Anda di halaman 1dari 6

Nama

NPM
Kls/Smt

: Radhea Putra
: 1333121252
: D1 / VII

Bentuk Bentuk Badan Usaha Di Indonesia


1. BUMN
Badan Usaha Milik Negara, yang selanjutnya disebut BUMN, adalah badan usaha yang seluruh atau
sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari
kekayaan negara yang dipisahkan (Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2003).
Merujuk Pasal 2 ayat (1) Perpres 54/2010 yang menyatakan bahwa ruang lingkup Peraturan Presiden ini
meliputi :
a) Pengadaan Barang/jasa di lingkungan K/L/D/I yang pembiayaannya baik sebagian atau seluruhnya
bersumber dari APBN/APBD.
b) Pengadaan Barang/jasa untuk investasi di lingkungan Bank Indonesia, Badan Hukum Milik Negara
dan Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah yang pembiayaannya sebagian atau
seluruhnya dibebankan pada APBN/APBD.
Kelebihan BUMN (Badan Usaha Milik Negara)
a)
b)
c)
d)
e)
f)

Berusaha pada sektor-sektor yang menguasai hajat hidup orang banyak


Memantau keberadaan usaha lainnya supaya dapat berusaha lebih baik
Menyediakan barang dan jasa publik untuk kesejahteraan masyarakat.
Memiliki kekuatan hukum yang kuat
Salah satu sumber pendapatan negara
Organisasi disusun dengan mantap

Kekurangan BUMN (Badan Usaha Milik Negara)


a) Karena sebagian BUMN bertujuan memberi layanan pada masyarakat, seolah-olah BUMN tidak
perlu efisien dalam pengelolaannya
b) Lambat dalam mengambil keputusan karena pemilik (pemegang saham) atau pemodal adalah
pemerintah sehingga untuk memutuskan sesuatu harus melalui birokrasi yang berbelit-belit
c) Maju mundurnya BUMN bergantung dari niat baik para penentu kebijakan pada BUMN
Bentuk bentuk dari BUMN :
a) Badan usaha perseroan (persero)
Perusahaan Perseroan, untuk selanjutnya disebut PERSERO, adalah Badan Usaha Milik
Negara yang dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 9 Tahun 1969 yang berbentuk Perseroan
Terbatas sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1995 yang seluruh atau
paling sedikit 51% saham yang dikeluarkannya dimiliki oleh Negara melalui penyertaan modal
secara langsung (Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Pasal 1 Ayat (2) Nomor 12 Tahun
1998).
1) Kelebihan BUMN berbentuk Persero
(a) Meskipun mencari keuntungan, tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk
kesejahteraan umum.

(b) Pemimpin utama (Direksi Utama) hanya satu orang sehingga tidak terjadi bentrokan
pendapat.
(c) Alat untuk mencari sumber keuangan Negara.
2) Kekurangan BUMN berbentuk Persero
(a) Tidak mendapat fasilitas Negara
(b) Pegawainya wajib berstatus pegawai negeri, kalau bukan maka tak bisa bekerja di
perusahaan tersebut.
(c) Pendiriannya agak sulit karena harus mendapat persetujuan dahulu dari Presiden.
3) Contoh Badan Usaha Perseroan (Persero)
(a)
(b)
(c)
(d)
(e)

PT Telkom
PT Pos Indonesia
PT Kereta Api Indonesia
PT Bank BNI Tbk
PT PLN

b) Badan Usaha Umum (perum)


Badan usaha umum (perum) adalah badan usaha milik Negara sebagaimana diatur dalam Undangundang No. 9 Tahun 1969 di mana seluruh modalnya dimiliki Negara berupa kekayaan Negara
yang dipisahkan dan tidak terbagi atas saham. (Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Pasal 1
Ayat (1) Nomor 13 Tahun 1998).
1) Kelebihan BUMN berbentuk Perum
(a)
(b)
(c)
(d)

Seluruh keuntungan perum menjadi keuntungan Negara.


Menyediakan jasa-jasa bagi masyarakat.
Merupakan sarana untuk melaksanakan pembangunan.
Bertujuan memberikan layanan kepada masyarakat sekaligus mencari keuntungan.

2) Kekurangan BUMN berbentuk Perum


(a)
(b)
(c)
(d)

Pengelolaan perum sangat ditentukan oleh kemampuan keuangan Negara.


Sejumlah besar aturan (birokrasi) dapat menghambat pengembangan perum.
Pengelolaan perum secara ekonomis sulit untuk dipertanggungjawabkan.
Masih terjadi pemborosan (inefisiensi) karena tidak adanya perusahaan saingan.

3) Contoh Badan Usaha Umum (Perum)


(a) Angkutan Motor RI (Perum DAMRI)
(b) Perusahaan Umum Pegadaian (Perum PEGADAIAN).
c) Perusahaan Negara Jawatan (Perjan)
Perjan adalah bentuk badan usaha milik negara yang seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah.
Perjan ini berorientasi pelayanan pada masyarakat, Sehingga selalu merugi. Sekarang sudah tidak
ada perusahaan BUMN yang menggunakan model perjan karena besarnya biaya untuk memelihara
perjan-perjan tersebut sesuai dengan Undang Undang (UU) Nomor 19 tahun 2003 tentang BUMN
1) Kelebihan perjan ialah modalnya terjamin yaitu dari negara. Tidak mencari keuntungan (profit)
karena mengutamakan pelayanan pada masyarakat, sehingga perjan tidak terpengaruh oleh.

2) Kekurangannya, adalah sebagai suatu perusahaan kurang mandiri termasuk dalam


pengembangannya.
3) Contoh perjan :
(a)
(b)
(c)
(d)
(e)

Perjan RS Jantung Harapan Kita


Perjan RS Cipto Mangunkusumo
Perjan RS AB Harahap Kita
Perjan RS Sanglah
Perjan RS Kariadi

2. BUMS
Badan usaha milik swasta (BUMS) adalah badan usaha yang didirikan odan dimiliki oleh pihak swasta
yang berorientasi pada laba. Jenis-jenis BUMS dapat dibedakan atas beberapa bentuk badan usaha yang
dimiliki oleh swasta, seperti perusahaan perorangan (PO), firma (Fa), Commanditaire Vennootsschap
(CV), perseroan Terbatas (PT)
Berdasarkan paal 27 ayat 2 UUD 1945 dan alinea ketiga penjelasan pasal 33 UUD 1945, dapat ditarik
kesimpulan bahwa hanya perusahaan yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak yang boleh ada
ditangan seseorang yang kemudian dikenal dengan usaha swasta.
a) Kelebihan BUMS (Badan Usaha Milik Swasta)
1) Cepat dalam pengambilan keputusan karena pemilik modal juga kadang kala menjadi
pengelola
2) Sebagai penyumbang pajak pada kas pemerintah
3) Memberi kontribusi dalam menaikkan Produk Domestik Bruto (PDB)
4) Sebagai penyedia barang dan jasa
5) Cepat dalam mendapatkan modal karena dalam pengelola umumnya juga pemilik.
6) Banyak menampung tenaga kerja
b) Kekurangan BUMS (Badan Usaha Milik Swasta)
1)
2)
3)
4)
5)

Terlalu mementingkan laba sehingga sering kali tidak memperhatikan lingkungan.


Sering mengalami kesulitan dalam mendapat pinjaman
Sering terjadinya silang pendapat antara manajemen perusahaan dengan para serikat buruh
Menimbulkan persaingan tidak sehat
Mengalirnya devisa ke luar negeri

c) Bentuk-bentuk BUMS :
1) Perusahaan Persekutuan
(a) Firma
Firma adalah perusahaan yang didirikan oleh dua orang atau lebih dan menjalankan
perusahaan atas nama perusahaan. Dalam persekutuan firma umumnya seluruh sekutu
memiliki kewajiban tidak terbatas terhadap utang perusahaan, sedangkan dalam
persekutuan terbatas satu atau lebih pemilik mungkin memiliki kewajiban terbatas.

(1) Kelebihan
Modal lebih besar, karena pemilik yang menyetorkan modalnya untuk perusahaan
sudah terdiri dari beberapa orang
Tanggungjawab bersama, apabila terjadi sesuatu yang tidak menguntungkan,
seperti perusahaan memiliki utang maka ssemua pemilik menanggung kewajiban
secara bersama-sama
Status badan usaha jelas karena memiliki akta dari notaris dan terdaptar di
pengadilan negeri
Didirikan dan pengelolaan secara bersama, maksudnya bahwa perusahaan
dikelola secara bersama-sama oleh pemilik perusahaan yang biasanya pemilik
terdiri dari beberapa orang.
(2) Kelemahan
Tanggungjawab pemilik tidak terbatas, maksudnya tanggungjawab pemilik tidak
hanya sebatas pada modal yang ada pada perusahaan tapi kekayaan pribadi juga
termasuk dan dapat ditarik untuk melunasi kewajiban
Sulit memperoleh laba
Gampang bubar, karena jika terjadi perselisihan antara pemilik maka perusahaan
akan rapuh karena posisi pemilik sama dan mempunyai suara yang selevel
Modal sulit ditarik walaupun sekutu mengundurkan diri
(3) Contoh Firma

Firma Pangudi Luhur,


Firma Sumber Rejeki,
Firma Multi Marketing,
Firma Indo Eternity,
Firma Bangun Jaya

(b) Perseroan Komanditer (CV)


Komanditier atau Commanditaire Vennootshcap lebih sering disingkat dengan CV
merupakan persekutuan yang didirikan berdasarkan kepercayaan. CV merupakan salah
satu bentuk usaha yang dipilih oleh para pengusaha yang ingin melakukan kegiatan usaha
dengan modal yang terbatas.
(1) Kelebihan
- Relatif lebih mudah dalam mencari tambahan modal dari anggota pasif.
- Mudah dalam pencarian kredit.
- Pengelolaannya dapat diserahkan kepada pihak yang memiliki keahlian di
bidangnya.
- Tanggung jawab pesero pasif terbatas.
- Modal relatif lebih besar.
- Kelangsungan usaha lebih terjamin.
(2) Kelemahan

- Pesero pasif tidak mengelola perusahaan dan hanya mempercayakan modal kepada
pesero aktif.
- Tanggung jawab pesero aktif tidak terbatas.
- Harta kekayaan pesero aktif dapat disita jika perusahaan mengalami kebangkrutan.
- Modal yang telah disetor pesero pasif sulit ditarik kembali karena telah digunakan
sebagai modal.
- Keuntungan dibagi antaranggota.
(3) Contoh CV

CV CANVILGROUP - ADVERTISING LAMPUNG,


CV. HERRY JAYA UTAMA,
CV. TARUNA JAYA MANDIRI,
CV. Global Energi Sistem ( GES),
CV. PURNAMA JAYA PERSADA.

(c) Perseroan Terbatas (PT)


Perseroan terbatas (PT) adalah badan hukum perusahaan yang paling banyak digunakan
dan diminati oleh para pengusaha. Penyebabnya adalah karena badan hukum seperti ini
memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan badan hukum lainnya. Kelebihannya
antara lain luasnya badan usaha yang dimiliki, kebebasan bergerak dalam berbagai bidang
usaha serta tanggung jawab yang dimiliki terbatas hanya kepada modal yang disetorkan.
(1) Kelebihan
- Relatif mudah mendapat tambahan modal.
- Mudah mendapat pinjaman modal karena statusnya yang berbadan hukum.
- Tanggung jawab pemegang saham terbatas pada modal yang ditanamkan.
- Penanaman modal berupa saham pada PT mudah diperjualbelikan.
- Kelangsungan perusahaan terjamin karena tidak tergantung pada pemimpin dan
pemegang saham.
- Pengelolaannya profesional karena dipegang oleh masing-masing ahlinya.
- Harta perusahaan terpisah secara manajemen dengan harta pemegang saham.
- Ada jaminan kesejahteraan bagi karyawan.
(2) Kekurangan
- Prosedur pendirian PT relatif sangat sulit.
- Rahasia perusahaan dapat diakses secara umum
- Adanya kemungkinan nepotisme karena pimpinan perusahaan dipilih oleh pemegang
saham terbesar.
- Keuntungan dibagi dengan pemegang saham.
- Adanya pajak perusahaan sehingga keuntungan perusahaan berkurang.
- Perhatian pemegang saham terhadap perusahaan kurang karena tanggung jawabnya
terbatas.
2) Yayasan
Yayasan merupakan badan usaha yang dibentuk untuk kegiatan sosial atau pelayanan
masyarakat. Tujuannya memberikan pelayanan seperti kesehatan atau pendidikan atau

pemberdayaan masyarakat umum dan tidak mencari keuntungan. Modal berasal dari
sumbangan, wakaf, hibah, atau sumbangan lainnya.
(a) Kelebihan Yayasan : membantu masyarakat sosial dengan tidak mencari keuntungan
(b) Kekurangan Yayasan : terbatasnya dana- dana yang di perlukan
(c) Contoh : yayasan penyandang anak cacat, panti jompo, panti sosial, panti asuhan, yayasan
rehabilitasi.

3. KOPERASI
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum Koperasi dengan
melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang
berdasar atas asas kekeluargaan. (Bab 1 pasal 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun
1992)
a) Kelebihan
1) Prinsip pengelolaan bertujuan memupuk laba untuk kepentingan anggota.
2) Anggota koperasi berperan sebagai konsumen dan produsen.
3) Dasar sukarela, orang terhimpun dalam koperasi atau masuk menjadi anggota dengan dasar
sukarela.
4) Mengutamakan kepentingan Anggota.
b) Kekurangan
1)
2)
3)
4)

Keterbatasan dibidang permodalan.


Daya saing lemah.
Rendahnya kesadaran berkoperasi pada anggota.
Kemampuan tenaga professional dalam pengelolaan koperasi.

c) Contoh Koperasi
1)
2)
3)
4)
5)
6)
7)

Koperasi jasa
Koperasi produksi
Koperasi konsumsi
Koperasi Unit Desa (KUD)
Koperasi sekolah
Koperasi pertanian
Koperasi simpan pinjam
8) Koperasi konsumen