Anda di halaman 1dari 2

DAFTAR PUSTAKA

Berman, Kevin. Ecthyma. [updated 15 Mey 28] [accessed: 24 November 2011]. Available
from: URL: http://medlineplus.com
Craft N, Lee PK, Zipoli MT, Weinberg AN, Swartz MN, Johnson RA. Superficial and
Cutaneous Infections and Pyodermas. In: Wolff K, Goldsmith LA, Katz SI, Gilchrest BA,
Paller A, Leffell DJ, editors. Fitzpatrick's Dermatology in General Medicine. 7th ed. USA:
McGraw-Hill; 2008. p. 1694-9.
Djuanda A. Pioderma, Dalam: Djuanda A,eds. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin
Edisi 4. Jakarta: FKUI; 2008. p. 57-60.

Juanda A. Pioderma. In: Juanda A, Hamzah M, Aisah S, Kosasih A, Wiryadi BE, Natahusada
EC, et al., editors. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. 5th ed. Jakarta: Badan Penerbit FKUI;
2010. p. 57-60.

Berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik didapatkan diagnosis ektima. Pasien


merupakan bayi usia 1 tahun 2 bulan dengan keluhan gatal ditunjukkan dari sifat bayi yg
sekarang mulai rewel dan gelisah. Pada pemeriksaan fisik didapatkan ujud kelainan kulit
(UKK) yaitu pada ekstremitas bawah dextra terdapat ulkus cekong, erosi dengan dasar
eritema, pus (-) disertai krusta berwarna kekuningan dan terdapat pula papul eritem.
Kemudian di ekstremitas bawah sinistra terdapat plak eritem, skuama (-) krusta (-) dengan
ukuran sekitar 2 cm berbatas tegas. Tanda khas yang mengarah pada diagnosi ektima yaitu
ulkus dengan krusta kekuningan dan predileksi di ekstremitas bawah yang merupakan daerah
yg rawan trauma sehingga sering dapat terjadi infelsi dan menyebabkan terjadinya ektima.
Dari pemeriksaan fisik, UKK pasien hampir sama dengan impetigo krustosa dimana
lesinya sama-sama ditutupi krusta. Tetapi predileksinya bukan lokasi yang umumnya terjadi
impetigo krustosa yaitu diwajah dan punggung. Sehingga diagnossi ke arah impetigo krustosa
dapat disingkirkan. lesi yg dialami pasien berupa papul atau pustul tanpa rambut ditengahnya.
Sehingga dugaaan ke arah folikulitis dapat disingkirkan.
Penatalaksanaan pada pasien ini yaitu diberikan amoxicilin sirup yang merupakan
obat antibiotik; Proceles sirup yangg berisi Betamethasone 0.25 mg + Dexclorpheniramine
maleat 2.0 mg sebagai kortikosteroid dan antihistamin. Dengan kata lain proceles sebagai
obat aintiinflamasi sistemik dan alergi. Kemudian untuk antibiotik topikal pasien diberi
mupirosisn. Penatalaksanaan sudah sesuai dengan penatalaksanaan pada ektima.