Anda di halaman 1dari 4

ELVIA ROZAK

8335154651
S1 AP AKUNTANSI

Analisis Aktivitas Operasi Pada PT Martina Berto Tbk Tahun 2011-2015


Laba operasi merupaka suatu engukuran laba perusahaan yang berasal dari aktivitas operasi
yang masih berlangsung. 3 aspek penting dalam laba operasi :

Berkaitan dengan laba yang berasal dari aktivitas operasi;

Laba operasi berfokus pada laba perusahaan secara keseluruhan dan bukan hanya untuk
pemilik utang dan ekuitas.

Laba operasi hanya berkaitan dengan aktivitas usaha yang masih berlangsung

Laba non-operasi mencakup seluruh komponen laba yang tidak termasuk dalam laba operasi.
Alaisiss laba operasi untuk memisahkan keputusan investasi. Laba komprehensif mengukur laba
ekonomi yang dihirung dengan menyesuaikan laba bersih dengan pos surplus kotor yang jika
digabungkan akan menjadi pendapatan komprehensif lainnya. Pendapatan komprehensif lainnya
untuk perrusahaan terdiri atas empat komponen : keuntungan atau kerugian kepemilikan yang
berasal dari perubahan nilai wajar efek investasi tersedia untuk dijual yang belum direalisasi,
keuntungan dan kerugian tranlasi valuta asing, perubahan status pembiayaan kewajiban pensiun
yang tidak termasuk dalam laba bersih, dan keuntungan atau kerugian kepemilikan belum
direalisasi yang berasal dari bagian efektif lindug nialai arus kas . jumlah ini dinyatakan setelah
pajak. Beberapa analisis berpendapat bahwa seluruh komponen pendapatan komprehensif lain
tidak relevan karena tidak terus terjadi. Penelitian menunjukan bahwa satu satunya komponen
pedapatan komprehensif lain yang relevan untuk penilaian ekuitas adalah keuntungan atau
kerugian kepemilikan atas efek yang dapat di jual dan belum direalisasi, dan bahkan ini pun
hanya berlaku utntuk lembaga keuangan

Pendapatan dari penjualan yang timbul daripengiriman fisik produk-produk Grup diakui bila
risiko dan manfaat yang signifikan telah dipindahkan kepada pembeli, bersamaan waktu nya
dengan pengiriman dan penerimaannya. Pendapatan keuangan masing-masing sebesar Rp
1.998.268.064 dan Rp 4.399.473.920 pada tahun 2015 dan 2014 merupakan penghasilan bunga
jasa giro dan deposito berjangka serta pendapatan keuangan lainnya.

Pajak penghasilan badan dihitung untuk setiap Grup sebagai badan hukum yang berdiri sendiri.
Beban pajak tahun kini ditetapkan berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak untuk periode
berjalan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer antara
pencatatan komersial dan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas pada setiap tanggal pelaporan
terutama yang timbul dari penyusutan, rugi kurs dan penyisihan. Manfaat pajak di masa yang
akan datang, seperti saldo rugi fiskal yang belum digunakan juga diakui apabila besar
kemungkinan manfaat pajak tersebut dapat direalisasi.
Aset pajak tangguhan yang berhubungan dengan saldo kerugian pajak yang belum digunakan
diakui apabila besar kemungkinan bahwa jumlah kerugian pajak pada masa mendatang akan
memadai untuk dikompensasi dengan saldo kerugian pajak yang belum digunakan. Jumlah
tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap akhir tanggal periode pelaporan. Nilai tercatat
aset pajak tangguhan tersebut diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk
mengkompensasi sebagian atau semua aset pajak tangguhan.
.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak yang diharapkan akan
diberlakukan pada saat aset direalisasikan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan peraturan
perpajakan yang berlaku atau yang telah
secara substansial berlaku pada setiap akhir tanggal periode pelaporan. Penyisihan dan/atau
penyesuaian kembali dari seluruh perbedaan temporer selama periode berjalan diakui sebagai
penghasilan atau beban dan termasuk dalam laba rugi bersih periode berjalan. Koreksi terhadap
liabilitas perpajakan diakui saat Surat Ketetapan Pajak diterima atau jika mengajukan keberatan,
pada saat keputusan atas

keberatan tersebut telah ditetapkan


Aset Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat
digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan jumlah aset
pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat
penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak dan strategi perencanaan pajak masa depan.
Nilai tercatat aset pajak tangguhan Grup pada tanggal 31 Desember 2015 dan 2014 masingmasing sebesar Rp 18.360.606.057 dan Rp 17.462.703.711. Penjelasanlebih rinci diungkapkan
dalam Catatan.
Aset dan kewajiban pajak tangguhan disajikan bersih di neraca konsolidasi, kecuali aset dan
kewajiban pajak tangguhan untuk entitas yang berbeda atas dasar kompensasi sesuai dengan
penyajian aset dan kewajiban pajak kini. Laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi
laba bersih residual dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang
bersangkutan. Segmen usaha adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam
menghasilkan produk atau jasa (baik produk atau jasa individual maupun kelompok produk atau
jasa terkait) dan komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan
imbalan segmen lain. Segmen geografis adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan
dalam menghasilkan produk atau jasa pada lingkungan (wilayah) ekonomi tertentu dan
komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada
komponen yang beroperasi pada lingkungan (wilayah) ekonomi lain. Aset dan kewajiban yang
digunakan bersama dalam satu segmen atau lebih dialokasikan kepada setiap segmen jika, dan
hanya jika, pendapatan dan beban, yang terkait dengan aset tersebut juga dialokasikan kepada
segmen-segmen tersebut. Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang
dianut dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasi. Bentuk primer pelaporan
adalah segmen usaha sedangkan segmen sekunder adalah segmen geografis. (Catatan 35) Pajak
tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara subtansial telah
berlaku pada tanggal neraca. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laporan laba
rugi konsolidasi, kecuali pajak tangguhan yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas.

Aset pajak tangguhan yang berasal dari manfaat pajak masa mendatang dan saldo rugi fiskal
yang dapat dikompensasi akan diakui apabila besar kemungkinan jumlah laba fiskal pada masa
mendatang akan memadai untuk dikompensasi dengan manfaat pajak masa mendatang dan saldo
rugi fiskal dapat dipakai. Aset dan kewajiban pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak
periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan kewajiban menurut
laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan kewajiban. Kewajiban pajak
tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui
untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat
dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang. Pendapatan dari penjualan
barang harus diakui bila seluruh kondisi berikut dipenuhi : Besar kemungkinan manfaat ekonomi
yang dihubungkan dengan transaksi akan mengalir kepada Perusahaan dan Anak Perusahaan
tersebut; dan Biaya yang terjadi atau yang akan terjadi sehubungan transaksi penjualan dapat
diukur dengan andal. Beban diakui pada saat terjadinya (dengan akrual) Beban pajak kini
ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak yang berlaku. Beban Jumlah pendapatan tersebut dapat diukur dengan
andal; P