Anda di halaman 1dari 1

ASESMEN PASIEN

Asesmen pasien adalah suatu proses yang dilakukan secara sengaja, sistematis dan terencana
untuk mendapatkan informasi, menganalisis, mengidentifikasi dan menatalaksana keadaan yang
membawa seorang pasien datang untuk berobat ke rumah sakit. Proses ini berlangsung sejak dari

fase pre-rumah sakit hingga manajemen pasien di Rumah Sakit.


Asesmen pasien gawat darurat adalah suatu proses yang dilakukan secara sengaja, sistematis dan
terencana untuk mendapatkan informasi dari seseorang individu yang datang ke rumah sakit
sesegera mungkin untuk mengidentifikasi kondisi yang mengancam nyawa, melakukan
intervensi secepat mungkin dan menatalaksana cedera yang tidak mengancam nyawa serta

manajemen transfer di Instalasi Gawat Darurat


Asesmen pasien rawat jalan adalah suatu proses yang dilakukan secara sengaja, sistematis dan
terencana untuk mendapatkan informasi dari seseorang individu yang datang ke rumah sakit
untuk mendapatkan pelayanan medis dengan tujuan untuk memperoleh pengamatan, diagnosis,
pengobatan, rehabilitasi dan pelayanan kesehatan lainnya tanpa mengharuskan individu tersebut

untuk dirawat inap.


Asesmen pasien rawat inap adalah suatu proses yang dilakukan secara sengaja, sistematis dan
terencana untuk mendapatkan informasi dari seseorang individu yang datang ke rumah sakit
untuk mendapatkan pelayanan medis dengan tujuan untuk memperoleh pengamatan, diagnosis,
pengobatan, rehabilitasi dan pelayanan kesehatan lainnya dimana keseluruhan proses ini
membutuhkan waktu yang lebih lama sehingga pasien harus tinggal untuk jangka waktu tertentu

di ruangan dalam rumah sakit.


Asesmen tempat kejadian adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh paramedis saat tiba di

tempat kejadian.
Asesmen awal adalah suatu proses untuk mengidentifikasi dan menangani kondisi yang
mengancam nyawa, berfokus pada tingkat kesadaran pasien, stabilisasi leher dan tulang belakang,

menjaga patensi jalan napas, pernapasan, dan sirkulasi.


Asesmen segera kasus trauma dilakukan terhadap pasien yang mengalami cedera signifikan
untuk mengidentifikasi cedera yang berpotensi mengancam nyawa. Perkirakan juga derajat
keparahan cedera, tentukan metode transfer dan pertimbangkan Bantuan Hidup Lanjut.Yang
dimaksud dengan cedera signifikan adalah tabrakan motor, tabrakan mobil-pejalan kaki; penetrasi
pada kepala, dada, atau perut, terjatuh melebihi jarak 6 meter (dewasa) dan 3 meter (anak).