Anda di halaman 1dari 5

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA

NOMOR : . /2016
TENTANG
KEBIJAKAN ASUHAN PASIEN SERAGAM
RUMAH SAKIT AIRLANGGA JOMBANG
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
Menimbang

a. Bahwa dalam menigkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit Airlangga


maka diperlukan penyelenggaraan pelayanan yang bermutu tinggi.
b. Bahwa agar pelayanan di Rumah Sakit Airlangga dapat terlaksana
dengan baik, perlu adanya peraturan direktur tentang kebijakan
asuhan pasien seragam Rumah Sakit Airlangga sebagai landasan bagi
penyelenggaraan seluruh pelayanan di Rumah Sakit Airlangga.
c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam poin
a dan b, maka perlu ditetapkan dengan Keputusan Direktur Utama
tentang Rekruitmen, Seleksi, dan Penetapan Pegawai di Rumah Sakit
Airlangga Jombang.

Mengingat

a. Undang-Undang Republik Indonesia No. 13 Tahun 2003 tentang


Ketenagakerjaan
b. Undang-Undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan.
c. Undang-Undang Republik Indonesia No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah

Sakit.
d. Undang-Undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga
Kesehatan.
e. Keputusan

Menteri

Kesehatan

81/MENKES/SK/I/2004

tentang

Republik

Pedoman

Indonesia

Penyusunan

Nomor

Perencanaan

Sumber Daya Manusia Kesehatan Di Tingkat Propinsi, Kabupaten/Kota


serta Rumah sakit.
f. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 56 Tahun 2014
tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit.
g. Keputusan

Dewan

Komisaris

PT

Al

Birru

Medical

No.

008/SK/DK.ABM/VII/2015 tentang Pengangkatan Direktur Utama Rumah


Sakit Airlangga Jombang.
h. Keputusan

Komisaris

Utama

PT

Al

Birru

Medical

No.

009/SK/DK.ABM/IX/2015 tentang Struktur Organisasi Rumah Sakit


Airlangga Jombang.

i. Surat Izin Operasional RS Airlangga Jombang No. P2T/8/03.25/IX/2015.


j. Keputusan Direktur Utama Rumah Sakit Airlangga Jombang No.
031/SK.DIRUT-RSA/KEB.PSDM/X/2015

tentang

Kebijakan

Pelayanan

Sumber Daya Manusia.

MEMUTUSKAN
Menetapkan

Pertama

KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RUMAH SAKIT AIRLANGGA JOMBANG


TENTANG REKRUITMEN, SELEKSI, DAN PENETAPAN PEGAWAI BARU RUMAH
SAKIT AIRLANGGA JOMBANG.

Kedua

Lampiran Keputusan Direktur Utama tentang Kebijakan Rekruitmen,


Seleksi, dan Penetapan Pegawai sebagaimana tercantum dalam Lampiran
Keputusan ini.

Ketiga

Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan apabila dikemudian


hari ternyata terdapat kekeliruan atau kekurangan dalam penetapan ini
akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Jombang
Pada tanggal : 03 Oktober 2015
Direktur Utama
Rumah Sakit Airlangga Jombang

dr. Henny Hendaryono, Sp.OG (K)

Lampiran Surat Keputusan Direktur Utama Rumah Sakit Airlangga Jombang


Nomor
: 034/SK.DIRUT-RSA/KEB.RSPPB/X/2015
Tentang : Kebijakan Rekruitmen, Seleksi, dan Penetapan Pegawai Baru Rumah
Sakit Airlangga Jombang

KEBIJAKAN REKRUITMEN, SELEKSI, DAN PENETAPAN PEGAWAI BARU


RUMAH SAKIT AIRLANGGA JOMBANG

A.

Kebijakan Umum :
1. Sesuai dengan kebijakan tentang SDM, rumah sakit terus mengembangkan
proses untuk rekruitmen, evaluasi dan penetapan staf dan prosedur penetapan
lainnya.
2. Keputusan untuk melakukan proses rekruitmen melalui pembicaraan antar para
pimpinan di RS Airlangga Jombang.
3. Mekanisme pengajuan pengadaan pegawai sesuai dengan kebijakan tentang
pengembangan pegawai di RS Airlangga Jombang.
4. Rekruitmen dan seleksi pegawai menjadi tanggung jawab Bagian Sumber Daya
Manusia di bawah pembinaan Direktur Umum dan Keuangan.

B.

Kebijakan Khusus :
1. Proses seleksi melibatkan Direktur Umum dan Keuangan, Direktur Medis,
Manajer, Kepala Bagian SDM maupun Unit Kerja terkait sebagai tim rekruitmen
dan seleksi pegawai untuk mendapatkan pegawai yang berkualitas sesuai yang
dibutuhkan.
2. Proses seleksi pegawai medis melibatkan Komite Medik dan Komite Keperawatan
untuk memberikan rekomendasi.
3. Proses seleksi meliputi berbagai proses :
1) Tes Tulis sesuai dengan profesi yang ada
2) Wawancara
3) Psikotes ( test bakat/ minat, dan test-test lain yang terus dikembangkan oleh
Bagian SDM.
4) Tes kesehatan.
4. Biaya tes kesehatan ditanggung oleh kandidat pegawai.
5. Pengambilan keputusan terkait hasil seleksi diputuskan bersama tim seleksi
pegawai dan disetujui oleh Direktur Utama.
6. Kandidat pegawai yang lolos seleksi dilakukan penetapan status kepegawaian
sesuai dengan sistem kepegawaian yang berlaku di RS Airlangga Jombang.
7. Pengakuan masa kerja diterapkan kepada status pegawai tetap sebagai berikut :

8.
9.
10.
11.

12.
13.

14.

15.

Masa kerja yang diperhitungkan dapat berpengaruh terhadap status grade,


kompetensi, tetapi tidak dihitung sebagai masa bakti di Rumah Sakit Airlangga
Jombang.
Pada umumnya pegawai baru menjalani status: Orientasi/percobaan, kontrak
kerja, dan calon pegawai.
Penetapan pegawai melalui surat keputusan Direktur Utama.
Pegawai klinis mendapatkan surat penugasan klinis dari direktur utama setelah
mendapatkan rekomendasi dari tim kredensial.
Kebijakan masa orientasi :
a. Menandatangani pernyataan sanggup mengikuti program orientasi pegawai.
b. Tidak mendapatkan gaji selama orientasi, tetapi mendapatkan uang
transportasi dan makan ( tunjangan tidak tetap ).
c. Tidak/ belum mendapatkan tunjangan kesehatan.
d. Program orientasi paling lama selama 3 bulan, dapat diperpanjang bila
setelah evaluasi pegawai dinyatakan belum mampu/ belum siap untuk
bekerja.
Kebijakan tentang pegawai kontrak tertuang dalam kebijakan Direktur Utama
tentang Kontrak Kerja.
Kebijakan tentang penetapan sebagai calon pegawai sebagai berikut:
a. Pegawai kontrak yang dinyatakan memenuhi standar penilaian dapat
memasuki status percobaan calon pegawai sesuai dengan kebutuhan rumah
sakit.
b. Calon pegawai memiliki 2 tahap : percobaan calon pegawai (3 bulan) dan
calon pegawai (9 bulan).
c. Status percobaan calon pegawai dan status calon pegawai dinyatakan
dengan surat keputusan direktur utama.
d. Selama percobaan calon pegawai, pegawai dinilai, bila memenuhi standar
dapat masuk status calon pegawai sesuai dengan perturan tentang penilaian
kinerja.
e. Satu bulan sebelum berakhir masa calon pegawai, pegawai dinilai kembali
untuk memasuki status sebagai pegawai tetap.
Hak calon pegawai sebagai berikut:
a. Gaji calon pegawai meliputi: gaji pokok, tunjangan operasional, tunjangan
tidak tetap, tunjangan kerajinan, tunjangan structural, tunjangan prestasi,
insentif dan lembur bila ada jam lembur.
b. Gaji dokter calon pegawai diatur tersendiri dalam peraturan tentang gaji
dokter.
c. Pegawai belum diikutkan BPJS Kesehatan.
d. Pegawai mendapatkan hak cuti 12 hari setahun.
Penetapan pegawai tetap memerlukan persyaratan sebagai berikut:
a. Pegawai mendapatkan penilaian baik dalam penilaian kinerja selama masa
calon pegawai.
b. Penetapan dilakukan melalui pembicaraan dalam tim dan dibuat dalam berita
acara.

Ditetapkan di : Jombang
Pada tanggal : 03 Oktober 2015
Direktur Utama
Rumah Sakit Airlangga Jombang

dr. Henny Hendaryono, Sp.OG (K)

Anda mungkin juga menyukai