Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan

: Manajemen Nyeri Non Farmakologi

Hari / Tanggal

: 15 Oktober 2016

Waktu

: 30 menit

Tempat

: Ruang Flamboyan Uresos Pucang Gading Semarang

Sasaran

: penerima manfaat Ny. W

A. Latar Belakang
Berdasarkan pengkajian yang telah dilakukan selama 2 hari pada tanggal 10-11 Oktober 2016
diketahui bahwa penerima manfaat Ny. W menderita rematik dan sering mengeluhkan rasa nyeri
dan pegal-pegal pada kaki bagian lutut dan pinggang sebelah kiri. Penerima manfaat merasa
terganggu dengan adanya rasa nyeri yang dirasakan karena menghambat aktivitas sehari-hari.
Sehingga perlu adanya tindakan untuk mengurangi rasa nyeri pada penerima manfaat dengan
tindakan non-farmakologi.
Oleh karena itu pemberian pendidikan kesehatan tentang managemen non-farmakologi dirasa
perlu dilakukan untuk penerima manfaat Ny. W di ruang Flamboyan Uresos Pucang Gading
Semarang.

B. Tujuan
1. Tujuan Instruksional Umum ( TIU )
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan klien diharapkan mampu
mengontrol nyeri secara nonfarmakologi.
2. Tujuan Instruksional Khusus ( TIK )
Setelah dilakukan tindakan keperawatan / pendidikan kesehatan
selama 1 x 30 menit klien diharapkan mampu :
a. Mengetahui pengertian dari nyeri
b. Mengetahui klasifikasi nyeri
c. Mengetahui tanda dan gejala nyeri
d. Menjelaskan manajemen nyeri secara nonfarmakologi

C. Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan

N
o

Kegiat
an

Wakt
u

Pembuk
a
D=
Deskrip
si
1.
T=
Tujuan

Perawat

Salam pembuka
Memperkenalkan

diri
Menjelaskan

Peserta

Media
/ Alat

topik yang akan

4
menit

disampaikan
Menjelaskan TIU

dan TIK
Menjelaskan

Menjawab salam
Mendengarkan

Mendengarkan
dengan penuh
perhatian

Bertanya
Menjawab

relevansi dari

R=
Relevan
si

materi yang
disampaikan
terhadap
kesehatan

2.

Kerja

10
menit

1. Penyampaian
Materi
Menjelaskan
tentang :
a. pengertian
nyeri
b. klasifikasi
nyeri

5
menit

c. tanda dan
gejala nyeri
d. manajemen
nyeri secara
nonfarmakolo

gi

Pertanyaan

Menjelaskan dan
memraktekkan

Leaflet

2. Tanya Jawab
Memberi
kesempatan
pada peserta
untuk
mengajukan
pertanyaaan.
3. Evaluasi
Memberikan
pertanyaan
tentang
1)

menit

pengerti
an nyeri

2)

klasifika
si nyeri

3)

tanda
dan gejala
nyeri

4)

manaje
men nyeri
secara
nonfarmakol
ogi

3.

Penutu
p

3
menit

Menyimpulkan
Salam Penutup

D. Sasaran
Sasaran ditujukan pada penerima manfaat Ny. W
E. Strategi Pelaksanaan

Mendengarkan
Menjawab
salam

1. Metode : Ceramah, diskusi


2. Media : Leaflet
F. Setting
Peserta penyuluhan dengan bed berhadapan dengan penyaji

G. Evaluasi
1. Evaluasi Struktural
a. Membuat SAP
b. Kontrak Waktu
c. Menyiapkan Peralatan
d. Peralatan atau media yang digunakan adalah leaflet
e. Setting
f. Tempat penyuluhan adalah ruang Flamboyan
2. Evaluasi Proses
a. Peserta
- Peserta penyuluhan mengikuti kegiatan sampai
-

selesai.
Peserta penyuluhan kooperatif dan aktif berpartisipasi

selama proses penyuluhan


- Pertemuan berjalan dengan lancar.
b. Penyuluh
- Bisa memfasilitasi jalannya penyuluhan.
- Bisa menjalankan perannya sesuai tugas dan
tanggung jawab.
- Suasana selama kegiatan penyuluhan kondusi
3. Evaluasi hasil
a. Penerima manfaat dapat menjelaskan pengertian nyeri
b. Penerima manfaat dapat menyebutkan klasifikasi nyeri
c. Penerima manfaat dapat menyebutkan tanda-tanda nyeri

d. Penerima manfaat dapat mendemonstrasikan mangemen


nyeri non-farmakologi

MANAJEMEN NYERI NONFARMAKOLOGI


A. Pengertian Nyeri
Nyeri merupakan sensasi tidak menyenangkan yang terjadi bila kita
mengalami cedera atau kerusakan pada tubuh kita. Nyeri dapat terasa
sakit, panas, gemetar, kesemutan seperti terbakar, tertusuk, atau
ditikam.
B. Klasifikasi Nyeri
1. Nyeri akut (< 6 bulan)
Nyeri akut biasanya terjadi secara tiba- tiba dan umumnya berkaitan
dengan cedera spesifik. Nyeri akut merupakan nyeri yang
berlangsung dari beberapa detik hingga enam bulan.
2. Nyeri kronik
Nyeri kronik adalah nyeri konstan atau menetap sepanjang suatu
periode waktu. Nyeri kronik merupakan nyeri yang dirasakan selama
lebih dari 6 bulan.
C. Tanda dan Gejala Nyeri
1. SUARA
a. menangis
b. merintih
c. menarik/ menghembuskan nafas

2. EKSPRESI WAJAH
a. meringis
b. menggigt lidah , mengatupkan gigi
c. tertutup rapat/membuka mata atau mulut
d. menggigit bibir
3. PERGERAKAN TUBUH
a. kegelisahan
b. mondar-mandir
c. gerakan menggosok atau berirama
d. bergerak melindungi tubuh
e. otot tegang
4. INTERAKSI SOSIAL
a. menghindari percakapan dan kontak sosial
b. berfokus aktivitas untuk mengurangi nyeri
c. disorientasi waktu
D. Manajemen Nyeri Nonfarmakologi
1. Distraksi
Distraksi adalah teknik untuk mengalihkan perhatian terhadap hal
hal lain sehingga lupa terhadap nyeri yang dirasakan. Contoh :
a. Membayangkan hal hal yang menarik dan indah
b. Membaca buku, Koran sesuai dengan keinginan
c. Menonton TV
d. Medengarkan musik, radio, dll
2. Relaksasi
Teknik relaksasi memberi individu control diri ketika terjadi rasa
tidak nyaman atau nyeri, stres fisik dan emosi pada nyeri Sejumlah
teknik relaksasi dapat dilakukan untuk mengendalikan rasa nyeri
ibu dengan meminimalkan aktivitas simpatik dalam system saraf
otonom .
Tahapan relaksasi nafas dalam adalah sebagai berikut :
a. Ciptakan lingkungan yang tenang
b. Usahakan tetap rileks dan tenang
c. Menarik nafas dalam dari hidung dan mengisi paru-paru dengan
udara melalui hitungan 1,2,3

d. Perlahan-lahan udara dihembuskan melalui mulut sambil


merasakan ekstrimitas atas dan bawah rileks
e. Anjurkan bernafas dengan irama normal 3 kali
f. Menarik nafas lagi melalui hidung dan menghembuskan melalui
mulut secara perlahan-lahan
g. Membiarkan telapak tangan dan kaki rileks
h. Usahakan agar tetap konsentrasi / mata sambil terpejam
i. Pada saat konsentrasi pusatkan pada daerah yang nyeri
j. Anjurkan untuk mengulangi prosedur hingga nyeri terasa
berkurang
k. Ulangi sampai 15 kali, dengan selingi istirahat singkat setiap 5
kali.

Daftar Pustaka
Smeltzer & Bare. (2006). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta:
EGC.
Suddarth & Brunner. (2006). Buku Ajar Keperawatan Medikal-Bedah.
Jakarta: EGC.
Tamsuri, A. (2006). Konsep dan Penatalaksanaan Nyeri. Jakarta : EGC.

SATUAN ACARA PENYULUHAN


MANAGEMEN NYERI

Disusun Oleh:
SUSILO UTOMO
G3A016051

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI NERS


FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
TAHUN AJARAN 2016 / 2017