Anda di halaman 1dari 8

3.

9 Kelembagaan dan Keuangan


3.9.1 Kelembagaan
A. Pemerintah
Struktur Organisasi
Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2008 tentang Organisasi Kecamatan
dan Kelurahan di lingkungann Pemerintah Kabupaten Purwakarta dan Peraturan Bupati
Purwakarta Nomor 59 Tahun 2008 tentang Rincian Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Kecamatan,
maka susunan organisasi Kecamatan Cibatu terdiri atas:
1. Camat
2. Sekretaris Camat
3. Subbagian Umum dan Kepegawaian
4. Subbagian Perencanaan
5. Subbagian Keuangan
6. Seksi Tata Pemerintahan
7. Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum
8. Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
9. Seksi Ekonomi dan Pembangunan
10. Seksi Kesejahteraan Sosial
11. Kelompok Jabatan Fungsional

CAMAT

JABATAN
FUNGSIONAL

SEKRETARIAT

SUB BAGIAN
UMUM DAN
KEPEGAWAIAN

SUB BAGIAN
PERENCANAAN

SUB BAGIAN
KEUANGAN

SEKSI TATA
PEMERINTAHAN

SEKSI
KETENTRAMAN
DAN KETERTIBAN
UMUM

SEKSI
PEMBERDAYAAN
MASYARAKAT DAN
DESA

SEKSI EKONOMI
DAN
PEMBANGUNAN

SEKSI
KESEJAHTERAAN
SOSIAL

Gambar
Diagram Susunan Organisasi Kecamatan
Sumber: Rencana Strategis Kecamatan Cibatu

Kantor kecamatan Cibatu memiliki tugas pokok dan fungsi yang dituangkan dalam
susunan organisasi yang mampu menjamin terlaksananya tugas pokok dan fungsi secara

efektif dan efisien. Susunan organisasi beserta uraian tata kerja yang komperhensif
menggambarkan wewenang dan tanggung jawab setiap unsur organisai, rentang kendali dan
interaksi antara pemimpin dan bawahan, serta mekanisme koordinasi internal organisasi guna
menjamin kesepahaman, kesatuan dalam pencapaian tujuan organisasi.
Berikut penjabaran tugas dan fungsi Kecamatan berdasarkan peraturan Kabupaten
Purwakarta Nomor 59 Tahun 2008 tentang rincian tugas, fungsi dan tata kerja kecamatan
adalah sebagai berikut :
1. Camat
Camat mempunyai tugas dan pokok memimpin, mengkoordinasikan dan
mengendalikan Kecamatan dalam pelaksanaan sebagian kewenangan yang dilimpahkan oleh
Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah dan tugas pemerintahan lainnya
berdasarkan perundang-undangan. Dalam melaksanakan tugas pokok Camat mempunyai
fungsi :
a. Pengkoordianasian kegiatan pemberdayaan masyarakat, upaya penyelenggaraan
ketentraman dan ketertiban umum, penerapan dan penegakan peraturan perundangundangan, pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum, serta
penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat kecamatan
b. Pembinaan penyelenggaraan pemerintah desa dan/atau kelurahan
c. Pelaksanaan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan/atau
yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa
d. Pembinaan pelaksanaan pelayanan penata usahaan kecamatan
e. Pelaksanaan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh bupati untuk
menangani sebagian urusan otonomi daerah.
2. Sekretaris Kecamatan
Sekretariat dipimpin oleh seorang sekretaris yang berada dibawah dan
bertanggungjawab kepada Camat yang mempunyai tugas pokok mengelola urusan
kesekretariatan yang meliputi administrasi urusan perencanaan, keuangan, umum dan
kepegawaian. Dalam melaksanakan tugas pokok, Sekretaris mempunyai fungsi :
a. Pelaksanaan pengelolaan urusan program
b. Pelaksanaan pengelolaan urusan keuangan
c. Pelaksanaan pengelolaan urusan umum dan kepegawaian yang meliputi suratmenyurat, kearsipan, kepegawaian, pengadaan, perlengkapan, kerumahtanggan,
hubungan masyarakat dan keprotokolan Kecamatan.
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Camat sesuai dengan tugas dan fungsinya.
3. Subbag Umum dan Kepegawaian
Sub bagian Umum dan Kepegawaian dipimpin oleh seorang kepala subbagian yang
berada dibawa dan bertanggungjawab kepada Sekretaris yang mempunyai tugas pokok
melaksanakan pengelolaan urusan administrasi umum dan kepegawaian yang meliputi
kehumasan dan dokumentasi, kepegawaian, perlengkapan, perbekalan keperluan tulis dan
keprotokolan. Dalam melaksanakan tugas pokok, Subbagian Umum dan Kepegawaian
mempunyai fungsi :
a. Pengelolaan urusan administrasi umum yang meliputi kehumasan dan dokumentasi,
perlengkapan, perbekalan perbekalan tulis dan keprotokolan.
b. Pengelolaan urusan administrasi kepegawaian.
c. Pelaksanaan koordinasi kegiatan administrasi umum dan kepegawaian Kecamatan.

d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
4. Subbag Perencanaan dan Program
Sub bagian Perencanaan dipimpin oleh seorang Kepala Subbagian yang berada
dibawah dan bertanggungjawab kepada Sekretaris mempunyai tugas pokok melaksanakan
pengelolaan urusan perencanaan yang meliputi perencanaan program, evaluasi dan pelaporan.
Dalam melaksanakan tugas, Subbagian Perencanaan mempunyai fungsi :
a. Penyusunan perencanaan program Kecamatan.
b. Pelaksanaan koordinasi kegiatan perencanaan program, evaluasi dan pelaporan
kegiatan Kecamatan.
c. Pelaksanaan pemantauan kegiatan kecamatan.
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris, sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
5. Seksi Tata Pemerintahan
Seksi Tata Pemerintahan dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada dibawah
dan bertanggung jawab kepada Camat yang mempunyai tugas pokok pelaksanaan koordinasi
dan penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan ditingkat Kecamatan dan fasilitasi serta
pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa dan atau kelurahan. Dalam melaksanakan
tugas pokok, Seksi Tata Pemerintahan mempunyai fungsi:
a. Pelaksanaan koordinasi dan penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan ditingkat
kecamatan
b. Pelaksanaan fasilitas dan pembinaan penyelenggaraan pemerintahan dan/atau
kelurahan
c. Pelaksanaan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugas pemerintahan
diantaranya pertanahan, kependudukan, catatan sipil serta pajak bumi dan bangunan
ditingkat kecamatan dan/atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintah desa atau
kelurahan
d. Pelaksanaan tugas lain yang dibebankan oleh camat sesuai dengan tugas dan
fungsinya.
6. Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum
Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum dipimpin oleh seorang kepala seksi yang
berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Camat yang mempunyai tugas pokok
pelaksanaan dan koordinasi upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum. Dalam
melaksanakan tugas, Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum mempunyai fungsi:
a. Pelaksanaan dan koordinasi upaya penyelenggaran ketentraman dan ketertiban
umum, kesatuan bangsa serta perlindungan masyarakat.
b. Pelaksanaan koordinasi penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan.
c. Pelaksanaan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup ketentraman dan
ketertiban, kesatuan bangsa serta perlindungan masyarakat ditingkat kecamatan
dan/atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintah desa atau kelurahan.
d. Pelaksanaan fasilitas, pembinaan dan pengawasan terhadap ketentraman dan
ketertiban umum, kesatuan bangsa serta perlindungan masyarakat di kecamatan.
e. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh camat sesuai dengan tugas dan fungsinya.
7. Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dipimpin oleh seorang kepala Seksi yang
berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Camat yang mempunyai tugas pokok

perencanaan, penyusunan dan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat desa. Daam


melaksanakan tugas pokok, Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa mempunyai fungsi :
a. Pelaksanaan koordinasi penyelenggaraan kegiatan dibidang pemberdayaan
masyarakat desa.
b. Pelaksanaan koordinasi pembinaan pemberdayaan masyarakat desa.
c. Pelaksanaan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugas pemberdayaan
masyarakat desa ditingkat kecamatan dan/atau yang belum dapat dilaksanakan
pemerintahan desa atau kelurahan.
d. Pelaksanaan koordinasi teknis operasional pelaksanaan tugas uptd dan upt dalam
pengembangan pemberdayaan masyarakat diwilayah kecamatan.
e. Pelaksanaan fasilitas, pembinaan dan pengawasan terhadap pemberdayaan
masyarakat desa dikecamatan.
f. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh camat sesuai dengan tugas dan fungsinya.
8. Seksi Ekonomi dan Pembangunan
Seksi Ekonomi dan Pembangunan dipimpin oleh seorang kepala Seksi yang berada
dibawah bertanggungjawab kepada Camat yang mempunyai tugas pokok perencanaan,
peyusunan dan pelaksanaan perekonomian dan pembangunan. Dalam melaksanakan tugas
pokok, Seksi Ekonomi dan Pembangunan mempunyai fungsi :
a. Pelaksanaan koordinasi kegiatan perekonomian yang meliputi produksi, ditribusi,
koperasi dan badan usaha milik desa di Kecamatan.
b. Pelaksanaan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugas ekonomi
ditingkat kecamatan dan/atau yang belum dapat dilaksanakan oleh pemerintah desa
atau kelurahan.
c. Pelaksanaan fasilitas, pembinaan dan pengawasan kegiatan perekonomian di
kecamatan.
d. Pelaksanaan koordinasi pemeliharaan sarana, prasarana dan fasilitas pelayanan
umum di kecamatan.
e. Pelaksanaan koordinasi pemeliharaan kebersihan, keindahan dan pertamanan serta
lingkungan hidup ditingkat kecamatan.
f. Pelaksanaan pelayanan masyarakat kecamatan yang menjadi ruang lingkup tugas
pembangunan ditingkat kecamatan dan/atau yang belum dapat dilaksanakan
pemerintah desa atau kelurahan.
g. Pelaksanakan fasilitas, pembinaan dan pengawasan terhadap pembangunan
dikecamatan.
h. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh camat, sesuai dengan tugas fungsinya.
9. Seksi Kesejahteraan Sosial
Seksi Kesejahteraan Sosial dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada dibawah
dan bertanggungjawab kepada Camat yang mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan dan
pelaksanaan program serta pembinaan kesejahteraan sosial. Dalam melaksanakan tugas
pokok, Seksi Kesejahteraan Sosial mempunyai fungsi :
a. Pelaksanaan koordinasi kegiatan kesejahteraan sosial yang meliputi bantuan sosial,
agama, pendidikan, kesehatan masyarakat, keluarga berencana, kebudayaan,
pembinaan kepemudaan, peranan wanita dan olahraga.
b. Pelaksanaan koordinasi kegiatan pemberdayaan masyarakat.
c. Pelaksanaan pelayanan mas yarakat yang menjadi ruang lingkup tugas kesejahteraan
sosial ditingkat kecamatan dan/atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintah desa
atau kelurahan.

d. Pelaksanaan fasilitas, pembinaan dan pengawasan kegiatan sosial dikecamatan.


e. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh camat sesuai dengan tugas dan fungsinya.
B. Non Pemerintahan
Kelembagaan non pemerintah membantu dan mendukung program desa yang
dicanangkan oleh pemerintah desa. Kelembagaan non pemerintah juga berwenang dalam
menyalurkan dan menyampaikan aspirasi rakyat dalam hal pengembangan dan pembangunan
Desa Cibatu yang berpartispatif. Berikut merupakan lembaga non pemerintah yang terdapat di
Desa Cibatu berdasarkan fungsinya:
1. PKK, Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, Gotong Royong, Pangan, Sandang,
Perumahan dan tata laksana rumah tangga, Pendidikan dan Keterampilan,
Pengembangan kehidupan berkoperasi, Pelestarian Lingkungan Hidup, dan Perencanaan
Sehat.
Struktur PKK Desa Cibatu
LILIS RISNAWATI

Nama Ketua
Nama Sekretaris

TINTIN SUHARTINI

Nama Bendahara

LALA SUSILA

2. Karang Taruna, merupakan wadah pengembangan generasi muda nonpartisan, yang


tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk
masyarakat khususnya generasi muda di wilayah Desa / Kelurahan atau komunitas sosial
sederajat, yang terutama bergerak dibidang kesejahteraan sosial.
Susunan Kepengurusan Karang Taruna Desa Cibatu
Nama Ketua

DODI LUKMANUL HAKIM

Nama Sekretaris

LILI KARLI

Nama Bendahara

WAWAN SUGIANTO

3. Posyandu, Memberikan pelayanan kesehatan balita sejak dini. Posyandu di Desa Cibatu
terdapat 5 buah yang tersebar di setiap dusun. Lokasi dari posyandu sendiri masih berada
di rumah beberapa aparat desa seperti rumah ketua RT maupun RW.
4. GAPOKTANI
Gapoktan adalah gabungan dari beberapa kelompok tani yang melakukan usaha
agribisnis di atas prinsip kebersamaan dan kemitraan sehingga mencapai peningkatan produksi
dan pendapatan usaha tani bagi anggotanya dan petani lainnya.
Nama Ketua

MAMAT RAHMAT

Nama Sekretaris

SOHIB

Nama Bendahara

KUSNADI

5. Organisasi MUI
MUI atau Majelis Ulama Indonesia adalah Lembaga Swadaya Masyarakat yang mewadahi
ulama, zu'ama, dan cendikiawan Islam di Indonesia untuk membimbing, membina dan
mengayomi kaum muslimin di seluruh Indonesia.
Nama Ketua

ASEP RUSTENDI

Nama Sekretaris

SUHARJA

Nama Bendahara

TALIM

3.9.1

Keuangan
Berdasarkan pasal 79 menurut pasal 19 UU Otonomi Daerah Tahun 1999 keuangan
daerah bersumber dari pendapatan daerah terdiri dari:
1. Pendapatan Asli Daerah
a. Hasil pajak daerah
b. Hasil retribusi daerah
c. Hasil perusahaan milik daerah da hasil pengelolaan kekayaan daerah yang
dipisahkan, dan
d. Lain-lain pendapatan asli daerah yang sah.
2. Dana Perimbangan
3. Pinjaman daerah
4. Lain-lain pendapatan daerah yang sah.

A. penerimaan
Tabel
Sumber Penrimaan Pembiayaan Proyek Pembangunan di Kecamatan Cibatu Tahun 2014

Jumlah
(PAD+ADD)

Sumber Penerimaan

N
o

Desa

Propor
si (%)

PAD

Wanawali

Cikadu

Cibukaman
ah

Cirangkong

Cipancur

Cipinang

Ciparungsa
ri

Karyamekar

Cibatu

1
0

Cilandak

Jumlah

53,000,000.
00
10,000,000.
00
3,000,000.
00
15,000,000.
00
5,000,000.
00
20,000,000.
00
5,000,000.
00
8,000,000.
00
25,000,000.
00
144,000,000

Propor
si (%)

ADD

3
6.81
6.94
2.0
8
10.
42
3.47
1
3.89
3.47
5.56
1
7.36
100,00

Propor
si (%)

406,000,000

9.95

406,000,000

423,000,000

10.37

476,000,000.00

406,000,000

9.95

416,000,000.00

406,000,000

9.95

409,000,000.00

406,000,000

9.95

421,000,000.00

406,000,000

9.95

411,000,000.00

406,000,000

9.95

426,000,000.00

406,000,000

9.95

411,000,000.00

406,000,000

9.95

414,000,000.00

406,000,000

9.95

431,000,000.00

4,077,000,0
00

100,00

4,221,000,000

9.61
11.28
9.86
9.69
9.97
9.74
10.09
9.74
9.81
10.21
100,00

Sumber : KCDA Kecamatn Cibatu Tahun 2015

Sehingga dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa Desa Cikadu dilihat dari total
penerimaan sumber pembiayaan dari PAD dan ADD memiliki jumlah tertinggi dalam segi
penerimaan pembiayaan proyek pembangunan,karena Desa Cikadu ini dilihat dari progres
pembangunan infrastruktur sangat jauh tertinggal dibanidngkan dengan desa-desa lainnya.

B. Pengeluaran
Tabel
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Kecamatan Cibatu Tahun 2015
Laporan Anggaran dan Belanja Kecamatan Cibatu

No

Anggaran
Uraian

Jumlah (Rp)

Presentas
e(%)

Realisasi
Jumlah (Rp)

Presentase(
%)

Selisih
Jumlah (Rp)

Presentase(%)

BELANJA DAERAH

2.362.605.540

2.212.040.664

BELANJA TIDAK LANGSUNG

1.685.957.540

1.617.545.064

Belanja Pegawai

1.685.957.540

Gaji dan Tunjangan

1.330.639.540

71,36

BELANJA LANGSUNG

676.648.000

BELANJA BARANG DAN


JASA
Belanja Bahan Pakai Habis

68.412.476

45,44

73,12

68.412.476

45,44

58,58

34.787.476

23,10

14,54

33.625.000

22,33

26,88

82.152.400

54,5
6

1.295.852.064
56,32

355.318.000

73,12
1.617.545.064

71,36

Tambahan Penghasilan PNS

150.564.876

321.693.000
15,04
28,64

594.495.600

19,80

405.230.600

18,32

62.572.400

41,5
6

5,14

117.775.500

5,32

3.606.500

2,40

36.128.000

1,53

14.803.550

5,32

21.324.450

14,16

28.000.000

1,19

23.901.300

1,08

4.098.700

2,72

23.551.500

1,00

20.856.250

0,94

2.695.250

1,79

Belanja Perjalanan Dinas PNS

15.000.000

0,63

13.440.000

0,61

1.560.000

1,04

Belanja Perjalanan Dinas nonPNS

20.000.000

0,85

20.000.000

0,90

Belanja Bahan/Material

89.007.000

37,67

84.543.000

3,82

4.464.000

2,96

Belanja Sewa Sarana Mobilitas

5.100.000

0,22

5.100.000

0,23

Belanja Makanan dan Minuman

85.756.000

3,63

72.595.000

3,28

13.161.000

8,74

Belanja Sewa Perlengkapan dan


Peralatan Kantor

20.716.000

0,88

18.716.000

0,85

2.000.000

1,33

Belanja Pakaian Dinas dan


Atributnya

21.700.000

0,92

13.500.000

0,61

8.200.000

5,45

467.803.000
121.382.000

Belanja Jasa Kantor


Belanja Pemeliharaan
Belanja Cetak dan
Penggandaan

BELANJA PEGAWAI

164.245.000

6,95

144.665.000

6,54

19.580.000

13,0
0

Honorarium Non PNS

53.760.000

2,28

39.250.000

1,77

14.510.000

9,64

109.315.000

4,63

104.245.000

4,71

5.070.000

3,37

BELANJA MODAL

44.600.000

1,89

44.600.000

2,02

Belanja Modal Peralatan dan


Mesin

44.600.000

1,89

44.600.000

2,02

Honorarium PNS

Sumber: APBD Kecaatan Cibatu Tahun 2015