Anda di halaman 1dari 3

BROSUR GRAVIMETRI

1.

Apa itu gravimetri ?

Analisa yang di lakukan secara kuantitatif dengan prinsip dasar pemurnian dan penimbangan. Gravimetri juga
bisa di sebut proses isolasi dan pengukuran berat suatu unsur atau senyawa tertentu. Analisa gravimetri
merupakan suatu cara analisa kimia kuantitatif yang didasarkan pada prinsip penimbangan berat yang di dapat
dari proses pemisahan analit dari zat zat lain dengan metode pengendapan. Zat yang telah di endapkan ini di
saring dan dikeringkan serta ditimbang dan diusahakan endapan itu harus semurni mungkin.
2.

Apa saja metode gravimetri ?

Metode
Gravimetri

Metode
Pengendapan

Metode Elektrolisis

Metode Penguapan

a Metode Pengendapan
Mengubah bentuk komponen-komponen yang diinginkan menjadi bentuk yang sukar larut.
Dasar reaksi :

a A + rR

AaRr

Keterangan :
a : Mol dari analit A

Aa Rr

: Endapan Murni

r : Mol dari Reagen


Syarat bentuk senyawa yang diendapkan :
1. Kelarutannya rendah.
2. Endapan mudah disaring dan dicuci.
3. Endapan mudah diubah menjadi bentuk senyawa yang dapat ditimbang.

Syarat bentuk senyawa yang ditimbang :


1. Stoikhiometri .
2. Mempunyai tingkat kestabilan yang tinggi.

3. Faktor gravimetrinya kecil.


Faktor gravimetri (faktor kimia) adalah jumlah gram analit dalam 1 gram endapan.
Contoh bentuk senyawa yang diendapkan dan ditimbang:

b. Metode Penguapan
Metode ini digunakan untuk :
a.Menetapkan komponen-komponen dari suatu senyawa yang relatif mudah menguap
b.Menentukan kadar air (hidrat) dalam suatu senyawa atau kadar air dalam suatu sampel basah

Cara Penguapan :
1. Analit diuapkan
2. Ditimbang
3. Bagian yang hilang ditentukan.
Contoh :
Penentuan kadar air dalam makanan
Hal lain yang perlu diperhatikan dalam penetapan kadar air dengan penguapan adalah:

Padatan yang akan dikeringkan hendaknya dihaluskan hingga sehalus mungkin


Padatan itu disebar merata dalam botol timbang sehingga tingginya sama

Bila botol timbang bertutup, maka selama pemanasan botol dalam keadaan terbuka, tetapi setelah selesai
pemanasan hendaknya selalu tertutup sampai selesai ditimbang

c. Metode Elekrolisis
Metode elektrolisis dilakukan dengan cara mereduksi ion-ion logam terlarut menjadi endapan logam.

Ion-ion logam berada dalam bentuk kation apabila dialiri dengan arus listrik dengan besar tertentu dalam
waktu tertentu maka akan terjadi reaksi reduksi menjadi logam dengan bilangan oksidasi 0.

Endapan yang terbentuk selanjutnya dapat ditentukan berdasarkan beratnya, misalnya mengendapkan
tembaga terlarut dalam suatu sampel cair dengan cara mereduksi. Cara elektrolisis ini dapat diberlakukan
pada sampel yang diduga mengandung kadar logam terlarut cukup besar seperti air limbah.

Langkah Kerja :
1. Zat yang dianalisa ditempatkan didalam sel elektrolisa
2. Setelah dilakukan elektrolisa, logam yang mengendap pada katoda ditimbang

3.Bagaimanakah contoh perhitungannya ?


Belerang dalam suatu sampel seberat 0,8423 gram diubah menjadi sulfat dan diendapkan menjadi BaSO 4. Setelah
disaring,dicuci dan dibakar, diperoleh 0,3148 gram endapan. Hitung presentase belerang dalam sampel yng
dinyatakan dalam SO3 !
Jawab : massa sampel = 0,8423 g ; massa BaSO4 = 0,3148 g

FG =

BM SO 3
80
=
=0,343
BM BaSO 4 233,3

% (w/w) SO3=

0,3148
X 0,343 X 100
0,8423

= 12,819 %