Anda di halaman 1dari 1

Efek dari rasio perfusi ventilasi pada konsentrasi gas alveolar

Baik pada suatu keadaan normal atau patologis pada beberapa area paru ada yang berventilasi
baik tetapi tidak ada aliran darah, atau tidak ada ventilasi tetapi baik untuk suplai darahnya.
Hal tersebut dapat dihitung secara kuantitas dengan rasio perfusi ventilasi. Va/Q, dengan Va
adalah ventilasi alveoli dan Q adalah alirah darah di alveoli terebut.

A. Physiologic shunt ( ketika Va/Q = dibawah normal )


Terjadi ketika ada inadequate ventilation untuk menyediakan oksigen untuk
mengoksigenisasi aliran darah yang melewati kapiler alveolar. Fraksi darah yang tidak
teroksigenisasi disebut shunted blood. Shunted dihitung dalam menit disebut
physiologic shunt.
B. Physiologic dead space ( ketika Va/Q = diatas normal )
Terjadi ketika terdapat ventilasi yang baik tetapi aliran darahnya rendah, akan
berujung sia sia. Atau ketika terjadi ventilasi pada anatomical dead space juga akan
terjadi kesia siaan ventilasi. Physiologic dead space merupakan penjumlahan
keduanya.