Anda di halaman 1dari 4

c 


  

     

Struktur organisasi hemat struktur kaya fungsi adalah struktur


organisasi yang akan dikembangkan harus memperhatikan efektifitas
penyelenggaraan misinya dan efisiensi dalam bentuk minimalis struktur,
namun dapat mengemban fungsi yang maksimal. Dengan pengertian
penjabaran tugas dibagi habis dan riil, selanjutnya ditata dalam
pengelompokan yang profesional.

  
Batasan pengertian atau definisi kebijakan personalia berdasarkan
merit system ditegakkan berdasarkan gabungan pendekatan analisa kosa
kata serta teori motivasi dan modifikasi perilaku. Dari pendekatan analisa
kosa kata, maka berbagai kamus bahasa Inggris pada hakekatnya
memberikan arti kata merit sebagai ´ a good quality which is deserve to be
praised ´ atau hal-hal baik yang patut dihargai. Dalam situasi keseharian,
maka hal-hal baik yang patut dihargai tersebut pada umumnya lebih
dikenal sebagai prestasi. Sedangkan system pada umumnya diberi arti
semacam ´ a set of thing that are connected or that work together ´ atau
yang dalam aplikasi ilmu manajemen kerap kali juga diberi arti sebagai
gabungan dari beberapa faktor yang terkait satu sama lain, jika salah satu
faktor berubah akan mempengaruhi perubahan pada faktor-faktor terkait
lainnya.

Sedangkan tinjauan dari pandangan teori modifikasi perilaku


berdasarkan pendekatan teori motivasi klasis Pavlovian mengatakan
bahwa, kuat atau lemahnya kaitan antara rangsangan atau stimulus dan
tanggapan atau response akan tergantung pada jenis penguatannya
(reinforcement). Reincement positif yang lazim disebut hadiah, ganjaran
atau reward akan memperkuat pengulangan tampilan perilaku yang
serupa pada masa mendatang. Sebaliknya reincement negatif yang biasa
disebut sebagai hukuman, punishment atau penalty akan melemahkan,
menghilangkan atau meniadakan tampilan suatu perilaku tertentu pada
masa mendatang.
Berdasarkan pendekatan analisis kosa kata serta teori perubahan
perilaku, maka kebijakan personalia berdasarkan merit system diberi
batasan pengertian atau definisi sebagai : ´ pengelolaan sumber daya
manusia yang didasarkan pada prestasi (merit), yaitu segenap perilaku
kerja pegawai dalam wujudnya sebagai baik atau buruk, hal mana
berpengaruh langsung pada naik atau turunya penghasilan dan / atau
karir jabatan pegawai ´.

   

Œntuk membahas permasalahan di atas maka dibawah ini penulis akan
menggunakan landasan teori :

    ! 
Œntuk mewujudkan pembinaan karier pada suatu organisasi yang dapat
memberikan kepastian kepada personil, bahwa suatu aktivitas, prestasi, loyalitas
dapat menjamin penghargaan berupa nilai atau point yang bisa menjadi
persyaratan penitian jenjang karier berikutnya. Sebaliknya, bagi pelaku
pelanggaran atau penyelewengan atau kejahatan mendapat pengurangan nilai.
Sehingga setiap personil akan berlomba-lomba berpacu mencari prestasi,
berproduktivitas dan berkarya.
Œntuk mewujudkan kondisi seperti tersebut diatas perlu adanya landasan
teori :
 ! !"  
Motivasi adalah suatu yang mendasari seorang berbuat karena
adanya motif (dorongan dari dalam diri) yang bertemu dengan situasi
tertentu ( M = m X S ). Motif adalah dorongan yang terbagi menjadi motif
dasar dan motif perkembangan. Motif dasar adalah motif untuk memenuhi
kebutuhan untuk hidup, motif melawan apabila terdesak, motif bergaul,
dan motif ber-Ketuhanan (teologis). Sedangkan motif perkembangan
adalah motif tambahan karena bertambahnya kebutuhan-kebutuhan dari
individu. Bahwa karena bertambahnya motivasi seseorang terhadap
pekerjaannya dan kebutuhan masyarakat, sehingga Polri harus merespon
hal tersebut dengan melakukan perubahan / validasi struktur
organisasinya.
 !#  
Menurut  $!%& manusia hidup mempunyai tingkat-tingkat
kebutuhan. Mulai dari kebutuhan tingkat dasar sampai tingkat yang
tertinggi. Dia membagi kedalam 5 tingkatan, yaitu :
a. Êhisiological need, kebutuhan untuk hidup (kebutuhan
biologis) antara lain makan, minum, bernafas, bergerak, sex
dan sebagainya.
b. Safety and peace need, kebutuhan rasa aman dan tenteram.
c. Social need, kebutuhan bermasyarakat.
d. Esteem need, kebuthan untuk dicintai, disayangi, dihargai
dan sebagainya.
e. Self actualisation need, kebutuan aktualisasi diri, diakui
keberadaannya.
Orang selalu mencari kebutuhannya yang tidak kunjung berhenti
kebutuhan yang satu sudah terpenuhi, beralih ke kebutuhan berikutnya.
Œntuk mencari kebutuhan tersebut orang berperilaku. Kaitannya dengan
struktur organisasi Polri bahwa karena kebutuhan meningkat maka perlu
adanya peningkatan kebuthan kerja, sehingga struktur Polri harus
ditingkatkan pula.
a ! $  
Dalam diri jiwa manusia ada kognition (kognisi) yaitu daya pikir
yang dalam, hal ini banyak diwarnai oleh penggunaan otak. Kemudian
ada affektion (afeksi) yaitu daya rasa yang berkaitan dengan baik buruk,
indah jelek dan sebagainya. Dalam hal ini banyak diwarnai perasaan.
Kemudian ketiganya adalah conation (konasi) yaitu adanya hasrat , nafsu,
semangat dan sebagainya. Œntuk kebaikan Polri ke depan dan menutupi
segala kekurangnya, maka Polri berubah dengan mengoptimalkan
struktur organisasinya.