Anda di halaman 1dari 22

Umi Nur Sholihah

DAFTAR ISI
Kata Pengantar...............................................................................................................
Daftar Isi........................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN............................................................................................
A. Latar Belakang..................................................................................................
B. Tujuan .............................................................................................................
C. Manfaat ............................................
BAB II RASIONAL THEORY..................................................................................
A. Pengertian bordir
B. Sejarah Bordir
C. Alat dan Bahan..
D. Langkah Kerja motif bordir Aplikasi...
BAB III PELAKSANAAN PRAKTEK....................................................................
A.
B.
C.
D.

Desain...............................................................................................................
Analisa desain..................................................................................................
Rancangan harga.............................................................................
Langkah kerja..................................................................................................

BAB IV PENUTUP....................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA.........................................................................................

Bordir II 1

Umi Nur Sholihah

KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan hidayah dan
karuniaNya dan yang kedua shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada nabi besar
Muhammad SAW yang telah menunjukkan jalan dari yang gelap gulita menuju jalan
yang terang benderang.
Makalah Bordir II mengenai tugas akhir bordir di buat untuk memenuhi tugas
akhir mata kuliah Bordir II.
Makalah ini tidak dapat terselesaikan tanpa bantuan dari pihak-pihak yang
terkait dalam proses pembuatan perencanaan ini. Oleh karena itu ucapan terima kasih di
sampaikan kepada:
1.
2.
3.
4.

Ibu Dra.Anneke E.K.M.Pd selaku dosen mata kuliah Bordir II


Orang tua yang selalu memberi semangat dan doa
Teman-teman yang memberingan dorongan semangat dan saran
Dan berbagai pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu
Laporan perencanaan ini jauh dari kata sempurna , oleh karena itu jika ada salah

penulisan atau kata kritik dan saran sangat diharapkan demi memperbaiki laporan
perencaan ini menjadi lebih baik. Semoga laporan ini bermanfaat bagi pembaca
umumnya dan bagi penulis khususnya. Terima kasih
Surabaya, Mei 2016

Penulis

BAB I

Bordir II 2

Umi Nur Sholihah

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Bordir lebih populer di Indonesia daripada sulam, sehingga orang
mendefinisikan bordir sebagai salah satu kerajinan ragam hias ( untuk aksesoris
berbagai busana) yang menitikberatkan pada keindahan dan komposisi warna
benang pada medium berbagai kain, dengan alat bantu seperangkat mesin jahit
(mesin jahit bordir) atau mesin jahit bordir computer.
Dalam ragam hias bordir terdapat bermacam macam teknik dasar
dalam membordir,mulai dari menggunakan tangan hingga membordir dengan
mesin jahit bordir. Dalam membuat motif hias bordir membutuhkan desain yang
dimulai dari sumber ide, sumber ide didapat dari berbagia macam mulai dari
flora,fauna,geometris,abstrak hingga benda mati semua diaplikasikan kedalam
motif dengan berbagai variasi.
Bagian bagian busana banyak yang menerapkan motif bordir , missal
bagian krah,manset,TM , saku ,bagian pinggang, bagian dada dan sebagainya.
Dan kini bordir telah berkembang yang mulanya dikerjakan secara manual
sekarang dikerjakan menggunakan mesin jahit bordir hingga mesin jahit bordir
computer.
Penulis menyadari bahwa laporan ini jauh dari sempurna , oleh karena
itu saran dan kritik sangat diharapkan demi memperbaiki laporan ini lebih baik
lagi. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca umumnya dan bagi
penulis sendiri khususnya.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang, maka dapat dirumuskan masalah sebagai
berikut:
1. Apa yang dimaksud dengan bordir?
2. Bagaimana sejarah bordir?
3. Apa saja alat dan bahan yang perlu disiapkan dalam membordir?
4. Bagaimana pembuatan macam bordir aplikasi pada busana?
5. Bagaimana mengaplikasikan bordir aplikasi pada tote bag?
Bordir II 3

Umi Nur Sholihah

6. Bagaimana mengaplikasikan bordir aplikasi pada rok setengah


lingkar?
C. Manfaat dan Tujuan
Laporan ini memiliki laporan dan tujuan sbb:
-

Memahami pengertian bordir

Mengetahui sejarah bordir dari dulu sampai sekarang

Mengetahui alat dan bahan yang disiapkan dalam membordir

Mengetahui cara membuat macam macam bordir aplikasi pada


busana

Mengetahui cara mengapliasikan motif bordir aplikasi pada totebag


an rok setengah lingkar

Bordir II 4

Umi Nur Sholihah

BAB II
KAJIAN TEORI
A. Pengertian Bordir
Bordir atau sulaman adalah hiasan yang dibuat di atas kain atau
bahan-bahan lain dengan jarum jahit dan benang. Selain benang, hiasan
untuk sulaman atau bordir dapat menggunakan bahan-bahan seperti
potongan logam, mutiara, manik-manik,bulu burung, dan payet.
Di antara jenis tusukan yang umum dikenal dalam menyulam
adalah tusuk rantai, tusuk jelujur, tusuk kelim, dan tusuk silang. Selain
dijahit dengan tangan, sulaman dibuat dengan mesin jahit dan Mesin
Bordir komputer.
Istilah bordir lebih populer di Indonesia daripada sulam, sehingga
orang medefinisikan bordir sebagai salah satu kerajinan ragam hias (untuk
aksesoris berbagai busana) yag menitikberatkan pada keindahan dan
komposisi warna benang pada medium berbagai kain, dengan alat bantu
seperangkat mesin jahit (mesin jahit bordir) atau mesin jahit bordir
computer.

B. Sejarah Bordir
Hiasan bordir memiliki proses perjalanan cukup panjang sejak dahulu
kala. Kini, seni hiasan bordir dapat ditemukan di mana-mana dan tiap
daerah memiliki ciri khas tersendiri. Pada dasarnya, hampir tiap-tiap negara
di dunia ini memiliki sejarah dan cerita unik mengenai seni hiasan bordir.
Dan ketika dikeluarkan pertama barang tersebut pun merupakan sesuatu
yang mewah. Hanya bisa dimiliki oleh orang-orang tertentu. Hal ini terjadi di
Byzantium pada tahun 330 sesudah Masehi sampai abad ke-15. Pada
zaman tersebut hiasan dipadukan dengan ornamen dari emas.

Bordir II 5

Umi Nur Sholihah

Bordir sebuah seni yang memadukan dekorasi sulaman pada kain. Alat
bantunya jarum dan benang. Pada zaman Mesir Kuno hiasan bordir sudah
ada. Buktinya, pada pusara ada lukisan yang memberikan indikasi
mengenai keberadaan hiasan bordir. Misalnya saja, terdapat hiasan bordir
pada pakaian, pelapis tempat duduk, gantungan bahkan tenda. Selain itu,
bangsa Yunani kuno pun juga mengenal hiasan bordir. Hal ini dibuktikan
pada lukisan yang terdapat di vas. Ini dari abad ke-7 dan ke-6 sebelum
Masehi. Agaknya di sana kemudian berkembang dan dipadukan dengan
bahan kain. Itu sedikit sejarah singkat yang terjadi di Eropa Timur.
Sementara, di Asia sendiri sudah ada cerita dari Dinasti Tang (618-907
sesudah Masehi). Hiasan bordir mencapai puncaknya saat Dinasti Cing
yang bertahta. Pasalnya, kala itu jubah kerajaan yang terbuat dari sutera
diramaikan oleh hiasan bordir merupakan contoh terbaik karya bordir Cina.
Ini terjadi dari tahun 1644 hingga 1912.
Di Benua Asia, selain Cina ada India yang punya ciri khas tersendiri
dalam seni hiasan bordir ini. Di India, hiasan ini merupakan salah satu
kerajinan kuno. Sampai-sampai benda yang satu ini pun tidak luput dari
perdagangan India Timur. Buktinya, hiasan bordir asal India bisa masuk ke
Eropa pada abad ke-17 dan ke-18. Kala itu motif hiasan bordir tidak jauh
dari bentuk aneka tetumbuhan dan bunga-bunga. Belum lagi ada
pepohonan yang sedang berbunga. Akhirnya, motif indah ini diserap oleh
orang-orang Inggris. Akhirnya Inggris pun tidak ketinggalan dalam
meramaikan seni hiasan bordir.
Sekali masuk ke Eropa Barat tentu saja negara di Eropa lainnya pun
tersangkut-paut. Misalnya saja hiasan bordir di negeri Belanda. Baru pada
abad ke-17 dan ke-18, keluarlah hiasan bordir pada kain sutera di negeri
kincir angin tersebut.
Abad ke-20
Hiasan bordir berwarna mulai ramai pada pertengahan abad ke-20. Di
Yordania, Turki dan Bokhara terdapat hiasan bordir pada sutera yang
mengikuti motif bunga-bunga yang marak warnanya. Turki sendiri telah

Bordir II 6

Umi Nur Sholihah

menciptakan hiasan bordir yang memadukan emas dengan sutera


berwarna tepatnya dimulai pada sekitar abad ke-16. Sampai hiasan bunga
Tulip khas negeri Belanda pun tidak terlewatkan dari desain bangsa Turki
tersebut.
Hiasan ini pun berkembang pesat di benua Amerika. Ada dekorasi
bordir yang dipengaruhi oleh budaya suku Indian. Misalnya ada tambahan
bulu-bulu pada hiasan bordirnya. Lalu, di daratan Amerika Selatan,
tentunya hiasan bordir dipengaruhi oleh nuansa-nuansa berbau Spanyol.
Sampai akhirnya, hiasan bordir tersebut ikut meramaikan padang rumput di
bagian Afrika Barat dan Zaire sebagai hiasan yang sedap dipandang oleh
mata.
Terbukti, masing-masing daerah, bahkan negara memiliki sejarah dan
perkembangan unik mengenai dunia hiasan bordir. Patut kita berterima
kasih kepada budaya zaman dahulu kala yang memulai hiasan bordir ini,
sebab dengan adanya benang dan jarum yang berhasil dipadukan dengan
bahan kain, lapangan pekerjaan dan roda pergerakan ekonomi berhasil
terbantu. Hal ini setidaknya berlaku di Indonesia, kala krisis ekonomi
menghimpit bangsa ini.
Selendang wol phasmina dari India yang lagi trend, tak hanya bisa
dipakai sebagai stola yang disampirkan menutup punggung dan dada, tapi
juga dapat diaplikasikan jadi bagian busana itu sendiri. Terutama pada
busana muslim, phasmina menambah gaya. Selain itu rangkaian bunga
yang dibordir atau disulam juga memberi aksen yang tak membosankan,
apalagi bisa dipadu dengan rancangan yang unik dan menarik.
Desain busana muslim yang ditawarkan oleh desainer makin gaya,
trendy dan bisa mengikuti sesuatu yang lagi in. Misalnya pemakaian
phasmina, selendang wol berasal dari India lagi ngetrend, membuat
busana muslim makin gaya dan unik. Begitu juga dengan bunga, para
desainer tak pernah bosan mengolahnya baik sebagai bordir maupun
korsase untuk mempermanis desain.
Sejarah bordir atau sulaman pada pakaian sudah diawali sejak abad

Bordir II 7

Umi Nur Sholihah

5 3 SM. Proses bordir atau sulam ini merupakan pengembangan dari


teknik menjahit sebagai dekorasi . sebenarnya seni bordir sudah ada sejak
manusia mengenal pakaian. Bila ditelusuri bordir sebagai seni menghias
pakaian telah ada sejak jaman besi. Perjalanan awal sejarah bordir dimulai
ketika

manusia

purba

biasa

menggunakan

pakaian

dengan

menggabungkan potongan kulit hewan dengan bulu bulu sebagai


penghangat atau hiasan. Selain itu manusia purba juga menghias
pakaiannya dengan manik manik berwarna warni, batu dan tulang.
Beralih ke era yang lebih modern adalah seni bordir dengan
menggunakan benang sulam . bordir kain yang indah masih bertahan
hingga sekarang seperti yang ditemukan pada kain kain bordir dari mesir
kuno, Persia , India dan inggris . setiap Negara pasti memiliki peningga

lan seni bordir sendiri yang merupakan peninggalan seni dan budayanya
sebagai citra dan tradisi bangsanya.
Pada masa lalu pakaian bordir juga sering dianggap sebagai symbol
kekayaan. Banyak adegan film dari sejarah sering ditemukan kain bordir yang
indah, contohnya adalah tapestry Bayeux. Kain ii emiliki panjang 231 meter dan
menggambarkan pertempuran hastings tahun 1066.

Bordir II 8

Umi Nur Sholihah

Hingga puncaknya pada abad 16 M pada masa kekaisaran Mughal


Akbar . penulis sejarah kaisar Abu al-Fazl bin Mubarak menulis dalam bukunya
yang terkenal Ain I Akbari bahwa kaisar memberikan perhatian yang besar
pada benda benda seni terutama pakaian yang dihiasi bordir dengan pola
Nakshi ,Saadi, Chikhan,Ari,Zardozi,Wasli,Gota dan Kohra. Hingga kini kain
kain bordir peninggaan jaman kaisar Mughal Akbar masih ada dan nilai seninya
begitu tinggi.

Penemuan bodir shuttle merevolusi industry bordir. Pada tahun 1800-an ,


Joshua Heilmann adalah orang yang menemukan mesin untuk meningkatkan
kemempuan teknik menjahit dari cara manual dengan menggunakan mesin.
Penemuan mesin ini merevolusi industry jahit dan bordir hingga memicu rantai
peristiwa yang mengarah ke perkembangan dari mesin jahit pada 1860 an
dengan penemuan alat tenun tangan bordir bertenaga mesin pada 1870-an .
dengan penemuan mesin jahit dan dikembangkan hingga penemuan mesin
bordir merubah seni bordir tidak hanya sebagai karya seni tetapi sudah
mengarah ke industry komersil.

Bordir II 9

Umi Nur Sholihah

Industry Bordir saat ini


Saat ini mesin bordir telah berkembang dengan pesat. Seiring
perkembangan computer yang diintregasikan dengan mesin bordir mampu
menambahkan twist dalam teknik menjahit membuat proses lebih mudah untuk
produksi massal desain bordir. Saat ini, banyak mesin bordir yang mampu
membordir

desain

yang

anda

inginkan.

Dengan

mesin

bordir

yang

terkomputerisasi memudahkan setiap orang untuk menciptakan desain desain


bordir yang rmit sekalipun.

Dari segi fungsional, bordir saat ini diaplikasikan sebagai bordir kaos, atau
bordir seragam . bordir sering dipasang sebagai logo perusahaan pada
seragam kerja , atau sebagai penghias dikaos polo berkrah untuk dipakai sehari
hari. Maraknya kebutuhan untuk bordir juga membuat banyak jasa bordir
berkembang dengan pesat. Bordir sebagai bentuk seni telah meningkatkan
peradaban kita, sehingga kita lebih menyadari keindahan yang dapat dibuat
dengan jarum dan benang. Desain rumit dan pola berwarna warni telah
menciptakan keindahan pada kain, menambah nilai seni dan bisa menjadi milik
siapapun dengan perkembangan teknologi saat ini.

Bordir II 10

Umi Nur Sholihah

C. Alat dan Bahan


1)
-

Bahan:
Kain katun
Kain satin
Kain organdi
Broklat
Renda
Benang wool
Flannel
aneka warna benang bordir
benang jahit
elastis
kancing bungkus
kancing magnet

2)
-

Alat-alat praktek:
alat tulis
mesin border
solder
karbon jahit
mesin jahit untuk membordir (mesin jahit setik lurus, mesin khusus
bordir)
pemidangan
gunting bordir
pendedel
seterika

D. Macam macam Bordir Aplikasi


a. Bordir aplikasi 2 dimensi motif tengah
Langkah kerja:
1. Siapkan alat dan bahan terutama motif broklat
2. Buatlah desain
3. Kutip desain pada kain yang akan dibordir
4. Bordir terlebih dahulu motif luar broklat atau motif kecil kecil
5. Setik lurus motif broklat mengikuti bentuk motif bordir tengah
6. Pada motifnya stik loncat pada bagian pinggir motifnya mengikuti
bentuk

b. Bordir aplikasi 2 dimensi pinggiran


Langkah kerja:
1. Siapkan alat dan bahan terutama motif broklat motif pinggir
2. Buatlah desain
3. Kutip desain pada kain yang akan dibordir
Bordir II 11

Umi Nur Sholihah

4. Bordir terlebih dahulu motif luar broklat atau motif kecil kecil
5. Setik lurus motif broklat mengikuti motif bordir
6. Pada motifnya stik loncat pada bagian pinggir atas motf

c. Bordir aplikasi 2 dimensi menyudut


Langkah kerja:
1. Siapkan alat dan bahan terutama motif broklat motif pinggir
2. Buatlah desain
3. Kutip desain pada kain yang akan dibordir
4. Bordir terlebih dahulu motif luar broklat atau motif kecil kecil
5. Setik lurus motif broklat mengikuti motif bordir
6. Pada motifnya stik loncat pada bagian pinggir atas motif dengan
bentuk motif menjadi seperti sudut

d. Bordir aplikasi 3 dimensi renda


Langkah kerja:
1. Siapkan alat dan bahan terutama renda
2. Buatlah desain
3. Kutip desain pada kain yang akan dibordir
4. Bordir terlebih dahulu motif luar renda atau motif kecil kecil
5. Kerut renda
6. Bentuk melingkar kemudian bordir menggunakan setik loncat

Bordir II 12

Umi Nur Sholihah

e. Bordir aplikasi inkrustasi


Langkah kerja:
1. Siapkan alat dan bahan terutama kain organdi
2. Buatlah desain
3. Kutip desain pada kain yang akan dibordir
4. Bordir terlebih dahulu motif luar broklat atau motif kecil kecil
5. Lubangi motif yang akan di inkrustasi
6. Setik loncat pada motif pinggir pinggirnya

f. Bordir Aplikasi 3 dimensi pecah kopi


Langkah kerja:
1. Siapkan alat dan bahan
2. Buatlah desain
3. Kutip desain pada kain yang akan dibordir
4. Bordir terlebih dahulu motif luar broklat atau motif kecil kecil
5. Setik loncat berulang ulang hinga tumpuk 10 -12 kali
6. Beri setik loncat pada sisi pecah kopi supaya tidak lepas
7. Iris pecah kopi menggunakan cutter pada tengah-tengahnya
hingga motif terbuka

g. Bordir Aplikasi 3 dimensi kelopak


Langkah kerja:
1. Siapkan alat dan bahan
2. Buatlah desain
3. Kutip desain pada kain yang akan dibordir
4. Bordir terlebih dahulu motif luar broklat atau motif kecil kecil

Bordir II 13

Umi Nur Sholihah

5. Buatlah potongan kelopak kelopak pada kain organdi dengan


tengahnya menggunakan setik esek
6. Potong kelopak kelopak tersebut dan gabungkan menjadi satu
7. Setik loncat pada tengahnya untuk menyatukan kelopak tersebut

h. Bordir Aplikasi 3 dimensi melingkar


Langkah kerja:
1. Siapkan alat dan bahan
2. Buatlah desain
3. Kutip desain pada kain yang akan dibordir
4. Bordir terlebih dahulu motif luar broklat atau motif kecil kecil
5. Buat motif melingkar menggunakan setik loncat dan esek
6. Potong motif danbentuk melingkar seperti spiral , tusuk loncat
untuk menempelkan motif bunga pada kain

i. Bordir Aplikasi 3 dimensi bersusun


Langkah kerja:
1. Siapkan alat dan bahan
2. Buatlah desain
3. Kutip desain pada kain yang akan dibordir

Bordir II 14

Umi Nur Sholihah

4.
5.
6.
7.

Bordir terlebih dahulu motif luar broklat atau motif kecil kecil
Buatlah motif bunga minimal 3
Gunakan dengan setik loncat dan esek
Susun motif dan setik loncat pada tengah motifnya

j. Bordir 3 dimensi sengkelit dan wool


Langkah kerja:
1. Siapkan alat dan bahan
2. Buatlah desain
3. Kutip desain pada kain yang akan dibordir
4. Bordir terlebih dahulu motif luar broklat atau motif kecil kecil
5. Buat sengkelit dengan benang wool, menyusun seperti sengkelit
lebar maksimal cm
6. Untuk motif wool sama dengan motif sengkelit akan tetapi pajang
1cm kemudian di potong sehingga seperti serabut

Bordir II 15

Umi Nur Sholihah

BAB III
PELAKSANAAN PRAKTEK
A. Desain
1. Desain Tote Bag

2. Desain Rok Lingkar

Bordir II 16

Umi Nur Sholihah

B. Analisa Desain

Bordir aplikasi wool


Bordir aplikasi 3
dimensi bersusun

Bordir aplikasi motif


C. Rancangan Harga

pinggir
Bordir aplikasi pecah
kopi
Bordir II 17

Umi Nur Sholihah

Nama Bahan

Kebutuhan

Hrga satuan

Jumlah

No
1
2
3
4

Benang wool
Kain organdi
Kain satin
Broklat
JUMLAH

2 buah
50cm
50cm
50cm

3.000
30.000
20.000
50.000
103.000

6.000
15.000
10.000
25.000
56.000

D. Tote Bag
Langkah kerja:
1. Siapkan alat dan bahan terutama motif broklat mptif pinggir
2. Buatlah desain
3. Setik lurus pada pinggir flanel

4. Gunakan bordir aplikasi pada bagian rambut

5. Jahit tote bag


6. Hasil jadi tote bag

Bordir II 18

Umi Nur Sholihah

E. Rok Lingkar
Langkah kerja:
1. Siapkan alat dan bahan
2. Buatlah desain
3. Kutip desain pada kain yang akan dibordir
4. Pasang motif untuk pinggiran

Bordir II 19

Umi Nur Sholihah

5.
6.
7.
8.

Setik lurus mengikuti motif


Setik loncat pada atas motif
Buat pecah kopi pada tengah tengah motif
Hasil jadi

BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari kajian teori dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa
sebenarnya bordir aplikasi itu bermacam - macam, dari berbagai macam
motif bordir aplikasi tersebut dapat diaplikasikan ke dalam berbagai jenis
busana dengan mempertimangkan prinsip prinsip desain dan bahan
serta

motif

yang

cocok

digunakan,

memperhatikan

karakteristik

konsumen sehingga dapat mengadaptasikan selera.


Bordir aplikasi tersebut dapat diaplikasikan dalam beberapa
busana salah satunya tote bag dan rok lingkar.

Bordir II 20

Umi Nur Sholihah

B. Saran
Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna ,
oleh karena itu kritik dan saran sangat diperlukan demi memperbaiki
laporan ini lebih baik lagi.

DAFTAR PUSTAKA
https://id.wikipedia.org/wiki/Bordir
http://poloshirtpolos.com/artikel-bordir/sejarah-bordir-dulu-hingga-kini by
andalas clothing november 19.2012
suhersono,heri.2005.Desain Bordir Motif Fauna.jakarta: PT Gramedia
Pustaka Utama
indri,yanuarafika.tanpa tahun.Macam Macam Teknik Membordir
Mesin.(online:

https://www.academia.edu/9653593/_MACAM-

MACAM_TEKNIK_MEMBORDIR_STIK_DASAR_MESIN diakses pada


18 November 2015)

Bordir II 21

Umi Nur Sholihah

Bordir II 22