Anda di halaman 1dari 4

SOAL UKDI KULIT (VIRUS)

1. Seorang laki-laki usia 50 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri punggung
sampai ke tengah unilateral disertai rasa gatal selama 3 hari. Tampak vesikel. Apakah
diagnose pada kasus ini?
a. Herpes simpleks
b. Herpes zoster
c. Varicella
d. Variola
e. Silikolis
Herpes simpleks adalah infeksi akut yang disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe I
atau tipe II yang ditandai dengan adanya vesikel berkelompok di atas kulit yang
sembab dan eritematosa pada daerah dekat mukokutan. Tipe I predileksi terutama
pada daerah hidung dan mulut. Tipe II predileksi terutama pada genitalia.
Herpes zoster adalah penyakit neurokutan dengan manifestasi erupsi vasikuler
berkelompok dengan dasar eritematosa disertai nyeri radicular unilateral yang
umumnya terbatas di satu dermatom. Dengan gejala sensasi abnormal atau nyeri otot
local, nyeri tulang, pegal, parestesia sepanjang dermatom, gatal, rasa terbakar ringan
hingga berat.
Varicella adalah penyakit infeksi akut primer yang disebabkan oleh virus varicellazozter yang menyerang kulit dan mukosa, manifestasi klinis didahului gejala
konstitusi, kelainan kulit yang polimorfik, terutama berlokasi di bagian sentral tubuh.
Gejala berupa demam tidak terlalu tinggi, malaise, nyeri kepala, disusul timbulnya
erupsi kulit.
Variola adalah penyakit virus yang disertai keadaan umum yang buruk, dapat
menyebabkan kematian, efloresensinya berat bersifat monomorf terutama terdapat di
perifer tubuh. Gejala berupa nyeri kepala, nyeri tulang dan sendi, demam tinggi,
menggigil, lemas, muntah.
Silikolis salah satu jenis penyakit yang terjadi pada paru-paru yang disebabkan oleh
menghirup serpihan kecil dari silika, mineral, batu, dan bijih mineral seperti
kuarsa.Penyakit ini sebagian besar terjadi pada pekerja yang terpapar debu silika
dalam pekerjaan pertambangan seperti, manufaktur kaca. Orang yang menderita
silikosis biasanya kan mengalami batuk pada awal terjadinya penyakit ini dan
berkembang dari waktu ke waktu sejalan dengan bertambahnya silika yang dihirup.
2. Laki laki 7 tahun diantar ibunya dengan keluhan muncul papul papul putih, tidak
nyeri dan gatal, pada perut lengan dan wajah. Awalnya muncul di lengan sejak 3
minggu yang lalu. Saat dipencet keluar butiran putih seperti beras. Pada pemeriksaan
dermatologis didapatkan lesi multiple berupa papul berwarna putih dengan umbilicus.
KIE apa yang kita berikan kepada pasien?
a. Penularan melalui kontak langsung dengan kulit
b. Penularan melalui udara
c. Tidak dapat menular kepada orang dewasa
d. Berhubungan dengan infeksi sebelumnya

e. Tidak dapat sembuh spontan


Diagnose pada kasus ini adalah moluskum kontangiosum. Gejala klinis pada kasus ini
adalah papul berbentuk bulat mirip kubah, berwarna putih. Papul membesar dan di
tengahnya terdapat lekukan (delle). Jika dipijat akan tampak keluar massa yang
berwarna putih seperti beras. Terutama pada anak. Transmisi melalui kontak kulit
langsung, autoinokulasi, atau melalui benda yang terkontaminasi.
3. Pasien 12 tahun dibawa ke praktek umum dengan keluhan adanya benjolan berair di
seluruh permukaan tubuh yang dimulai di badan dan menjalar ke wajah dan
ekstremitas. Sebelumnya terdapat riwayat demam, sakit kepala, dan nyeri otot. Dari
hasil pemeriksaan didapatkan vesikel di seluruh tubuh, umbilikaris (+). Apa diagnose
pada pasien ini?
a. Variola
b. Varicella
c. Herpes simpleks
d. Herpes zoster
e. Moluskum kontangiosum
Variola adalah penyakit virus yang disertai keadaan umum yang buruk, dapat
menyebabkan kematian, efloresensinya berat bersifat monomorf terutama terdapat di
perifer tubuh. Gejala berupa nyeri kepala, nyeri tulang dan sendi, demam tinggi,
menggigil, lemas, muntah.
Varicella adalah penyakit infeksi akut primer yang disebabkan oleh virus varicellazozter yang menyerang kulit dan mukosa, manifestasi klinis didahului gejala
konstitusi, kelainan kulit yang polimorfik, terutama berlokasi di bagian sentral tubuh.
Gejala berupa demam tidak terlalu tinggi, malaise, nyeri kepala, disusul timbulnya
erupsi kulit. Erupsi kulit berupa papul eritematosa yang dalam beberapa jam
kemudian menjadi vesikel (tear drops).
Herpes simpleks adalah infeksi akut yang disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe I
atau tipe II yang ditandai dengan adanya vesikel berkelompok di atas kulit yang
sembab dan eritematosa pada daerah dekat mukokutan. Tipe I predileksi terutama
pada daerah hidung dan mulut. Tipe II predileksi terutama pada genitalia.
Herpes zoster adalah penyakit neurokutan dengan manifestasi erupsi vasikuler
berkelompok dengan dasar eritematosa disertai nyeri radicular unilateral yang
umumnya terbatas di satu dermatom. Dengan gejala sensasi abnormal atau nyeri otot
local, nyeri tulang, pegal, parestesia sepanjang dermatom, gatal, rasa terbakar ringan
hingga berat.
Moluskum kontangiosum adalah penyakit yang disebabkan oleh virus pox, klinis
berupa papul berbentuk kubah, berkilat, pada permukaan terdapat lekukan, berisi
massa yang mengandung badan moluskum. Jika dipijat akan tampak keluar massa
yang berwarna putih seperti beras.
4. Pasien laki-laki 25 tahun mengeluh nyeri pada punggung. Dari pemeriksaan
didapatkan adanya benjolan berisi air tersebar sesuai arah dermatom pada punggung
dan tidak melewati garis tengah. Apa diagnose pasien ini?
a. Herpes zoster

b.
c.
d.
e.

Herpes simpleks
Varicella
Moluskum kontangiosum
Variola

Herpes zoster adalah penyakit neurokutan dengan manifestasi erupsi vasikuler


berkelompok dengan dasar eritematosa disertai nyeri radicular unilateral yang
umumnya terbatas di satu dermatom.
Herpes simpleks adalah infeksi akut yang disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe I
atau tipe II yang ditandai dengan adanya vesikel berkelompok di atas kulit yang
sembab dan eritematosa pada daerah dekat mukokutan.
Varicella adalah penyakit infeksi akut primer yang disebabkan oleh virus varicellazozter yang menyerang kulit dan mukosa, manifestasi klinis didahului gejala
konstitusi, kelainan kulit yang polimorfik, terutama berlokasi di bagian sentral tubuh.
Moluskum kontangiosum adalah penyakit yang disebabkan oleh virus pox, klinis
berupa papul berbentuk kubah, berkilat, pada permukaan terdapat lekukan, berisi
massa yang mengandung badan moluskum. Jika dipijat akan tampak keluar massa
yang berwarna putih seperti beras.
Variola adalah penyakit virus yang disertai keadaan umum yang buruk, dapat
menyebabkan kematian, efloresensinya berat bersifat monomorf terutama terdapat di
perifer tubuh.
5. Seorang wanita usia 50 tahun dating ke praktek dokter umum dengan keluhan timbul
bentol-bentol merah pada wajah. Keluhan bentol disertai dengan nyeri. Pada
pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 130/80 mmHg, denyut nadi
80x/menit, frekwensi nafas 20x/menit, dan suhu 37,0. Pada pemeriksaan ditemukan
vesikel pada wajah, nyeri (+), eritem (+), dan unilateral. Pasien pernah mengalami
cacar sebelumnya saat masa kanak-kanak. Terapi yang diberikan adalah?
a. Olinovir 4x500 mg/hari selama 5 hari
b. Asiklovir 5x200 mg/hari selama 7 hari
c. Danovir 2x500 mg/hari selama 7 hari
d. Asiklovir 5x800 mg/hari selama 7 hari
e. Interferon 1x200 mg/hari selama 10 hari
Gejala klinis yang ditemukan pada pasien adalah adanya vesikel pada wajah. Disertai
nyeri, eritem, dan lokasi unilateral. Pasien juga dalam keadaan demam dan memiliki
riwayat varicella sebelumnya. Gejala-gejala yang ditemukan sesuai dengan herpes
zoster. Pengobatan yang diberikan adalah obat anti viral yang sebaiknya diberikan
dalam 3 hari pertama sejak lesi muncul. Anti viral yang dianjurkan adalah asiklovir
5x800 mg sehari yang biasanya diberikan 7 hari atau diberikan valasiklovir 3x1000
mg sehari. Jika lesi baru masih tetap timbul, obat tersebut masih dapat dilanjutkan dan
dihentikan setelah 2 hari sejak lesi baru tidak muncul lagi.
6. Anak berusia 7 tahun dating ke rumah sakit dengan keluhan bruntus cair di seluruh
tubuh. Anak mengalami demam, sakit kepala, tidak enak badan. Kakak pasien juga
mengalami hal yang sama. Pada pemeriksaan dermatologis ditemukan vesikel, papul

eritema di badan, dan sedikit di lengan dan tungkai. Apakah diagnosis pada pasien
ini?
a. Varisela
b. Herpes simpleks
c. Variola
d. Herpes zoster
e. Impetigo bulosa