Anda di halaman 1dari 8

E-COMMERCE

ANALISIS BUSINESS MODEL


REEBONZ

ANAK AGUNG ISTRI PUTRI CANDRA SARI


NIM. 1308605001

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA


JURUSAN ILMU KOMPUTER
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS UDAYANA
2016

Analisis Ecommerce
Pendahuluan

Reebonz merupakan perusahaan yang menjual berbagai produk seperti tas, sepatu, dan
aksesoris dari perancang terkemuka. Beberapa nama perancang yang ada yaitu Burberry, Chanel,
Gucci, Hermes, dan Prada. Produk yang ditawarkan berkisar antara Rp 1,1 juta hingga Rp 335,5
juta dan 90 persen pelanggannya merupakan wanita. Reebonz berawal dari Singapura dan
didirikan oleh Samuel Lim, Daniel Lim, dan Benjamin Han. Ketiga pendiri ini kemudian
memperluas bisnisnya ke Indonesia melihat tingginya permintaan orang Indonesia akan produk
premium ini. Sudah tidak asing kita dengar bahwa orang Indonesia menghabiskan akhir
pekannya di Singapura untuk berbelanja. Oleh karena itu, pada akhir tahun 2011, Reebonz resmi
dipasarkan di Indonesia.
Sejak diluncurkan, website e-commerce yang termasuk B2C (Business to Consumer) ini
di Indonesia mampu menarik 6.000 hingga 7.000 pengunjung unik setiap harinya dan rata-rata
900.000 page view setiap bulannya. Hingga saat ini, sudah ada 230.000 pengguna yang terdaftar
dalam website tersebut. Rata-rata nilai pembelian setiap pengguna di tahun 2012 berkisar antara
Rp 3,5 juta hingga Rp 4 juta, dan meningkat menjadi Rp 7,5 juta pada tahun 2013. Selain
Jakarta, kota lain yang menjadi pasar terbesar Reebonz adalah Surabaya, Bali, Batam, Manado,
Ambon, dan Makassar. Reebonz Tersedia juga di aplikasi mobile, Reebonz menghubungkan
komunitas pecinta mode yang tertarik untuk membeli dan menjual mereka pre-owned mewah
perancang busana dalam tiga langkah sederhana: snap, upload dan daftar item mereka melalui
aplikasi. Pembeli dapat menggunakan fungsi 'chatting' untuk meminta rincian lebih lanjut dan
gambar dari item.

Bussines Model reebonz.co.id (reebonz)


1. Value Proportion
Value proposition adalah nilai atau manfaat yang ditawarkan kepada pelanggan. Nilai
atau manfaat ini adalah barang atau jasa yang ditawarkan. Reebonz merupakan perusahaan
yang menjual berbagai produk seperti tas, sepatu, dan aksesoris dari perancang terkemuka.
Beberapa nama perancang yang ada yaitu Burberry, Chanel, Gucci, Hermes, dan Prada.
Produk yang ditawarkan berkisar antara Rp 1,1 juta hingga Rp 335,5 juta dan 90 persen
pelanggannya merupakan wanita. Dari yang ditawarkan oleh reebonz yang paling terkenal
adalah membangun kepercayaan pelanggan, memudahkan costumer berbelanja dengan adanya
pembayaran kredit dan janji pengiriman. Di dalam hal pengiriman sangat penting untuk
pembelian barang mewah secara online, di mana standardisasi pengiriman paket adalah cara
utama untuk mencapai target. Di Reebonz, mereka mencoba untuk membuat pelanggannya
senang dengan memberikan produk yang dibeli dalam paket glamor dalam warna hitam
dengan pita emas buatan tangan. Reebonz juga menempatkan item yang dipilih dalam waktu
ke waktu untuk mengejutkan pelanggannya, serta ucapan dan ulang tahun kartu bila
diperlukan.
2. Revenue Model
Revenue model adalah menggambarkan bagaimana perusahaan akan memperoleh
pendapatan, menghasilkan keuntungan, dan mengahasilkan pengembalian model atas modal
yang diinvestasikan. Berikut revenue madel yang terdapat pada reebonz.co.id
a. Transaction
Trasnsaction merupakan salah satu cara reebonz untuk memperoleh keuntungan dimana
suatu perusahaan menerima suatu pembayaran untuk melakukan suatu transaksi. Dari setiap
transaksi itulah akan didapatkan fee yang menjadi keuntungan perusahaan.
b. Sales

Sales merupakan salah satu cara menjual barang-barang, informasi, atau jasa secara
langsung ke pelanggan menggunakan teknologi web dan mobile. Dimana reebonz
memberikan informasi-informasi mengenai produk yang di tawarkan melalui media online.

3. Market Opportunity
Market Opportunity berkaitan dengan potensi peluang keuangan atau peluang pasar yang
tersedia bagi perusahaan. Sasaran pasar reebonz adalah wanita karir. Produk yang ditawarkan
berkisar antara Rp 1,1 juta hingga Rp 335,5 juta dan 90 persen pelanggannya merupakan wanita.
Dengan pertumbuhan 19,3% di Asia Pasifik pendapatan kapita dan terus meningkat per jumlah
pengguna internet. Membangun kepercayaan dengan pelanggan dan mempertahankan itu adalah
garis hidup untuk toko online. Reebonz berhasil mencapai tujuan ini dengan menggunakan
strategi yang berbeda difokuskan pada: kecepatan pengiriman, packaging, harga yang lebih
rendah, Pengiriman dengan kemewahan, serta produk yang autentik. Hal ini menyebabkan terus
meningkatnya jumlah pelanggan serta minat investor di Reebonz. Investor mencintai perusahaan
dengan track record yang baik dan Reebonz telah membuktikan diri meereka layak.

4. Competitive Environment
Competitive Environment mengacu pada perusahaan lain yang beroperasi di marketspace
yang sama menjual produk serupa. Reebonz memiliki beberapa pesaing yang menjual barangbarang sejenis seperti Berrybenka, VIPPlaza, Maskoolin, Shopee, Zalora dan lain-lain. Karena
banyak ecommerce fashion yang berkembang di Indonesia saat ini, tidak membuat reebonz
tenggelam. Perbedaan diantara e-commerce lain adalah reeboz menawarkan tipe pembayaran
secara kredit yaitu visa dan mastercard. Selain itu pengirima barang disajikan secara ekslusif dan
mewah yang membuat pelanggan senang dan percaya belanja di reebonz.
Sedangkan pasar E-commerce di China berubah cepat dan telah ditandai dengan persaingan
sengit dalam hal lingkungan yang kompetitif, Reebonz memetakan cara yang efektif untuk
meningkatkan tingkat lokalisasi dengan bekerja sama dengan perusahaan domestik. Pada tanggal
11 November 2012, Reebonz pertama kali bekerja dengan Tianmao, pemain terbesar di pasar

B2C China, dan memicu promosi besar-besaran mendorong. Promosi ini disebut "Kegiatan 11
November oleh konsumen. Pada hari itu hampir semua produk-produknya yang dijual dengan
diskon besar. Reebonz tidak terkecuali yang menawarkan diskon 60% untuk item-nya. Promosi
Reebonz itu diterima dengan baik oleh konsumen Cina dalam jumlah teramat singkat

5. Competitive Advantage
Competitive advantage merupakan pencapaian oleh perusahaan ketika mendapatkan hasil
produk unggulan dan / atau membawa produk ke pasar dengan harga lebih rendah daripada
kebanyakan, atau dari semua pesaingnya. Diantaranya:

Menawarkan harga yang lebih rendah


Yanly Riky, ahli strategi pemasaran digital Reebonz Indonesia, mengatakan, pesaing
terbesarnya adalah butik dan penjual di Instagram. Reebonz merespon dengan
menawarkan harga yang 10 sampai 30 persen lebih murah dibandingkan dengan
kompetitor. Reebonz dapat melakukan ini karena membeli dalam jumlah besar dari
pemasok fashion.

Promosi kartu kredit


Reebonz, bersama-sama dengan beberapa bank di Indonesia seperti ANZ, Danamon, dan
Standard Chartered, menawarkan kartu kredit dan skema pembayaran angsuran serta
promosi cash back. Data Reebonz mengatakan, 60 persen pengguna yang sekarang
membayar menggunakan kartu kredit, sedangkan sisanya membayar melalui transfer
bank.

Bergabung acara penjualan utama


Reebonz mengambil keuntungan dari berbagai acara penjualan utama untuk menjangkau
pelanggan yang ingin melihat produk sebelum membeli. Tim bergabung dengan
penjualan secara offline setiap tiga bulan atau lebih. Ada juga kegiatan berbasis web,
seperti Jakarta Great Sale online di mana Reebonz akan berkolaborasi dengan pemain ecommerce lain seperti Lazada dan Berrybenka. Reebonz akan memberikan diskon sampai
Rp487.000 (US $41) untuk setiap produk di acara itu.

Menawarkan produk pre-owned


Reebonz menjual barang-barang pre-owned, dan ini membuatnya unik. Promosi ini
menarik bagi pelanggan yang berkantong pas-pasan dan mencari produk tak diproduksi
lagi. Item 'barang bekas' menghasilkan sekitar 10 persen dari total penjualan Reebonz.
Produk pre-owned dibagi ke dalam kategori berdasarkan kondisi dan harga mereka.

Iklan online
Reebonz memanfaatkan Google Ads dengan menggunakan kata kunci yang dihargai
sampai Rp10.000 (US $ 0,84) untuk setiap klik. Metode ini efektif: ia melihat tingkat
konversi sebesar 20 persen dari pencarian untuk membeli.

7. Organization Development
Reebonz adalah sebuah platform online untuk membeli dan menjual produk mewah.
Dimodelkan sekitar konsep 'mewah', member dapat berbelanja di web atau mobile untuk koleksi
menarik dari barang mewah baru dan pre-owned. Reebonz berdiri sejak Maret 2009 dan dimulai
dari online. Penjualannya 80 persen kebanyakan dari online. Hampir semua negara terutama Asia
Tenggara yang paling sering membeli. Misalnya, China dan Korea. Pangsa pasar adalah wanita
bekerja. Reebonz tidak membebani pelanggan dengan biaya pengiriman
Pengunjung diwajibkan untuk login melalui Facebook Connect, atau mendaftar sebagai
anggota dengan alamat email mereka sebelum mereka dapat melihat dan berbelanja peristiwa
dijual. Keanggotaan adalah gratis. Reebonz menargetkan pelanggan di wilayah Asia-Pasifik, dan
merupakan salah satu perusahaan penjualan barang mewah secara online paling mapan di Asia
Tenggara yang terdiri dari lebih dari 300 staf, dengan operasi bisnis di delapan negara di
Singapura, Malaysia, Indonesia, Taiwan, Hong Kong, Thailand, Australia dan Korea Selatan.

8. Market Strategy
Dari awal Reebonz adalah ide yang unik dalam target pasar di mana barang-barang
desainer mewah yang dijual dengan harga diskon yang kompetitif. Tapi mereka terus
menambahkan lebih banyak inovasi untuk platform dengan strategi yang berorientasi lebih
menarik dan pelanggan. Seperti mereka juga menciptakan Reebonz Vintage, sebuah platform
untuk pertukaran kemewahan dan dijual kembali. Pada Mei 2011, Reebonz juga telah bermitra
MasterCard bagi pelanggan untuk menikmati hak eksklusif untuk pembelian Reebonz. Dengan
visi yang lebih luas untuk membangun kelompok perdagangan Internet kelas dunia miliar dolar
keluar dari Singapura, tim Reebonz selalu di ujung tombak untuk menjaga pelanggan senang dan
selalu terhubung. Berikut beberapa strategi yang dilakukan Reebonz untuk mempromosikan
konten didalamnya.

Build Trust
Membangun kepercayaan antara dengan pelanggan adalah penting karena alasan orang
membeli secara online adalah karena mereka percaya situs. Ini adalah bagaimana situs
berdiri tegak di antara mewah situs belanja online internasional karena tidak banyak dari
mereka memiliki sistem dukungan lokal. Harga ditandai di situs kami juga akan
pembayaran akhir, yang berarti tidak ada biaya tambahan lagi akan ditambahkan dalam
proses pembelian. Ini juga mengapa pelanggan kami mempercayai kami dan terus datang
kembali.

User Experience
Pelanggan lebih menuntut di Hong Kong dibandingkan dengan di negara-negara Asia
lainnya. Mereka menuntut lebih tinggi layanan pelanggan, on-tren produk dan selera
mode. Biasanya mereka lebih berani untuk mencoba keluar merek baru; sedangkan di

Singapura, pelanggan pergi untuk merek umum dan menyimpan pilihan. Meskipun
penggunaan aplikasi reebonz hanya menyumbang 20% dengan sebagian penggunaan PC,
mereka terkejut bahwa penggunaan aplikasi sebenarnya memiliki seperempat
pertumbuhan kuartal.

Janji Pengiriman
Janji Pengiriman sangat penting untuk pembelian barang mewah secara online, di mana
standardisasi pengiriman paket adalah cara utama untuk mencapai tujuan. Di Reebonz,
mereka mencoba untuk membuat pelanggan senang dengan memberikan produk yang
dibeli dalam paket glamor dalam warna hitam dengan pita emas buatan tangan. Reebonz
juga menempatkan item yang dipilih dalam waktu ke waktu untuk mengejutkan
pelanggannya, serta ucapan dan ulang tahun kartu bila diperlukan.