Anda di halaman 1dari 2

MANIFESTASI KLINIS SELULITIS

Manifestasi klinis pada kasus selulitis tergantung pada akut atau tidaknya infeksi. Pada keadaan
akut terkadang timbul bula pada kulit. Menurut Mansjoer (2000:82) manifestasi klinis selulitis
adalah kerusakan kronik pada kulit sistem vena dan limfatik pada kedua ekstrimitas, kelainan
kulit berupa infiltrate difus subkutan, eritema lokal, nyeri yang cepat menyebar dan infiltrate ke
jaringan di bawahnya, bengkak, merah dan hangat, nyeri tekan, supurasi dan lekositosis.
Terkadang kerusakan kulit disertai memar dan lepuhan-lepuhan kecil.
Gejala lain yang dialami pada kasus selulitis yaitu demam, menggigil, sakit kepala, nyeri otot,
serta tidak enak badan. Lokalisasi lesi selulitis paling sering pada anggota gerak bawah/atas,
wajah, badan dan genitalia.

MANIFESTASI KLINIS DERMATITIS


Gejala utama yang dirasakan pasien dermatitis adalah gatal. Terkadang rasa gatal sudah muncul
sebelum ada tanda kemerahan pada kulit. Gejala kemerahan biasanya akan muncul pada wajah,
lutut, tangan dan kaki, namun tidak menutup kemungkinan kemerahan muncul di daerah lain.
Daerah yang terkena akan terasa sangat kering, menebal atau keropeng. Pada orang kulit putih,
daerah ini pada mulanya akan berwarna merah muda lalu berubah menjadi cokelat. Sementara
pada orang dengan kulit lebih gelap, eksim akan mempengaruhi pigmen kulit sehingga daerah
eksim akan tampak lebih terang atau lebih gelap.
Setiap jenis dermatitis terlihat sedikit berbeda dan cenderung terjadi pada berbagai bagian tubuh.
Manifestasi klinis dari masing-masing jenis dermatitis pada umumnya yaitu sebagai berikut :
1. Dermatitis atopik (eksim), biasanya dimulai pada masa bayi. Ditandai dengan adanya
kemerahan pada kulit, gatal, ruam sering terjadi pada kulit yang paling sering terkena
seperti siku, belakang lutut dan bagian depan leher. Ketika tergores, ruam dapat pecah
dan mengeluarkan cairan serta kerak di atasnya setelah mengering.
2. Dermatitis kontak, ruam terjadi pada area tubuh yang terkena kontak dengan zat-zat yang
dapat mengiritasi kulit atau menyebabkan reaksi alergi. Ruam yang timbul terasa
membakar, menyengat, gatal ataupun melepuh.

3.

Dermatitis seboroik biasanya menimbulkan ruam merah dengan kekuningan dan agak
berminyak serta bersisik, biasanya terjadi pada kulit kepala dan terkadang dapat terjadi
pada wajah, terutama di sekitar telinga dan hidung.