Anda di halaman 1dari 2

KASUS

Korporasi dan CEO pertama di US sejak berlakunya Sarbanes-Oxley Act 2002 yang
diindikasikan melakukan accounting fraud adalah HealthSouth Corporation, provider
jasa rehabilitasi, diagnostik dan operasi bagi pasien rawat jalan berlokasi di Alabama,
US, dengan CEOnya Richard Scrushy. HealthSouth Corporation melaporkan $ 1.4
milyar earnings fiktif selama periode 6 tahun untuk menjaga performance di mata
para analis investasi dan menjaga supaya stock price tetap tinggi.
Didalam SEC complaint diestimasikan total nilai dari fraudulent entries dan
penyimpangan dari GAAP yang dilakukan manajemen berkisar $ 3.8 4.6 milyar.
Beberapa red flag yang selama beberapa periode muncul dan kurang diindahkan oleh
auditor eksternal maupun pihak-pihak lain diantaranya:

Pretax earnings HealthSouth tahun 2000 naik lebih dari dua kali lipat menjadi
$ 559 juta meski sales growth hanya 3%. Pretax earnings 2001 hampir dua
kali dari angka tahun 1999 meski sales hanya naik 8%.

Di akhir tahun 2002, auditor internal HealthSouth ditolak untuk mengakses


catatan kunci keuangan korporasi. Auditor internal melaporkan hal ini kepada
auditor eksternal dan komite audit.

CEO HealthSouth menghabiskan dana, waktu dan perhatian besar pada eventevent olahraga dan musik.

Seorang mantan karyawan mengirimkan email kepada auditor eksternal


supaya memeriksa kemungkinan fraud pada 3 account spesifik.

5 orang CFO HealthSouth bersaksi bahwa Scrushy mengetahui, terlibat dan


mengarahkan aktivitas-aktivitas fraud yang terjadi. Tetapi pada 28 Juni 2005 para juri
Alabama di persidangan menyatakan Scrushy tidak bersalah atas 36 tuntutan yang
diajukan. Kontras dengan hal tersebut, sebelumnya 5 CFO (satu diantaranya adalah
Weston Smith, yang telah menjadi whistle-blower dan menjadi orang pertama yang
menceritakan proses penyimpangan yang terjadi dalam laporan keuangan
HealthSouth) menerima hukuman penjara dan membayar denda dengan rincian:

Juri menyatakan bahwa tidak ada cukup bukti yang menguatkan keterlibatan Scrushy
dalam fraud yang terjadi di HealthSouth, hanya ada dua buah bukti rekaman audio
yang tidak begitu bagus hasilnya.
Strategi pembelaan yang dilakukan Scrushy meliputi pendekatan rasial dan agamis.
Scrushy memasuki komunitas kulit hitam dan memberikan donasi cukup besar ($ 1
juta) pada mereka, membeli saluran TV lokal yang menayangkan doa pagi dan
features positif tentang dirinya beserta istri, juga mempunyai prayer group yang
berdoa setiap hari untuk Scrushy selama persidangan. Pada saat bersamaan, tim
pembela Scrushy berhasil menempatkan 7 juri kulit hitam disamping 5 juri kulit putih
lainnya.

PERTANYAAN
Setelah membaca ilustrasi diatas analisislah kasus yang terjadi, meliputi aspek etika,
code of conduct, whistleblower dan peran internal audit di dalamnya.