Anda di halaman 1dari 18

GEOMETRI

1.Pengertian Titik,Garis,dan Bidang


Pengertian Titik
Titik merupakan konsep abstrak yang tidak memiliki ukuran
panjang ,lebar,dan tinggi.
Pengertian Garis
Garis merupakan himpunan titik-titik yang anggotanya terdiri
dari lebih dari satu buah titik.
Pengertian Bidang
Bidang merupakan permukaan datar (dua dimensi) yang
memiliki ukuran panjang dan lebar
2.Tabel
Nama Bangun Ruang
1.Kubus

Volume

Luas
Permukaan
Volume
Luas
Kubus =
Permukaan
rusuk x rusuk Kubus = 6 x
x rusuk
rusuk x rusuk
( rusuk 3 )

2.Balok

Volume:
Pxlxt

Luas
Permukaan:
2 x {(pxl) +
(pxt) + (lxt)}

3.Limas

Volume:
Luas
1/3 Luas Alas Permukaan:
x tinggi
Luas Alas +
Jumlah Luas
Segitiga
Tegak

4.Prisma

Volume:
Luas Alas x
tinggi

Luas
Permukaan:
2 x Luas Alas
+ Keliling
Alas x tinggi

5.Tabung

Volume:
2

r t

6.Bola

Luas
Permukaan:
2(r + t)

Volume:
Luas Bola:
4/3 x x jari- 4 x x r2
jari x jari-jari
x jari-jari

2.Kedudukan Titik ,Garis,dan Bidang


Kedudukan Titik terhadap Garis
Sebuah titik dikatakan terletak pada sebuah garis jika titik itu
dapat dilalui garis, dan sebuah titikterletak diluar garis jika
titik itu tidak dapat dilalui garis. Perhatikan gambar.
Titik M terletak pada garis l karena garis l melalui titik M.
Titik N terletak diluar garis l karena garis l tidak melalui titik

N. Sebuah garis dapat dibuat melalui dua buah titik, atau


melalui dua buah titik dapat dilukiskan sebuah garis.
Kedudukan Titik Terhadap Bidang
Kedudukan titik terhadap bidang dibedakan menjadi dua yaitu
titik terletak pada bidang dan titik terletak di luar bidang.
Untuk lebih mudah memahami konsep kedudukan titik
terhadap bidang,
Jadi, sebuah titik dikatakan terletak pada bidang, jika titik
tersebut dapat dilalui oleh bidang, seperti gambar di bawah
ini.

Sebuah titik dikatakan terletak di luar bidang, jika titik


tersebut tidak dapat dilalui oleh bidang, seperti gambar di
bawah ini.

Jadi, sebuah titik dikatakan terletak pada bidang, jika titik


tersebut dapat dilalui oleh bidang, seperti gambar di bawah
ini.
Sebuah titik dikatakan terletak di luar bidang, jika titik
tersebut tidak dapat dilalui oleh bidang.
Kedudukan Garis Terhadap Garis Lain
A.

Dua Garis Berpotongan

Dua buah garis dikatakan berpotongan, jika kedua garis itu


terletak pada sebuah bidang dan memiliki sebuah titik
persekutuan. Titik persekutuan ini disebut titik potong. Jika
dua buah garis berpotongan pada lebih dari satu titik potong,
maka kedua garis ini dikatakan berimpit
B.

Dua Garis Sejajar

Dua buah garis dikatakan sejajar, jika kedua garis itu terletak
pada sebuah bidang dan tidak memiliki satupun titik
persekutuan
C.

Dua garis bersilangan

Dua buah garis dikatakan bersilangan (tidak berpotongan dan


tidak sejajar) jika kedua garis itu tidak terletak pada sebuah
bidang.
D.

Aksioma Dua Garis Sejajar

Melalui sebuah titik yang berada di luar sebuah garis tertentu


hanya dapat dibuat sebuah garis yang sejajar dengan garis
tertentu.
Dalil tentang dua garis sejajar :
1. Jika garis a sejajar dengan garis b dan garis b sejajar
dengan garis c, maka garis a sejajar dengan garis c..
2. Jika garis a sejajar garis b dan memotong garis c, garis b
sejajar garis a dan juga memotong garis c, maka garis - garis
a,b, dan c terletak pada sebuah bidang.
3. Jika garis a sejajar dengan garis b dan garis b menembus
bidang, maka garis a juga menembus bidang.
Kedudukan Garis Terhadap Bidang
A.
Garis Terletak pada Bidang
Sebuah garis dikatakan terletak pada bidang, jika garis dan
bidang itu sekurang - kurangnya memiliki dua titik
persekutuan.

B.

Garis Sejajar Bidang


Sebuah garis dikatakan sejajar bidang, jika garis dan bidang
itu tidak memiliki satupun titik persekutuan.

C.

Garis Memotong atau Menembus Bidang


Sebuah garis dikatakan memotong atau menembus bidang,
jika garis tersebut dan bidang hanya memiliki sebuah titik
persekutuan. Titik persekutuan ini dinamakan titik potong
atau titik tembus..

Sebagai contoh, perhatikan gambar kubus ABCD.EFGH di


bawah ini :

1.

Rusuk - rusuk kubus yang terletak pada bidang


adalah rusuk - rusuk EF, EH, FG, dan GH
2.
Rusuk - rusuk kubus yang sejajar dengan bidang
adalah rusuk - rusuk AB, AD, BC, dan CD
3.
Rusuk - rusuk kubus yang memotong atau
menembus bidang adalah rusuk - rusuk AE, BF, CG, dan
DH
Dalil - Dalil Garis Sejajar Bidang
1.
Jika garis g sejajar dengan garis h dan garis h
terletak pada bidang , maka garis g sejajar dengan bidang
2.
Jika bidang melalui garis g dan garis g sejajar
terhadap bidang , maka garis potong antara bidang
dengan bidang akan sejajar terhadap garis g
3.
Jika garis g sejajar dengan garis h dan garis h
sejajar terhadap bidang , maka garis g sejajar terhadap
bidang
4.
Jika bidang dan bidang berpotongan dan
masing - masing sejajar terhadap garis g maka garis potong
antara bidang dan bidang &beta akan sejajar dengan garis
g..

Titik Tembus Garis dan Bidang yang Berpotongan


1.
Buat bidang melalui garis g
2.
Tentukan garis potong abtara bidang dan , yaitu
garis (, )
3.
Titik potong gartis g dengan garis (, ) adalah titik
tembusnya adalah titik T

Kedudukan Bidang Terhadap Bidang Lain


A.
Dua bidang Berimpit
Bidang dan dikatakan berimpit, jika setiap titik yang
terletak pada bidang &alpha juga terletakpada bidang
B.

Dua Bidang Sejajar


Bidang dan dikatakan sejajar, jika kedua bidang itu tidak
memiliki satupun titik persekutuan..

C.

Dua Bidang Berpotongan


Bidang dan dikatakan berpotongan, jika kedua bidang itu
tepat memiliki tepat sebuah garis persekutuan..

D.

Tiga Bidang Berpotongan


JIka tiga buah bidang berpotongan dan memiliki tiga buah
garis persekutuan, maka kemungkinan kedudukan dari
ketiga garis persekutuan itu adalah berimpit, sejajar, atau
melalui sebuah titik..

SOAL & PEMBAHASAN


Contoh Soal 1
Perhatikan gambar kubus ABCD.EFGH di bawah ini.

Jika garis AB sebagai wakil dari garis g, maka tentukan: a). titik sudut
kubus yang terletak pada garis g; b). titik sudut yang berada di luar garis
g.
Penyelesaian:
Berdasarkan gambar tersebut maka a). titik sudut kubus yang terletak
pada garis g adalah A dan B; dan 2). titik sudut yang berada di luar garis
g adalah D, E, F, G, dan H

Contoh Soal 2
Perhatikan gambar kubus ABCD.EFGH di bawah ini.

Bidang DCGH sebagai bidang u, tentukan: a) titik sudut apa saja yang
terletak pada bidang u; b) titik sudut apa saja yang berada di luar bidang
u.
Penyelesaian:

Berdasarkan gambar tersebut maka: a) titik sudut yang berada bidang u


adalah D,C,G dan H; b) titik sudut yang berada di luar bidang u adalah
A, B, E, dan F

Contoh Soal 3
Perhatikan gambar kubus ABCD.EFGH di bawah ini

Pada gambar di atas, rusuk AB sebagai wakil dari garis g. Sebutkan


rusuk kubus yang: (a). berpotongan dengan garis g; (b). sejajar dengan
garis g; dan (c). bersilangan dengan garis g
Penyelesaian:
Rusuk kubus yang: (a). berpotongan dengan garis g adalah AD, AE, BF,
dan
BC; (b). sejajar dengan garis g adalah DC, EF, HG; dan (c). bersilangan
dengan garis g adalah CG, DH, EH dan FG.

Contoh Soal 4
Perhatikan kubus ABCD.EFGH pada gambar di bawah ini.

Bidang DCGH sebagai bidang u, sebutkan rusuk kubus yang: (a). terletak
pada bidang u, (b). sejajar dengan bidang u, dan (c). memotong atau
menembus bidang u.
Penyelesaian:
(a). Rusuk yang terletak pada bidang u adalah DC, CGm GH, dan DH;
(b). Rusuk kubus yang sejajar dengan bidang u adalah AB, FE, EA, dan
FB; dan (c). Rusuk kubus yang menembus atau memotong bidang u
adalah AD, BC, FG dan EH.

Contoh Soal 5
Perhatikan kubus ABCD.EFGH pada gambar di bawah ini.

a) Sebutkan tiga pasang bidang yang sejajar.


b) Sebutkan dua pasang bidang yang berpotongan.
Penyelesaian:

a) Bidang ABCD sejajar dengan bidang EFGH, bidang ABFE sejajar


dengan bidang CDHG, dan BCGF sejajar dengan bidang ADHE.
b) Bidang ABGH berpotongan dengan bidang CDEF dan bidang BCHE
berpotongan dengan bidang ADGF.
Contoh Soal 6
Perhatikan kubus di bawah ini.

Bidang sisi CDHG sebagai wakil bidang u. Tentukan bidang sisi kubus
yang:
a. berimpit dengan bidang u
b. sejajar dengan bidang u
c. berpotongan dengan bidang u
Penyelesaian:
Bidang sisi kubus yang:
a. berimpit dengan bidang u adalah sisi CDHG
b. sejajar dengan bidang u adalah ABFE
c. berpotongan dengan bidang u adalah ABCD.

(Contoh soal 7)
Dari gambar kubus ABCD, EFGH berikut ini, tentukan
kedudukan:

A.Titik A terhadap rusuk AB, AD, dan AE


B.Titik C terhadap diagonal AC,Ah, dan CH
C.Titik F terhadap bidang ABFE, CDHG, dan BHDF
D.Titik H terhadap bidang ABCD, BCHE dan ACGE
Jawab:
A.Titik A terletak pada AB, AD dan AE
B.Titik C terletak pada diagonal AC, CH dan terletak diluar
diagonal AH
C.Titik F terletak pada bidang ABFE, BDHF dan terletak
diluar bidang CDHG
D.Titik H terletak pada bidang BCHE dan terletak diluar
bidang ABCD, ACGE
(contoh soal 8)
Dari gambar kubus ABCD, EFGH berikut ini, tentukan ked

kedudukan garis AB terhadap:


A.Garis AC
B.Garis AD
C.Garis EF
D.Garis EG
E. Garis EH
Jawab
A.Garis AB dan garis AC berpotongan dititik A.
B.Garis AB dan garis AD berpotongan tegak lurus di titik A
C.Garis AB dan garis EF sejajar
D.Garis AB dan garis EG bersilangan
E. Garis AB dan garis EH bersilangan tegak lurus
(Contoh Soal 9)
Lihat gambar kubus ABCD, EFGH tentukan !

A.hubungan garis Fg dengan EH


B.HUBUNGAN GARIS EC DENGAN AB
JAWAB:
A.SEJAJAR

B.BERSILANGAN
(Contoh soal 10)
1.
kubus
EFGH.
rusuk2
A.
dengan
ruang BH

Diketahui
ABCD,
Sebutkan
yang :
Berpotongan
diagonal

B.Berhimpit dengan diagonal ruang BH


C.Sejajar dengan rusuk AB
D.Bersilangan dengan rusuk AB
2. Sebutkan rusuk2 kubus yang :
A.Terletak pada bidang BDFH
B.Sejajar terhadap bidang EFGH
C.Memotong atau menembus bidang EFGH
Jawab :
1. A. Diagonal ruang AG berpotongan dengan diagonal
ruang BH
B Diagonal ruang BH berhimpit dengan ruang BH
C Garis CD,EF dan GH sejajar dengan rusuk AB

D Rusuk CG, DH, EH dan FG bersilangan dengan rusuk AB


2. A. Garis BD, FH, DH, dan BF terletak pada bidang
BDHF
B Garis AB, CD, BC dan AD sejajar dengan bidang EFFGH
C Garis AE, BF, dan DH menembus bidang EFGH