Anda di halaman 1dari 1

Beranda Berita Travel

2015 / Desember / 14 03:26

Terperangah Keindahan Goa Batu Hapu


Belum optimal
Subianto mengatakan, Goa Batu Hapu belum dikembangkan secara optimal sebagai destinasi
wisata. Akibatnya, kunjungan wisatawan ke obyek wisata alam ini masih minim. Pada harihari biasa, wisatawan yang datang berkisar 20-30 orang. Kalau akhir pekan dan hari libur bisa
juga mencapai 100 orang, ujarnya.
Menurut dia, masih banyak sarana dan prasarana yang harus dilengkapi untuk menarik
wisatawan datang berkunjung.
Misalnya, pemasangan lampu penerangan di dalam goa, pembenahan taman di depan mulut
goa yang dilengkapi dengan sarana outbound(kegiatan di alam terbuka), termasuk flying fox.
Inilah beberapa usulan dari pengunjung yang datang ke sini, kata Subianto.
Dia mengatakan, ada juga pengunjung yang mengusulkan supaya ada poster yang
mendeskripsikan tentang Goa Batu Hapu, peta yang memuat rute untuk menikmati panorama
goa, dan berbagai usulan lainnya. Kami menampung berbagai usulan dari pengunjung demi
perbaikan obyek wisata alam ini, ujar Subianto.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Tapin Rajudin
Noor mengatakan, Goa Batu Hapu merupakan salah satu obyek wisata alam unggulan di
Tapin, bahkan di Kalsel.
Namun, obyek wisata ini belum digarap secara optimal. Pengelolaannya pun dipercayakan
kepada satu kelompok masyarakat sadar wisata di Desa Batu Hapu. Sejauh ini, kami hanya
melakukan pemeliharaan dan menambah sedikit fasilitas untuk mempercantik taman,
katanya.
Menurut Rajudin, pihaknya sudah membuat desain pengembangan obyek wisata alam goa
yang ada di Tapin, yakni Goa Batu Hapu dan Goa Beramban di Desa Beramban, Kecamatan
Piani.
Target kami sampai 2017 mendatang, obyek wisata alam ini sudah dikenal luas oleh
wisatawan Nusantara, bahkan oleh wisatawan mancanegara, katanya.
(Jumarto Yulianus/Kompas.com)
http://nationalgeographic.co.id/berita/2015/12/terperangah-keindahan-goa-batu-hapu