi di
Malaysia walaupun dengan isu-isu sosial yang timbul. Indonesia adalahC negara
yang berhubungan dengan masyarakat dari etnis dan agama yang berbeda dan
sering juga dicampurkan dengan isu lain. Hal ini didasari dari peninggalan politik
penjajah, yang secara ringkas dapat dikatakan bahwa bangsa Belanda tidak rasis.

Hasil bumi juga menunjukkan perbedaan ke dua buah negara ini. Misalnya,
Indonesia merupakan negara kepulauan yang penuh dengan gunung berapi dan
hutan, tanah yang lebih subur sehingga menghasilkan berbagai tanaman budaya
seperti kopi, coklat, vanili, gula, buah-buahan dll. Reputasinya sebagai pulau
rempah-rempah bukanlah sekadar mitos belaka dan hasil makanan sering diperkaya
berbagai rempah-rempah. Teknik memasak yang bervariasi tergantung dari wilayah
dan pulau-pulau, di Papua Sago adalah makanan pokok pengganti beras. Makanan
di Indonesia juga lebih pedas. Pemandangan di Malaysia sebagian besar merupakan
perkebunan kelapa sawit dan karet, dari apa yang kulihat, tampaknya kurang
beragam. Makanan yang memiliki berbagai macam pengaruh dari Cina dan India
Selatan, dan tentu saja budaya Peranakan yang menarik. Setiap penjajah juga
2

Rohaida binti abdullah


105151520
Bahasa Indonesia
banyak memberikan pengaruh dalam hal makanan. Misalnya, di Indonesia, ada
budaya kue kering untuk perayaan dan banyak permen yang terinspirasi dari
Belanda. Di Malaysia mereka memiliki kacang panggang, kacang polong dan ayam
potong, yang merupakan pengaruh dari Inggris. Masakan Malaysia sebagian
besarnya terinspirasi dari masakan Sumatera, meskipun makanan Kelantan unik.

Kesimpulannya, meskipun ke dua buah negara serumpun ini mempunyai banyak


persamaan dan perbezaan mereka sendiri. Namun begitu, faktor inilah yang
membuatkan negara-negara ini unik dengan kelebihan dan kekurangan ini. Rakyat
kedua buah negara haruslah hidup aman makmur dan tidak bertelagah agar
keharmonian sejagat dapat dikekalkan untuk masa kini dan generasi terkehadapan.