Anda di halaman 1dari 4

POLICY BRIEF MASALAH KEHAMILAN REMAJA DAN IMPLIKASINYA

A. RINGKASAN EKSEKUTIF
BAGIAN INI MENYAJIKAN PENELITIAN KEBIJAKAN DALAM BENTUK YANG
RINGKAS DAN PADAT. ISINYA MENGIDENTIFIKASI TEMA PENELITIAN,
MENGURAIKAN

MASALAH

DIRANCANG/DIANALISIS,

UTAMA

MEMPERKENALKAN

KEBIJAKAN
TEMUAN

KUNCI

YANG
DAN

MENGADVOKASI SERANGKAIAN TINDAKAN.


TIPS: WALAU PUN DITEMPATKAN DI BAGIAN PALING AWAL DARI POLICY
BRIEF, TETAPI TULIS RINGKASAN

EKSEKUTIF INI PALING AKHIR

(ARTINYA: SETELAH KITA MENYELESAIKAN DOKUMEN / DRAFT POLICY


BRIEF)
B. PENDAHULUAN
MULAILAH DENGAN

SEBUAH

PARAGRAF

YANG

MENJELASKAN

TANTANGAN KEBIJAKAN YANG SPESIFIK DI MANA PENELITIAN YANG


DILAKUKAN DIBUAT UNTUK MENJAWAB TANTANGAN TERSEBUT. BAGIAN
INI HARUS SECARA RINGKAS MENYATAKAN TUJUAN UTAMA DARI
PENELITIAN.

PENDAHULUAN

DAPAT

PULA

MENGKONTRASKAN

PENELITIAN DENGAN STATUS QUO (SITUASI SAAT INI). MISALNYA, KITA


DAPAT MENGAKUI PROGRESS YANG SEDANG BERLANGSUNG / SEDANG
DILAKUKAN,

NAMUN

FOCUSKAN

LEBIH

KEPADA

IDENTIFIKASI

KEKURANGAN, TANTANGAN, DAN RISIKO YANG SEDANG DIHADAPI.


BANGKITKAN SENSE OF URGENCY PADA BAGIAN INI.
TIPS: SEDAPAT MUNGKIN, AKHIRI BAGIAN PENDAHULUAN DENGAN
KALIMAT YANG MEMILIKI DAYA TARIK UNTUK MENJAGA MINAT PEMBACA
TETAP TINGGI.
C. PENDEKATAN YANG DIGUNAKAN DAN BUKTI HASIL ANALISIS
SECARA RINGKAS, JELASKAN PENDEKATAN YANG DIGUNAKAN.
JELASKAN BAGAIMANA PROSES PENELITIAN DILAKUKAN, METODE
PENELITIAN, DSB, TANPA HARUS MENJADI TERLALU TEKNIS. WALAU
PUN PEMBACA KITA MUNGKIN PRAKTISI ATAU MUNGKIN TIDAK TERLALU
MENDALAMI METODE PENELITIAN, NAMUN PENJELASAN TENTANG

BAGAIMANA PENELITIAN DILAKUKAN MEMBERIKAN LEGITIMASI PADA


HASIL YANG KITA AKAN SAJIKAN.
BAGIAN BUKTI DAN ANALISIS HARUS MEMUAT INFORMASI MENGENAI
KEBIJAKAN YANG PALING PENTING YANG TELAH DIHASILKAN OLEH
PENELITIAN: DATA EMPIRIS DAN ANALISIS DENGAN KATA LAIN
PENGETAHUAN BARU. INTINYA, TUNJUKKAN HAL BARU APA YANG
DIHASILKAN DARI PENELITIAN INI, UNIK DIBANDINGKAN PENELITIAN
LAIN / SEBELUMNYA, DAN RELEVAN BAGI PERMASALAHAN.
TIPS: DALAM MENULIS, PILIH GAYA YANG MENJELASKAN SECARA UMUM
TERLEBIH DAHULU, KEMUDIAN MENGARAH PADA HAL-HAL YANG LEBIH
SPESIFIK.
D. KESIMPULAN
BERDASARKAN BUKTI / HASIL DAN ANALISIS, BUATLAH KESIMPULAN
YANG

DIKAITKAN

DENGAN

PERMASALAHAN.

UPAYAKAN

UNTUK

MENULIS KESIMPULAN YANG KONKRIT, BUKAN NORMATIVE.


TIPS: DALAM MENULIS, PILIH GAYA YANG ASSERTIVE UNTUK LEBIH
MEYAKINKAN PEMBACA.
E. IMPLIKASI KEBIJAKAN DAN REKOMENDASI
BAGIAN AKHIR DARI POLICY BRIEF INI HARUS MENUNJUKKAN APA
KONSEKUENSI

DARI

HASIL/BUKTI

TERHADAP

PERMASALAHAN,

KEMUDIAN BERIKAN SARAN KEBIJAKAN YANG DIWUJUDKAN DALAM


BENTUK REKOMENDASI. SEDAPAT MUNGKIN BAGIAN REKOMENDASI
HARUS DITULIS SECARA PERSUASIVE, JELAS (STEP-BY-STEP) DAN
HARUS FEASIBLE. BAHKAN PADA PENELITIAN YANG SEDANG/MASIH
BERLANGSUNG,

TEMUAN

SEMENTARA DAPAT

DISAMPAIKAN

DAN

JANGAN LUPA UNTUK MENYAMPAIKAN REKOMENDASI DENGAN SYARAT


KONDISIONAL. YANG PENTING DIINGAT: IMPLIKASI KEBIJAKAN DAN
REKOMENDASI

HARUS

DIBUATKAN

BERDASARKAN

KESIMPULAN,

ARTINYA HARUS DIDUKUNG OLEH BUKTI / HASIL ANALISIS.


TIPS: 'IMPLIKASI' MENJELASKAN APA DAMPAK HASIL / BUKTI TERHADAP
PERMASALAHAN (WHAT COULD HAPPEN) SEMENTARA 'REKOMENDASI'

MEMBERITAHU APA YANG SEHARUSNYA DILAKUKAN (WHAT SHOULD


HAPPEN).
DENGAN DEMIKIAN POLICY BRIEF MENJADI SEBUAH KESEMPATAN
UNTUK MENGARTIKULASIKAN REKOMENDASI BERDASARKAN TEMUAN.
JELAS

BAHWA

REKOMENDASI

INI

TIDAK

MENGIKAT,

NAMUN

REKOMENDASI DAPAT MENYEDIAKAN ORIENTASI YANG BERHARGA


UNTUK PARA PEMBUAT KEBIJAKAN.