Anda di halaman 1dari 42

FUNGI

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

DAFTAR ISI

PRAKATA
KATA-KATA MOTIVASI
TUJUAN PEMBELAJARAN
PENGERTIAN FUNGI ......................................................................................................

1-3

A. CIRI-CIRI TUBUH FUNGI ...................................................................................

1.

Ukuran, Bentuk, Warna Tubuh Fungi ...........................................

4-6

2.

Struktur Tubuh Fungi ....................................................................

7-8

B. CARA HIDUP DAN HABITAT FUNGI ................................................................

1. Cara Hidup ........................................................................................... 9-12


2. Habitat .................................................................................................

13

C. REPRODUKSI FUNGI ...............................................................................................

14

1. Seksual (Generatif) ...........................................................................

14

2. Aseksual (Vegetatif) ......................................................................... 15-16


D. KLASIFIKASI FUNGI ..............................................................................................

17

1. Zigomycota ..........................................................................................

18

2. Askomycota ......................................................................................... 19-20


3. Basidiomycota ..................................................................................... 21-23
4. Deutromycota .....................................................................................

24

E. SIMBIOSIS FUNGI ................................................................................................

25

1. Lichen ..................................................................................................

25

3. Mikoriza .............................................................................................. 26-27


F. PERANAN FUNGI .....................................................................................................

28

1. Menguntungkan .................................................................................. 28-31


2. Merugikan (Mikosis) ......................................................................... 32-35
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................
BIODATA KELOMPOK DAN DESKRIPSI KERJA KELOMPOK
Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

36

PRAKATA
Alhamdulillahirabbil Alamin, puji syukur kami haturkan kepada Dzat Yang Maha
Cantik dan indah, Allah SWT, atas terselesaikan nya bahan ajar ini. Salam serta
shalawat kami curahkan kepada Rasulullah SAW, mausia termulia. Dalam
menyelesaikan bahan ajar ini ada semangat yang membara. Namun, semangat itu
kadang naik, kadang turun saat merampungkan bahan ajar ini. Penulis ibarat pelari
marathon. Kita harus menghemat energy hingga terselesaikan nya bahan ajar ini, kita
tidak boleh terlalu bersemangat di awal langkah, bila kemudian ngos-ngosan di
perjalanan. Kita harus menjaga stamina dan memiliki kesabaran yang berlipat-lipat.
Tentang oang tua adalah tentang cinta suci dan sejati. Tentang orang tua adalah
tentang risalah cinta langit, risalah Allah SWT dan Rasulullah SAW. Tentang orang
tua adalah tentang surga dan neraka. Tentang orang tua adalah tentang bahagia,
sukses dunia akhir. Terimakasih kami ucapkan kepada orang tua kami yang senantiasa
mengiringi langkah kita dalam doa nya.
Kepada guru, dosen, terutama kepada ibu Sri Maryati, S.Si, M.Pd selaku dosen
mata kuliah Teknologi Informasi Pendidikan yang telah mendidik kami dan
mengarahkan kami kepada jalan yang terbaik. Terimakasih kepada sahabat-sahabat
kami yang ikhlas menyayangi kami dan yang berkenan untuk terus mengingatkan kami,
jazakumullah khairan katsir.
Kami sebagai penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak yang telah
terlibat dalam pembuatan bahan ajar ini, tak lupa kami mengucapakan permohonan
maap jika dalam bahan ajar ini terdapat banyak kesalahan karena kami masih belajar
dan terus belajar. Semoga karya ini dapat memberikan manfaat.
Aamiin Ya Rabbal Alamin.
Bandung, 10 Oktober 2016

Penulis

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

MOTIVASI
Jika anak dibesarkan dengan celaan
Ia belajar memaki,
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan
Ia belajar berkelahi,
Jika anak dibesarkan dengan penghinaan
Ia selalu menyesali diri,
Jika anak dibesarkan dengan teloransi
Ia belajar menahan diri,
Jika anak dibesarkan dengan motivasi
Ia belajar percaya diri,
Jika anak dibesarkan dengan dukungan
Ia belajar menghargai,
Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya
Perlakukan, ia belajar keadilan,
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman
Ia belajar menaruh kepercayaan,
Jika anak dibesarkan dalam keluarga yang penuh rasa kasih sayang dan
persahabatan
Ia akan belajar menemukan cinta dalam setiap peristiwa dalam kehidupan.

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan


tentang keanekaragaman hayati, ekosistem dan lingkungan
hidup.
2. Menyadari dan mengagumi pola pikir ilmiah dalam kemampuan
mengamati bioproses
3. Peka dan peduli terhadap permasalahan lingkungan hidup,
menjaga dan menyayangi lingkungan sebagai manisfestasi
pengamalan ajaran agama yang dianutnya
4. Berperilaku ilmiah: teliti, tekun, jujur terhadap data dan
fakta, disiplin, tanggung jawab, dan peduli dalam observasi
dan eksperimen, berani dan santun dalam mengajukan
pertanyaan dan berargumentasi, peduli lingkungan, gotong
royong, bekerjasama, cinta damai, berpendapat secara ilmiah
dan kritis, responsif dan proaktif dalam dalam setiap
tindakan dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan di
dalam kelas/laboratorium maupun di luar kelas/laboratorium
5. Peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan dengan
menerapkan prinsip keselamatan kerja saat melakukan
kegiatan pengamatan dan percobaan di laboratorium dan di
lingkungan sekitar.
6. Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan jamur
berdasarkan ciri-ciri dan cara reproduksinya melalui
pengamatan secara teliti dan sistematis.
7. Menyajikan data hasil pengamatan ciri-ciri dan peran jamur
dalam kehidupan dan lingkungan dalam bentuk laporan
tertulis.

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

KEPO IN FO
Eukariotik
adalah sel yang
mempunyai
membran inti
Heterotroph
adalah tidak
dapat membuat
makanan sendiri

FUNGI adalah nama regnum (kingdom) dari sekelompok besar mahluk hidup eukariotik
heterotrof. Kalangan ilmuan kerap menggunakan CENDAWAN sebagai sinonim bagi
fungi. Awan menyebut sebagian besar anggota fungi sebagai JAMUR,
KAPANG,KHAMIR atau RAGI, meskipun seringkali yang di maksud penampilan luar
yang tampak, bukan spesies nya sendiri.
Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

Shitake Penghambat
Virus HIV ???

Sebagaimana diketahui, virus HIV mengakibatkan menurunnya sistem


kekebalan tubuh bagi penderitanya yang kemudian disebut dengan AIDS. Adapun
kemampuan Jamur Shitake dalam menghambat HIV ini sebelumnya telah diuji dalam
sebuah riset di Jepang.
Sebenarnya, selain Jamur Shitake, kandungan beta-glucan yang terkandung dalam
jamur pangan lainnya juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan sistem
kekebalan tubuh dan juga bermanfaat sebagai penurun kadar kolesterol, anti-kanker,
anti-virus, dan juga anti-diabetes. Yang menjadi kelebihan dari beta-glucan ini ialah
sifatnya yang tidak pernah rusak sekalipun jamur dimasak dengan suhu tinggi.

Gambar 1.1 Jamur shintake, sumber:


www.uchihajaka.blogspot.com

Gambar 1. Penderita HIV AIDS, sumber:


www.sergapntt.com

Kandungan gizi di dalam jamur boleh dikatakan cukup tinggi, dimana


didalamnya mencakup protein, lemak tidak jenuh, serat, asam amino esensial, mineral,
hormon, enzim, vitamin, dan lainnya. Salah satu alasan mengapa BPPT sampai
melakukan

penelitian

terhadap

khasiat

jamur

pangan

dan

kemudian

mensosialisasikannya ialah karena jamur tersebut terutama Shitake memiliki


senyawa beta-glucan untuk menghambat virus HIV (Human Immunodeficency Virus).
(Sumber:www.deherba.com)

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

Selanjutnya kita tidak akan membahas virus HIV tetapi kita akan bahas lebih
jauh mengenai fungi (jamur). Begitu banyak jenis fungi di dunia ini, dan dalam
kehidupan sehari-hari sering kita memanfaatkannya, salah satu nya pada bidang
pangan yang melalui proses fermentasi. Selain itu, fungi atau jamur juga dapat tumbuh
dikulit dan menyebabkan noda-noda putih serta menimbulkan rasa gatal. Namun
jangan salah, jamur juga banyak dimanfaatkan untuk bahan pembuatan obat. Betapa
kita harus bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa, karena telah meciptakan
organisme yang bermanfaat bagi manusia. Alhamdulillah. Jamur merupakan
organisme yang unik, dan menarik untuk dipelajari. Oleh karena itu jamur ditempatkan
pada kingdom tersendiri (fungi). Lalu apa sih jamur itu? termasuk hewan atau
tumbuhan kah? seperti apakah tubuh jamur itu? bagaiman sifat dan kehidupan jamur
itu? lalu apa saja kah peranan jamur itu? dapat menguntungkan kah? Atau merugikan?

CHECK IT OUT

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

A. CIRI-CIRI
TUBUH FUNGI

Dalam dunia biologi jamur dikenal dengan istilah fungi. Ilmu yang mempelajari
jamur adalah mikologi, yang berasal dari Bahasa Yunani mykes ( jamur) dan logos
(ilmu).
1. Ukuran, Bentuk, dan Warna Tubuh Fungi
Sturtur tubuh fungi yang paling umum adalah filament multiseluler dan sel-sel
tunggal atau dapat dikatakan jamur ada yang berukuran mikroskopis dan ada pula yang
makroskopis. Tubuh jamur mikroskopis misalnya Saccharomyces sp, Rhodotorula sp,
dan Candida sp hanya terdiri atas satu sel (uniseluler) namun demikian, untuk dapat
melihat sel-sel jamur dengan jelas harus menggunakan bantuan mikroskop, sedangkan
tubuh jamur makroskopis dapat dilihat dengan mata secara langsung. Jamur
makroskopis terdiri atas banyak sel (multiseluler) dan dapat membentuk tubuh buah
dengan ukuran yang bervariasi, misalnya (kapang atau cendawan), jamur merang
(Volvariella volvacea), jamur kuping (Auricularia polytricha), dan jamur tempe
(Rhizopus oryzae), dan Calvatia gigantean (yang tinggi bisa mencapai 1 m).

Gambar 1.2 Saccharomyces sp,


sumber: www.mytasktugasku.blogspot.com

Gambar 1.3 Rhodotorula sp, sumbe:


www.semuatentang-nutrisi.blogspot.com

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

Gambar 1.4 Auricularia polytricha,


sumber: www.wulan-berbagiilmu.blogspot.com

Gambar 1.5 cendawan, sumber:


www.uchihajaka.blogspot.com

Gambar 1.6 Volvariella


volvacea,sumber:
www.dakwatuna.com

Gambar 1.7 Calvatia gigantean,


sumber: www.en.wikipedia.org

Gambar 1.9 Candida sp, sumber:


www.shiftfrequency.com
Gambar 1.8 Rhizopus oryzae,
sumber:www.quatrebonbon.wordpr
ess.com

Gambar 1.10 infeksi jamur Candida


albicans, sumber:
www.herbalxamthone.com

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

GET A
LIFE
WORKSHEETS

KEPO IN FO
Berdasarkan contoh macam-macam jamur di atas, Cari dan Amati
jamur yang ada di sekitar rumah mu. Amati ukuran, bentuk, serta
warna nya. Dari ketiga kategori tersebut buatlah perbandingan
antara jamur yang satu dengan lain nya.
Pertanyaan:
1.
2.
3.

Mengapa terdapat perbedaan/persamaan antara jamur


satu dengan lain nya?
Jika berbeda, apa yang menyebabkan jamur satu dengan
lain nya berbeda?
Apakah dari ukuran, bentuk dan warna kita dapat
mengetahui apakah jamur itu menguntungkan atau
merugikan?

MAHFUDZOT
Barang siapa yang
masuk ke dalam
kubur tanpa bekal
yang dibawanya,
maka ia seperti
berlayar dilautan
tanpa perahu

Jamur Candida albicans


atau
candidiasis
merupakan penyakit jamur
yang bersifat akut, hal ini
di sebabkan oleh spesies
Candida albicans. Jamur
ini secara normal hidup di
dalam kulit dan usus, dari
sinilah
jamur
bisa
meneyebar ke alat kelamin.
Penyakit
infeksi
ini
menyerang wanita di
segala usia, khususnya
wanita
yang
usianya
sedang pubertas, gejala
khas dari infeksi jamur ini
yang paling di kenal adalah
keluarnya cairan vagina
berwarna
putih
(keputihan). Candidiasis
ini lebih sering terjadi
terutama
karena
meningkatnya pemakaian
antibiotic, pil KB, obat
kimia. Mengkonsumsi obat
kimia dalam jangka waktu
yang lama justru akan
semakin
mempercepat
pertumbuhan
jamur
Candida ini, merusak
lambung serta ginjal.
Sumber: www.aladokter.com

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

2. Struktur Tubuh Fungi


Tubuh

fungi

membentuk

jaringan filament kecil yang disebut


hifa.

Hifa

adalah

filament

mikroskopik putih yang mengambil


air

dan

bahan

dibutuhkan

organik
jamur

berkembang, hifa

yang
untuk

terdiri dari

dinding sel berbentuk tabung yang


mengelilingi membrane plasma dan
sitoplasma sel. Hifa bercabang-

Gambar 1.11 struktur tubuh fungi, sumber: www.ikonet.com

cabang membentuk jaringan yang


disebut miselium yang menyusun
jalinan-jalinan semu menjadi tubuh
buah. Tidak seperti dinding sel
tumbuhan

yang

mengandung

selulosa,

dinding

sel

fungi

diperkuat oleh kitin, zat kitin


tersusun dari polisakarida yang
mengandung

nitrogen,

bersifat

kuat, dan fleksibel. Struktur tubuh


jamur
Gambar 1.12 struktur hifa, sumber: www.edubio.info
MAHFUDZOT
Tiap kali ilmu ku
bertambah,
bertambah paham
pula aku akan
kebodohan ku

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

Pada beberapa jenis jamur, hifa memiliki sekat-sekat antar sel yang disebut septa.
Septa memiliki celah atau pori yang cukup besar sehingga organel sel dapat mengalir
dari suatu sel ke sel lainnya. Sel jamur mengandung organel eukariotik, antara lain
mitokondria, ribosom, dan inti sel (nukleus). Pada beberapa jenis jamur lainnya tidak
memiliki septa. Fungi koenositik (asepta) adalah fungi yang tidak memiliki septa, oleh
karena tidak memiliki sekat, hifa jamur asepta memiliki proses sitoplasma yang
panjang dan mengandung ratusan hingga ribuan nucleus yang disebut hifa senonsitik.
Kondisi koenositik disebabkan oleh pembelahan nucleus berulang-ulang tanpa disertai
pembelahan sitoplasma (sitokinesis).
Pada bagian tubuh jamur terdapat pula volva, volva adalah vestigel dari
membrane yang menutupi jamur muda secara penuh dan akan sobek bila batang tumbuh
tudung. Tangkai merupakan sumbu yang menopang tudung. Tudung adalah bagian atas
dari jamur yang melindungi lamella, sedangkan lamella adalah bagian yang vertil dari
jamur yang memproduksi spora. Spora yaitu sel reproduktif yang mampu berkecambah
dan befusi membentuk jamur baru.

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

B. CARA HIDUP
DAN HABITAT
FUNGI

Jamur adalah komponen yang sangat besar dan penting. Jamur merupakan
heterotrof, mereka tidak dapat membuat makanan sendiri. Sebagai gantinya fungi
mengabsorpsi nutrisi dari luar lingkungan diluar tubuhnya menjadi zat organik yang
lebih sederhana dengan menggunakan enzim hidrolitik. Contohnya, jamur Rhizopus
oryzae yang tumbuh pada kedelai menyebabkan kedelai menjadi lunak karena
dicerna dengan menggunakan enzim yang dikeluarkan oleh jamur sehingga
terbentuk tempe. Zat organik yang diserap jamur digunakan untuk aktivitas
hidupnya, sebagian lagi disimpan sebagai cadangan makanan dalam bentuk
glikogen. Fungi juga memegang banyak peranan dalam komunitas ekologis. Cara
jamur memperoleh nutrisi menjadi dasar pengelompokan jamur, menjadi Jamur
yang hidup sebagai dekomposer, parasit, dan mutualis.

KEPO IN FO

1. Cara Hidup

DEKOMP
OSER
MAU KURUS???

PARAS
IT

MUTUA
LIS

Alis pade

Lemak berlebih banyak dibakar


untuk mencerna protein dalam
makanan. Jamur kaya protein
namun dengan karbohidrat
rendah, tanpa lemak/kolesterol
dan jumlah serat yang baik,
tantunya baik untuk membantu
tubuh untuk membakar lemak.

Sumber: www.m.tempo.co

mutuALIS PArasit DEkomposer

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

a. Jamur Dekomposer (Saproba)


Jamur dekomposer mendapatkan nutrisi dengan cara menguraikan organisme
mati atau organik lainnya. Jamur saprobe ini mempunyai peran penting dalam
ekosistem , oleh dekomposer hewan atau tumbuhan yang sudah mati akan di uraikan
dan di kembalikan lagi ke tanah menjadi unsur hara (zat organik) yang penting bagi
pertumbuhan tumbuhan. Sebagai contoh, jamur Phanerochaete chrysosporium yang
dapat tumbuh pada kayu busuk juga dapat menguraikan plastic jenis resin fenol.
Jamur yang berwarna putih ini menghasilkan ramuan enzim yang dapat memecah
lapisan lignin yang keras. Lignin memiliki struktur kimia mirip resin fenol karena
disusun dari molekul-molekul yang saling berikatan.

Gambar 2. Jamur Phanerochaete chrysosporium, sumber: www.


microbewiki.kenyon.edu

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

10

b. Jamur Parasit
`

Jamur parasit menyerap nutrisi dari tubuh organisme lain yang ditumpangi

(inang). Jamur parasit menyebabkan penyakit atau bersifat patogen bagi inang yang
ditumpanginya. Contohnya Pneumonia carinii (khamir yang menginfeksi paru-paru
penderita AIDS. Beberapa fungi yang mewabah pada tanaman pangan juga bersifat
toksik bagi manusia jika dikonsumsi misalnya bintik hitam pada daun, penyakit ergot
pada gandum yang menyebabkan gandum menjadi menghitam (stem rust), dan
terjadinya corn smut pada jagung.

Gambar 2.1 Bintik hitam pada daun,


sumber :www.larasfadillah.com

Gambar 2.2 Bintik hitam pada daun


tampak mikroskop

Stem rush pada batang

Gambar 2.3 cron smut pada jagung, sumber:


irmayantibiologi.blogspot.com
corn smut pada jagung

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}


corn smut pada jagung

11

c. Jamur Mutualis

Jamur simbiosis mutualisme mendapatkan nutrisi dari organisme hidup lain,


tetapi mampu memberikan keuntungan bagi organisme pasangan simbiosisnya.
Contohnya, Lichenes (lumut kerak). Lichenes bukanlah lumut, melainkan gabungan
dari ganggang hijau dengan jamur.

Gambar 2.4 Graphis sp, sumber:


chalphotos.berkeley.edu

corn smut pada jagung

Gambar 2.6 Ochrolechia oregonensis


sumber: lichenportal.org

corn smut pada jagung

MAHFUDZOT
Gambar 2.5 Caloplaca sp, sumber:
pieninypn.pl

Kegagalan itu
selangkah dari
kleberhasilan

corn smut pada jagung

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

12

2. Habitat Jamur

Tempat hidup jamur sangat beragam. Jamur dapat hidup di perairan terutama
perairan tawar dan sebagian kecil di laut. Namun, sebagian besar jamur hidup pada
habitat terestrial, baik pada tanah maupun pada materi organik yang telah mati, jamur
seperti ini memiliki peranan yang sangat penting dalam proses mineralisasi karbon
organik di dalam kepentingan semua organisme.
WORKSHEETS

Judul Kegiatan

: Morfologi jamur

Tujuan

: Mengamati morfologi jamur secara makroskopis dan mikroskopis dari berbagai


bahan.

Alat

: Mikroskop

Bahan

: 1. Roti
2. Jamur kapang

4. Kacang
5. Jamur cendawan

3. Jagung
Langkah kerja
1.
2.
3.
4.
5.
Pertanyaan
1.
2.

:
Simpan Roti, jagung, dan kacang di tempat yang lembab, lalu diamkan selama beberapa hari
hingga tumbuh jamur.
Amati bahan-bahan yang berjamur tadi dengan menggunakan bantuan mikroskop dan amati
juga jamur yang berukuran makroskopis
Gunakan perbesaran dari yang terkecil lebih dahulu
Dokumentasikan hasil praktikum
Gambarkan bentuk jamur yang terlihat, baik yang mikroskopis maupun makroskopis lalu beri
keterangan bagian-bagian jamur tersebut
:

Mengapa roti, jagung, kacang harus disimpan di tempat yang lembab ?


Setelah diamati dan diidentifikasi gambar dan tuliskan bagian-bagian dari jamur dan berikan fungsi
dari masing-masing bagian tubuh jamur

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

13

C. REPRODUKSI
FUNGI

Dalam mempertahankan hidupnya suatu makhluk hidup akan berkembang biak


(reproduksi) agar dapat melestarikan jenisnya. Di sisi lain fungi memilki sifat sangat
mudah untuk berkembang biak Fungi memperbanyak diri dengan menghasilkan
spora secara seksual dan aseksual. aseksual Beberapa fungi bereproduksi secara
seksual disebut juga dengan generatif dan secara disebut vegetatif.
Tahapan reproduksi pada fungi :
Sporofor
a. Terdiri dari tangkai dan tudung, adalah bagian jamur yang mampu
menghasilkan sel reproduktif yang disebut spora.
b. Lamela pada bagian bawah tudung melepas spora.
c. Spora berkecambah membentuk filamen disebut hifa
d. Fusi dari dua spora yang serasi membentuk hifa tunggal.
e. Hifa bercabang dengan cepat, membentuk miselium.
f. Saat reproduksi, miselium menjadi teratur dan padat dan mulai muncul ke
permukaan
g. Akhirnya, membentuk tangkai dan tudung dan dikenal dengan jamur.

1. Reproduksi seksual/ kawin (Generatif)

Reproduksi seksual dilakukan dengan cara pembentukan spora. Spora dapat


terbawa dalam jarak yang jauh melalui angin atau air. Permbentukan spora seksual

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

14

ini melalui peleburan antara dua jenis hifa yang berbeda. Berikut ini mekanisme
reproduksi secara seksual (generatif).
a. Dua jenis hifa yang berbeda (hifa (+) dan hifa (-) masing-masing
berkromosom haploid (n) saling berdekatan

membentuk

gametangium (organ yang menghasilkan gamet pada tumbuhan tingkat


rendah).
b. Gametangium mengalami plasmogami (penyatuan sitoplasma dari dua
miselium) membentuk zigosporangium dikariotik (heterokariotik)
dengan pasangan nucleus haploid yang belum bersatu. (Zigosporangium
memiliki lapisan dinding sel yang tebal dan kasar untuk bertahan pada
kondisi buruk atau kering).
c. Bila kondisi lingkungan membaik akan terjadi kariogami (peleburan inti)
sehingga zigosporangium memiliki inti yang diploid (2n).
d. Zigosporangium (2n) mengalami meiosis menghasilkan zigospora
haploid (n) di dalam zigosporangium.
e. Zigospora (n) berkecambah membentuk spora bertangkai

pendek

dengan kromosom haploid (n).


f. Sporangium haploid (n) menghasilkan spora-spora haploid (n) (sporaspora ini memiliki keanekaragaman genetic).
g. Bila spora-spora haploid (n) jatuh di tempat yang cocok, maka akan
berkecambah (germinasi) menjadi hifa jamur yang haploid (n). (hifa akan
tumbuh membentuk jaringan miselium yang semuanya haploid (n).

2. Reproduksi Aseksual/ Tidak kawin (veneratif)

Fungi bereproduksi secara aseksual dengan cara tumbuh sebagai fungi


berfilamen yang menghasilkan spora (haploid). Reproduksi secara aseksual adalah
perkembangbiakan yang terjadi tanpa melalui perkawinan. Pada jamur bersel satu

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

15

dilakukan dengan cara pembentukan tunas yang akan tumbuh menjadi individu baru.
Sementara pada jamur multiseluler dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Fragmentasi (pemutusan) hifa : potongan hifa yang terpisah akan tumbuh


menjad jamur baru.

Pembentukan spora aseksual : spora aseksual dapat berupa sporangiospora


atau konodiospora

Gambar 3. Reproduksi secara seksual dan aseksual pada jamur Rhizopus sp,sumber:www.
munawarsmanti.blogspot.com

Jamur jenis tertentu yang sudah dewasa menghasilkan sporangiofor (tangkai


kotak spora). Pada ujung sporangiofor terdapat sporangium (kotak spora). Di dalam
kotak spora terjadi pembelahan sel secara mitosis dan menghasilkan banyak
sporangiospora dengan kromosom yang haploid (n). jamur jenis lainnya yang sudah
dewasa dapat menghasilkan konidiofor (tangkai konidium). Pada ujung konidiofor
terdapat konidium (kotak konidiospora). Didalam konidium terjadi pembelahan sel
secara mitosis dan menghasilkan banyak konidiospora dengan kromosom yang
haploid (n). baik sporangiospora maupun konidiospora, bila jatuh ditempat yang
cocok akan tumbuh menjadi hifa baru yang haploid (n).

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

16

D. KLASIFIKASI FUNGI

Ahli taksonomi mengelompokan


berbagai jenis jamur dalam satu kingdom
fungi. Klasifikasi kingdom fungi dibagi
menjadi terdiri dari beberapa filum yang
dikelompokan

berdasarkan

reproduksinya,

yaitu

Ascomycota,

dan

cara

Zygomycota,

Basidiomycota

dan

Deutromycota.

KEPO IN FO
Tips Menghindari Berbagai
Macam Penyakit Kulit
1. Mandi minimal 2 kali dalam sehari.
Dengan mandi minimal 2 kali dalam
sehari, kulit anda akan bersih terawat
terhindar dari penyakit kulit. Karena
biasanya orang yang jarang mandi
akan mudah terjangkit penyakit jamur
yang akan menimbulkan penyakit
kulit
2. Ganti pakaian setiap hari.

Zygomycota

Ascomycota

Deutromycota

Basidiomycota

Zihan Asik Deket Bagas


Zigomesetes Askomisetes
Deutromisetes Basiodimetes

Kebersihan adalah hal yang paling


penting dalam menjaga kesehatan
kulit. Jika pakaian yang kita gunakan
adalah pakaian ynag kotor, ini bisa
menyebabkan timbulnya panu dan
juga jamur pada kulit.
3. Jangan berada di bawah sinar
matahari terlalu lama ketika siang
hari.
Sinar matahari memang baik, tapi itu
pada jam tertentu saja. Ketika sudah
jam 09.00 hingga sore hari, sifat dari
sinar matahari adalah jahat karena dia
sudah mengandung ultra violet yang
dapat menimbulakn beberapa masalah
serius pada kulit diantaranya adalah
kulit menjadi terbakar, iritasi dan juga
memicu timbulnya penyakit kanker
kulit.
4. Hindari menggaruk-garuk kulit
terlalu keras Hal ini bisa menyebabkan
kulit lecet.
Sumber: www.cintamela.com

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

17

1. Zygomycota

Divisi ini melakukan reproduksi seksual dengan cara konjugasi yang


melibatkan fusi 2 gamet menghasilkan zigospora. Reproduksi aseksualnya dengan
menghasilkan spora yang terkandung dalam konidium atau sporangium.
Zigomisetes adalah fungi yang digolongkan ke dalam filum Zygomycota.
Zigomisetes lain hidup sebagai parasit atau simbion komensal (netral)
pada hewan. Hifa zigometes ada yang hidup sebagai parasit tumbuh cepat dengan
menyembabkan pembusukan ke dalam makanan seperti buah, roti ubi jalar pada
saat disimpan. Dengan begitu fungi jenis ini dapat berperan sebagai dekomposer
(jika makanan tak hidup) atau parasit dan komensal pada hewan.

Gambar 4. Reproduksi pada kelompok zygomycota sumber:www. munawarsmanti.blogspot.com

MAHFUDZOT
Menuntut ilmu adalah taqwa,
menyampaikan nya adalah ibadah,
mengulang-ulang nya adalah dzikir,
mencari ilmu adalah zihad

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

18

2. Askomycota
Askomistes memiliki ciri-ciri Hifa bersekat-sekat dan di tiap sel biasanya
berinti satu, bersel satu atau bersel banyak.
a. Reproduksi seksual dan aseksual askomisetes
Askomisetes adalah fungi didalam filum Ascomycota. Askomisetes disebut
juga dengan fungi kantong. Fungi jenis ini terdapat di berbagai macam habitat
laut, perairan, tawar dan darat. Dalam bereproduksi askomisetes memilki ciri khas
yang tidak dimilki fungi lain yaitu askomisetes memproduksi spora seksual di
dalam askus yang sebagai hasilnya adalah askospora, yaitu suatu sel yang berupa
gelembung atau tabung tempat terbentuknya askospora. Askospora merupakan
hasil dari reproduksi seksual (generatif).

Gambar 4. Reproduksi secara seksual dan aseksual, sumber:www.artikelsiana.com

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

19

Gambar 4.1 Reproduksi pada kelompok Asmycota sumber: www. Wawansetyadi257.blogspot.com

Reproduksi aseksual pada askomisetes uniseluler yaitu dengan cara


pembelahan sel atau pelepasan tunas dari sel induk. Namun, bila tidak terlepas
maka sel tunas akan membentuk rantai Pseudohifa (hifa semu). Pada askomisetes
multiseluler bereproduksi dengan du acara, yaitu fragmentasi hifa dan
pembentukan spora aseksual konidiospora. Konidium adalah spora aseksual yang
dihasilkan oleh askomisetes dengan produksi yang banyak.
Dalam hidupnya fungi jenis Askomisetes merupakan dekomposer penting
terutama bagi material tumbuhan dan juga sisa sisa makanan. Lebih dari 40%
semua spesies askomistes hidup denganalga hijau atau sianobakteri dalam
simbiosis yang menguntungkan yang disebut lichenes. Selain itu juga beberapa
askomisetes membentuk mikoriza dengan tumbuhan. Banyak askomisetes yang
lain hidup melepaskan senyawa-senyawaberacun yang dapat membantu
melindungi tumbuhan dari serangga.

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

20

KEPO IN FO
Masih mau pake kontak lensa ???

3. Basidiomycota

Istilah Basidiomycota berasal dari bahasa yunani,


basidium yang artinya Alas kecil. Basidiomisetes
adalah fungi yang diklasifikasikan kedalam filum
Basidiomycota.

Basidiomycota memilki struktur

tubuh bersel banyak (multiseluler) dengan hifa


bersekat.

Hifa

bercabang-cabang

membentuk

miselium dan mengandung inti haploid.


Basidiomisetes sering disebut fungi gada
karena bentuknya seperti ujung tongkat pemukul
golf. Mempunyai tubuh buah yang bentuknya
seperti payung yang terdiri dari bagian batang dan
tudung. Pada bagian bawah tudung tampak adanya
lembaran-lembaran (bilah) yang merupakan tempat
terbentuknya basidium. Tubuh buah disebut
basidiokarp.
Dalam hidupnya fungi jenis Basidiomisetes
ada yang bersifat parasit, saprofit, dan ada yang
bersimbiosis dengan ganggang hijau dan ganggang
biru

membentuk

lumut

kerak.

merupakan

dekomposer penting bagi kayu dan material


tumbuhan lainya karena fungi ini dapat membuat
kayu dan tumbuhan cepat rusak dan terus
menguraikannya setelah pohon tersebut mati. selain
itu juga. Basidiomycota hidup di tanah yang

Seorang
wanita
harus
rela
kehilangan
matanya
setelah
terinfeksi jamur yang terdapat pada
lensa kontak. Jacqueline Stone,
seorang wanita berusia 42 tahun ini
mengaku menghabiskan 17 minggu
di rumah sakit setelah memakai
lensa kontak dalam satu hari dan
tiba-tiba merasakan rasa sakit yang
menyiksa. "Lensa tersebut tidak
nyaman digunakan sepanjang hari
dan ketika saya coba untuk
mengambilnya,
lensa
kontak
sebelah kiri menjadi menempel di
matanya," kata Stone. Sesaat setelah
menggunakan
lensa
kontak
tersebut, penglihatannya menjadi
kabur dan setelah kejadian pada
bulan Mei lalu, ia mengunjungi
dokter, dan memberikan dia obat
tetes mata. Kondisinya terus
memburuk dan semakin lama
matanya
semakin
menutup.
"Sebulan kemudian saya datang ke
Rumah
Sakit
Addenbrooke,
Cambridge,
dan
mereka
mendiagnosa saya rerinfeksi jamur
disebabkan oleh Fusarium pada
lensa kontak," jelasnya.
Tiga lapisan matanya dan
70 saraf telah rusak dan setelah 22
kali operasi ia harus rela kehilangan
matanya.Pengaruh obat yang kuat
juga menyebabkan muntah parah
pada Stone dan membatnya
mengalami pendarahan internal.
Jamur Fusarium, sering ditemukan
di
tanah,
air
dan
bahan
organik. Jamur ini sudah banyak
menyebabkan infeksi di Amerika
Serikat dari tahun 2006, di mana
154 orang terinfeksi dan 34%
transplantasi kornea. Para ahli
mengatakan kalau ketika infeksi
menyerang kornea mata, akan
sangat sulit untuk diobati. Lakukan
diagnosis dini dan segera lakukan
pengobatan jika terjadi hal pada
mata Anda. Gejala-gejala yang
dialami seperti penglihatan menjadi
kabur, iritasi mata, nyeri, dan
kepekaan terhadap cahaya.

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

21

mengandung sampah organik, atau ditumpukan


jerami.
Siklus

hidup

basidiomisetes

biasanya

mencakup miselium dikariotik yang berusia


panjang.
aseksual

Basidiomycota bereproduksi secara


(vegetatif) dan seksual

(generatif).

Reproduksi secara seksual (dengan askospora) dan


aseksual (konidia). Reproduksi secara aseksual
terjadi dengan membentuk konidiaspora (spora
konidia). Mekanisme reproduksi secara seksual :
Reproduksi

secara

seksual

terjadi

melalui

MAHFUDZOT
SOMBONG
adalah
menolak
kebenaran dan
meremehkan
orang lain.

peleburan antara hifa yang berbeda jenis yang akan


menghasilkan

spora

Basidiospora

adalah

seksual

basidiospora.

basidium

didalam

basidiokarpus yang berjumlah besar.


1. Spora basidium tumbuh menjadi benang hifa, kemudian membentuk
miselium hifa dari dua jenis yang berbeda (+ dan -) ujung nya bersinggungan
dan dinding selnya larut.
2. Terjadi plasmogami anatara miselium (+) dengan (-) menghasilkan
miselium dengan hifa dikariotik (berinti sel dua). Miselium dikariotik
memiliki pertumbuhan yang sangat cepat sehingga mendesak pertumbuhan
miselium haploid induknya.
3. Perubahan cuaca lingkungan, misalnya musim hujan atau perubahan suhu,
mengakibatkan miselium dikariotik membentuk tubuh buah (basidiokarp).
Miselium dikariotik yang membentuk tubuh buah ini berumur panjang.
4. Permukaan bawah basidiokarp dilapisi oleh sel-sel dikariotik yang disebut
basidium.
Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

22

5. Selama kariogami kedua nukleus pada masing-masing basidium berfusi,


menghasilkan satu nucleus diploid.
6. Neukleus diploid (2n)

segera membelah secara meosis menghasilkan

empat inti yang haploid (n).


7. Masing-masing basidium melakukan empat pertumbuhan penjuluran atau
membentuk tonjolan yang disebut sterigma. Setiap satu nucleus haploid
masuk ke dalam satu sterigma sehingga berkembang menjadi basidiospora
yang haploid (n).
8. Basidiospora yang sudah masak akan terlepas dari basidium dan
berkecambah dari hifa baru yang haploid (n). Hifa haploid akan bercabangcabang membentuk miselium yang haploid.

Gambar 4.2 Reproduksi pada kelompok Basidiomycota sumber: www. Ediponogoro.wordpress.com

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

23

4. Deutromycota
Deuteromycota bukan merupakan kelompok klasifikasi jamur yang
sebenaranya, tetapi hanya untuk menggolongkan jamur yang belum diketahui cara
reproduksi generatifnya. Kelompok jamur seperti ini digolongkansebagai jamur tak
sempurna (imperfecti). Bila setelah diteliti lebih lanjut diketahui cara reproduksi
seksualnya, maka jamur tersebut dipindahkan ke divisi yang sudah ditetapkan, yaitu
Zygomycota, Ascomycota, atau Basidiomycota. Ahli mikologi dapat mengubah
nama spesies jamur tersebut atau tetap menggunakan nama spesies yang lama.
Jamur yang dulunya dimasukkan dalam kelompok Deutromycota, namun kini
telah dketahui cara reproduksinya secara seksual, antara lain Monilia. Jamur Monilia
ini sekarang dimasukkan ke divisi Ascomycota dan namanya diubah menjadi
Neurosfora. Jamur yang pada saat ini masih digolongkan dalam Deutromycota,
antara lain beberapa spesies dari genus Aspergilus dan Penicillium

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

24

E. SIMBIOSIS FUNGI

Fungi beradaptasi dengan baik sebagai dekomposer material organik. Selain


hidup sebagai dekomposer juga Fungi dapat membentuk hubungan mutualistik
dengan tumbuhan alga, sianobakteri, dan hewan Sebagai mutualis fungi memiliki
hubungan sismbiosis mutulisme yaitu misalnya fungi berjasa dalam membantu
pencernaan hewan. Selain hidup sendiri Fungi memiliki simbiosis dengan hewan dan
tumbuhan. Jenis jamur yang paling banyak bersimbiosis dengan organisme lain
berasal dari divisi Ascomycota.

1.

LICHENES (Lumut Kerak)

Penyatuan fungi dan alga disebut


dengan

lichenes.

Keduanya

saling

mendapatkan keuntungan. Lichenes adalah


asosiasi simbiotik antara mikroorganisme
fotosintetik dan fungi dengan jutaan sel
fotosintetik yang disatukan oleh massa
hiffa

fungi.

Lichenes

menggunakan

klorofilnya untuk membuat bahan organik


yang

dibutuhkan

oleh

keduanya,

sedangkan fungi menyediakan air dan


mineral.

Alga lichenes bereproduksi

Gambar 5. LICHENES, sumber:


www.lichen.com

secara independen dari fungi melalaui


Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

25

pembelahan sel seksual. Dimana alat seksual fungi melepas spora yang
berkecambah untuk fungi dan fungi yang baru ini perlu mencari pasangan alga
untuk membentuk lichenes .
Lichenes dapat hidup di tempat yang lembab dan berhabitat di pohon, tanah,
batu karang dan dapat tahan hidup terhadap kekeringan. Lichenes tidak tahan
terhadap polusi udara. Selain itu lichenes mampu menyimpan komponen kimiawi
termasuk polutan, jika banyak komponen racun terakumulasi di dalam lichenes,
mengakibatkan lichenes mati. Lichenes banyak dimakan oleh hewan dan manusia.
Selain itu juga lichenes dapat digunakan pada industri pencelupan dan minyak
wangi.

2.

MIKORIZA

Hubungan yang saling menguntungkan antara fungi dan akar tumbuhan disebut
mikoriza. Mikoriza (Yunani, mykos = jamur, riza = akar) bukan takson dalam
kingdom fungi tetapi merupakan bentuk simbiosis mutualisme antara fungi dengan
akar tumbuhan. Jenis jamur yang membetuk mikoriza berasal dari divisi
Ascomycota, Basidiomycota, dan zygomycota. Adanya miselium jamur yang terikat
erat secara permanen pada akar tumbuhan inang akan menambah luas permukaan
penyerapan air dan garam mineral nutrisi organik yang disintesis oleh tumbuhan.
Jamur dalam mikoriza secara periodik akan bereproduksi oleh akar tumbuhan.
Miselium jamur akan menukar garam mineral oleh akar tumbuhan yaitu dengan
secra seksual dengan membentuk tubuh buah. Tubuh buah kana tumbuh di
sekeliling bagian dasar pohon inang. Tumuhnya cendawan di bawah pohon-pohon
yang besar menunjukan adanya mikoriza. Berdasarkan tingkat kedalaman akar
tumbuhan yang ditembus oleh hifa jamur, Fungi mikoriza memiliki beberapa tipe
yaitu ektomikoriza dan arbuskular. yaitu:

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

26

a.

Ektomikoriza (Ectomycorrizal fungi)

Ektomikoriza yaitu membentuk selubung hifa diatas perumkaan akar dan


juga tumbuh kedalam ruang ekstraselular pada korteks akar yang berada di
jaringan epidermis akar tumbuhan. Contohnya yaitu jamur berbentuk seperti
payung yang hidup di jaringan epidermis akar pinus sehingga pinus tahan
terhadap kekeringan.
Gambar 5. LICHENES, sumber:

b.

Endomikoriza

(arbuscular

myrorrhizal fungi)

Endomikoriza terbentuk bila


hifa jamur menembus ke jaringan
yang lebih dalam, yaitu pada
jaringan korteks akar tumbuhan.
Gambar 5.1 ektomikoriza pada pohon
pisang, sumber: www. Id.wikipedia.org

Contohnya, jamur yang hidup pada


jaringan korteks akar buah-buahan,
akar

anggrek,

berbagai

jenis

sayuran,
pohon

dan

lainnya.

Mikoriza sangat penting dalam


ekosistem alamiah dan pertanian.
MAHFUDZOT
Berharap akan
kesuksesan, akan tetapi
engkau tidak
menempuh jalan
kesuksesan itu.
sesungguhnya perahu
tidak berlayar di
daratan

Hampir semua tumbuhan vaskular


memiliki

mikoriza

dan

mengandalkan fungi lainnya untuk


memperoleh

nutrisi-nutrisi

esensial. Gambar pohon pisang


yang terdapat ektomikoriza.

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

27

F. PERANAN FUNGI

1.

Menguntungkan
Fungi

penelitian

sangat
biologi

menonjol

dalam

molekular

dan

bioteknologi. Selain itu juga dalam


kehidupan

manusia

fungi

banyak

dimanfaatkan sebagai sumber bahan


makanan,

membuat

jenis

makanan,

suplemen, dan obat-obatan. Selain itu

KEPO IN FO

Kandungan Gizi
jamur

juga ada beberpa jenis fungi yang dapat


merugikan manusia, misalnya jamur yang
bersifat pathogen atau menimbulkan
penyakit, menghasilkan racun, merusak
anaman

budidaya

sehingga

mengahasilkan panen dan membusukan


bahan makanan.

Daftar nutrisi pada jamur, seperti yang


Kami kutip dari USDA
Lemak 0,1 g 0% Lemak jenuh 0 g 0%
Lemak tak jenuh ganda 0,1 g Lemak tak
jenuh tunggal 0 g Kolesterol 0 mg 0%
Sodium 1 mg 0% Kalium 143 mg 4%
Karbohidrat 4,9 g 1% Serat 1,9 g 7% Gula
1,4 g Protein 1,4 g 2% Vitamin A 0%
Vitamin C 0% Vitamin B-6 0% Vitamin B-12
0% Kalsium 0% Besi 1% Magnesium 1%

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

28

MENGUNTUNGKAN

No

Manfaat

Jenis/ nama

Tempat hidup/

jamur

medium/

Fungsi Jamur

substrat
1.

Menjaga

Semua

jamur

Tanah

daratan

kesimbangan dan

saprobe

air, air tawar, dan

bangkai,

kelestarian

(pengurai)

air laut.

tumbuhan

ekosistem

Pengurai

sampai

dan

membantu
untuk

mendapatkan zat anorganik


Mucer mucedo

Kotoran hewan

Pengurai kotoran

Trichoderma sp.

Kertas, sisa-sisa

Mempercepat

kayu

selulosa

penguraian

karena

menghasilkan

dapat
enzim

selulase
2.

Sumber

bahan

Sacoscypha

Batang kayu mati

Sebagai obat

Kayu lapuk

Untuk dimakan

Kayu lapuk

Sebagai

coccinea

makanan

Lentinula edodes
(jamur shitake)
Jamur maitake

campuran

sop

atau ditumis

Agaricus bisporus

Kayu lapuk

Bergizi tinggi untukdimakan

(Jamur
Champignon)
3.

Membuat

jenis

makanan

dan

minuman baru

Rhizopus oryzae

Bahan

Rhizopus

kedelai

baku

Untuk membuat tempe

oligosporus

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

29

Mucor racemosus

Bahan

Actinomucor

kedelai

fermentasi)

Nira

Minuaman tuak

Buah-buahan

Minuman Anggur

Aspergillus wentii

Kedelai

Membuat kecap dan tauco

Aspergillus

Beras

Minuman sake

Buah-buahan

Menghasilkan

baku

Untuk membuat sufu (tofu

elegans
Saccharomyces
tuac
Saccharomyces
ellipsoideus

oryzae
Aspergillus niger

enzim

penjernih minuman anggur

Penicillium

Susu

Membuat keju

Roqueforti,
Penicillium
camemberti
4.

Obat-obatan

Penicillium

Tumbuh padaroti,

Membuat

antibiotik,

notatum,

kentang, kacang,

penisilin

makanan

Penicillium

dan

suplemen

chrysogenum

makann

antibiotik

bahan
yang

membusuk

Ganoderma

Kayu lapuk

Makanan suplemen, obatobatan

Lichen

Menempel

pada

batang
5.

Membunuh

Arthrobotrys

Untuk

membuat

kertas

lakumus

Cacing
di

yang

Membunuh

dalam

Nematoda

organism

hidup

pathogen

usus manusia

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

cacing

30

Sabda Nabi mengenai jamur.


Aku mendengar Rasulullah bersabda: Kamat (sejenis jamur) adalah
bagian dari dunia jamur. Airnya adalah obat penyakit mata (H.R
Muslim dari Said bin Zaid).
Yang dimaksud al-manna adalah tetumbuhan berwarna putih, banyak
mengandung lemak dan termasuk rumpun jamur. Al-kamat maupun
al-manna adalah sama-sama jenis jamur.

Peringatan!
Jamur memang kaya manfaat bagi kesehatan, namun itu tak berlaku bagi
semua jenis jamur. Jenis jamur tertentu justru mengandung zat yang
bersifat racun, dan bisa mengakibatkab efek yang fatal bagi kesehatan.
Jangan pernah mengambil jamur di alam tanpa mengetahui dengan pasti
jenisnya. Jika anda tak mengenal jenis jamur dengan baik, sebaiknya
membeli jamur pada sumber yang terpercaya, yang menjamin jika jamur
yang dijualadalah jamur konsumsi yang aman.

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

31

2.
No

Merugikan
Divisi jamur

Jenis

atau Tempat hidup/ Kerugian

nama jamur

medium

atau

penyakit

yang

ditimbulkan
1.

Zygomycota

Rhizopus

Roti

Menyebabkan roti basi

stolonifera
Rhizopus

dan membusuk
Buah tomat

nigricans
2.

Ascomycota

Menyebabkan
pembusukan

Aspergillus

Tumbuhan

fumigatus

busuk,

Penyakit

saluran

tubuh pernafasan dan paru-

manusia

paru

Trichophyton

Rambut

Penyakit

tonsurans

kepala

kapitisyang

tinea

menyebabkan

gatal,

ketombe, dan rambut


mudah patah.
Trichophyton

Kulit

pada Penyebab

rubrum

daerah lipatan atheles foot

penyakit

dan sela jari


kaki
Balstomyces

Tubuh

Penyebab

brasiliensis

manusia

balastomikosis (infeksi
kulit, hati dan paruparu)

3.

Basidiomycota

Ustilago maydis Tanaman

Penyakit

pada

jagung

tanaman jagung

Puccinia

Tanaman

Penyakit

arachidis

kacang

tanaman kacang

Puccinia

Tanaman

Jamur

graminis

pertanian

tanaman

pada

karat

pada
jagung,

tebum dan gandum


Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

32

4.

Deuteromycota

Epidermophyto

Tubuh

Menginfeksi kulit dan

n floccosum

Manusia

kuku

Malassezia

Kulit manusia

Penyakit

furfur

tinea

versicolor

Microsporum

Kulit

dan Rambut

sp.

rambut

mengalami

manusia

fluorensensi

tampak

hijau

muda
5.

Lichen

Lichenes

Batu

candi, Melapukkan

tembok

batu

candi atau bangunan

bangunan

AWAS FUNGIIIIIIIII.
MIKOSIS
Tapi tidak seperti pada tumbuhan, spesies fungi lebih sedikit yang menyerang
manusia dan hewan yang menyebabkan kerusakan. Infeksi fungi yang menyerang
manusia dan hewan disebut mikosis. Infeksi ini biasanya timbul dari spora -spora
jamur yang terhirup sehingga menjadi infeksi jamur pada paru ataupun pada kulit.
Biasanya mikosis ini tumbuh di bagian kaki dan menyebabkan gatal-gatal dan lepuhan
yang di sebut athletes foot.

Gambar 6. athletes foot, suber: www.dietsdoctor.com

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

33

Gejala dari mikosis ini tergantundari


tempat jamur itu tumbuh. Infeksi mikosis
pada bagian kulit, jamur akan timbul sebagai
bercak berwarna putih atau kemerahan
dengan ciri khas adanya central healing , di
mana adanya bagian jaringan kulit yang tidak

Penyebab Jamur Berkembang Biak di


Tubuh Manusia
..Jamur merupakan salah satu mikroorganisme
penyebab penyakit pada manusia. beberapa
penyebab hingga jamur dapat tumbuh dan
berkembang biak di dalam darah manusia seperti
:
1. Pemakai Antibiotik

-sela jari kaki yang biasanya timbul pada masa

Jamur mudah menyerang pada


yang
mengkonsumsi antibiotik dalam waktu yang
lama. Antibiotik membunuh bakteri, sayangnya
juga membunuh bakteri baik yang dalam tubuh
maka dari itu mengundang jamur untuk tumbuh
dengan cepat.

remaja dan juga para atlet yang kurang

2. Diabetes

menjaga kebersihan dari sela kaki. Jamur juga


dapat masuk ke dalam luka gores atau luka iris

Penderita diabetes lebih rentan terhadap jamur


yang dapat menyebar ke dalam darah karena
adanya kelebihan gula di dalam aliran darahnya
dan dapat mengurangi fungsi kekebalan tubuh.

akibat kecelakaan yang terjadi pada pasien.

3. Infeksi sinus

Jika sudah terjadi seperti ini, akan butuh

Infeksi sinus kronis adalah penyebab paling


umum tumbuhnya jamur dalam darah. Sinus
biasanya disebabkan oleh bakteri, tetapi jika
antibiotik digunakan untuk membunuh bakteri,
jamur dapat mengambil alih dengan sangat
cepat. Jika jamur di sinus menyebar ke darah
akan menimbulkan gejala seperti demam,
menggigil,shock, pembekuan darah, sakit kuning
dan kesulitan bernafas.

terinfeksi pada bagian tengah bercak. Selain


itu terdapat juga jamur yang tumbuh pada sela

tindakan untuk membersihkan jamur tersebut


untuk mencegah penyebaran jamur ke darah.
Penyebab mikosis berasal dari daya
tahan tubuh yang melemah, seperti pada orang
yang terkena HIV/AIDS, sehabis kemoterapi,
penyakit kencing manis, dan juga sehabis
pengobatan obat anti inflasmasi golongan
steroid. Perlu diketahui, jamur yang ada dalam
tubuh kita akan dibatasi pertumbuhannya oleh
bakteri normal dalam tubuh kita, sehingga
konsumsi antibiotik yang berlebihan yang
dapat membunuh bakteri normal juga akan
merangsang pertumbuhan jamur lebih cepat

4. Kanker
Penderita kanker dan menjalani kemoterapi akan
meningkatkan risiko serbuan jamur sistemik.
Kemoterapi didasarkan pada obat yang
membunuh sel-sel kanker bersamaan dengan
rusaknya sel-sel sehat. Ketika sel-sel sehat mati,
sistem kekebalan
5. AIDS
AIDS menyebabkan disfungsi sistem kekebalan
tubuh yang menjadi lebih buruk dari waktu ke
waktu. Orang yang hidup dengan penyakit ini
akan menjadi rumah yang nyaman bagi jamur ,
terutama di jaringan dan darahnya., jamur jahat
dapat berkembang dengan sangat cepat. Jamur
yang paling sering menyerang adalah Alternaria,
Penicillium, Cladosporium, Aspergillus,Candida
dan Fusarium.

dan mikosis pun akan terbentuk. Faktor


lingkungan

juga

ikut

berpengaruh

pad

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

34

pertumbuhan jamur, seperti kondisi kelembaban dalam lingkungan sehingga tubuh


menjadi lembab dan bermanfaat untuk pertumbuhan jamur. Faktor hormonal juga
dikatakan masih ikut mempengaruhi pertumbuhan jamur.
Obat -obat untuk infeksi jamur ini adalah anti jamur, baik dalam bentuk salep
untuk pengobatan jamur pada kulit ataupun bentuk tablet yang dimakan jika jamur
sudah masuk ke dalam peredaran darah dan menjadi infeksi jamur menyeluruh.
Konsultasikan dengan dokter yang terdekat untuk mendapatkan pengobatan jamur
yang tepat jika mengalami gejala-gejala mikosis di atas. Pencegahan juga sebaiknya
dilakukan dengan menjaga kebersihan dari tubuh dan juga tidak memakai baju yang
lembab serta mencuci pakaian setelah berolahraga.

Judul Kegiatan

: Peran jamur dalam kehidupan

Tujuan

:
1.
2.

Untuk menerapkan prinsip bioteknologi dalam pembuatan fermentasi


tape.
Untuk mengetahui peranan dan cara kerja mikroorganisme jamur
tertentu dalam pembuatan tape singkong.

Alat dan bahan

: Panci kukus, kompor, ayakan tepung, daun pisang, toples,singkong, ragi tape.

Langkah kerja

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
Pertanyaan

Cuci alat-alat yang akan digunakan hingga bersih.


Kupas singkong dan cuci hingga bersih.
Kukus singkong hingga matang kemudian tiriskan.
Haluskan ragi untuk di taburikan ke singkong.
Pindahkan singkon keesalah toples.
Kemudian taburkan singkong.
Toples ditutup dengan rapat, kurang lebih selama 3 hari untuk proses frementasi (tutup tidak
boleh di buka).
Setelah 3 hari tape siap untuk dikonsumsi
:

1.
Apa fungsi dari ragi bagi proses pembuatan tape?
2.
Jamur apa yang digunakan dalam proses pembuatan tape ? bagaimana ciri-ciri jamur
tersebut?
3.
Mengapa tape yang semula tidak manis setelah di fermentasi menjadi manis?

WORKSHEET

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

35

DAFTAR PUSTAKA

Campbell, Reece and Mitchell.2003.Biologi Jilid 2.Jakarta: Erlangga


Garnasih,

Indri

dan

Purnaning,

Arrie

Setya.2014.Rangkuman

Intisari

Biologi.Jakarta: Laskar Aksara


Irnaningtyas.2013.BIOLOGI untuk SMA/MA kelas X.Jakarta:Erlangga
Indra, Roni, dkk. 2014. Sukses Sebelum Lulus Kuliah. Bandung: Mutiara Hati
Publishing.

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}

36

BIODATA KELOMPOK &


DESKRIPSI KERJA KELOMPOK

PROFIL
NAMA

: LIDYA AMANDA

NIM

: 1142060046

TTL

: KARAWANG, 24 OKTOBER 1996

MOTTO : BERDOA, BERUSAHA,BERSABAR


DESKRIPSI KERJA : Mencari sumber bahan ajar, membuat bahan ajar, editing bahan ajar, finishing
bahan ajar

PROFIL
NAMA

: LISNA LISTIANA

NIM

: 1142060049

TTL

: MAJALENGKA, 16 FEBRUARI 1996

MOTTO : HIDUP ADALAH PERJUANGAN


DESKRIPSI KERJA : Mencari sumber bahan ajar, membuat bahan ajar

PROFIL
NAMA

: NOVITASARI DEWI

NIM

: 1142060060

TTL

: KARAWANG, 03 NOVEMBER 1995

MOTTO : MENGEJAR CITA-CITA SEBELUM CINTA


DESKRIPSI KERJA : Mencari sumber bahan ajar, membuat bahan ajar

Bahan Ajar Biologi Materi SMA/MA Kelas X {Fungi (Jamur)}