Anda di halaman 1dari 13

PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS

TAMPAKSIRING I
TAHUN 2014

OLEH
MANAJEMEN PUSKESMAS
TAMPAKSIRING I

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan
Yang Maha Esa sehingga Laporan Kinerja Puskesmas dapat diselesaikan.
Laporan Kinerja ini disusun berdasarkan hasil kegiatan pelayanan didalam dan
diluar gedung yang nantinya dapat sebagai acuan menyusun perencanaan program
di tahun mendatang.
Dalam penyusunan laporan ini tentu masih banyak kekurangan sehingga
bimbingan dan masukan baik dari Dinas Kesehatan Kab. Gianyar maupun dari
Dinas Kesehatan Propinsi Bali sangat kami harapkan.
Akhir kata kami ucapkan terima kasih kepada seluruh staf puskesmas atas
kerjasamanya semoga Loporan Kinerja ini dapat bermanfaat.

Gianyar, 30 Januari 2015


Kepala UPT Kesmas Tampaksiring I

dr. Kadek Suryawan,M.Kes


Nip.198002292005011009

DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I

KONSEP DASAR PENILAIAN KINERJA PUSKSMAS


A.Pendahuluan ........................................................................................
B.Pengertian

.........................................................................................

C.Tujuan dan Manfaat ...........................................................................


D.Ruang Lingkup
BAB.II

.............................................................................

PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS


A. Penetapan Target Puskesmas ...........................................................
B. Pengumpulan Data ............................................................................
C. Pengolahan Data ................................................................................
D. Analisis Hasil ....................................................................................
E. Pelaksanaan ......................................................................................
F. Langkah Pelaksanaan .......................................................................

BAB.III

PEDOMAN PENGUMPULAN DATA

A. Cara Pengumpulan ...........................................................................


B. Jenis Data .........................................................................................
C. Sumber Data .....................................................................................
D. Variabel Penilaian .............................................................................
BAB.IV

PEDOMAN PENGOLAHAN DATA

A. Metode .............................................................................................
B. Penilaian Akhir ..................................................................................
BAB.V

ANALISA DATA DAN PEMECAHAN MASALAH

A. Penyajian ...........................................................................................
B. Analisa Data .....................................................................................
BAB.VI

PENUTUP ..................................................................................

Lampiran

BAB I
KONSEP DASAR
PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS
A.Pendahuluan
Dalam rangka pemerataan pelayanan kesehatan dan pembinaan kesehatan masyarakat
telah di bangun puskesmas.Puskesmas adalah unit pelaksana teknis dinas kesehatan
kabupaten/kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan disuatu
wilayah kerja tertentu.Puskesmas berfungsi sebagai (1) Pusat penggerak pembangunan
berwawasan kesehatan; (2) Pusat pemberdayaan keluarga dan masyarakat; (3) Pusat
pelayanan kesehatan strata pertama.
Untuk menunjang pelaksanaan fungsi dan penyelenggaraan upayanya, puskesmas
dilengkapi dengan instrumen manajemen yang terdiri dari (1) Perencanaan Tingkat
Puskesmas; (2) Lokakarya Mini Puskesmas; (3) Penilaian Kinerja Puskesmas dan manajemen
sumber daya termasuk alat, obat, keuangan dan tenaga serta didukung dengan manajemen
sistem pencatatan dan pelaporan disebut sistem informasi manajemen puskesmas
(SIMPUS)dan upaya peningkatan mutu pelayanan (antara lain melalui penerapan quality
assurance).
Puskesmas merupakan ujung tombak terdepan dalam pembangunan kesehatan,
mempunyai peran cukup besar dalam upaya mencapai tujuan pembangunan kesehatan
tersebut diatas, maka pedoman statifikasi puskesmas yang telah dipergunakan selama ini
telah disempurnakan dan selanjutnya dipergunakan istilah Penilaian Kinerja Puskesmas.
B.Pengertian Penilaian Kinerja Puskesmas
Penilaian kinerja puskesmas adalah suatu upaya untuk melakukan penilaian hasil
kerja/prestasi puskesmas.Pelaksanaan penilaian dimulai dari tingkat puskesmas, sebagai
instrumen mawas diri karena setiap puskesmas melakukan penilaian kinerjanya secar
mandiri, kemudian dinas kesehatan kabupaten/kota melakukan verifikasi hasilnya.Adapun
aspek penilaian meliputi hasil pencapaian cakupan dan manajemen kegiatan termasuk mutu
pelayanan (khusus bagi puskesmas yang telah mengembangkan mutu pelayanan) atas
perhitungan seluruh puskesmas.Berdasarkan hasil verifikasi, dinas kesehatan/kota bersama
puskesmas ke dalam kelompok (I,II,III) sesuai dengan pencapaian kinerjanya.

C.TUJUAN DAN MANFAAT PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS


1. Tujuan
a.

Tujuan Umum
Tercapainya tingkat kinerja puskesmas yang berkualitas secara optimal dalam
mendukung pencapaian tujua pembangunan kesehatan kabupaten/kota.

b.

Tujuan Khusus
1).Mendapatkan gambaran tingkat pencapaian hasil cakupan dan mutu
kegiatan serta manajemen puskesmas pada akhir tahun kegiatan.
2).Mengetahui tingkat kinerja puskesmas pada akhir tahun berdasarkan urutan
peringkat kategori kelompok puskesmas.
3).Mendapatkan informasi analisis kinerja puskesmas dan bahan masukan
dalam penyusunan rencana kegiatan puskesmas dan dinas kesehatan
kabupaten/kota untuk tahun yang akan datang.

2. Manfaat Penilaian Kinerja Puskesmas


a.

Puskesmas mengetahui tingkat pencapaian(prestasi) kunjungan dibandingkan


dengan target yang harus dicapainya.

b.

Puskesmas dapat melaksanakan identifikasi dan analisa masalah, mencari


penyebab dan latar belakang serta hambatan masalah kesehatan di wilayah
kerjanya berdasarkan adanya kesenjangan pencapaian kinerja puskesmas(out
put dan out come).

c.

Puskesmas dan dinas kesehatan kabupaten/kota dapat menetapka tingkat


urgensi suatu kegiatan untuk dilaksanakan segera pada tahun yang akan datang
berdasarkan prioritasnya.

d.

Dinas kesehatan kabupaten/kota dapat menetapkan dan mendukung kebun


sumberdaya puskesmas dan urgensi pembinaan puskesmas.

D.RUANG LINGKUP PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS


Ruang lingkup penilaian kinerja puskesmas meliputi penilaian pencapaian hasil
pelaksanaan pelayanan kesehatan, manajemen puskesmas dan mutu pelayanan.
Secara garis besar lingkup penilaian kinerja puskesmas tersebut berdasarkan pada upayaupaya puskesmas dalam menyelenggarakan :
1).Pelayanan kesehatan
2).Pelaksanaan Manajemen Puskesmas dalam menyelenggarakan kegiatan.

BAB II
PELAKSANAAN
PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS
Pelaksanaan penilaian kinerja puskesmas meliputi serangkaian kegiatan yang dimulai
sejak awal tahun anggaran pada saat penyusunan rencana pelaksanaan kegiatan puskesmas,
selanjutnya dilakukan pengumpulan data yang dipantau dan dibahas melalui forum
Lokakarya Mini Tribulanan yang melibatkan instansi sektor di kecamatan.
1).Penetapan target puskesmas
2).Pengumpulan data hasil kegitan
3).Pengolahan data
4).Analisa hasil dan langkah pemecahan
5).Pelaksanaan penilaian di tingkat puskesmas.

BAB III
PEDOMAN PENGUMPULAN DATA
Pengumpulan data merupakan kegiatan menghitung dat yang diperlukan sesuai
dengan pedoman.Selanjutnya dilakukan pengisian format penilaian kinerja sesuai dengan
petunjuk definisi operasionalnya.
A.Cara pengumpulan data
Cara pengumpulan data disesuaikan dengan data yang diperoleh sesuai dengan
pedoman penilaian kinerja puskesmas serta kesepakatan puskesmas dan dinas kesehatan
kabupaten/kota.
Adapun cara pengumpulan data antara lain melalui :
1).Data dalam pencatatan dan pelaporan puskesmas (SP2TP)
2).Pemeriksaan/pengecekan catatan/notulen
3).Pengumpulan data melalui survey sederhana
B.Jenis data
Data yang dikumpulkan untuk perhitungan adalah hasil kegiatan yang dilaksanakan
oleh puskesmas dalam menyelenggarakan upaya kesehatan di puskesmas dan jaringannya,
yang terdiri atas :
1).Data pencapaian hasil kegiatan puskesmas
2).Data pelaksanaan manajemen puskesmas
3)Data hasil pengukuran/ penilaian mutu pelayanan puskesmas
C.Sumber Data
Sumber utama data yang dikumpulkan adalah catatan hasil kegiatan puskesmas sesuai
dengan sistem pencatatan pelaporan yang berlaku (SP2TP), catatan hasil kegiatan program
inovatif maupun hasil pengumpulan data lainnya.Sebagai contoh untuk menilai mutu
puskesmas dilaksanakan survey kepuasan pelanggan.Data hasil survey tersebut dapat
dipergunakan sebagai salah satu sumber data untuk penilaian kinerja puskesmas.

D.Variabel
Variabel penilaian kinerja puskesmas seyogyanya mewakili/merepresentasikan fungsi,
asas dan upaya pelaksanaan puskesmas beserta jaringannya.Ruang lingkup penilaian kinerja
puskesmas dikelompokkan dalam 3 komponen penilaian yaitu :
1).Komponen pelaksanaan pelayanan kesehatan yang terdiri dari :
a. Upaya kesehatn wajib
b. Upaya kesehatn pengembangan
2).Komponen manajemen puskesmas
3).Komponen mutu pelayanan puskesmas

BAB IV
PEDOMAN PENGOLAHAN DATA
Pengolahan data merupakan proses kegiatan yang merubah data menjadi injformasi
yang dapat digunakan sebagai dasar dalam mengambil keputusan termasuk untuk dasar
penyusunan perencanaan puskesmas.
Pelaksanaan pengolahan data di tingkat puskesmas dilakukan oleh Kepala Puskesmas
bersama tim kecil puskesmas.
A.Metode Pengolahan Data
Sesuai

dengan

penjadwalan

proses

manajemen

tingkat

puskesmas

dan

kabupaten/kota, maka untuk kepentingan perhitungan kinerja puskesmas ini proses


pengolahan data di tingkat puskesmas sudah dimulai sejak akhir bulan desember (Januari
tahun selanjutnya) pada saat data mulai dikumpulkan.Untuk memperhitungkan cakupan maka
angka target merupakan pembagi (denominator) terhadap pencapaian hasil kegiatan (H)
dalam proses pengolahan data.Cakupan diperoleh dengan menghitung pencapaian hasil
kegiatan dibagi dengan target (H/T) untuk setiap variabel.
B.Penilaian Akhir Penilaian Kinerja Puskesmas
Kelompok puskesmas ditetapkan setelah ada verifikasi dan pembahasan puskesmas
bersama dinas kesehatan kabupaten, data dan informasi yang dikirimkan oleh puskesmas
telah ditelaah oleh tim tingkat kabupaten.
Penilaian kinerja puskesmas mempunyai 3 komponen penilaian, yaitu :
1.Penilaian kinerja puskesmas hasil pencapaian pelaksanaan pelayanan kesehatan
2.Penilaian kinerja puskesmas hasil manajemen puskesmas
3.Penilaian kinerja puskesmas mutu pelayanan kesehatan
Penilaian kinerja ditetapkan menggunakan nilai ambang untuk tingkat kelompok puskesmas,
yaitu :

1.Cakupan pelayanan :
1. Kelompok I

: tingkat pencapaian hasil > 91%

2. Kelompok II

: tingkat pencapaian hasil = 91%

3. Kelompok III

: tingkat pencapaian hasil < 91%

2.Mutu pelayanan kesehatan dan manajemen:


1. Kelompok I

: nilai rata-rata 8,5

2. Kelompok II

: nilai rata-rata 5,5-8,4

3. Kelompok III

: nilai rata-rata < 5,5

Dinas kesehatan kabupaten untuk mengetahui tingkat kinerja puskesmas di wilayahnya maka
kinerja puskesmas akan dikelompokkan menjadi 3 kelompok puskesmas.
1.Kelompok I

: Puskesmas dengan tingkat kinerja baik

2.Kelompok II

: Puskesmas dengan tingkat kinerja cukup

3.Kelompok III

: Puskesmas dengan tingkat kinerja kurang

BAB V
PENYAJIAN ANALISA DATA DAN PEMECAHAN MASALAH
A.Penyajian Hasil Kegiatan
Untuk memudahkan dapat melihat pencapaian hasil kinerja puskesmas, maka hasil
cakupan kegiatan pelayanan dan manajemen puskesmas dapat disajikan dalam bentuk
gambaran grafik sarang laba-laba.Dengan grafik sarang laba-laba diharapkan pembaca
lebih mudah mengetahui tingkat kesenjangan pencapaian dan ketidakserasian antara hasil
kegiatan dengan manajemen, karena antara keduannyamempunyai keterkaitan yang
sejajar.Cara penyajian grafik tersebut sebaiknya dibuat secara periodik bulanan/triwulan,
sehinnga dapat digunakan sebagai bahan pemantauan dan identifikasi masalah sedini
mungkin.
B.Analisa Data
Analisa data merupakan kegiatan untuk mengambil kesimpulan dari data yang sudah
diolah, yang selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan untuk memberikan masukan bagi
perencanaan, monitoring dan pengendalian fungsi puskesmas.Untuk melakukan analisa data
selain diperlukan data hasil pencapaian cakupan kegiatan pelayanan, manajemen termasuk
mutu pelayanan (bagi puskesmas yang telah menerapkan mutu pelayanan) juga diperlukan
semua data kegiatan puskesmas, sumber daya puskesmas dan keadaan lingkungan (fisik dan
non fisik) yang terkait dengan kegiatan yang akan dianalisa.
1.Identifikasi kesenjangan pencapaian hasil cakupan kegiatan pelayanan
2.Identifikasi faktor kelemahan, pendukung, peluang dan ancaman masalah kegiatan
pelayanan kesehatan
3.Perumusan analisa akibat

BAB VI
PENUTUP
Pedoman manejemen puskesmas sangat diperlukan untuk dapat mengoptimalkan
penyelenggaraan puskesmas.Manajemen puskesmas meliputi perencanaan, loka karya mini
dan penilaian kinerja puskesmas.Dengan disusunnya pedoman penilaian kinerja puskesmas
ini

dapat

dijadikan

bagi

daerah

dalam

menerapkan

dan

mengembangkan

instrumen/manajemen tools bagi puskesmas khusunya dalam penilaian kinerja puskesmas.


Buku pedoman ini bersifat dinamis, sehingga daerah dapat melakukan pengembangan
dan penyesuaian berdasarkan kondisi dan kemampuan masing-masing daerah.