Anda di halaman 1dari 31

Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang penyusun ucapkan karena atas berkat Rahmat
dan hidayah -Nya kami dapat menyelesaikan Laporan Evaluasi Praktikum mata kuliah Sistem
Operasi yaitu cara menginstal Sistem Operasi Linux, Debian 7.7 (Wheezy).
Laporan ini dibuat untuk memenuhi nilai mata kuliah Sistem Operasi, juga untuk
memperdalam dan berbagi dengan pembaca tentang pemahaman cara penginstalan Sistem
Operasi Linux. Dalam proses pembuatan laporan ini, tentunya penyusun banyak mendapat
bimbingan, arahan, koreksi dan saran dari rekan-rekan, untuk itu penyusun banyak
mengucapkan terimakasih.
Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dari laporan ini, baik dari materi
maupun teknik penyajiannya mengingat kurangnya pengetahuan dan pengalaman penyusun.
Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat penyusun harapkan.

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 1

Daftar Isi
1. Kata Pengantar
2. Daftar isi
3. Bab I
a) Latar belakang
b) Tujuan Praktikum
c) Batasan Masalah
d) Bahan dan Alat Praktikum
4. Bab II
a) Pengertian Sistem Operasi
b) Pembahasan Linux
c) Pembahasan Debian
d) Pengertian Open Source
5. Bab III
Evaluasi Praktikum
6. Kesimpulan

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

1
2
3
3
3
4
5
5
5
6
7
30

Page 2

BAB I
PENDAHULUAN
1.1

Latar Belakang
Sistem Operasi komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang
bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasioperasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program
pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Pada saat ini
hampir semua orang menggunakan sistem operasi windows sebagai sistem operasi
dikomputer mereka. Hampir semua orang sudah tahu tentang sistem operasi windows,
cara instalasinya, aplikasinya dan lain-lain. Tetapi bagaimana dengan sistem operasi
linux? Mungkin bagi masyarakat dinegara maju seperti Jepang, Amerika dll sudah
mengenal linux, bahkan mampu untuk membuat sistem operasi yang serupa dengan
linux.
Namun bagaimanakah dengan masyarakat-masyarakat berkembang di Indonesia?
Memang tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia masih gagap
teknologi, hanya sebagian kecil yang memiliki wawasan luas tentang IT. Untuk itu pada
kesempatan kali ini kami akan mencoba untuk memaparkan cara instalasi sistem operasi

1.2

1.3

1.4

linux agar setidaknya masyarakat mengerti dan dapat menggunakan dual OS.
Tujuan Praktikum
Mengetahui cara instalasi debian beserta konfigurasinya berbasis text
menggunakan VirtualBox.
Batasan Masalah
Pengertian Sistem Operasi Linux (Debian).
Cara Menginstal Linux Debian.
Konfigurasi IP, DNS server, DHCP server, Samba Server berbasis text.
Bahan dan Alat Praktikum
Komputer/Pc/Laptop
ISO Linux Debian 7
VirtualBox

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 3

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Sistem Operasi
Sistem Operasi (operating system) adalah seperangkat program yang mengelola
sumber daya perangkat keras komputer atau hardware, dan menyediakan layanan umum
untuk aplikasi perangkat lunak. Sistem operasi merupakan jenis yang paling penting dari
Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 4

perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak
dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program booting.
Contoh sistem Operasi modern adalah Linux, Android, iOS, Mac OS X, dan
microsoft windows.
Secara Umum, sistem operasi adalah perangkat lunak pada lapisan pertama yang
ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan booting.
2.2 Pembahasan Linux
Linux atau GNU/linux adalah sistem operasi bebas yang sangat populer untuk
komputer, Istilah Linux atau GNU/Linux juga digunakan sebagai rujukan kepada
keseluruhan distro Linux (Linux distribution), yang didalamnya disertakan programprogram lain pendukung sistem operasi. Linux merupakan salah satu contoh hasil
pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat
lunak bebas dan terbuka lain pada umumnya, kode sumber linux dapat dimodifikasi,
digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.
2.3 Pembahasan Debian
Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat
lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi
mayoritas GNU

General

Public

License dan

lisensi

perangkat

lunak

bebas

lainnya. Debian GNU/Linux memuat perkakas sistem operasi GNU dan kernel
Linux merupakan distribusi Linux yang populer dan berpengaruh. Debian didistribusikan
dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat lunak yang siap untuk instalasi
dan digunakan.
Debian terkenal dengan sikap tegas pada filosofi dari Unix dan perangkat lunak
bebas. Debian dapat digunakan pada beragam perangkat keras, mulai dari komputer
jinjing dan desktop hingga telepon dan server. Debian fokus pada kestabilan dan
keamanan. Debian banyak digunakan sebagai basis dari banyak distribusi GNU/Linux
lainnya.
Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 5

Sistem operasi Debian merupakan gabungan dari perangkat lunak yang


dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga
populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan
kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya.
Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix,
Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak
digunakan di dunia.
2.4 Pengertian Open Source
Open source adalah suatu aplikasi atau software yang dapat di download dan
dapat dikembangkan sendiri karena source kodenya dapat dibuka ke publik, sehingga
bagi yang mendownload dapat memodifikasi kodenya dan mempublikasikan ataupun
didistribusikan ke public sesuai dengan syarat-syarat tertentu, misalnya tidak mengubah
nama asli dari software tersebut. Dengan menggunakan open source kita tidak akan
terikat seperti jika kita menggunakan software biasanya. Kita tidak perlu membeli lisensi
dari suatu software tertentu.

BAB III
EVALUASI PRAKTIKUM
3.1 Penginstalan Linux Debian menggunakan VirtualBox

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 6

Karena kita menggunakan VirtualBox, maka setting Network seperti berikut :

PROSES INSTALASI

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 7

Tekan Enter pada Install karena


kita akan menginstal debian
dengan mode text.

Memilih bahasa yang akan digunakan. Bahasa default yang digunakan adalah English.
Tekan enter pada English
English karena kita akan
menggunakan bahasa inggris
sebagai bahasa bahasa default
dari system debian.

Memilih negara yang di tempati.


Tekan enter pada other untuk
mencari negara indonesia.

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 8

Tekan enter pada Asia untuk


mencari negara indonesia.

Tekan enter pada Indonesia


karena kita memilih negara ini
untuk setting lokasi yang kita
tempati sekarang.

Memilih layout keyboard yang akan digunakan. Secara default layout keyboard adalah American
English.

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 9

Tekan enter pada American


English sesuai dengan default
dari keyboard layout yang kita
gunakan.

Proses scanning CD/ DVD yang digunakan untuk melakukan proses instalasi.

Proses Loading komponen linux.

Proses konfigurasi jaringan dengan DHCP (Dynamic Host Control Protocol) atau Pendistribusian IP
Address secara otomatis.

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 10

Kita akan mengkonfigurasi


Network secara manual, maka
tekan enter pada Cancel.

Memilih cara mengkonfigurasi jaringan. Kita pilih konfigurasi secara manual.


Tekan enter pada Configure
network manually karena kita
akan mengkonfigurasi Network
secara manual dengan IP Address,
Netmask, Gateway, DNS yang
sudah kita tentukan sendiri.

Mengkonfigurasi IP Address di dalam proses instalasi.


Masukkan IP Address yang sudah
ditentukan sebelumnya. Contoh
menggunakan IP Address
192.168.1.8 Tekan enter untuk
melanjutkan instalasi.

Mengkonfigurasi Netmask di dalam proses instalasi instalasi.


Masukkan Netmask yang sudah
ditentukan sebelumnya. Saya

menggunakan Netmask
Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)
Page 11
255.255.255.0. Tekan enter untuk
melanjutkan instalasi.

Mengkonfigurasi Gateway di dalam proses instalasi.


Masukkan Gateway yang sudah
ditentukan sebelumnya. Saya
menggunakan Gateway 192.168.1.1
Tekan enter untuk melanjutkan
instalasi.

Mengkonfigurasi Alamat Name Server atau Nomor DNS Server di dalam proses instalasi.
Masukkan Name server addresses
yang sudah ditentukan sebelumnya.
Saya menggunakan IP Address
192.168.1.1 Tekan enter untuk
melanjutkan instalasi.

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 12

Mengkonfigurasi Hostname di dalam proses instalasi.


Masukkan Hostname atau nama
komputer. Tekan enter untuk
melanjutkan instalasi.

Mengkonfigurasi Nama Domain di dalam proses instalasi.


Masukkan Domain name atau nama
domain. Tekan enter untuk
melanjutkan instalasi.

Menentukan password root

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 13

Isi password untuk root. Lalu


continue. Jika terdapat perintah
Re-Type password, isi kembali
password lalu continue.

Mengisi full name server.


Masukkan full name atau nama
lengkap server. Tekan enter
untuk melanjutkan instalasi.

Mengkonfigurasi username
Masukkan username. Tekan enter
untuk melanjutkan instalasi.
baru.

Mengkonfigurasi password untuk username

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 14

Masukkan password. Jika diminta


re-type password, masukan
kembali password. Tekan enter
untuk melanjutkan instalasi.
baru.

Memilihi waktu berdasarkan lokasi

Memilih cara partisi harddisk. Kita pilih Manual.


Tekan enter pada Guided use
entire disk.

Tekan enter.

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 15

Membuat partitisi.
Pilih pada All files in the
partition for new user.

Partitisi selesai.
Piilih finish.

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 16

Tekan enter pada yes untuk


memformat partisi yang sudah
dibuat sebelumnya.

Proses format partisi yang sudah dibuat sebelumnya.

Proses instalasi base system.

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 17

Tampilan konfirmasi apakah anda menscan CD/DVD selain CD/DVD 1 sekarang, pilih No.
Tekan enter pada pilihan No karena kita
akan menscan CD/DVD nanti setelah
proses instalasi selesai.

Memilih apakah menggunakan mirror atau tidak. Mirror ini nantinya digunakan untuk menginstall
ataupun mengupdate paket yang dibutuhkan melalui server yang sudah disediakan ataupun melalui
internet.
Tekan enter pada No karena kita
menggunakan media CD/DVD untuk
melakukan instalasi ataupun update paket
nantinya.

Proses pemilihan dan penginstallan software/paket.

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 18

Memilih apakah partisipasi pada paket yang digunakan untuk survey.


Tekan enter pada No untuk melanjutkan
proses instalasi.

Memilih software atau paket yang akan diinstall.


Hapus tanda centang pada Desktop
environment. Beri tanda centang hanya
pada Standard system. Tekan enter
untuk melanjutkan proses instalasi.

Proses instalasi GRUB bool loader.

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 19

Tekan enter pada yes karena kita akan


menginstall GRUB boot loader pada
master boot record.

Proses finishing instalasi.

Tampilan Instalasi selesai.


Tekan enter pada Continue untuk
mengakhiri proses instalasi linux debian
7.7.

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 20

3.2 Konfigurasi Server


3.2.1 Ip Address
1. Login sebagai Root

2. Tulis sintak root@debian:~#nano /etc/network/interfaces [enter]

3. Masukan seperti dibawah

*Address : Adalah IP yang nantinya akan dihubungkan ke komputer yang lain


*Netmask : Adalah default ip untuk class C

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 21

*Network : Komputer dari ip berapa yang akan kita hubungkan


*dns-nameserver : untuk nanti mengkonfigurasi DNS
4. Mengecek hasil konfigurasi menggunakan ifconfig [enter].

3.2.2 Konfigurasi DNS server.


1. Masuk sebagai root dan install paket DNS yang terletak pada repo DVD 1
#apt-get install bind9 [enter]

2. Masuk ke direktori bind untuk mempermudah akses ke file konfigurasi


#cd /etc/bind [enter]
3. Edit file named.conf untuk membuat zona domain
#nano named.conf [enter]

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 22

Ubah menjadi seperti dibawah ini

4. Kemudian copy file forward dan reverse untuk konfigurasi lebih lanjut. File
forward berisikan barisan konfigurasi yang mentranslasikan nama/domain ke IP.
Kebalikan dari file reverse.
#cp db.local db.TI1310080916 [enter]
(file forward)
#cp db.127 db.192 [enter]
(file reverse)
5. Edit file forward
#nano db.TI1310080916 [enter]

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 23

6. Edit file reverse


#nano db.192 [enter]

7. Edit file resolv.conf yang ada di /etc. Perintahnya..


#nano /etc/resolv.conf [enter]
Menjadi

*Bila anda mendapati file tersebut kosong sama sekali, anda hanya perlu
mengisinya sendiri.
8. Restart bind9 untuk menyimpan perubahan yang anda buat
#service bind9 restart [enter]
Atau bisa juga menggunakan:
/etc/init.d/bind9 restart [enter]
9. Periksa hasil konfigurasi anda dengan perintah nslookup domain dan atau
nslookup IP .

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 24

Jika anda menemui hasil SERVFAIL saat melakukan perintah nslookup domain
maka kemungkinan konfigurasi anda pada file forward dan atau named.conf
kurang tepat. Jika SERVFAIL saat mengeksekusi perintah nslookup IP maka
konfigurasi yang perlu di check kembali adalah filereverse dan atau named.conf.
Memeriksa DNS bisa juga dengan menggunakan perintah dig domain.

3.2.3 Konfigurasi DHCP Server


1. Install paket dhcp server
Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 25

#apt-get install dhcp3-server [enter]


2. setelah installasi selesai,edit file konfigurasi DHCP server.
#nano /etc/dhcp/dhcpd.conf [enter] dan akan muncul tampilan seperti di bawah
ini.

*H
apus tanda pagar # di depan authoritative
3. Kemudian ubah konfigurasi di bawah ini.

Menjadi

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 26

Subnet dan netmask diisi dengan alamat network dan netmask sesuai jaringan
Range diisi dengan rentang alamat IP yang disewakan pada client (IP awal [spasi]
IP akhir)
Option domain-name-servers diisi dengan alamat IP dari DNS Server
Option domain-name diisi dengan nama domain
Option routers diisi dengan alamat IP router atau alamat IP dari DHCP Server
Option broadcast-address diisi dengan alamat broadcast dari IP yang
disebar/disewakan kepada client
Lease time dapat diatur sesuai dengan kebutuhan. Lease time sendiri adalah batas
waktu penyewaan IP oleh client dan dalam satuan second atau detik.

4. Setelah sudah selesai simpan konfigurasi dengan menekan tombol Ctrl+X, Ydan
Enter.
5. Restart dhcp dengan perintah
#service isc-dhcp3-server restart [enter]

3.2.4

Konfigurasi Samba Server


Samba server sangatlah berperan penting sebagai file sharing. Karena selain ftp,
samba server juga dapat mentransfer file dari linux debian ke windows dengan

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 27

skala kecil , berbeda dengan ftp yaitu bisa berskala besar. Sebelum menginstall
samba dilakukan terlebih dahulu debian linux dengan windows harus sudah saling
terkoneksi. Jika komputer debian dengan windows sudah terkoneksi selanjutnya
kita menginstall samba server dengan cara berikut :
1. Install paket samba server
#apt-get install samba [enter]

2. Masuk directory username


#cd /home/memiwir

3. Membuat folder baru di directory /memiwir


#mkdir share
4. Membuat directory pada debian server, yang akan disharing ke os windows
kemudian rubah hak akses pada direktori tersebut menggunakan chmod. Misalnya
jika ingin writeable gunakan 777, atau yang read-only gunakan 755.
#chmod 777 share/ -R

5.

Langkah selanjutnya kita membuat user add agar bisa mengakses file sharing
tersebut, cara menambahkan user add pada samba server yaitu dengan cara :

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 28

#useradd melani
#smbpasswd -a melani

6.

Edit file smb.


root@debian:/home/memiwir~#nano /etc/samba/smb.conf
pastikan seperti gambar dibawah ini.

7. Restart samba
#/etc/init.d/samba restart

8.

Setelah itu lalu cek di komputer windows yang sudah terkoneksi, apakah file
yang sudah di sharing sudah terbuka apa belum, jika sudah tersharing maka
hasilnya akan seperti gambar berikut :

Masukan username dan password yang baru saja dibuat di debian.

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 29

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 30

BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
Linux atau GNU/Linux adalah sistem operasi bebas yang sangat populer untuk computer yang
disebarkan secara luas dengan gratis di bawah lisensi GNU General Publi License (GPL), yang berarti
source code Linux juga tersedia bagi public.Pengembangan Linux pertama kali dilakukan oleh Linux
Benedict Torvalds pada tahun 1991 di Universitas Helsinki, Finlandia. Kemudian Linux dikembangkan
lagi dengan bantuan dari banyak programmer dan pakar UNIX di Internet. Linux ini bisa diperoleh dari
beberapa distribusi yang umum digunakan, misalnya RedHat, Debian, Slackware, Caldera, Stampede
Linux, TurboLinux dan lain-lain.Linux memiliki banyak kelebihan dibanding system operasi windows
diantaranya : mudah didapat dan gratis, mudah digunakan , tidak mudah dijangkiti virus atau bisa
dikatakan bebas dari virus. Aplikasi aplikasinya dapat diperoleh dengan mudah dan gratis. Hampir
semua aplikasi di windows sudah tersedia di linux, sistem operasi linux relatif stabil atau bisa dikatakan
tidak mengenal istilah hang.

4.2 Saran
Penyusun sangat membutuhkan kritikan dan saran dari pembaca demi kesempurnaan penyusunan
Laporan selanjutnya.

Laporan Praktikum Penginstalan Sistem Operasi Linux (Debian)

Page 31