Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAH KABUPATEN BERAU

DINAS KESEHATAN
PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT SAMBALIUNG
Jl. Mangkubumi II Rt.VII Sambaliung,77371
email : puskesmassambaliung@gmail.com FB : puskesmassambaliung

KERANGKA ACUAN KEGIATAN PELAYANAN


KESEHATAN PEDULI REMAJA (PKPR)
PUSKESMAS SAMBALIUNG
A.

PENDAHULUAN
Kelompok usia remaja merupakan kelompok yang cukup besar, sekitar 30% dari
seluruh populasi, sebagai generasi penerus kelompok ini merupakan aset atau
modal utama sumber daya manusia bagi pembangunan bangsa di masa yang akan
datang. Kelompok remaja yang berkualitas memegang peranan penting didalam
mencapai kelangsungan serta kebrhasilan Tujuan Pembangunan Nasional.

B.

LATAR BELAKANG
Berdasarkan data Proyeksi Penduduk Indonesia 2000-2025 proporsi
penduduk remaja berusia 10-19 tahun pada tahun 2010 adalah sekitar 18,3 % dari
total penduduk atau sekitar 43 juta jiwa. Besarnya populasi kelompok usia remaja
dapat dimaknai sebagai aset dan potensi bangsa di masa depan. Pentingnya
remaja sebagai aset masa depan peradaban manusia ditunjukkan dengan adanya
beberapa indikator yang ditetapkan Persatuan Bangsa Bangsa sebagai Milenium
Development Goals (MDGs) yang terkait langsung dengan remaja. Fakta yang
menunjukkan bahwa saat ini remaja menghadapi berbagai tantangan yaitu perilaku
resiko, pengetahuan, dan akses terhadap informasi.
Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan untuk meningkatkan
kualitas remaja antara lain adalah dengan meningkatkan kualitas pelayanan
kesehatan peduli remaja (PKPR), termasuk kualitas dalam memberikan informasi
kesehatan remaja dan pelayanan konseling.

C.

TUJUAN UMUM
Upaya untuk mempelajari dan memahami suatu sistem, kegiatan, program
yang belum pernah diterapkan atau yang sudah diterapkan tapi masih mengalami
hambatan di Puskesmas Sambaliung dalam rangka perbaikan manajemen, sarana
prasarana dan sumber daya manusia.

D.

TUJUAN KHUSUS
1. Untuk mempelajari dan memahami persiapan dan pelaksanaan akreditasi
puskesmas.
2. Untuk mempelajari dan memahami program baru dalam upaya kesehatan
masyarakat dan upaya kesehatan perorangan.
3. Untuk mempelajari dan memahami upaya meningkatkan mutu pelayanan di
puskesmas.

2
E.

KEGIATAN
Bentuk Kegiatan adalah melakukan kegiatan kaji banding ke Puskesmas
yang ditunjuk yang memiliki kelebihan sesuai tujuan di wilayah Indonesia.

F.

CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


1. Kepala puskesmas membentuk dan menerbitkan Surat Tugas Tim Kaji Banding
2. Tim Kaji Banding melakukan koordinasi internal dengan anggotanya terkait
persiapan materi kaji banding
3. Tim kaji banding
melaporkan hasil koordinasi internal kepada Kepala
Puskesmas.
4. Tim kaji banding melakukan persiapan keberangkatan dan peralatan yang
diperlukan
5. Tim kaji banding melakukan kegiatan kaji banding
6. Tim kaji banding membuat laporan tertulis dan melaporkan kepada Kepala
Puskesmas
7. Tim kaji banding melakukan hasil RTL dengan mensosialisasikan hasil kegiatan
kaji banding kepada Kepala Puskesmas dan seluruh karyawan
8. Kepala Puskesmas dan tim manajemen membuat analisa kaji banding untuk
kemudian diagendakan dalam rapat tim manajemen

G.

SASARAN
Puskesmas yang memiliki kelebihan dalam penerapan sistem, program dan
kegiatan dalam meningkatkan pelayanan di masyarakat.

H.

JADWAL PELAKSANAAN
Pelaksanaan kaji banding dilaksanakan 1 kali dalam 1 tahun.
I. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN
1. Evaluasi ketepatan jadwal pelaksanaan dilakukan setelah selesai pelaksanaan
kegiatan. Dilakukan oleh ketua tim kaji banding.
2. Laporan Evaluasi ini ditujukan kepada Kepala Puskesmas dan Dinas
Kesehatan Kabupaten Berau.

J.

PENCATATAN PELAPORAN EVALUASI KEGIATAN


Pencatatan pelaporan evaluasi kegiatan kaji banding dilakukan oleh tim kaji
banding dalam bentuk laporan hasil kaji banding dan laporan tindak lanjut hasil kaji
banding. Analisa hasil kaji banding dilakukan oleh tim manajemen Puskesmas
Sambaliung.

3
Sambaliung,

2016

Kepala Puskesmas Sambaliung

H.Syafrudin.AB
NIP. 19590102 198201 1 008