Anda di halaman 1dari 9

VER/155/IPJ/XII/2016

PEMERINTAH PROPINSI KALIMANTAN SELATAN


RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ULIN BANJARMASIN
INSTALASI FORENSIK DAN MEDIKOLEGAL
Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 43 Banjarmasin 70233
Telp. (0511) 3252180, 3257470, 3251825
PRO-JUSTITIA
VISUM et REPERTUM
VER/155/IPJ/XII/2016
Berdasarkan surat permintaan penyidik, nama: OTNIE SIAHAAN Pangkat: AKP,
jabatan KEPALA KEPOLISIAN NRP: 84121922 Kepolisian Resort Hulu Sungai
Selatan. Nomor surat: B/714/XII/2016/Reskrim, tanggal 03 Desember 2016, maka Tim
Kedokteran Forensik di bawah pimpinan dr. H. Iwan Aflanie, M.Kes, Sp.F, SH beserta
staf dari bagian Ilmu Kedokteran Kehakiman Fakultas Kedokteran Universitas Lambung
Mangkurat/Instalasi Perawatan Jenazah Kedokteran Forensik RSUD Ulin pada hari
Sabtu, tanggal tiga Desember dua ribu enam belas, mulai lima belas tiga puluh Waktu
Indonesia Tengah sampai pukul dua belas Waktu Indonesia Tengah, melakukan
pemeriksaan luar dan pemeriksaan dalam di ruang otopsi RSUD Ulin terhadap Jenazah
almarhum :
Nama

: MR. X (1)------------------------------------------------------

Jenis Kelamin

: LAKI-LAKI---------------------------------------------------

Tempat / tanggal lahir / Umur : SEKITAR 0 BULAN----------------------------------------Pekerjaan

: -------------------------------------------------------------------

Kewarganegaraan

: INDONESIA--------------------------------------------------

Agama

: -------------------------------------------------------------------

Alamat

: -------------------------------------------------------------------

Menurut surat tersebut, mayat tersebut diketemukan meninggal dunia di irigasi dusun
Sungai Hanyar desa Angkinang RT 04 RW 02 Kecamatan Angkinang Kabupaten HSS
diduga akibat penganiayaan/pembunuhan/bunuh diri/kecelakaan/penyakit/keracunan------

VER/155/IPJ/XII/2016

---------------------------------------------Hasil Pemeriksaan-------------------------------------I.

PEMERIKSAAN LUAR DAN IDENTIFIKASI


1
Keadaan Jenazah :
Jenazah tidak berlabel, terbungkus di dalam sarung berwarna hijau dan coklat
bermotif kotak-kotak, jenazah bayi kembar dengan bayi lainnya yang sudah
meninggal sejak dalam kandungan, keduanya masih tersambung dengan dua tali pusat
2.

dan satu ari-ari. Hidung dan mulut jenazah tidak tertutup kapas---------------------------Sikap jenazah diatas meja otopsi :
Terlentang, dengan muka menghadap ke kiri, lengan atas kanan dan lengan bawah
kanan lurus sejajar sumbu tubuh, tangan kanan disamping badan. Lengan atas kiri dan
lengan bawah kiri lurus sejajar sumbu tubuh, tangan kanan di samping badan. Kedua
tungkai menekuk dengan lutut kearah luar membentuk sudut enam puluh derajat

dengan jari-jari menghadap kebawah dan kedua telapak kaki menghadap ke dalam----Kaku jenazah :

Tidak terdapat kaku pada persendian----------------------------------------------------------Lebam jenazah :

Tidak terdapat lebam jenazah ------------------------------------------------------------------Pembusukan jenazah :

Tidak terdapat pembusukan pada tubuh jenazah---------------------------------------------Ukuran jenazah


Berat Jenazah
: Dua ribu seratus gram----------------------------------------Panjang jenazah
: Empat puluh lima koma lima sentimeter------------------Lingkar Kepala
: Tiga puluh tiga sentimeter-----------------------------------Lingkar dada

: Tiga puluh satu koma lima sentimeter----------------------

Lingkar panggul

: Dua puluh sembilan koma lima sentimeter-----------------

Kepala
a Rambut :
Terdapat rambut berwarna hitam tidak mudah tercabut dengan panjang satu koma
lima sentimeter dalam keadaan basah-------------------------------------------------------

VER/155/IPJ/XII/2016

b Bagian yang tertutup rambut :


Terdapat tulang tengkorak yang teraba lunak dan sambungan tulang tengkorak
kepala belum tersambung sempurna. Terdapat memar dan derik tulang di kepala
bagian belakang-------------------------------------------------------------------------------c Dahi :
Tidak terdapat luka dan derik tulang-------------------------------------------------------d Mata kanan:
Dalam keadaan tertutup. Kelopak mata kanan mudah untuk dibuka. Sekitar luar
mata berwarna kebiruan, kelopak mata bagian dalam berwarna putih. Tidak
terdapat bintik perdarahan pada kelopak mata dalam.-----------------------------------Mata kiri:
Dalam keadaan tertutup. Kelopak mata kiri mudah untuk dibuka. Sekitar luar mata
berwarna kebiruan, kelopak mata bagian dalam berwarna putih. Tidak terdapat
bintik perdarahan pada kelopak mata dalam.---------------------------------------------e Hidung :
Tidak terdapat luka, tidak terdapat memar, terdapat bekas aliran darah---------------f Mulut :
Dalam keadaan terbuka, bibir atas dan bawah tipis berwarna pucat, langit-langit
utuh, lidah terjulur dan tergigit gusi, didalam mulut gigi geligi belum terbentuk.
Dari lubang mulut tidak keluar cairan. Bibir tidak terdapat luka-----------------------g Dagu :
Tidak terdapat luka dan derik tulang-------------------------------------------------------h Pipi :
i

Tidak terdapat luka dan derik tulang-------------------------------------------------------Telinga :


Tidak terdapat luka dan derik tulang. Telinga terbentuk sempurna dan pada

pelipatan daun telingan ke arah luar, daun telingan cepat kembali--------------------Leher :

Tidak terdapat luka dan derik tulang-----------------------------------------------------------Dada :


Dinding dada mengembang, tidak terdapat luka dan derik tulang. Kulit dada berwarna
pucat kebiruan. Lingkar puting payudara berwarna coklat kehitaman dan berdiameter
satu koma dua sentimeter. Penonjolan puting payudara tiga milimeter--------------------

VER/155/IPJ/XII/2016

10

Perut :
Dinding perut lebih tinggi nol koma lima sentimeter dibandingkan dinding dada.
Terlihat warna pucat kehijauan. Tali pusat masih tersambung ari-ari. Pada perabaan

11

teraba kenyal. Pada ketokan terdengar nyaring-----------------------------------------------Alat kelamin :


Jenis kelamin laki-laki, tidak keluar cairan dari lubang kemaluan. Kedua buah pelir
sudah turun dan berada dalam kantung buah pelir. Garis keriput pada kantung pelir

12

sudah terbentuk-----------------------------------------------------------------------------------Anggota atas kanan


Lengan atas :
Tidak terdapat luka dan derik tulang-----------------------------------------------------------Lengan bawah :
Tidak terdapat luka dan derik tulang-----------------------------------------------------------Tangan :
Tidak terdapat luka dan derik tulang. Jaringan bawah kuku-kuku jari berwarna
kebiruan--------------------------------------------------------------------------------------------Anggota atas kiri
Lengan atas :
Tidak terdapat luka dan derik tulang-----------------------------------------------------------Lengan bawah :
Tidak terdapat luka dan derik tulang-----------------------------------------------------------Tangan :
Tidak terdapat luka dan derik tulang. Jaringan bawah kuku-kuku jari berwarna
kebiruan---------------------------------------------------------------------------------------------

13

Anggota bawah kanan


Paha :
Tidak terdapat luka dan derik tulang-----------------------------------------------------------Tungkai bawah :
Tidak terdapat luka dan derik tulang-----------------------------------------------------------Kaki :
Tidak terdapat luka dan derik tulang. Jaringan bawah kuku-kuku jari berwarna pucat
kebiruan. Sidik telapak kaki sudah terbentuk dari dua pertiga permukaan ---------------Anggota bawah kiri
Paha :
Tidak terdapat luka dan derik tulang------------------------------------------------------------

VER/155/IPJ/XII/2016

Tungkai bawah :
Tidak terdapat luka dan derik tulang-----------------------------------------------------------Kaki :
Tidak terdapat luka dan derik tulang. Jaringan bawah kuku-kuku jari berwarna pucat
14

kebiruan. Sidik telapak kaki sudah terbentuk dari dua pertiga permukaan ---------------Punggung :

15

Tidak terdapat luka dan derik tulang-----------------------------------------------------------Pantat :

16

Tidak terdapat luka dan derik tulang-----------------------------------------------------------Dubur :

17

Terdapat lubang dubur. Tidak terdapat kotoran berwarna kuning-------------------------Bagian tubuh yang lain :
Tidak ada kelainan---------------------------------------------------------------------------------

II. PEMERIKSAAN DALAM


18. Dada
Setelah kulit dada dibuka, tidak ditemukan adanya memar dan retak tulang. Setelah
tulang dada diangkat, tidak terdapat pelebaran pembuluh nadi mamaria interna.
Pada tulang dada tidak ditemukan adanya memar dan retak tulang. Seluruh bagian
jantung tidak tertutup paru. Paru-paru kanan dan kiri sudah mengembang, teraba
lunak, tidak ada perlekatan, dan mudah dilepas dari dinding dada. Dalam rongga
dada tidak terdapat cairan. Tinggi sekat dada kanan pada sela iga ke tiga dan tinggi
sekat dada kiri sejajar sela iga ke empat----------------------------------------------------19.

Jantung

VER/155/IPJ/XII/2016

Selaput luar jantung dibuka, tidak terdapat adanya bintik perdarahan, didalamnya
terdapat cairan berwarna bening sebanyak nol koma empat milliliter. Jantung
berukuran panjang lima sentimeter, lebar tiga sentimeter dan tinggi dua sentimeter.
Berat enam gram. Warna merah pucat dan konsistensi kenyal--------------------------20. Paru-paru
Pada paru-paru kanan terbagi menjadi tiga bagian, tidak terdapat perlekatan antar
bagian. Konsistensi paru-paru lunak, berwarna merah pucat, terdapat gelembung
pembusukan, terdapat derik udara, tepi tajam dan permukaan licin. Pada pemijatan
terdapat cairan. Ukuran paru-paru kanan panjang tujuh sentimeter, lebar lima
sentimeter, tinggi satu koma lima sentimeter. Berat sembilan gram. Pada pengirisan
jaringan dalam berwarna merah. Pada paru-paru kiri terdiri dari dua bagian, tidak
ada bagian yang mengalami perlekatan. Konsistensi paru-paru lunak, berwarna
merah pucat, terdapat gelembung pembusukan, terdapat derik udara, tepi tajam dan
permukaan licin. Pada pemijatan terdapat cairan. Ukuran paru-paru kiri panjang
enam koma lima sentimeter, lebar lima sentimeter, tinggi satu koma lima
sentimeter. Berat delapan gram. Pada pengirisan jaringan dalam berwarna merah---21. Pada tes apung paru didapatkan tes apung paru satu positif, tes apung paru dua
positif, tes apung paru tiga positif-----------------------------------------------------------22. Perut
Pada pengambilan alat-alat dalam ruang perut, tidak terlihat adanya cairan. Kondisi
usus berwarna merah kecoklatan. Organ dalam perut masing-masing dikeluarkan--23. Hati
Ukuran panjang tiga belas sentimeter, lebar sembilan sentimeter, tinggi dua koma
lima sentimeter. Berat seratus gram. Warna merah kehitaman. Konsistensi lunak

VER/155/IPJ/XII/2016

dan permukaan licin. Pada pemijatan tidak didapatkan adanya cairan. Pada
pengirisan warna jaringan merah kehitaman-----------------------------------------------24. Limpa
Ukuran panjang empat koma lima sentimeter, lebar tiga koma lima sentimeter,
tinggi satu sentimeter. Berat dua puluh gram. Warna merah kehitaman. Konsistensi
lunak dan permukaan licin. Pada pengirisan warna jaringan merah tua.---------------25. Lambung
Tidak ada perlengketan dengan jaringan sekitar. Lambung berisi udara. Lambung
berwarna merah kecokalatan. Ukuran panjang tujuh sentimeter, lebar tiga koma
lima sentimeter. Berat lima gram------------------------------------------------------------26. Pemeriksaan alat-alat kencing
Ginjal tertutup jaringan lemak yang sukar dilepaskan. Tidak ada daerah resapan
darah. Warna merah gelap kehitaman. Pada perabaan konsistensi kenyal. Ginjal
kanan berukuran panjang lima sentimeter, tiga koma lima sentimeter, tinggi satu
sentimeter, berat lima gram. Ginjal kiri berukuran berukuran panjang lima
sentimeter, tiga koma lima sentimeter, tinggi satu sentimeter, berat lima gram------27. Kelenjar Timus
Kelenjar timus teraba lunak, berwarna merah pucat. Ukuran panjang satu
sentimeter, lebar nol koma lima sentimeter, tinggi nol koma tiga sentimeter, berat
lima gram. Pada pengirisan tidak didapatkan adanya bintik perdarahan---------------28. Leher
Pada pembukaan leher tidak terdapat adanya luka atau memar, tidak ada resapan
darah, tidak ada retak tulang. Pada pembukaan jalan nafas dan saluran makanan
tidak terdapat adanya kelainan dan tidak terdapat benda asing--------------------------29. Lidah

VER/155/IPJ/XII/2016

Lidah teraba lunak, ukuran panjang dua sentimeter, lebar satu koma lima
sentimeter. Tidak ada luka dan memar. Lidah tidak tergigit dan tidak menjulur.
Tidak ada sumbatan dalam mulut-----------------------------------------------------------30. Kepala
Saat kulit kepala dibuka, tidak terdapat tulang kepala yang saling bertindihan dan
didapatkan perdarahan hampir seluruh bagian bawah kulit kepala. Didapatkan
adanya retak tulang pada bagian tulang kepala bagian belakang. Tulang atap kepala
belum menyatu sempurna. Pada pembukaan tulang atap kepala didapatkan
perdarahan dibawah lapisan selaput otak.---------------------------------------------------

III. KESIMPULAN
1. Telah diperiksa jenazah bayi berjenis kelamin laki-laki dengan panjang badan
empat puluh lima koma lima sentimeter, berat badan dua ribu seratus gram.
Pelipatan daun telinga ke arah luar cepat kembali, lingkar puting payudara
berdiameter satu koma dua sentimeter, kedua buah pelir sudah turun dan berada
dalam kantung buah pelir, sidik telapak kaki sudah terbentuk dari dua pertiga
permukaan. (I.6, I.7.i, I.9, I.11. I.13)-------------------------------------------------------2. Terdapat tanda-tanda bayi lahir hidup dilihat dari pemeriksaan dinding dada yang
sudah mengembang, tinggi sekat dada kanan pada sela iga ke tiga dan tinggi sekat
dada kiri sejajar sela iga ke empat, konsistensi paru lunak, paru berwarna merah
pucat, terdapat gelembung pembusukan, terdapat derik udara dan hasil tes uji
apung

paru

satu,

dua,

tiga

positif.

(I.9,

II.18,

II.20)----------------------------------------

VER/155/IPJ/XII/2016

3. Tidak terdapat tanda-tanda perawatan pada bayi dilihat dari tali pusat yang masih
dalam keadaan utuh, belum terpotong, dan tidak terdapat cairan atau makanan
dalam lambung. (I.1, III.25)-----------------------------------------------------------------4. Tidak ditemukan cacat bawaan--------------------------------------------------------------5. Terdapat adanya memar dan derik tulang pada tulang kepala bagian belakang, serta
perdarahan dibawah selaput otak akibat kekerasan tumpul. (I.7.b, I.29)--------------6. Berdasarkan poin satu sampai lima dapat disimpulkan bahwa bayi laki-laki tersebut
lahir hidup, cukup bulan, tidak terdapat cacat bawaan dan tidak ada tanda-tanda
perawatan. Sebab kematian akibat perdarahan dibawah selaput otak akibat
kekerasan tumpul.-----------------------------------------------------------------------------IV. PENUTUP
Demikian Visum et Repertum ini dibuat dengan sebenarnya,berdasarkan keilmuan, dan
mengingat sumpah jabatan berdasarkan Lembaran Negara No. 350 tahun 1973 dan
Undang-Undang No.8 tahun 1981.---------------------------------------------------------------Banjarmasin, 3 Desember 2016
Dokter Pemeriksa

dr. H. Iwan Aflanie, M.Kes, Sp.F, SH


NIP. 19730914 199802 1 001