Anda di halaman 1dari 231

KLIMATOLOGI PERTANIAN

by Ruslan Wirosoedarmo

Free Powerpoint Templates

Page 1

Faktor Kehidupan
1. Faktor Genetik : Faktor dalam yang
Sifatnya turun temurun
+
2. Faktor lingkungan: - Tanah
- Air
- Lingkungan
udara (iklim)
Iklim ------------ sifat/peradapan
organisme berbeda
Faktor penentu
Keberhasilan tanaman --swasembada
pangan

Tanaman Beradaptasi

Tanah + Iklim/Cuaca + Tanaman ------ Hasil Tanaman


Peran Iklim:
- Proses Perkembangbiakan
- Pertumbuhan
- Lain-lain

Free Powerpoint Templates

Page 2

Manfaat
1.

Memberikan bekal pengetahuan danketrampilan


dalam menghimpun dan mengolah data serta
menginterprestasikan data iklim
2. Sebagai landasan dalam menyusun perencanaan
bangunan
3. Membantu memecahkan masalah pertanian
Batas istilah :
Meteorogi : meteor = benda
angkasa
logos = ilmu
1. Ilmu yang memepelajaritentang benda angkasa
2. Ilmu tentang cuaca

Free Powerpoint Templates

Page 3

Klimatologi
Kendrew (195&): Lebih ditekankan pada diskripsi
tentang iklim regional.
Chambers (1978): Keterangan dan penjelasan
tentang peredaran cuaca dan unsur2 atmosfer
dalam jangka waktu pendek maupun panjang
Dari batasan didenifisikan :
Klimatologi:Ilmu yang mempelajari tentang keadaan
rata2 cuaca dari suatu daerah dalam jangka
waktu yang relatif panjang kurang lebih 30 th
berturut-turut yang didasarkan atas peristiwa
kejadian alam yang berlangsung secara
berkesinambungan.

Free Powerpoint Templates

Page 4

Agrometeorologi: Meteorologi Pertanian


Adalah cabang ilmu meteorologi terapan yang
berkaitan dengan respon organisme terhadap
lingkungan fisik.
Secara definitif: Agrometeorologi diartikan sebagai
suatu studi proses fisik di atmosfer yang
berhubungan dengan proses produksi tanaman
Sasaran Yang Diharapkan :
Menunjang usaha peningkatan produksi pertanian
dengan mengadakan kegiatan.
1. Peramalan produksi yang lebih tepat dengan
berpegangan pada data cuaca ( hasil dan
kualitas).
2. Mengadakan pengaturan pola tanam
berlandaskan meteorologi (air & pengaturan
tanaman)
Free Powerpoint Templates

Page 5

3. Melakukan kontrol terhadap kondisi lingkungan yang


ada di sekitar tanaman atau hewan.
Lingkungan Mikro:
1.Pengendalian kecepatan angin dengan menanam
pohon pelindung.
2. Mencegah terjadinya frost atau banjir serta
membersihkan kabut.
3. Mengendalikan suhu ( tanah, kandang dll).
Agroklimatologi: (klimatologi
tanaman
Adalah ilmu iklim terapan yang mempelajari hubungan
antara unsur-unsur iklim dengan proses produksi
tanaman.
Variasi Ilkim di Permukaan Bumi:
Berdasarkan: - Tempat
- Waktu
Free Powerpoint Templates

Page 6

Faktor Timbulnya variasi iklim:


1. Kedudukan bumi terhadap matahari
a. Lintang Tempat
- Zone kutup
60-90 Lu/Ls
- Zone Sub tropis 30-60
Zone tropis
< 30
b. Jarak Bumi terhadap matahari
Peredaran bumi membentuk ELLIPS, makajarak
bumi dan matahari tidak selalu sama:
- Jumlah energi matahari yang diterima tidak sama
- Paling dekat terjadi pada 1-3 juli dengan jumlah
energi yang diterima lebih kurang
1,88cal/cm2/menit
- Paling jauh 1-3 januari dengan energi 0,81
cal/cm2/min

Free Powerpoint Templates

Page 7

2. Ketinggian Tempat
a. Permukaan bumi:
- Laut
- Vegetasi
- Pegunungan
b. Permukaan Daratan:
- Dataran Tinggi
- Dataran Rendah
Unsur Iklim/cuaca yang terpengaruh:
- Suhu
- Tekanan Udara
- Kelembaban Udara
- Hujan
Contoh Pada dataran Tinggi:
- Suhu udara Rendah
- Tekanan Udara rendah
- Kelembaban udara tinggi
Powerpoint Templates
- HujanFree
tinggi

Page 8

3. Distribusi Daratan dan Lautan


- Luas Lautan 73 %
- Luas Daratan 27%
Pada lintang tempat 10-30 dristribusi daratan lebih
luas dari pada lautan shg pelepasan energi lebih
besar dibanding pada lintang 0-10 LU atau LS.

ATMOSFER BUMI
Ilmu atmosfer merupakan pengetahuan
yang terkait dengan berbagai disiplin
ilmu yang menekankan pada
pemahaman dan penjelasan mengenai
gejala atmosfer bumi dan planit lain.
Pada dasarnya ilmu atmosfer dibagi
menjadi dua bidang ilmu yaitu
meteorologi dan klimatologi.
Free Powerpoint Templates

Page 9

Peranan Utama Atmosfer


1. Sebagai pelindung permukaan bumi terhadap
pengaruh radiasi matahari secara langsung.
Gas nitrogen, oksigen dan ozon menyerap sinar ultra
violet
Uap air dan CO2 menyerap sinar infra merah. Kedua
sinar menyebabkan perubahan suhu udara
2, Sebagai stabilator unsur2 iklim di permukaan Bumi
- Gas dan uap air: Penghalang terjadinya pelepasan
energi dari permukaan bumi
- Sinar matahari dipantulkan ke atmosfer, diserap
atmosfer dan diteruskan ke permukaan bumi
3. Menjaga kelestarian mekanisme pembentukan
cuaca dan iklim serta mengatur kelangsungan
proses seperti siklus hidrologi

Free Powerpoint Templates

Page 10

2. TIPE IKLIM
Untuk menentukan iklim di suatu daerah tidak bisa
hanya dilihat dari salah satu unsur iklim saja tetapi
harus diperhatikan kombinasi dari beberapa
variabel meteorologis yang menyusun iklim.
Data iklim yang digunakan untuk analisa dan
penggolongan iklim adalah:
a. Harga rata2 bulanan dan tahunan hujan serta
perkiraan rata2 tahunan suhu
b. Harga rata2 maksimum dan minimum serta
perkiraan suhu, kelembaban dll.
c. Hujan maksimum dalam 24 jam
d. Rata2 hujan bulanan dan tahunan
e. Jumlah hari hujan
f. Prosentase atau lamanya penyinaran matahari rata2
dll.
Free Powerpoint Templates

Page 11

Metode Menggolongkan Iklim


a. Iklim Matahari
- Didasarkan pada jumlah radian matahari yang
datang
- Jumlah insolasi yang diterima oleh suatau
tempat yang ini menentukan suhu. Insolasi
paling besar di equator dan paling kecil di kutup.
Keadaan Iklim dipengaruhi:
- Lintang tempat
- Distribusi daratan dan lautan
- Angin
- Arus laut
- Kemiringan
- Tinggi tempat
b. Zone iklim berdasarkan lintang tempat
Free Powerpoint Templates

Page 12

1. Zone equator (panas)


- Dicirikan oleh keadaan variasi suhu tahunan kecil
- Variasi suhu tahunan untuk siang hari kecil dan
lebih kecil dari variasi suhu harian
- Dijumpai hanya dua musim yaitu musim kemarau
(kering) dan musim hujan (basah)
- Ditepi utara dan selatan zone ini hujan makin
rendah dan terdapat daerah padang rumput dan
savana
- Dipengaruhi angin pasat yang bertiup disepanjang
tahun
- Terletak pada lintang tempat 23,5 LS - 23,5 LU
Zone Pertengahan (sedang)
-Berada pada 66,5 LU dan 66,5 LS
-Daerah pertemuan udara dingin dan panas daerah
katulistiwa
- Dipengaruhi oleh angin barat sepanjang tahun
- Perubahan suhu dan curah hujan besar sekali. Di
pedalaman
c.h. rendah
dan di dekat pantai tinggi
Free Powerpoint
Templates
Page 13
karena dataran yang luas

3. Zone kutup
- Berada disekitar kutup dan selalu beku
- Musim panas pada umumnya pendek sehingga
panas tidak mencukupi untuk tanaman/pohonan
c. Zone iklim menurut sifat permukaan bumi
1. Iklim benua
- terdapat di tengah benua
- curah hujan rendah
- kelembaban udara rendah
- radiasi matahari tinggi
- di daerah aquator perubahan suhu kecil baik
didaratan aupun lautan
- Di daerah pertengahan musim winter yang dingin dan
musim sammer yang panas
- Di zone kutup musim winter yang sangat panas dan
musim summer singkat dan dingin
Free Powerpoint Templates

Page 14

2. Iklim laut
- Terdapat di daerah yang sangat besar pengaruh
lautnya seperti di pulau
- Kelembaban udara tinggi
- Fluktuasi suhu hariandan tahunan rendah
3. Iklim pantai
- Merupakan peralihan iklim benua dan laut
- Terdapat di tepi benua dan tergantung pada pengaruh
angin laut terhadap daratan
4. lklim Pegunungan
- Terdapat di daerah dataran tinggi
- Curah hujan meningkat terus sampai ketinggian 2000
m dan berkurang apabila lebih tinggi karena
kerapatan awan makin tipis.

Free Powerpoint Templates

Page 15

Zone kehidupan digolongkan sbb:


1. Zone hutan hujan tropis: terdiri dari tanaman
semak sampai poon
2. Iklim STEPPA: merupakan padang rumput atau
tanaman yang banyak mengandung air (caktus)
3. Zone tumbuhan yang mrnggugurkan daun pada
suatu musim dan membentuk daun pada musim
lain
4. Zone vegetasi hutan cemara, conifera
5. Zone tundra, tanaman lumut
6. Zone es abadi: tidak ada tanaman

Free Powerpoint Templates

Page 16

A.

Penggolongan iklim menurut PENCK

1.

Iklim HUmid: didasarkan pada banyaknya hujan


jatuh dimana curah hujan > evaporasi
- Tipe ilkim Poler: sebagai air tanah adalah es tanah,
tak ada mata air, sungai tertutp es dan memperoleh
air b ila salju mencair
- Tipe iklim PHREATIS:
a. Air hanya sebagian dapat merembes kedalam
tanah
b. Mendapatkan air dari air tanah
2. Iklim kering: evaporasi >c.h
- Tipe iklim semi arid
a. Hujan jarang sekali
b. Sebagian air mengalir dan sebagian merembes
kemudian sebagian menguap
c. Terjadi kerak2 di permukaan bumi
Free Powerpoint Templates

Page 17

Tipe iklim arid penuh


a. Air hujan tidak cukup membasahi tanah
b. Tidak terbentuk kerak
3. Iklim salju: lebih banyak jatuh hujan salju atau es
-tipe iklim semi salju:hujan salju kadang diganti hujan
biasa
- Tipe iklim salju penuh: hujan hanya hujan salju
Iklim menurut LANG
Didasarkan pada perbandingan hujan dan derajat panas
(suhu) terbaik
R= r/t
R= faktor hujan (merupakan suatau ukuran kelembaban)
r= hujan tahunan
t= derajat panas rata2

Free Powerpoint Templates

Page 18

LANG mengelompokkan IKLIM sbb:


1. Daerah Arid: penguapan > hujan (R<40)
2. Daerah Humid: penguapan < hujan (R= 40-160
3. Daerah Perhumid: hujan> penguapan (R>160)
4. Daerah nival(salju) tidak terjadi penguapan
Iklim menurut KOPPEN
Didasarkan pada:
- suhu rata2 bulanan dan tahunan
- Rata2 hujan
- Vegetasi
- Intensitas penguapan
Ada 5 kelompok besar:
A: Iklim hujan Tropis: Suhu rata2 bulan trdingi >10
derajad celsius
B: Iklim Kering: Penguapan dari tanah dan vegetasi
>rata2 C.H, suhu tidak terbatas
C: Iklim seadng Berhujan: suhu bulanan terdingin 18 3
Free Powerpoint Templates
Page 19
derajat celsius.

D: Iklim Dingin:
- Musim winter yang dingin
- Suhu bulan terpanas 18 derajat celsius
- Bulan terdingin 3 derajat celsius
E: Iklim Kutup: suhu bulan terpanas 10 derajat celsaius
Batas2 antara kelima tipe iklim
1. Dipisah berdasar nilai ekstrim rata2 suhu bulanan
dan atau kombinasi suhu dan hujan
2. Batas antara iklim A, C dan D terhadap iklim yang
lain serta iklim kutup E digunakan suhu rata2
bulan terpanas.
2. A,C dan D ditentukan suhu rata2 hujan, suhu bulan
trdingin 18 derajat celsius, lebih tinggi 18 derajat
celsius iklim A, iklim C rata2 suhu bulan terdingin -3
drrajat celsius atau lebin, iklim D rata2 suhu bulan
terdingin dibawah 3 derajat celsius
3. Suhu 18 derajat celsius adalah suhu optimum bagi
aktivitas kehidupan
Free Powerpoint Templates

Page 20

Membedakan iklim kering (B) dengan iklim lain yaitu


dengan hujan tahunan dan suhu rata2 tahunan
sebagai berikut
r< 0,44t 8,5
r = rata2 hujan tahunan (inchi)
t = rata2 suhu tahunan ( derajat F)
Bila nilai r< 0,44t-8,5 ---> iklim B
r>0,44t 8,5 -iklim kering
Di daerah iklim B ada yang lebih kering yaitu:
1. BS = iklim STEPPE
2. BW= iklim gurun Pasir
Tipe iklim A ada:
1. Af = C.H selama bulan terkering
>60 mm
2. Aw = C.H bulan terkering < 60
mm
3.Am= campuran dari kedua tipe tersebut dan
menunjukkan
suatu Templates
iklim monsoon tropis
Free Powerpoint

Page 21

Batasan Am, Aw dan Af digunakan rumus:


a= 3,94 r/25
r= hujan tahunan (inchi)
a=hujan selama bulan kering
r>a --- Am
r<a -------- Aw
Tipe-tipe Iklim Utama
Af = - Tipe iklim huan hujan tropis
- suhu rata2 bulan terdingin >18 derajad celsius
- hujan bulan terkering > 60mm
- selalu lembab
- tak terdapat musim kering
- C.H. Tahunan > 1500 m
- vegetasi hutan lebat dengan semak2 belukar
Am = - Tipe iklim musim tropis
- suhu rata2 bulanan terdingin 18 derajatcelsius
- hujan bulanan terkering a> 3,93 r/25
Aw= -Tipe
iklim
savana tropis
Free
Powerpoint
Templates
Page 22
- suhu rata2 bulan terkering>18 derajat celsius

- minimal ada satu bulan keringn yang hujannya < 60


mm
- C.H. Tahunan < 1500 mm
Bw= - iklim padang pasir
- evaporasi > presipitasi
- suhu dimusim panas sangat tinggi dan
perubahan suhu harian sangat besar, vegetasi
cactus
C3= -Tipe iklim sedang dengan musim panas yang
kering
- suhu bulan terdingin antara 18 sampai 3
derajat celsius
Penggolongan iklim menurut MOHR:didasarkan atas
banyaknya bulan basah dan bulan kering dari
suatu tempat
I.
Daerah basah: hampir tidak ada satu bulan pun
yang tergolong kering (hujan > 60 mm)
II. Daerah agak basah: periode kering lebih kecil, 12 bulan kering
Free Powerpoint
Templates
III. III. Daerah
agak kering:
terdapat bulan2 kering
Page 23
agak banyak, 3 4 bulan

IV. Bulan kering: bulan kering lebih kurang 6 bulan


V. Daerah sangat kering: bulan kering > 6 bulan
Penggolongan iklim menurut Sistem Schmidt dan
Ferguson
- Ditekankan untuk ikli di Indonesia
- Didsrkan byknya bln bsh n bln krg spti sistem MOHR
- Batasan2 tipe iklim menggunakan perbandingan jml
kering dan bulan basah (Q)
Tipe ikli menurut Schmidt dan Ferguson
Tipe Iklim
Nilai Q rasio (%)
A
0
- 14,3
B
14,3 - 33,3
C
33,3 - 60,0
D
60,0 - 100,0
E
100,0 - 167,0
F
167,0 - 300,0
G
300,0 - 700,0
H
700,0 Templates
>
Free Powerpoint

Page 24

Penggolongan iklim menurut OLDEMAN dan Darmijat


Sjarifuddin (1977): Daerah basah dan kering
didasarkan:
- Bulan basah bila C.H. Rata2 per bulan>200 mm
- bulan kering: C.H. Rata2 per bulan < 100 mm
Grafik:
AWAN
Bumi selubung atmosfer adalah:
- Lapisan gas-gas
- Lapisan debu
- Lapisan uap air
Titik2 air atau es yang melayang di udara disebut awan
Awan terjadi sebagai hasil kondensasi pada latitut yang
tinggi oleh adanya penaikan udara yang vertikal
Proses kondensasi pada atmosfer adalah efek dari
penaikan udara
Free Powerpoint Templates

Page 25

Proses penaikan udara berlangsung sbb:


1. Jika radiasi sangat kuat maka udara mengembang
ke atas sehingga terjadi gerakan udara vertikal
2. Jika udara panas menaiki penghalang2 seterti
gunung ataumasa udara dingin dekat permukaan
tanah
Proses pembentukan awan
Merupakan proses fisik dari radiasi matahari di bumi
karena proses thermal convection
Radiasi matahari:
- 36 % dipantulkan kembali sebagai albedo
- 17% diserap oleh atmosfer
- 47% diterima permukaan bumi
- Beberapa teori yang berhubungan dengan proses
pembesaran butir2 kondensasi di awan

Free Powerpoint Templates

Page 26

Pemanasan atmosfer -massa udara memuai dan


terangkat ke atas- pemampatan masa udaraterjadi tumbukan butir besar dan kecil
penyatuan saling melebur- ukuran >besar
akibat gaya beratkeluar sistem awan jatuh
sebagai Hujan
Pertumbuhan butiran oleh proses tumbukan dan
peleburan tergantung:
1. Efisiensi tumbuka:
- diameter butiran
Jarak horisontal dari pusat2 butiran
2. Efisiensi peleburan:
- Peleburan
- Kecepatan jatuh
- Sudut tumbukan
- Diameter buturan
Free Powerpoint Templates

Page 27

Hubungan diameter butiran


dengan kecepatan jatuh butir2 air
---------------------------------------------Ukuran butir/diameter kec. Jatuh
(um)
(cm/dt)
---------------------------------------------Butiran awan 1
0,003
5
0,076
10
0,300
20
1,000
50
7,600
Butiran gerimis 100
27,0
200
72,0
500
206,0
1000
403,0
Butiran hujan 2000
649,0
3000
806,0
Free Powerpoint Templates
5000
909,0

Page 28

Terjadinya butir2 awan


1. butir2 awan tumbuh pada tipe partikel yang sangat
kecil yang disebut kondensasi inti. Butir2
berdiameter lebih kurang 0,1 -0,3 mikron dan
ditemukan dalam konsentrasi kurang dari 100/cm3
udara
2. Awan es dapat dibentuk dari kondensasi inti tapi
butiran air jatuh lebih banyak dari pada materi inti
Kelompok awan cumulus dapat dibagi 3 tipe
berdasarkan kadarnya dalam setiap cm3
1. Kadarnya 300 butir awan setiap cm3 ukurannya
kadang2 lebih besar dari 1km untuk luas vertikalnya
dan sering < 300 m untuk tebalnya. Tidak pernah
menimbulkan hujan, diameter sering < 40 mikron.
2. Kadarnya sekitar 220 butir dalam setiap cm3
diameter > 50 mikron, terlihat disekitar Amerika
Serikat,
3. Kadarnya 55/cm3, terliat di sekitar lautan tropis,
Menghasilkan hujan ketika ukuran kecil
Free Powerpoint Templates

Page 29

Awan cumulus terbentuk bila keadaan udara unstabil dan


kelembaban udara cukup tinggi disertai yang rendah,
Awan cumulus dapat terbentuk melalui beberapa cara
yaitu:
1. adanya pemanasan permukaan bumi radiasi bumi
radiasi gelombang panjang memanasi
atmosfer masa udara terangkat keatas secara
vertikal mencapai ketinggian kondensasi uap air
mengembun terbentuk hujan
2. Adanya gangguan orografis yaitu massa udara yang
berhembus di daerah pegunungan terjadi penyatuan
butir2 uap air
3.Efek fron yaitu pertemuan massa udara panas dan
dingin terbentuk fron. Karena adanya pergerakan
udara panas naik keatas fron kondensasi awan
cumulus
4. Efek convergensi yaitu proses pembentukan awan
yang terjadi di daerah tropis.
Pertemuan massa udara dari sub tropis utara & selatan
massa
air terdorong/terangkat
keatas
Freeuapa
Powerpoint
Templates
Page 30
suhu rendah k0ndensasi awan

Klasifikasi Awan
Awan merupakan proses awal terjadinya hujan namun
tidak semuanya awan menghasilkan hujan.
Secara garis besar awan dibagi 3 kelas utama: cumulus,
stratus dan cirrus
1. Cumulus
Bentuknya menyerupai bukit, kubah atau menjulang
tinggi, tampak putih menyerupai kembang dan yang
tidak terlalu besar dinamakan cumulus congostus.
Awan yang terbentuk vertikal keatas dengan dasar
hitam dan menghasilkan hujan comulonimbus
2. Stratus
a. stratus: Susunan dak keadaan datar, kelabu bentuk
spt selimut, ketinggian 1-2 km
b. Altostratus: ketinggian 2-7km
c. Nimbostratus: menyebabkan hujan atau salju,
awanya berlapis
d. Virga: awan dimana kadang2 air atau partikel es
menguap sebelum jatuh ke tanah
Free Powerpoint Templates

Page 31

e. Stratoculumbus: awan stratus yang bercampur


dengan culumbus, ketinggia 2 km
f. Alto culumbus: ketinggian 3 7 km, unsur-unsurnya
keliatan kecil
g. Alto culumbus lenticularis: terletak di fdaerah
pegunungan bentuknya nenyerupai lensa raksasa,
bentuknya seperti gerak gelombang, terbentuk
karena terhalang gunung
3. Cirrus: tersususn kebanyakan dari kristal es, terdapat
pada ketinggian 5-12 km, berwarna putih menyerupai
benang.
a. Cirrus status: bentuk dan rupa awan disertai tudung
yang halus, rata dan menutupi langi
b. Cirro comulus: awan cirrus yang berada di daerah
tunggi,tersusun dari elemen2 yng menyerupai riak
air.
Cirrus oldh MASON (1975) digolongkan menjadi 3
kelompok:
1a. AwanFree
berlapis
lapis: Templates
kelompok ini dibedakan atas
Powerpoint
Page 32
dasar ketinggian awan

a. Awan tinggi: terletak pada ketinggian diatas 7000 m


dengan suhu dibawah -25 derajat celsius,warna
putih halustampak seperti rumbai2, merupakan
garis2 seperti bulu ayam
Terdiri dari:
1.Cirrus (Ci): ketinggian 9000-10500 m, bentuk spt bulu
ayam yang tersusun seperti pita melengkung di
langit, tidak menimbulkan hujan.
2. Cirrus cumulus (Co): terletak pd ketinggian 75009000m, terdiri dari kristal2 es, bentuknya seperti
gerombolan domba, terdiri dari susunan berwarna
putih dan terputus-putus, tidak menimbulkan
bayangan dan hujan
3. Cirrustratus (Cs): pada ketinggian 6000-7000m,
bentuk seperti kelambu putih dan halus, menutup
langit secara merata, membentuk lingkaran yang
mengelilingi matahari dan bulan, terdiri dari butir2
es.
Free Powerpoint Templates

Page 33

Awan Menengah: dicirikan dengan nama ALTO,


ketinggian 2000 7000m, suhu antara 0-25 derajad
celsius.
Kelompok ini terdiri dari:
1. Altocumulus (Ac): terletak antara ketinggian 45006000 m, bentuk kecil seperti bola, berwarna putih
hingga pucat dan ada bagian yang kelabu,
tersususn membentuk seperti garis2 atau
gelombang, tidak mendatangkan hujan.
2. Altostratus (As): terletak pada ketinggian 30004500 m , membentuk seperti selendang yang
uniform, berwarna kelabu kebiru-biruan, lebih tebal
dari pada CIRRUS STRATUS, umumnya
mendatangkan hujan.
3. Awan Rendah: dicirikan dengan nama stratus,
ketinggian dibawah 2000 m, suhu lebih panas dari 5 derajad celsius

Free Powerpoint Templates

Page 34

Terdiri dari:
1. Stratus Cumulus (Cs): terdiri dari butir kecil yang
jumlahnya banyak, warna abu2 halus dengan cela2
yang lebih terang, tidak menimbulkan hujan
2. Nimbustratus (Ns): bagian tepi lebih tebal seperti kain
robek2 atau compang camping, berwarna putih kelabu,
ketinggian 1500m, menimbulkan hujan, tetapi di
Indonesia hujan gerimis, biasanya menutup seluruh
langit
2. Tipe Awan Tumbuh Vertikal
a. Cumulus (Cu): berada pada ketinggiandibawah
1500m, awan tebal dengan puncak tertinggi pada
siang hari karena adanya udara naik keatas, bagian
puncak mempunyai permukaan bulat dengan
bagiandasar hampir horizontal, bila berhadapan
dengan matahari tampat terang, tampak pada saat
udara cerah
b. b. Culumunimbus (Cb): berukuran besar dan bagian
bawahnya rendah tetapi puncaknya tinggi seperti
gunung atau menara, biasanya terjadi petir atau guntur
Powerpoint
Templates
akibat Free
adanya
awan ini,
dapat menimbulkan hujan
Page 35
dengan titik air besar sehingga jatuh deras

3, Tipe2 Awan Khusus


a. Awan Frakto: merupakan awan rendah yang
berasosiasi dengan awan2 Cumulus, Stratus
ataupun Nimbustratus.Macamnya : Fracto cumulus,
Fractostratus dan Fractonimbus.
b. Awan Orografi: terbentuk oleh adanya udara didorong
naik ke atas gunung.
c. Awan2 gelombang dan centiculer. Di bentuk di daerah
bayangan gunung dan di puncak gunung yang
mempunyai bentuk gelombang.
Penentuan Awan Secara Fisual:
1. Bentuk awan: Bergumpal-gumpal dan tumbuh
membesar kearah vertikal adalah merupakan ciri
awan cumulus atau cumulusnimbus, bentuk sperti
ombak atau gelombang ciri awan menengah.
2. Warna Awan: Awan berwarna putih dengan bentuk
gumpalan mencirikan awan cumulus kalau warna
gelap menimbulkan hujan, awan berkuningkuningan atau kemerah merahan mencirikan
Free Powerpoint Templates
Altostratus.
Page 36

3. Ketinggian
- Awan tinggi, awan menengah, awan rendah.
Jadi paling mudah dan cepat menentukan awan secara
fisual adalah dengan melihat bentuk disertai sifat2
yang lain.
Penyebab Awan:
Keawanan adalah dinyatakan dalam jumlah langit yang
tertutup awan yang biasanya dinyatakan dalam
persepuluh dari luas total langit.
-Keawanan dianggap NOL berarti langit tak berawan
-Keawanan dianggap 10 semua langit tertutup awan.
-Penyebaran keawanan hampir paralel dengan
penyebaran hujan
Keawanan maksimum banyak terjadi pada ling equator
SUHU UDARA
Suhu udara menggambarkan rata2 energi atau panas
yang terkandung pada suatu benda baik benda
maupun benda cair.
Free Powerpoint Templates

Page 37

Suhu didefinisikan sebagai pergerakan molekul suatu


benda dan kecepatan pergerakan molekulnya
menggambarkan suhu dari benda tersebut.
Pada umumnya suhu didefinisikan dalam istilah yang
relatif berdasarkan derajat panas yang dimiliki oleh
suatu benda.
Secara prinsip, suhu adalah suatu kondisi yang
menggambarkan aliran (fluks) panas dari suatu
bahan atau benda ke benda lainnya yang derajat
panas kedua benda tersebut berbeda.
Pengukuran suhu:
1. Suhu dalam derajat Fahrenheit (F)
2. Suhu dalam derajat Reamur(R)
3. Suhu dalam derajat Celcius (C)
4. Suhu dalam derajad Kelvin (K)
Faktor-faktor yang mempengaruhi suhu:
1. Radiasi matahari langsung
2. Curah hujan
Free Powerpoint Templates
3. Angin
Page 38

Rata2 suatu suhu udara di suatu tempat dapat dihitung


dengan 3 cara:
1. Pengukuran yang dilakukan pada waktu tengah
hari (T max) dan pada tengah malam (Tmin)
2. Dilakukan pada pagi, siang dan sore hari
3. Dilakukan setiap jam yakni dimulai jam 07.00 pagi
sampai jam 17.00 sore.
Jenis permukaan dan bentuk permukaan bumi
mempengaruhi energi yang diterima
Radiasi Matahari: merupakan radiasi gelombang
pendek dimana 15%-20%nya diserap langsung oleh
atmosfer shg mempengaruhi suhu di permukaan
bumi.
Energi yang tersimpan di permukaan bumi untuk
memanaskan udara diatasnya dengan cara konduksi
(G), konveksi (H) dan turbulensi dalam bentuk panas
yang dapat dirasakan (sensible heat) disamping
digunakan untuk menguapkan air dipermukaan
dalam bentuk panas tersembunyi (latent heat)
Free Powerpoint Templates

Page 39

Energi yang diserap daratan atau lautan merupaka


sumber energi dalam bentuk gelombang panjang
yang besarnya adalah sbb;
I=GT pangkat 4
I=jumlah energi yang dipancarkan oleh permukaan bumi
= koefisien emisitas
G= konstanta steffan
T= suhu mutlak
Suhu: ukuran energi kinetik yang dihasilkan oleh adanya
aktivitas pergerakan molekul yang dikandung oleh
suatu benda yang biasanya dinyatakan dalam satuan
derajad celsius, fahrenheit atau kelvin.
Panas:jumlah total dari energi kinetik yang dihasilkan
oleh aktivitas pergerakan molekul yang dikandung
oleh suatu benda yang biasanya dinyatakan satuan
cal,watt, joule dll.
Prinsip perbedaan suhu dan panas
Panas adalah jumlah atau banyaknya energi yang
dikandung
oleh suatuTemplates
benda.
Free Powerpoint

Page 40

Jumlah atau kadar panas yang dikandung suatu benda


sebenarnya menyatakan tentang energi dalam (
internal energy) yang biasa disebut enthalpy,
merupakan komponen yang umum digunakan dalam
termodinamika.
Panas diukur dalam satua Joule(J) atau Newton meter
(Nm) atau kg m2 S-2 dan atau dalam satuan lama
(kalori, cal).
Berdasarkan Hukum termodinamika I, panas adalah
energi kinetik total dari pergerakan molekul suatu
benda, sedangkan suhu adalah energi kinetik rata2
dari pergerakan molekul suatu benda. Di sisi suhu
menyatakan derajat panas dan dinginnya suatu
benda.
Tingkat panas yang dihasilkan oleh suatu benda
ditentukan oleh jumlah molekul yang dikandung
benda tersebut juga dipengaruhi oleh kecepatan
pergerakan molekulnya
Free Powerpoint Templates

Page 41

Bentuk energi internal:


1. Energi kinetik internal yaitu energi yang
menyebabkan terjadinya pergerakan molekul
benda dalam hal ini manifestasinya adalah
perubahan suhu, karena itu suhu menunjukkan
energi kinetik.
2. Energi potensial internal yaitu energi yang dimiliki
suatu benda dan digunakan untuk proses
perubahan fasa. Sebagai contoh air mengalami
perubahan fasa jika dipanaskan pada suhu 100
derajad celcius.
Mekanisme Terjadinya Perubahan Suhu dan Panas:
Energi matahari + energi mekanis
(tenaga pukulan/gesekan) Absorbsi permukaan
(molekul2)molekul bergerak/aktif -energi
kinetik (suhu dan panas)

Free Powerpoint Templates

Page 42

Kapasitas panas dan Panas jenis


Jumlah panas yang dikandung suatu benda selain
ditentukan berdasarkan massa dan kecepatan
pergerakan molekulnya juga dinyatakan dalam suatu
volume (cm3). Jumlah panas yan dikandung suatu
benda trgantung pada kapasitas panasnya dan
panas jenis dari benda yang menerima panas.
Proses Perambatan Panas
a. Konduksi: proses peramabatan panas akibat
adanya perbedaan aktivitas molekul dan panas
Kecepatan perambatan tergantung pada besarnya
perbedaan panas dan daya hantar panas dari
medium.
Daya hantar panas adalah jumlah panas yang
dirambatkan per detik melalui suatu permukaan
seluas 1cm2 setebal 1 cm dan perbedaan suhu
antara permukaan sebesar 1 derajat celsius
Contoh:
Air = 0,0143 cal/cm/dt/derajad cel.
Free Powerpoint
Tanah kering=0,0004
Templates
0,0008 cal/cm/dt/derajad celcius
Page 43

Konduksi merupakan faktor yang penting dalam


perambatan panas di dalam tanah ataupun pada
benda padat yang lain
b. Konveksi
Proses perambatan panas akibat adanya pemanasan
suatu benda
Udarapanasmengembangnaik ke atas
Prinsip Proses Konveksi: proses perambatan panas dari
suatu medium ke udara ataupun sebaliknya,
besarnya tergantung perbedaan suhu di permukaan
dan suhu udara yang ada diantaranya.
H= a Cp Kh dT/dZ
H= jumlah panas yang dirambatkan
a= kerapatan udara
Cp=panas jenis
Kh=koefisien difusifitas
dT/dZ= perbedaan antara suhu udara dan suhu
permukaan
Free Powerpoint Templates

Page 44

C. RADIASI
Proses Perambatan Panas dalam bentuk gelombang
elektromagnitis, yaitu proses perambatan panas
melalui pemancaran radiasi dari permukaan bumi.
Dalam prosesini berlangsung tanpa melalui atau
membutuhkan medium perantara.
Perjalanan energi matahari ke permukaan bumi
diterangkan dua teori yaitu:
1. Teori gelombang elektromagnitik, menyatakan bahwa
cahaya merambat melalui ruangan sebagai suatu
gelombang. Jumlah gelombang yang merambat
melewati titik tertentu dalam interval tertentu disebut
sebagai frekuensi
2. Teori kuantum menyatakan bahaw cahaya merambat
fdalam bentuk aliran partikel yang disebot foton.
Energi yang terkandung dalam satu foton disebut
satu kuantum. Karena energi yang terkandung dalam
satu foton itu bernanding lurus dengan frekuensi
maka kuantum dapat dinyatakan dalam panjang
gelombang dan tiap energi foton berbanding terbalik
Free Powerpoint Templates
Page 45
dengan panjang gelombangnya

Panas Jenis: jumlah kalori yang diperlukan untuk


menaikkan suhu 1 derajad celsius oleh suatau
bahan sebesar 1 gram.
Contoh:
Air = 1,00 cal/gr/derajad celsius
Udara= 0,24 cal/gr/ derajad celsius
Tanah= 0,20 cal/gr/derajad celsius
Faktor2 yang mempengaruhi variasi suhu
a. Faktor dalam/permukaan
1. Sifat permukaan (jenis permukaan)
Sifat permukaan daratan
-molekul tidak mudah bergerak
-proses perambatan berlangsung lebih lambat
-mempunyai fluktuasi suhu lebih tinggi
- tekanan udara diatas daratan pada siang hari lebih
rendah sehingga angin bergerak ke daratan
Free Powerpoint Templates

Page 46

b. Warna Permukaan
Permukaan Terang
-Kemampuan menyerap energi matahari rendah
-Bagian yang direfleksikan lebih banyak
-Energi yang tersimpan rendah
-Suhu permukaan relatif kecil
c. Struktur permukaan dan situasi vegetasi
2. Faktor Lingkungan
- Energi radiasi matahari
- Energi radiasi permukaan
- Energi mekanis dari proses gesekan atau pukulan
- Kelembaban udara
3. Ketinggian Tempat
t= (26,3 0,61 h)o C
t= suhu rata2 tahunan (oC)
h= ketinggian tempat yang setiap perubahan nilai h adalah
untuk kelipatan 100 m. Artinya perubahan ketinggian
sebesar 100m dari permukaan laut maka suhu udara
Free Powerpoint
Templates
akan mengalami
penurunan
0,61 oC. 26,3 adalah
angka
Page
47

4. Angin: adanya pergerakan angin akan terjadi


perbedaan suhu di permukaan dan diatasnya lebih
besar.
Bentuk kepulauan fluktuasi suhu relatif rendah
Dataran bentuk benua fluktuasi suhu relatif besar
Tipe variasi suhu tahunan
1. Tipe kontinental: suhu minimum terjadi pada
sekitar januari dan maksimum pada juli dan ciri
suhu pada dataran terutama pada lintang tengah
Chicago
2. Tipe Equatorial: variasi suhu tahunan kecil (daerah
tropis)
3. Tipe Monsoon: suhu tertinggi dicapai sekitar Mei dan
September kisaran suhu cukup besar dan pengaruh
dataran lebih menonjol india
4. Tipe maritim: variasi suhu sangat tinggi dipengaruhi
oleh perpindahan udara dari lautan. Suhu
maksimum terjadi Agustus Chili
Free Powerpoint Templates

Page 48

Situasi suhu di daerah Tropis


Ciri:
1. Suhu rata2 relatif cukup tinggi
2. Fluktuasi suhu relatih rendah
3. Suhu relatif stabil
4. Fluktuasi suhu musiman yang utama ditentukan olah
inklinasi matahari dan pergerakan panas dari
daerah equator utara dan selatan secara bergantian,
awan, uap air di atmosfer.
Suhu kardinal: suhu yang menetukan kelangsungan
hidup yang berada pada kisaran antara suhu
minimum sampai maksimum
Faktor yang mempengaruhi suhu tanah
1. Tanah: tekstur tanah dan struktur, kandungan air
tanah,warna tanah, kandungan bahan organik.
Topografi: kemiringan tanah,vegetasi, letak permukaan
ait tanah
Pengolahan tanah: Kedalaman pengolahan, besarnya
bongkahan
hasil pengolahan
tanah
Free Powerpoint
Templates

Page 49

Evaporasi dan Evapotranspirasi


Manfaat Evaporasi
- Sebagai dasar untuk memperhitungkan kehilangan air
dari suatu permukaan
- Sebagai dasar penambahan air
- Sebagai dasar upaya mempertahankan debit air
padab suatu bendungan
- Sebagai dasar untuk mengetahui konsumsi air bagi
tanamansekaligus dapat dipakai sebagai pedoman
dalam pemberian air tanaman
- Sebagai pertimbangan dalam menyusun
perencanaan pengaturan jaringan irigasi
Pengertian Evaporasi
1. Proses fisik yang merubah bentuk larutan atau
cairan menjadi bentuk gas atau uap
2. Jumlah uap air yang diupakan dari suatu
permukaan tanah, tanaman atau air
Free Powerpoint Templates

Page 50

Macam Evaporasi
1. Aktual: penguapan air yang berlangsung pada
kondisi alam yang terjadi pada keadaan daerah dan
waktu tertentu sehingga nilainya sangat tetgantung
pada kondisi lingkungan yang berlaku pada saat itu.
Potensial:terjadi pada suatu permukaan penguapan yang
berada pada kondisi cukup air yang maksimum dari
suatu permukaan dalam penguapan air.
Transpirasi:peristiwa terlepasnya air dari dalam jaringan
tanaman dan pabila kondisi suhu disekitar daun
sangat rendah maka uap air yang dilepas akan
mengembun di permukaan daun yang biasanya
disebut gutasi.
Mekanisme terjadinya Evaporasi/ evapotranspirasi.
Untuk penguapan air, setiap milimeter air dibutuhkan
energi panas sekitar 540-590 kalori
1mm air energi panas 540-590 gr kalori per cm2.
Proses evaporasi dalam bentuk uap biasanya disebut
energi panas laten
Free Powerpoint Templates

Page 51

Kehilangan energi:
Rn= H + S +E
Rn= radiasi netto
H= panas terasi (energi yang digunakan untuk
memanasi udar)
S= energi yang disimpan dalam permukaan
E= energi yang digunakan untuk eavaporasi
Faktor2 yang mempengaruhi Evaporasi:
a. Kondisi permukaan: jenis permukaan
(darat,veg,laut), sifat permukaan(warna), status air
yang ada pada perukaan (keruh atau jernih, air
tawar atau asin).
b. Kondisi Lingkungan
1. Radiasi
c. Angin
2. Suhu udara
d. Tekanan uap air
3. Kelembaban nisbi udara
diudara.
RH= ea/es x 100%
ea= tekanan uap air aktual
Free Powerpoint Templates
Page 52
es= tekanan uap air jenuh di permukaan penguapan

Metode Pengukuran Evaporasi:


- Pengukuran secara langsung
- Metode pendekatan empiris
Pengukuran Secara Langsung:
1. Pan Evaporimeter: pengukuran evaporasi dengan
jalan mengukur penguapan air yang ada dalam Pan
Evaporimeter Tipe A. Diameter 1,20 m diisi air
sedalam 25 cm.
Cara Pengamatan:
- Bila tidak terjadi hujan, maka penguapan dapat
lansung diukur dengan jalan menambah air setinggi
jarum petunjuk dimana sebelumnya air selalu tepat
pada jarum petunjuk
- Jika air melalui batas jarum, maka penguapan sama
dengan curah hujan dikurangi dengan pengukuran air
hingga batas jarum petunjuk.
- Jika hujan sangat lebat hingga air tumpah dari baki
maka penguapan tidak bisa dihitung, hingga perlu
digunakan
alat lain seperti
Phice.
Free Powerpoint
Templates

Page 53

2. Pengukuran dengan Atmometer


Dengan Phice Evaporimeter yang pada prinsipnya
jumlah penguapan dihitung dari besarnya
penurunan air yang ada pada gelas ukur.
3. Pengukuran Dengan Lisimeter
untuk mengukur evapotranspirasi
Metode Pendekatan Empiris
1. Metode neraca air
E=P+ I - R D W
D=perkolasi
W= kandungan air tanah
P= curah hujan
I= infiltrasi
R= radiasi
2. Metode Aerodinamik
Eo= (Cs Ca) f (U)
Free Powerpoint Templates

Page 54

3. Neraca Energi
Rs(1-r)=RL+S+ H + E (cal/cm2/dt)
Atau
E= Rs(1-r) RL S H
Rs= radiasi gelombang pendek
r= Albedo(perbandingan antara radiasi yang
dipantulkan bumi dengan radiasi yang datang)
RL=radiasi gelombang panjang
S= panas yang disimpan dalam tanah atau permukaan
H= panas terasa
4. Metode Penman
5. Metode Thornthawaite
6. Metode Blaney Cridell
7. Metode Panci

Free Powerpoint Templates

Page 55

RADIASI MATAHARI
Hampir lebih 99% dari energi yang dipergunakan untuk
berbagai aktivitas di permukaan bumi berasal dari
matahari sisanya:
- aktivitas vulkanik
-proses penghancuran sisa2 organisme yang telah
mati
- proser fermentasi serta pembakaran fosil2 yang
tersimpan dalam tanah seperti minyak bumi,batu
bara, mineral dll.
Matahari menghasilkan energi 56x 10 pangkat 21
cal/menit atau 29 x 10 pangat 32 cal/tahun dan yang
sampai di muka hanya berkisar 3,67 x 10 pangkat 21
cal/hari akibat atmosfer
Peran radiasi Matahari secara global:
1.Sumber energi bagi berbagai aktivitas atau proses fisik
yang terjadi di permukaan bumi
2. Penyebab utama terjadinya perubahan2 terhadap
keadaan
atau iklim
Freecuaca
Powerpoint
Templates

Page 56

3. Sebagai sumber energi dalam proses penguapan air


yang akan menentukan proses penyebaran air di bumi
4. Sumber energi bagi aktivitas kehidupan organisme
dalam berbagai proses metabolisme
5. Sumber energi untuk proses fotosintesis tanaman
Radiasi berpengaruh langsung terhadap sifat tanaman
dan hewan tergantung pada: Intensitas, periodisitas
dan kualitas radiasi
1. Rejim matahari dalam perjalananya ke bumi melalui
rintanagan:atmosfer, vegetasi, permukaan bumi
Jumlah energi matahari yang sampai ke bumi dihitung
sebagai berikut:
Is=Q x Io
Is= jumlah energi mataharu yang sampaQ= transparasi
atmosfer
Io = solar konstan
Solar konstan adalah jumlah energi mataharu yang
sampai pada permukaanterluar dari matahari tegak
lurus, Free Powerpoint Templates

Page 57

Radiasi yang sampai permukaan bumi mengalami:


- sebagian diserap atau diadsorsi oleh permukssn bumi
- derefleksi/ dipantulkan
- Di transmisikan kebagian yang lebih bawah
RADIASI MATAHARI :
Diluar atmosfer masuk ke atmosfer sebagian diabsorsi
partikel2, sebagian dipantulkan (diffuse), lainnya jatuh
ke purmukaan bumi, dari permukaan bumi sebagian
di reradiasi (radiasi oleh permukaan bumi, evaporasi,
konveksi dan konduksi.
Sifat permukaan disebut Black Body Radiation (radiasi
benda hitam) adalah suatu permukaan yang
menerima radiasimatahari, kemudian menyerapnya
secara maksimum dan selanjutnya memancarkan
kembali radiasi tersebut dalam bentuk gelombang
cahaya yang berlainan dengan gelombang cahaya
yang diterima dari matahari

Free Powerpoint Templates

Page 58

2. Keseimbangan energi radiasi matahari di permukaan


bumi. Bumi setiap hari menerima 3,67x 10 pangkat
21 calori yang sampai sekarang di permukaan bumi
keberadaannya relatif konstan dimana radiasi yang
diterima seimbang denga yang dilepaskannya
kembali.
Radiasi gelombang panjang: jumlah energi yang
dipantulkan oleh permukaan setelah diserap radiasii
matahari
Radiasai gelombang pendek: radiasi yang datang ke
permukaan bumi dari radiasi matahari.
Neraca keseimbangan energi di permukaan bumi,
atmosfer dan di luar atmorfer:
1. Di permukaan bumi
Penerimaan
- radiasi langsung
27 %
- Radiasi difufuse
16%
- proses turbolensi
3%
FreeTotal
Powerpoint Templates
46%
Page 59

Kehilangan
- radiasi permukaan bumi
23%
-- proses konduksi, konveksi
dan evaporasi
23%
Total
46%
Di Atmosfer
Penerimaan
- Absorsi radiasi matahari 15 %
- Absorbsi radiasi bumi
16%
- Proses konduksi,konveksi,
dan evaporasi
7%
Total
54%
Kehilangan
- Proses radiative atmosver 51%
- Proses turbulensi
3%
Total
54%
Free Powerpoint Templates

Page 60

Di luar atmosfer
Penerimaan
- Refleksi atmosfer
40%
- Refleksi permukaan bumi 2%
- Proses radiative
51%
- Radiasi permukaan bumi 7%
Total
100%
Kehilangan
Radiasi matahari yang dikirim ke atmosfer dan
permukaan bumi 100%
Unsur2 radiasi matahari
1. Intensitas radiasi matahari:
menggambarkan jumlah energi matahari yang
sampai pada suatu luasan tertentu dari suatu
permukaan pada waktu tertentu (calori, joule,
watt/m2). Intensitas radiasi ditentukan oleh jarak
bumi terhadap matahari dan sudut datang
matahari.
Free Powerpoint Templates

Page 61

I=Io x sin
I = energi yang sampai di permukaan bumi
Io= solar konstan
= sudut datang sinar
Setiap jenis tanaman untuk aktivitas metabolismenya
membutuhkan intensitas matahati yang berbeda
2. Periodisitas radiasi matahari
Menggambarkan lamanya matahari memancarkan
sinarnya ke permukaan bumi dalam kurun waktu 24
jam yang biasanya sering disebut panjang hari.
Semakin panjang/lama maka semakin banyak energi
yang diterimanya.
Berdasarkan variasi panjang hari(periodisitas):
1. Hari panjang:Bila suatu daerah mempunyai lama
penyinaran matahari lebih dari 14 jam dalam satu
hari
2. Hari pendek: bila lama penyinaran matahari kurang
dari 10 jam dalam satu hari.
Free Powerpoint Templates

Page 62

Fotoperiodisitas: proses perkembang biakan tanaman


karena reaksi tanaman terhadap variasi panjang
hari.
Berdasarkan reaksi tanaman terhadap variasi panjang
hari dikelompokkan 3 kelas:
1. Tanaman hari panjang: tanaman akan berbunga
bila panjang harinya lebih 14 jam (gandum, lobak,
selada, kentang dll)
2. Tanaman hari netral: tanaman yang mampu
berkembang biak pada hari pendek maupun hari
panjang (wortel, padi, jagung, kacang2 an, tomat
dd).
3. Tanaman hari pendek: tanaman akan berbunga bila
siang hari atau lama penyinarannya kurang dari 10
jam (ubi jalar, kedelai, anggrek, arbei dll)
3. Kualitas radiasi matahari
Spektrum cahaya yang dipancarkan oleh matahari yang
terdiri dari berbagai panjang gelombang (panjang
gelombang cahaya).
Free Powerpoint Templates

Page 63

Radiasi matahari merupakan radiasi elektromagnitis


yang digambarkan dalam suatu pernyataan:
= c/V
=panjang gelombang
C= kecepatan cahaya yang nilainya 3x10 pangkat 8
m/detik
V= frekuensi putaran per detik
PLANK : konsep partikel
E= h.V
h= konstanta PLANK (6.625 x 10 pangkat minus 27
erg.det)
=c h/E
Berarti radiasi yang mempunyai panjang gelombang
rendah memiliki energi lebih tinggi
Macam radiasi:
1. Radiasi gelombang panjang: mempunyai panjang
gelombang cahaya >4,0 m
Free Powerpoint Templates

Page 64

2. Radiasi gelombang pendek: mempunyai panjang


gelombang cahaya < 4,0 m
Faktor2 yang mempengaruhi jumlah energi sampai di
permukaan bumi:
a. Jarak bumi terhadap matahari
b. Sudut datang radiasi matahari
c. Panjang hari
d. Atmosfer yaitu kandungan gas yang ada di
atmosfer
e. Transparansi atmosfer
TEKANAN UDARA
Tekanan adalah gaya per satuan luas.
Tekanan udara adalah tekanan yang ditimbulkan oleh
udara karena beratnya kepada setiap 1cm2 bidang
datar permukaan bumi sampai batas atmosfer

Free Powerpoint Templates

Page 65

Tekanan udara biasanya dilukiskan dengan


keseimbangan antara massa udara panas dan massa
udara dingin atau ketinggian kolom air raksa yang
akan naik dalam barometer akibat adanya perubahan
tekanan udara di sekitarnya.
Tekanan udara normal adalah tekanan sama dengan
berat kolom udara seberat 14,7 lb (1kg = 2,204623 lb)
yang bekerja pada suatu bidang seluas 1 inch atau
760 cmHg atau 1 atm.
Satuan lain dari tekanan udara adalah bar, mbar dan Pa
(pascal). 1 mbar=0,750 mmHg.

Free Powerpoint Templates

Page 66

Free Powerpoint Templates

Page 67

Free Powerpoint Templates

Page 68

Free Powerpoint Templates

Page 69

Free Powerpoint Templates

Page 70

Free Powerpoint Templates

Page 71

Free Powerpoint Templates

Page 72

Free Powerpoint Templates

Page 73

Free Powerpoint Templates

Page 74

Free Powerpoint Templates

Page 75

Free Powerpoint Templates

Page 76

Free Powerpoint Templates

Page 77

Free Powerpoint Templates

Page 78

Free Powerpoint Templates

Page 79

Free Powerpoint Templates

Page 80

Free Powerpoint Templates

Page 81

Free Powerpoint Templates

Page 82

Free Powerpoint Templates

Page 83

Free Powerpoint Templates

Page 84

Free Powerpoint Templates

Page 85

Free Powerpoint Templates

Page 86

Free Powerpoint Templates

Page 87

Free Powerpoint Templates

Page 88

Free Powerpoint Templates

Page 89

Free Powerpoint Templates

Page 90

Free Powerpoint Templates

Page 91

Free Powerpoint Templates

Page 92

Free Powerpoint Templates

Page 93

Free Powerpoint Templates

Page 94

Free Powerpoint Templates

Page 95

Free Powerpoint Templates

Page 96

Free Powerpoint Templates

Page 97

Free Powerpoint Templates

Page 98

Free Powerpoint Templates

Page 99

Free Powerpoint Templates

Page 100

Free Powerpoint Templates

Page 101

Free Powerpoint Templates

Page 102

Free Powerpoint Templates

Page 103

Free Powerpoint Templates

Page 104

Free Powerpoint Templates

Page 105

Free Powerpoint Templates

Page 106

Free Powerpoint Templates

Page 107

Free Powerpoint Templates

Page 108

Free Powerpoint Templates

Page 109

Free Powerpoint Templates

Page 110

Free Powerpoint Templates

Page 111

Free Powerpoint Templates

Page 112

Free Powerpoint Templates

Page 113

Free Powerpoint Templates

Page 114

Free Powerpoint Templates

Page 115

Free Powerpoint Templates

Page 116

Free Powerpoint Templates

Page 117

Free Powerpoint Templates

Page 118

Free Powerpoint Templates

Page 119

Free Powerpoint Templates

Page 120

Free Powerpoint Templates

Page 121

Free Powerpoint Templates

Page 122

Free Powerpoint Templates

Page 123

Free Powerpoint Templates

Page 124

Free Powerpoint Templates

Page 125

Free Powerpoint Templates

Page 126

Free Powerpoint Templates

Page 127

Free Powerpoint Templates

Page 128

Free Powerpoint Templates

Page 129

Free Powerpoint Templates

Page 130

Free Powerpoint Templates

Page 131

Free Powerpoint Templates

Page 132

Free Powerpoint Templates

Page 133

Free Powerpoint Templates

Page 134

Free Powerpoint Templates

Page 135

Free Powerpoint Templates

Page 136

Free Powerpoint Templates

Page 137

Free Powerpoint Templates

Page 138

Free Powerpoint Templates

Page 139

Free Powerpoint Templates

Page 140

Free Powerpoint Templates

Page 141

Free Powerpoint Templates

Page 142

Free Powerpoint Templates

Page 143

Free Powerpoint Templates

Page 144

Free Powerpoint Templates

Page 145

Free Powerpoint Templates

Page 146

Free Powerpoint Templates

Page 147

Free Powerpoint Templates

Page 148

Free Powerpoint Templates

Page 149

Free Powerpoint Templates

Page 150

Free Powerpoint Templates

Page 151

Free Powerpoint Templates

Page 152

Free Powerpoint Templates

Page 153

Free Powerpoint Templates

Page 154

Free Powerpoint Templates

Page 155

Free Powerpoint Templates

Page 156

Free Powerpoint Templates

Page 157

Free Powerpoint Templates

Page 158

Free Powerpoint Templates

Page 159

Free Powerpoint Templates

Page 160

Free Powerpoint Templates

Page 161

Free Powerpoint Templates

Page 162

Free Powerpoint Templates

Page 163

Free Powerpoint Templates

Page 164

Free Powerpoint Templates

Page 165

Free Powerpoint Templates

Page 166

Free Powerpoint Templates

Page 167

Free Powerpoint Templates

Page 168

Free Powerpoint Templates

Page 169

Free Powerpoint Templates

Page 170

Free Powerpoint Templates

Page 171

Free Powerpoint Templates

Page 172

Free Powerpoint Templates

Page 173

Free Powerpoint Templates

Page 174

Mekanisme perubahan tekanan


udara:
Tekanan udara pada dasarnya
sangat ditentukan oleh
kerapatan massa udara
Kerapatan udara berhubungan
erat dengan suhu, radiasi,
kelembaban udara dan gaya
berat.
Free Powerpoint Templates

Page 175

Atmosfer merupakan campuran gas


yang beratnya berbeda dan tidak
tersebar merata pada berbagai
ketinggian sehingga terjadi
stratifikasi perbedaan tekan udara
baik secara vertikal maupun
horizontal.
Perubahan tekanan horizontal terjadi
adanya variasi tekanan udara dari
daerah satu ke daerah lain karena
perbedaan penerimaan sinar
matahari sehingga daerah pusat
tekanan rendah dan tinggi
Free Powerpoint Templates

Page 176

Pergerakan tekanan
udara:
Tekanan udara berbeda
menurut ketinggian
tempat(altitude) dan
lintang (latitude).
Berdasarkan arah
gerakannya dikenal dua
pergerakan tekanan
udara.
Free Powerpoint Templates

Page 177

Pergerakan udara (angin) terjadi akibat


terjadinya perbedaan tekanan udara.
Distribusi tekanan udara di permukaan
bumi:
1. Distribusi vertikal:tergantung pada
ketinggian tempat, gas yang paling
dekat dengan permukaan bumi
kerapatannya tinggi sebaliknya
rendah perbedaan atu akibat massa
gas dan gaya gravitasi

Free Powerpoint Templates

Page 178

2. Distribusi horizontal: akibat


adanya perbedaan lintang
tempatyang akan
mempengaruhi perbedaan
penerimaan energi matahari
akibatnya terjadi perbedaan
panas dan akhirnya
mempengaruhi perbedaan
tekanan udara
Free Powerpoint Templates

Page 179

ANGIN
Dapat mengakibatkan kerusakan,
mempengaruhi penguapan air dan dapat
mengendalikan suhu
Fungsi:
a. Memindahkan panas dari latitute rendah
ke tinggi
b. Memindahkan uap air yaitu diuapkan dari
laut ke daratan sehingga menambah air
diatas daratan untuk membentuk hujan

Free Powerpoint Templates

Page 180

Kecepatan dan arah angin


Perpindahan udara dari wilayah yang
bertekanan tinggi ke tempat yang
bertekanan rendah disebut angin.
Faktor utama yang menyebabkan
terjadinya gerakan udara adalah
perbedaan energi (suhu) yang alami
oleh suatu permukaan sehingga
menyebabkan terjadinya perbedaan
tekanan udara.

Free Powerpoint Templates

Page 181

Angin merupakan gerakan udara


massa udara yang terjadi di
atmosfer dalam arah vertikal dan
horizontal saja.
Faktor angin yang paling penting
adalah arah dan kecepatannya.
Kecepatan angin diukur dalam
satuan kilometer atau knot per
jam atau mete per detik.
Free Powerpoint Templates

Page 182

Pergerakan angin didekat


permukaan bumi:
Arah angin tidak beraturan dan
tidak tetap karena adanya
gesekan udara dan permukaan
tanah yang kasar sehingga
terjadi turbulensi yang besar
sehingga kecepatan lambat.
Kecepatan angin diukur dengan
Anemometer.
Free Powerpoint Templates

Page 183

Hukum Buys Ballot: pergerakan


angin di belahan bumi(Hemisfer)
utara menyimpang/membelok
kekiri dan belahan selatan
menyimpang kearah kanan hal
ini akibat rotasi bumi
Perputaran bumi menyebabkan
penerimaan radiasi matahari
yang seterusnya
Free Powerpoint Templates

Page 184

Kekuatan penyimpangan
disebutkekuatan Coriolis yang
tergantung dari kecepatan angin
dan letak geografis.
Makin cepat gerakan angin dari
Equator makin besar kekuatan
Coriolis dan makin besar arah
penyimpangan angin

Free Powerpoint Templates

Page 185

Kekuatan Corilois di Equator sama


dengan nol dan kekuatan
maksimum pada kedua kutup
Kecepatan angin naik dengan
naiknya gradien tekanan.
Gradien tekanan adalah
kecepatamn perubahan tekanan
per satuan jarak horizontal
dinyatakan dengan milibar per
100km
Free Powerpoint Templates

Page 186

Udara yang bergerak akan


mengalami penyimpangan arah
dan kecepatan gesekan antara
udara yang bergerak dan
permukaan bumi akan
menyebabkan perubahan arah
dan kecepatan

Free Powerpoint Templates

Page 187

Pergerakan udara mengalami


perubahan arah akibat kekuatan
rotasi bumi mengakibatkan
pergerakan udara berbentuk pegas
dan merupakan angin pusaran yang
disebut angin siklon dan angin anti
siklon.
Arah angin siklon di hemisfer utara
berlawanan dengan jarum jam dan
diselatan searah , sedangkan anti
siklon kebalikannya

Free Powerpoint Templates

Page 188

Pengaruh pemanasan daratan


Perbedaan permukaan daratan
mengakibatkan pemanasan
berbeda. Tingkat pemanasan
daratan berbeda dengan laut
sehingga tekanan udara di
daratan lebih besar lautan
sehingga angin bertiup dari
darat ke laut yang disebut
dengan angin darat yang
terjadi pada malam hari dan
sebaliknya
Free Powerpoint Templates

Page 189

Jarak tempuh dan kecepatan angin darat lebih


kecil dari angin laut dan dapat menyusup
sejauh 8 10 km ke laut.
Beberapa tipe angin akibat adanya
pemanasan daratan dan lautan selain angin
darat dan laut:
1. Angin musim (angin monsoon)
- angin terjadi akibat perbedaan pemanasan
daratan dan laut dalam skala yang lebih
besar terjadi antara benua dan samodra(di
India & Afrika

Free Powerpoint Templates

Page 190

- Arah angin berubah ubah setiap


musim tergantung letak matahari. Di
jawa dikenal adanya angin musim
barat (musim hujan) dan angin
musim timur ( Kemarau)
2. Angin pasat: adalah pergerakan
angin daerah sub tropis dari kedua
belahan bumi (hemisfer) menuju ke
Equator dan pergerakan tersebut
bersifat kekal sepanjang tahun

Free Powerpoint Templates

Page 191

3. Angin lembah dan angin gunung


- Perbedaan pemanasan lereng
dan lembah gunung terjadi
perbedaan tekanan
- Pada siang hari udara diatas
gunung mengembang naik
sehingga terdapat perbedaa suhu
udara antara di atas dan lembah
gunung.
Free Powerpoint Templates

Page 192

- Udara yang mengalir dari


lembah ke gunung disebut angin
lembah (siang hari)
- Malam hari keadaan udara di
atas lereng gunung lebih cepat
dingin tekanan udara lebih
tinggi anging bergerak ke
lembah angin gunung (malam
hari)

Free Powerpoint Templates

Page 193

4. Angin lokal: karena pengaruh


keadaan regional dan efek
lokal. Tipe nginnya adalah
angin panas dan dingin
ditemukan macam2 nama
angin di daerah.
Contoh
Angin Bohorok sumatera
utara
Angin Gending jawa timur
Angin Brubu sulawesi selatan
Free Powerpoint Templates

Page 194

KELEMBABAN UDARA DAN HUJAN:


Adalah jumlah atau kandungan air
yang terdapat di udara. Di atmosfer
uap air berkisar 0-3 %. Sumber uap
air dari permukaan bumi dan
konsentrasi tertinggi berada di
lapisan udara yang lebih rendah dan
kira2 separo dari total uap air
ditemui di bawah ketinggian 2000 m
dan komposisinya berubah ubah
tergantung waktu dan tempat
Free Powerpoint Templates

Page 195

Kelembaban udara menyatakan


tentang jumlah atau banyaknya
uap air yang terkandung dalam
atmosfer pada suatu saat dan
tempat tertentu.
Kandungan uap air dalam
atmosfer tidak selamanya tetap
namun senantiasa berubah
menurut waktu, tempat dan
musim.
Free Powerpoint Templates

Page 196

Keutamaan uap air di atmosfer:


1. Uap air merupakan penyerap
yang efektif terhadap radiasi
gelombang pendek maupun
gelombang panjang, sehingga
sebagai pengatur panas dan
suhu udara terutama pada siang
hari.

Free Powerpoint Templates

Page 197

2. Sebagai sumber dari segala bentuk


kondensasi, baik mikro (embun,
kabut) maupun makro (hujan).
3. Energi yang dikandung oleh uap air
dalam bentuk panas laten (latent
heat) yang ada di suatu tempat dapat
memberikan kontribusi atau
sumbangan energi pada tempat lain
terutama di daerah tropis.

Free Powerpoint Templates

Page 198

4. Kelembaban udara merupakan


salah satu faktor penentu laju
proses fotosintesa selain
konsentrasi karbon dioksida,
karena itu jumlah uap air di
atmosfer sangat menentukan
laju fotosintesa.
5. Uap air yang dikandung
atmosfer sangat menentukan
total kehilangan energi global
oleh radiasi infra merah.
Free Powerpoint Templates

Page 199

6. Jumlah uap air di atmosfer


merupakan faktor penting yang
mempengaruhi laju evaporasi
dan evapotranspirasi.
7. Uap air di atmosfer dapat
berubah bentuk misalnya cair,
padat atau gas sehingga dapat
mengatur suhu udara.

Free Powerpoint Templates

Page 200

Pengukuran kelembaban udara


Alat ukur kelembaban udara
didasarkan atas pripsip
termodinamika yang disebut
psikrometer terdiri atas dua
tabung yakni termometer bola
basah dan termometer bola
kering.

Free Powerpoint Templates

Page 201

Pengamatan kelembaban udara


1. Pengamatan dilakukan pada
pagi, siang dan sore hari,
kemudian di rata2
2. Pengamatan dilakukan pada
setiap jam, kemudian di rata2

Free Powerpoint Templates

Page 202

Pernyataan Kelembaban
Beberapa istilah yang berkaitan dengan
kelembaban udara sebagai salah satu
variabel fisik atmosfer adalah:
1. Tekanan uap air
Tekanan uap atau sering disebut tekanan
uap (vapor pressure) air adalah tekanan
bagian (parsel) uap air yang ada dalam
kantong atau kolom udara sebagai
bagian massa udara (uap air dan uap
kering) pada suhu dan tekanan tertentu

Free Powerpoint Templates

Page 203

2. Kelembaban mutlak
Kelembaban mutlak (absolute humidity, AH)
adalah massa uap air yang terkandung
dalam satu satuan volume udara atau
kelembaban yang menyatakan kepadatan
uap air yang terkandung pada suatu
campuran uap air dan udara keringdan atau
perbandingan antara massa uap air(mv)
dengan volume (v) yang ditempati oleh uap

air tersebut.

Free Powerpoint Templates

Page 204

3. Kelembaban jenis
Kelembaban jenis atau kelembaban spesifik
(specific humidity, SH) adalah
perbandingan massa uap air dengan satu
massa udara.
4. Nisbah Campuran
Nisbah campuran (mixing ratio, r) adalah
massa uap air yang terkandung dalam satu
satuan massa udara kering

Free Powerpoint Templates

Page 205

Kelembaban nisbi
Kelembaban nisbi atau kelembaban
relatif (relative humidity, RH)
adalah perbandingan antara
jumlah uap air yang ada di udara
dengan jumlah maksimum uap air
yang dikandung udara pada suhu
dan tekanan yang sama.
RH = e/es x 100%
e = tekanan uap air (mb)
es= tekanan uap jenuh (mb)
Free Powerpoint Templates

Page 206

Kelembaban udara juga dapat


diukur dengan menggunakan
higrometer. ( paten dan
portable).
Macam psikometer yaitu:
- Sangkar
- Assman
- Putar atau sling

Free Powerpoint Templates

Page 207

Nieuw (1977) menyatakan bahwa


kelembaban udara adalah akibat
laju evapotranspirasi yang tinggi
pada lintang tempat (latituted)
yang rendah dan adanya
pergerakan masa udara panas
yang banyak mengandung air

Free Powerpoint Templates

Page 208

Kelembaban udara sangat


ditentukan oleh keadaan
kerapatan air di udara
Rosenberg (1974) mengemukakan
bahwa kerapatan uap air di
udara adalah perbandingan
antara total massa uap air
dengan volume uap air

Free Powerpoint Templates

Page 209

Sumber uap air:


- Lautan
- Permukaan tanah/daratan
- Vegetasi
- Tempat air lain (danau dan
lain2)

Free Powerpoint Templates

Page 210

Hubungan kelembaban dan suhu udara:


- Suhu naik kapasitas penampung air dari
udara menjadi besar sehingga bila tidak
ada penambahan uap air berarti
kelembaban akan menurun
- Kelembaban maksimum dicapai pada pagi
hari sebab radiasi matahari mencapai
minimum dan minimum dicapai saat
matahari melampaui titik kulminasi
- Kelembaban udara diukur dengan
Hygrograf

Free Powerpoint Templates

Page 211

Beberapa cara mengukur


kandungan air di Atmosfer:
1. Kelembaban spesifik (specific
humidity): suatu perbandingan
dari massa uap air pada suatu
sampel uap air di udara dengan
total massa uap air sampel
q = mv/mv+mi
q= specific humidity; mv= massa
uap air; mi= massa udara kering
dalam suatu campuran
Free Powerpoint Templates

Page 212

Mis: dalam 1 liter udara


mengandung 10 gram uap maka
kelembaban spesifik = 10 gr/liter
2. Kelembaban absolut
X = mv/V
Yaitu perbandingan massa uap air
terhadap total volume udara
yang dikandung dengan kata lain
jumlah massa uap air yang
terkandung dalam satu satuan
massa udara (gr/cm3)
Free Powerpoint Templates

Page 213

3. Kelembaban relatif (relatif


humidity=RH);
Perbandingan jumlah uap air yang
ada di udara dengan jumlah air
yang dapat dikandung oleh
atmosfer pada tekanan dan
suhu sama (%)

Free Powerpoint Templates

Page 214

HUJAN
Uap air menjadi awan kemudian
terjadi kondensasi menjadi butir2
air dan berkumpul menjadi lebih
besar karena adanya gravitasi
maka turun menjadi hujan.
Kondensasi (kejenuhan)
merupakan proses perubahan
langsung dari uap air menjadi
Free Powerpoint Templates
cairan
Page 215

Sublimasi merupakan proses


perubahan uap air menjadi padat
Kecepatan proses kondensasi
dipengaruhi oleh adanya
kondensasi (kristal2 kecil)
berdiameter 10 pangkat minus 6
mm naik keatas

Free Powerpoint Templates

Page 216

Proses terjadinya hujan


a. Teori Bergeron (teori air supercooled)
didasarkan atas keadaan awan yang
terbentuk dari pengembunan yang
bersumber dari butir2 es dan air
supercooled(fasa air yang berada di bawah
titik beku) yang berada secara bersamaan di
atmosfer. Rendahnya tekanan uap air di
atas air supercooled dan cepat menurunnya
tekanan uap airdi atas es pada suhu yang
sama menyebabakan langsung
memadatnya air supercooled di atas butir es
yang mengakibatkan
penambahan ukuran
Free Powerpoint Templates
Page 217
dari butir es yang selanjutnya jatuh sebagai

2.Teori tumbukan (Collition), didasarkan atas


jika dalam awan tidak terdapat butir es atau
dengan kata lain terbentuknya awan
disebabkan olehpemanasan di permukaan
bumi oleh sinar mataharisecara intensif.
Pemanasan permukaan bumi
mengakibatkan terjadinya kerenggangan
udara dan selanjutnya udara menjadi
ringan. Udara yang ringan tersebut mudah
dihempaskan atau terangkat ke atas oleh
udara di bawahnya akibat adanya gaya
dorong dari udara dibawahnya. Jika
mencapai ketinggia tertentu terjadi
Free Powerpoint Templates
Page 218
kondensasi maka udara yang naik tersebut

Tipe-tipe hujan
Berdasarkan pengangkatan uap air
hujan dapat digolongkan:
a. Hujan konveksi, terbentuknya
disebabkan oleh pemanasan
permukaan bumi dari matahari
secara intensif.
b. Hujan orografik, adalah hujan yang
disebabkan oleh terbentuknya awan
akibat pengangkatan massa uap air
Freeadanya
Powerpoint halangan
Templates
akibat
gunung. Page 219

c. Hujan gangguan, terbentuknya


hujan akibat adanya gangguan
yang terjadi di daerah sumber
pengangkatan massa uap air.
1. Hujan frontal ditentukan oleh
pertemuan antara dua massa
udara yang sifatnya berbeda,
yakni massa udara hangat
yang berasal dari daerah tropis
Powerpoint
Templates
danFree
massa
udara
dingin dari Page 220

Hujan siklonik; lautan sebagai


penyimpan panas merupakan
prasyarat untuk terbentuknya
siklon. Siklon mengangkat
massa udara dan membentuk
awan2 rendah secara vertikal
yang berpotensi mengakibatkan
hujan dengan kelebatan yang
tinggi.
Free Powerpoint Templates

Page 221

Karakteristik hujan
1. Kelebatan (intensity) yang
menggambarkan tentang kedalaman
(depth) hujan per satuan waktu (mm/jam).
2. Kekerapan (frequency), menjelaskan
tentang banyaknya kejadian hujan per
satuan waktu (per bulan atau per minggu)
3. Penyebaran (distribution) menyatakan
tentang daerah penyebaran hujan
4. Jujuh (duration) menjelaskan tentang
lamanya kejadian hujan
Free Powerpoint Templates

Page 222

Free Powerpoint Templates

Page 223

Free Powerpoint Templates

Page 224

Free Powerpoint Templates

Page 225

Free Powerpoint Templates

Page 226

Free Powerpoint Templates

Page 227

Free Powerpoint Templates

Page 228

Free Powerpoint Templates

Page 229

Free Powerpoint Templates

Page 230

Free Powerpoint Templates

Page 231

Anda mungkin juga menyukai