Anda di halaman 1dari 1

Jawaban Pertanyaan 3.

5
1. Defenisikan apa yang dimaksud dengan kromatografi lapis tipis!
Kromatografi lapis tipis (KLT) adalah salah satu metode pemisahan komponen
menggunakan fasa diam berupa plat dengan lapisan bahan adsorben inert.
2. Apa keuntungannya lingkungan chamber harus jenuh dengan pelarut/ eluen yang
digunakan, Jelaskan !
Jika tidak dijenuhkan terlebih dahulu maka pelarut akan lebih sulit untuk naik ke atas
sehingga proses yang dilakukan akan memburuhkan waktu yang lama juga
3. Perhatikan kotak silika gel, disitu tertulis Silika gel GF 254. Apa artinya? Jelaskan !
Silika gel GF 254 memiliki arti bahwa silika gel tersebut dapat berfluorosensi pada
panjang gelombang 254 yang memberikan fluorosensi hijau pada plat KLT.
4. Bagaimana cara menghitung harga Rf suatu senyawa pada plat KLT ?
Jarak yang ditempuh noda berbanding dengan jarak yang ditempuh eluen.
Rf = Jarak yang ditempuh noda
Jarak yang ditempuh eluen
5. Bagaimana cara melihat noda yang terdapat pada plat KLT? Jelaskan dengan contoh!
Cara melihat noda yang terdapat pada plat KLT adalah dengan melihat dibawah lampu
UV sesuai dengan panjang gelombangnya. Jika ingin melihat noda, pada panjang
gelombang 254, namun jika ingin melihat fluorosensi pada panjang gelombag 366.
6. Kalau seandainya lampu UV rusak atau tidak dapat digunakan, bagaimana cara
melihat pola noda pada plat KLT?
Mengganti atau memperbaiki lampu pada UV
Menggunakan pereaksi/reagen penampak noda seperti H2SO410 %, NaOH,
anisaldehid, dan vanilin.

7. Apa itu istilah ko-kromatgrafi? Jelaskan !


Ko-kromatografi merupakan melakaukan suatu cara dengan menambahkan larutan
standar kepada cuplikan untuk kemudian diukur dengan menggunakan kromatografi.
Bila harga Rf sama maka senyawa tersebut senyawa murni. Namun tidak mutlak
100% sama. Pemasian dengan spektrofotometri IR, NMR, UV dan HPLC.