Anda di halaman 1dari 12

MAKALAH PENGGERAK BAHAN BAKAR

FOSIL TERHADAP EFEK RUMAH KACA

Penyusun :
Abdul Hafiz Al Bajiri

Teknik Sistem Perkapalan

Email : humas@unsada.ac.id ,
Jl.Raden Inten II (Terusan Casablanca) Pondok Kelapa Jakarta 13450 Telp. : (021)
8649051 Fax. : (021) 8649052

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb
Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT, berkat rahmat dan karuniaNya lah saya dapat menyusun makalah ini sebagai data hasil pengamatan yang
saya lakukan. Makalah ini disampaikan untuk memenuhi tugas bahan bakar dan
pelumas yang diberikan yaitu penggerak bahan bakar fosil terhadap efek rumah
kaca.
Saya menyadari bahwa makalah ini masih memiliki banyak kekurangan,
oleh karena itu saya meminta pembaca untuk memberikan kritik dan saran yang
bersifat membangun. Terima kasih, dan semoga makalah ini dapat meberikan
manfaat bagi kita semua.
Wassalamualaikum Wr. Wb

DAFTAR ISI

KATAPENGANTAR..............................................................................................2
DAFTAR ISI............................................................................................................3
BAB I PENDAHULUAN........................................................................................4
A. LATAR BELAKANG...........................................................................4
B. RUMUSAN
MASALAH............................................................................................4
C. TUJUAN................................................................................................4
BAB II PEMBAHASAN.........................................................................................5
A. PENGERTIAN ENERGI ALTERNATIF.............................................5
B. CONTOH BAHAN BAKAR FOSIL.....................................................6
C. KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN PENGGERAK BAHAN
BAKAR FOSIL TERHADAP EFEK RUMAH KACA........................7
D. HAMBATAN YANG DIHADAPI MANUSIA DALAM PENCARIAN
ENERGI ALTERNATIF..............................................10
BAB III PENUTUP................................................................................................11
A. KESIMPULAN....................................................................................11
B. SARAN.................................................................................................11

DAFTAR PUSTAKA............................................................................................12

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Kebutuhan manusia terhadap energi semakin lama semakin meningkat.
Energi yang digunakan saat ini berasal dari minyak bumi. Namun, eksploitasi
yang berlebihan terhadap minyak bumi mengakibatkan persediaannya semakin
menipis. Tuhan menganugrahkan pada manusia akal untuk berfikir. Dengan akal
manusia inilah teknologi-teknologi baru ditemukan. Kemajuan teknologi juga
telah sampai pada penggunaan energi alternatif sebagai pengganti sumber energi
utama yang semakin sedikit jumlahnya . Dengan kemajuan teknologi dan
banyaknya temuan baru mengenai energi alternatif, negara kita Indonesia
berupaya untuk menggunakan energy alternatif tersebut sebagai sumber listrik
ataupun bahan bakar.
Selain itu, sumber energi alternatif akan membatasi konsumsi sumber energi
tak terbarukan seperti minyak bumi dan batubara, serta yang paling penting,
mengurangi pencemaran lingkungan dan efek negatif pada sumber daya alam
seperti air, udara, hutan, dan lain-lain.
Peningkatan penggunaan sumber energi alternatif pun akan menciptakan
lapangan kerja baru sehingga mempercepat pertumbuhan ekonomi.
B. Rumusan Masalah.
1. Sebutkan keuntungan dan kerugian menggunakan energi bahan bakar fosil?
2. Apa saja kendala/hambatan manusia dalam mencari atau menciptakan energy
alternative?
C. Tujuan
1.

Mengetahui keuntungan dan kerugian menggunakan energy alternative.

2.

Mengetahui kendala/hambatan manusia dalam mencari atau menciptakan


energy alternative.

BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Energi Alternatif
Energi alternatif adalah istilah yang merujuk kepada semua energi yang
dapat digunakan yang bertujuan untuk menggantikan bahan bakar konvensional
tanpa akibat yang tidak diharapkan dari hal tersebut. Umumnya, istilah ini
digunakan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar hidrokarbon yang
mengakibatkan kerusakan lingkungan akibat emisi karbon dioksida yang tinggi,
yang

berkontribusi

besar

terhadap

pemanasan

global

berdasarkan

Intergovernmental Panel on Climate Change. Selama beberapa tahun, apa yang


sebenarnya dimaksud sebagai energi alternatif telah berubah akibat banyaknya
pilihan energi yang bisa dipilih yang tujuan yang berbeda dalam penggunaannya.
Istilah "alternatif" merujuk kepada suatu teknologi selain teknologi yang
digunakan pada bahan bakar fosil untuk menghasilkan energi. Teknologi alternatif
yang digunakan untuk menghasilkan energi dengan mengatasi masalah dan tidak
menghasilkan masalah seperti penggunaan bahan bakar fosil.
Oxford Dictionary mendefinisikan energi alternatif sebagai energi yang
digunakan bertujuan untuk menghentikan penggunaan sumber daya alam atau
pengrusakan lingkungan.
Ada banyak kontroversi tentang istilah ini dan bahkan saat ini definisi
sumber energi alternatif sering dihubungkan dengan dua pendapat yang berbeda.
Misalnya energi nuklir dianggap oleh beberapa pihak sebagai sumber energi
alternatif sementara pihak lainnya mengatakan bahwa hanya sumber-sumber
energi terbarukan yang nyata-nyata merupakan sumber energi alternatif. Situasi
yang sama terjadi pada tenaga air karena beberapa pihak berpikir bahwa tenaga air
merupakan sumber energi tradisional yang sama dengan bahan bakar fosil.
Untuk keluar dari kontroversi, sedapat mungkin kita menyebutkan kata
energi alternatif untuk sumber energi alternatif yang paling umum yaitu energi

surya, energi angin dan energi panas bumi. Sumber energi alternatif lain termasuk
diantaranya adalah biomassa dan hidrogen.
Energi memanglah suatu hal yang sangatlah dibutuhkan dalam kehidupan
ini. Rasanya tanpa adanya energi akan sangat sulit sekali bagi manusia untuk
hidup, dalam dunia keseharian semuanya kita lakukan menggunakan energi.
Contohnya saja kendaraan yang setiap hari kita gunakan, sadarkah anda bahwa
kendaraan tersebut juga membutuhkan energi untuk bisa bergerak? Persoalan akan
energi semakin hari semakin memburuk, seiring dengan menipisnya persediaan
energi bahan bakar minyak maka manusia dituntut agar berfikir lebih keras
memikirkan pengganti dari bahan bakar minyak.
Mungkin anda mengira bahwa Bahan Bakar Minyak (BBM) yang saat ini
kita gunakan bukanlah jenis energi alternatif. Padahal BBM merupakan jenis
energi alternatif. Dahulu manusia menggunakan minyak ikan paus sebagai Bahan
Bakar Minyak, bayangkan setiap harinya terdapat ikan-ikan paus mati untuk
diambil minyaknya guna sebagai bahan bakar. Seiring dengan berkembangnya
waktu akhirnya manusia mampu menemukan energi alternatif minyak ikan paus,
yakni minyak dari fosil. Akhirnya minyak ikan paus digantikan dengan minyak
fosil. Akhir-akhir ini minyak dari fosil mulai menipis, dan akhirnya ditemukan
lagi energi alternatif lain contohnya saja energi matahari.
B. Contoh Bahan Bakar Fosil
1. Gas Alam
Bahan bakar fosil penting dan banyak digunakan lainnya adalah gas alam.
Ini adalah metana terutama, kadang-kadang dikenal sebagai gas rawa. Gas alam
biasanya ditemukan di bawah tanah bersama dengan minyak bumi dan batubara
tapi kadang-kadang terjadi dengan itu dan dipompa melalui pipa. Setelah dipompa
keluar, mereka diangkut ke tempat penyimpanan atau untuk keperluan rumah
tangga. Ini telah menjadi sumber gas domestik selama bertahun-tahun. Banyak
orang menggunakan gas ini untuk memanaskan rumah mereka.

Ini berisi bau yang kuat yang membuatnya mudah untuk mencium jika ada
kebocoran. Mereka menghasilkan relatif sedikit polusi terhadap sumber bahan
bakar lain. Karena, mereka berada dalam keadaan cair, mudah untuk transportasi
mereka melalui jaringan pipa. Kelemahan utama dari bahan bakar ini adalah
bahwa hal itu sangat mudah terbakar. Para produsen terbesar gas alam Amerika
Serikat dan Rusia.
2. Batubara
Bahan bakar fosil lain yang sangat penting adalah batubara. Ini adalah
bensin orang miskin. Telah dibentuk oleh pengendapan vegetatif tetap selama
ribuan tahun. Bentuk fosil tanaman membusuk dan vegetasi lainnya telah
membentuk batubara. Batubara adalah hard rock hitam substansi seperti padat
yang perlu digali dibandingkan dengan minyak dan gas alam yang perlu dipompa
keluar. Ada batubara besar milik seluruh dunia dan lebih mudah untuk
menemukanHal ini terdiri dari karbon, nitrogen, oksigen, hidrogen dan sulfur.
Ada berbagai metode untuk menggali batubara dari bawah tanah. Salah
satu metode yang paling populer adalah untuk membangun sebuah poros
horisontal seperti sistem dan batubara penambang perjalanan melalui lift atau
kereta untuk menggali di bawah tanah batubara. Di Amerika Serikat, batubara
masih menghasilkan lebih dari 50% dari listrik. Setelah digali, batu bara
kemudian dikirim ke pembangkit listrik tenaga oleh truk atau kereta. Pembangkit
listrik batubara membutuhkan cadangan besar batu bara untuk menghasilkan
listrik secara konstan.
C. Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Penggerak Energi Fosil Sebagai
Bahan Bakar Terhadap Efek Rumah Kaca
1. Pembentukan bahan bakar fosil membutuhkan waktu jutaan tahun, tetapi
mereka menghilang dalam hitungan detik. Mereka sedang diekstrak dari seluruh
dunia. Batubara adalah salah satu bahan bakar fosil yang digunakan secara luas
dalam produksi listrik.

Minyak digunakan untuk daya kendaraan kita. Kita semua menggunakan bahan
bakar fosil dalam keseharian kita dalam beberapa atau cara lain. seperti setiap hal
lainnya, bahan bakar fosil juga memiliki efek negatif pada lingkungan kita.
Karbon dioksida adalah pada produk dengan bahan bakar fosil. Ketika dibakar
mereka melepaskan karbon dioksida dan beberapa gas lainnya.
Karbon dioksida adalah salah satu alasan utama untuk pembentukan pemanasan
global. Kami mencemari lingkungan kita dengan mengekstraksi bahan bakar fosil
ini dan membakar mereka dengan kecepatan cepat. Mereka tidak bisa
dimanfaatkan lagi karena mereka tidak dapat diperbaharui. Solusi untuk masalah
di atas adalah dengan menggunakan sumber energi terbarukan termasuk surya,
angin dan panas bumi
2. Biogas

Keuntungan:
Biogas yang dihasilkan oleh aktivitas anaerobik sangat populer digunakan
untuk mengolah limbah biodegradable karena bahan bakar dapat dihasilkan
sambil menghancurkan bakteri patogen dan sekaligus mengurangi volume limbah
buangan. Metana dalam biogas, bila terbakar akan relatif lebih bersih daripada
batu bara, dan menghasilkan energi yang lebih besar dengan emisi karbon
dioksida yang lebih sedikit. Pemanfaatan biogas memegang peranan penting
dalam manajemen limbah karena metana merupakan gas rumah kaca yang lebih
berbahaya dalam pemanasan global bila dibandingkan dengan karbon dioksida.
Karbon dalam biogas merupakan karbon yang diambil dari atmosfer oleh
fotosintesis tanaman, sehingga bila dilepaskan lagi ke atmosfer tidak akan
menambah jumlah karbon diatmosfer bila dibandingkan dengan pembakaran
bahan bakar fosil. Saat ini, banyak negara maju meningkatkan penggunaan biogas
yang dihasilkan baik dari limbah cair maupun limbah padat atau yang dihasilkan
dari sistem pengolahan biologi mekanis pada tempat pengolahan limbah.
Kerugian:
Kadang-kadang timbul kebocoran, karena porositas dan retak-retak, tekanan
gasnya berubah-ubah karena tidak ada katup tekanan. Konstruksi pada drum agak

rumit. Biasanya drum terbuat dari logam (besi), sehingga mudah berkarat,
akibatnya pada bagian ini tidak begitu awet (sering diganti). Bahkan jika
digesternya juga terbuat dari drum logam (besi), digeseter tipe ini tidak begitu
awet.
3.

Bio diesel

Keuntungan:

Dihasilkan dari sumber daya energi terbarukan dan ketersediaan bahan


bakunya terjamin.

Cetane number tinggi (bilangan yang menunjukkan ukuran baik tidaknya


kualitas solar berdasar sifat kecepatan bakar dalam ruang bakar mesin)

Viskositas tinggi sehingga mempunyai sifat pelumasan yang lebih baik


daripada solar sehingga memperpanjang umur pakai mesin

Dapat diproduksi secara lokal

Mempunyai kandungan sulfur yang rendah

Menurunkan tingkat opasiti asap

Menurunkan emisi gas buang

Pencampuran biodiesel dengan petroleum diesel dapat meningkatkan


biodegradibility petroleum diesel sampai 500 %.

Kerugian:

Kandungan energi bio diesel diketahui 11 persen lebih kecil dari bahan
bakar diesel yang berbasis minyak bumi. Ini berarti kapasitas pembangkit
listrik dari mesin yang Anda gunakan akan menurun jauh ketika
menggunakan Bio Diesel.

Kelemahan kedua yang terdapat pada Bio Diesel adalah memiliki kualitas
oksidasi yang buruk sehingga Bio Diesel dapat menyebabkan beberapa
masalah masalah serius ketika disimpan. Bila disimpan untuk waktu yang
lebih lama, Bio Diesel cenderung berubah menjadi gel (lihat minyak goreng
yang disimpan di kulkas), yang dapat menyebabkan penyumbatan berbagai
komponen mesin.

Bio Diesel ini juga dapat mengakibatkan pertumbuhan mikroba, sehingga


menyebabkan beberapa kerusakan pada mesin.

Selain itu dampak paling serius yang dihadapi dengan penggunaan Bio
Diesel adalah kelangkaan pangan akibat dialihkannya tanaman yang biasa
dikonsumsi untuk dijadikan bahan bakar. Tanaman seperti tebu, jagung,
kelapa sawit dan beberapa jenis komoditas lainnya cenderung mengalami
kenaikan harga yang cukup signifikan akibat dijadikan Bio diesel.

D. Hambatan yang Dihadapi Manusia Dalam Pencarian Energi Alternatif


Hambatan yang dihadapi oleh manusia dalam pencarian energi alternatif
tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:
1)

Pembiayaan yang terbatas dan kesulitan untuk menentukan arah/pola

2)

pendidikan, sains, riset, dan perkembangan teknologi yang tepat dan serasi.
Bertambahnya angkatan kerja dan kesukaran dalam bidang pengembangan

industri.
3) Masalah pengadaan dan permintaan akan bahan-bahan dasar seperti bahan
4)

mineral, baja, dan bahan energi.


Masalah yang menyangkut kebijaksanaan pengelolaan sumber daya alam,

energi, dan lingkungan hidup.


5) Langkanya sumber daya manusia, langkanya keterampilan, dan langkanya
sumber daya penunjang.
6) Masih memerlukan suku cadang impor sehingga memboroskan biaya
produksi.
7) Penciptaan teknologi tepat guna sangat lambat sehingga perlu dilakukan oleh
ahli teknologi dari pihak asing ke tangan ahli Indonesia.
8) Kurangnya peran serta lembaga-lembaga dalam pengembangan teknologi
9)

tepat guna.
Kurangnya pendidikan kejuruan dan kurangnya kesadaran akan arti penting
dari keterampilan dan keahlian dalam memanfaatkan teknologi.

10

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Bahan bakar fosil telah melayani sebagai sumber energi untuk tujuan hampir
semua praktis kehidupan saat ini. Mereka tak terelakkan dalam semua tujuan domestik
seperti memasak, transportasi dan memiliki banyak keunggulan lainnya. Namun, ini
semua sumber-sumber non-energi terbarukan. Ini berarti ada persedian terbatas bahan
bakar fosil ini. Dengan meningkatnya populasi dan akibatnya konsumsi mereka,
persediaan bahan bakar fosil tampaknya mendekati ujungnyaSetiap tahun jutaan ton
batubara dan galon minyak digunakan untuk mengekstrak energi dari mereka.
Proses ekstraksi dilakukan dengan pembakaran bahan bakar fosil ini. Karena
pembakaran bahan bakar ini, lingkungan akan sangat tercemar. Konstituen dari bahan
bakar fosil adalah sulfur dan nitrogen. Mereka diproduksi dalam bentuk oksida dan
menyebabkan polusi. Hal ini menyebabkan pemanasan global dan kepunahan sumber
daya yang berharga. Efek lain dari ini adalah bahwa ketika batubara digali dari tambang
batu bara, hal itu mempengaruhi ekosistem sekitarnya dan menimbulkan bahaya serius
bagi kesehatan pekerja tambang. Namun, mereka masih populer karena mereka lebih
murah daripada alternatif sumber energi lainnya.

B. Saran
Untuk mendukung upaya penghematan energi, seharusnya sekarang ini
pengupayaan penggunaan energi alternatif diutamakan. Misalnya, penggunaan
minyak bumi sebagai sumber utama di dunia bisa digantikan dengan energi
matahari. Ini dikarenakan minyak bumi sangat terbatas jumlahnya, sedangkan
energi matahari tidaklah terbatas. Dengan kata lain energi matahari sangatlah
melimpah di planet kita. Dimasa kini kita perlu memanfaatkan sumber energi
matahari karena sekarang ini minyak bumi sangatlah mahal. Sedangkan energi
matahari bisa kita gunakan tanpa memerlukan memikirkan harganya yang sangat
mahal. Oleh karena itu sebaiknya kita dapat memanfaatkannya secara maksimal.

11

DAFTAR PUSTAKA
http://kliksma.com/2014/10/pengertian-dan-contoh-bahan-bakar-fosilbatubara.html
Nisbah, Faisal. 2013. Buku Bacaan Siswa Tentang Energi, [Online]. Tersedia:
http://faizalnizbah.blogspot.com. [10 April 2014]
Nathabradja, Ikhsan. 2013. Sumber Energi Alternatif Untuk Masa Depan,
[Online]. Tersedia: http://teknologi.inilah.com. [10 April 2014]
Admin. 2014. Energi Alternatif, [Online]. Tersedia: http://id.wikipedia.org. [10
April 2014]
Anonim.

2012.

Pengertian

Energi

Alternatif,

[Online].

Tersedia;

http://www.indoenergi.com. [10 April 2014]


Anonim. Energi Alternatif, [Online]. Tersedia: http://www.pustakasekolah.com.
[10 April 2014]
Anonim. 2013. Macam-macam Energi Alternatif dan Contohnya, [Online].
Tersedia: http://www.miung.com. [10 April 2014]

12