Anda di halaman 1dari 4

MENYIAPKAN PASIEN DI MEJA OPERASI

NO. DOKUMEN NO. REVISI


RSPAD
GATOT SOEBROTO

..

Tanggal Terbit
PETUNJUK
PELAKSANAAN

HALAMAN

1/2

Ditetapkan,
a/n Ka. RSPAD Gatot Soebroto
WAKIL KEPALA

dr. DWI YUWONO, Sp PD


KOLONEL CKM NRP. 32042

PENGERTIAN

TUJUAN

KEBIJAKAN

PROSEDUR

Suatu kegiatan meliputi memindahkan pasien ke meja operasi dan


membuat posisi pasien sesuai jenis pembedahan yang akan dilakukan.

- Memberikan rasa aman dan nyaman kepada pasien.


- Mencegah terjadinya Injuri / Trauma.

Pengetahuan tentang posisi pasien untuk setiap pembedahan dan cara


kerja meja operasi harus dikuasai oleh setiap personil Bedah Sentral.
Posisi pasien meliputi : darsal / supine, Lithotomy lateral, Prone dll.

1. Siapkan
a. Meja operasi lengkap dengan alasnya.
b. Perlengkapan untuk membuat posisi pasien.
c. Selimut pasien.
d. pasien.
2. Alas meja operasi dengan perlak hingga menutupi seluruh matras
meja operasi.
3. Tutup kembali perlak dengan laken khusus meja operasi.

MENYIAPKAN PASIEN DI MEJA OPERASI


NO. DOKUMEN NO. REVISI
RSPAD
GATOT SOEBROTO

..

HALAMAN

2/2

4. Beri informasi kepada pasien bahwa akan dipindahkan dari kereta


dorong ke meja operasi.
5. Tutup tubuh pasien dengan selimut yang telah disiapkan ( jaga privacy
pasien )
6. Berikan posisi tidur pasien senyaman mungkin.
PROSEDUR
7. Lakukan setelah pasien di Anestesi untuk posisi yang khusus.
8. Tidak boleh meninggalkan pasien sendirian di meja operasi.
9. beri support mental kepada pasien untuk mengurangi rasa cemas
sebelum dilakukan Anestesi.

UNIT TERKAIT

Personil Bedah Sentral, Anestesi, Dokter Bedah dan Dokter Anestesi.

MENCEGAH RISIKO INFEKSI DI KAMAR OPERASI DENGAN


MENCUCI TANGAN SEBELUM OPERASI
RSPAD
GATOT SOEBROTO

No. Dokumen

No. Revisi
3

Tanggal Terbit
STANDAR
OPERASIONAL
PROSEDUR
( SOP )

PENGERTIAN

Halaman
1/2
Ditetapkan,
Kepala RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad

dr. Komaruddin Boenjamin, SpU


Kolonel Ckm NRP 31501
Membersihkan tangan dengan menggunakan sikat dan sabun dibawah
air mengalir utk mengangkat tanah, kotoran, minyak, lotion dan mikro
organisme dari tangan dan lengan pd anggota TIM bedah yg steril.

TUJUAN

Mencegah terjadinya infeksi Nosokomial ( ILO / infeksi luka operasi )

KEBIJAKAN

Cuci tangan operasi secara baik dan benar harus dikuasai oleh setiap
anggota tim bedah, meliputi : tehnik pencucian, jenis antiseptik dan
sikat tangan yang di gunakan.
A. Persiapkan :
1. Cairan Antiseptik
1.1. Bethadine 7,5 %
1.2. Hibiscrub
1.3. Microshild
1.4. Lain-lain
2. Sikat tangan operasi steril

PROSEDUR

B. Tehnik cuci tangan bedah :


Langkah 1
> Lepas semua perhiasan termasuk cincin dan jam tangan.
> Bahasi tangan dengan air mengalir
> Gunakan cairan antiseptik sesuai dengan petunjuk, cucitangan dan
lengan bawah secara menyeluruh dan bilas.
Langkah 2
> Gunakan sekali lagi cairan antiseptik, sebarkan keseluruh permukaan
tangan dan lengan bawah.
Langkah 3
> Mulai dengan tangan, gunakan pembersih kuku untuk membersihkan

daerah bawah kuku kedua tangan


MENCEGAH RISIKO INFEKSI DI KAMAR OPERASI DENGAN
MENCUCI TANGAN SEBELUM OPERASI
NO. DOKUMEN NO. REVISI
RSPAD

HALAMAN
2/2

GATOT SOEBROTO

Langkah 4
> Bersihkan kuku secara menyeluruh, kemudian jari-jari sela-sela jari
Telapak tangan dan punggung tangan. Cuci tiap jari seakan-akan
mempunyai empat sisi.
Langkah 5
> Scrub daerah pergelangan tangan pada tiap tangan

PROSEDUR

Langkah 6
> Setelah seluruh pergelangan tangan telah di scrub, bagian lengan
bawah juga di scrub, pastikan gerakan dari bawah lengan menuju
siku
> Ulangi pada lengan satunya, dari lengan bawah menuju siku
Langkah 7
> Bilas tangan dan lengan bawah secara menyeluruh, pastikan tangan
ditahan lebih tinggi dari siku
Langkah 8
> Biarkan sisa air menetes melalui siku, keringkan dengan handuk steril

UNIT TERKAIT

Instalasi Kamar Operasi dan Tim Nosokomial