Anda di halaman 1dari 2

PT. AR.

MUHAMAD
RUMAH SAKIT AR. BUNDA
JL. ANGKATAN 45 KEL. GUNUNG IBUL TELP. (0713) 322953 FAX. (0713) 322895
PRABUMULIH SUM - SEL 31121
SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT AR. BUNDA PRABUMULIH
NOMOR :
/RS-Bunda/PBM/III/2015
PANITIA PELAYANAN OBSTETRI NEONATAL EMERGENCY KOMPREHENSIF
RUMAH SAKIT. AR. BUNDA PRABUMULIH
DIREKTUR RUMAH SAKIT AR. BUNDA PRABUMULIH
Menimbang

Mengingat

a
.

Bahwa program PONEK di rumah sakit merupakan upaya terobosan


yang efisien dalam rangka menurunkan AKI dan AKB menuju sasaran
MDGs tahun 2015

b
.

Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a,


maka direktur RS. AR. BUNDA PRABUMULIH perlu adanya surat
keputusan direktur tentang PONEK yang ditetapkan dengan
keputusan direktur.

:
1.
2.
3.
4.
5.

Undang-undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan


Undang- undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit.
Undang- undang Nomor 29 tahun 2004 tentang praktek dokter.
Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 269 tahun 2008 tentang Rekam Medis.
Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 290 tahun 2008 tentang persetujuan
Tindakan Medis
6. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 032 tahun 1972 tentang referal system.
7. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1051tahun 2008 tentang Pedoman
Penyelenggaraan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK)

MEMUTUSKAN
Menetapkan

Pertama

Kedua

Ketiga

Keempat

Ketua TIM PONEK bertanggung jawab kepada Direktur RS. AR BUNDA


Pabumulih
Dalam melaksanakan tugas tim berpedoman pada buku Pedoman Pelaksanaan
PONEK 24 jam di Rumah Sakit cekatan tahun 2008 oleh Departemen
Kesehatan RI.
Segala biaya yang timbul sebagai akibat ditebitkannya keputusan ini
dibebankan pada Anggaran Operasional RS. AR. BUNDA Prabumulih
Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila kemudian hari
terdapat kekeliruan akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya

Ditetapkan di : Prabumulih
Tanggal: 1 Maret,
2015
DIREKTUR
RUMAH SAKIT AR. BUNDA

Dr.H. Alip Yanson, MARS.


Tembusan :
1. Direktur Utama PT. A.R. Bunda Prabumulih
2. Arsip