Anda di halaman 1dari 11

UNIVERSITAS INDONESIA

POMPA

Tugas Perancangan Alat Proses

ANGGOTA KELOMPOK:
AHMAD HAMIDI
(1306446370)
NUR SHARFAN
(1306409362)
RAYHAN HAFIDZ I
(1306370386)

DEPARTEMEN TEKNIK KIMIA


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS INDONESIA
DEPOK
FEBRUARI 2016

SOAL
Berdasakan system dibawah ini hitunglah:
1. Break HP
2. Pressure at the control valve
Gunakan Excel dalam perhitungannya.

JAWABAN
1. Dalam menentukan break horse power dilakukan beberapa tahapan perhitungan sebagai
berikut:
Tahap I: Menghitung Friction Loss di Semua Segmen Pipa
Perhitungan friksi pada segmen pipa dilakukan dengan menjumlahkan friction loss pada
setiap titik atau segmen di L1, L2, L3, L4, L5, dan L6. Adapun rumus untuk menghitung
friction loss sebagai berikut.

H FP

H FP

Dimana nilai

H FP

TABEL

TABEL 100

didapatkan dari tabel cameron hydraulic data sesuai dengan flow

dan diameter pipa. Sedangkan L merupakan panjang dari segmen pipa. Kecepatan pada soal
yang diketahui dalam satuan gallon per menit dapat dikonversi terlebih dahulu menjadi
satuan ft per sekon dengan faktor konversi sebagai berikut.
USGallon
Q(
)
ft
min
v
=0.4085 x
s
D2 (i n2)

( )

Maka didapatkan hasil sebagai berikut.

Section
L1
L2
L3
L4
L5
L6
L7

FRICTION LOSS PADA SEMUA PIPA


Flow
Diameter
Velocity
Hfp/L
(gal/min)
(in)
(ft/s)
(ft/100 ft pipe)
600
7
5.002040816
0.736
600
7
5.002040816
0.736
600
7
5.002040816
0.736
600
7
5.002040816
0.736
600
5
9.804
5.9
450
5
7.353
3.54
450
5
7.353
3.54
Sub total Hfp 1-7

L
(ft)
5
3
30
25
45
125
7

Hfp
(ft fluid)
0.0368
0.02208
0.2208
0.184
2.655
4.425
0.2478
7.79148

Tahapan 2: Menghitung Friction Loss pada Fittings


Pehitungan friction loss pada fitting pada dasarnya sama dengan tahapan sebelumnya,
dimana dilakukan penjumlahan untuk setiap segmen. Adapun rumus untuk menghitungnya
sebagai berikut.
H FF ( ft fluid ) =K

v2
( ft )
2g

Dimana nilai K didapatkan dari table yang bergantung pada spesifikasi dari fitting dan
jumlahnya. Maka didapatkan hasil sebagai berikut.

Section
L1
L1
L2
L3
L3
L4
L4
L5
L5
L6
L7

Flow
(gal/min)
600
600
600
600
600
600
600
600
600
450
450

Type
Entrance
Butterfly
Butterfly
Butterfly
Elbows
Butterfly
Elbows
Elbows
Tee
Elbows
Pipe exit

Quantity

Diameter
(in)
1
7
1
7
1
7
2
7
2
7
1
7
5
7
4
5
1
5
3
5
1
5
Total Hff 1-2

Velocity
(ft/s)
5.002040816
5.002040816
5.002040816
5.002040816
5.002040816
5.002040816
5.002040816
9.804
9.804
7.353
7.353

V2/ 2g
(ft fluid)
0.388878028
0.388878028
0.388878028
0.388878028
0.388878028
0.388878028
0.388878028
1.493913833
1.493913833
0.840326531
0.840326531

Hff(ft fluid)

1
0.89
0.89
0.89
0.42
0.89
0.28
0.32
0.7
0.32
1

0.388878028
0.346101445
0.346101445
0.69220289
0.326657544
0.346101445
0.544429239
1.912209706
1.045739683
0.80671347
0.840326531
7.595461426

Tahapan 3: Menghitung Friction Loss pada Peralatan


Dalam soal ini terdapat dua buah peralatan, diantaranya heat exchanger, filter, dan
control valve. Adapun persamaan menghitung friction loss pada peralatan sebagai berikut.
H EQ 2.31

p (psi)
SG

dimana pressure drop untuk filter sebesar 3 psi, untuk heat exchanger sebesar 5psi, dan
untuk control valve sebesar 4.24psi. SG merupakan specific gravity yang dapat dilihat dari
tabel. Pada soal ini fluida yang mengalir diasumsikan adalah air. Maka didapatkan hasil
sebagai berikut.

Section
L2
L3
L7

PRESSURE HEAD LOSS PADA EQUIPMENT


Flow (gal/min)
Type
QT
p (psi)
SG
Y
600
Filter
1
3
0.99
600
Heat Exchanger
1
5
0.99
450
Control Valve
1
4.24
0.99
Total H eq 1-2

Tahapan 4: Menghitung Friction Loss pada Check Valve

H eq(ft fluid)
7
11.66666667
9.893333333
28.56

Adapun persamaan untuk menghitung check valve sebagai berikut.


H check 2.31

p (psi)
SG

dimana nilai delta P sebagai berikut.

Q (gpm)
CV

p (psi)

Besarnya nilai CV didapatkan dari Trueline Valve Corp. Maka didapatkan hasil sebagai
berikut.
PRESSURE HEAD LOSS PADA CHECK VALVE
Secti
on
L3

Flow
(gal/mi
n)
600

Type

QT
Y

Tilting disc

Diame
ter
(in)
7

SG
0.99

CV
(gpm/psi
0.5)
722.5

p
(psi)

H check
(ft fluid)

0.68965

1.609176135

Tahapan 5: Menghitung Total Static Head


Total static head merupakan perbedaan antara elevasi permukaan cairan discharge tank dan
suction tank. Dimana rumus untuk menghitungnya adalah sebagai berikut.
total static head=discharge head suction head

Pada soal diatas, discharge head merupakan ketinggian pada titik 2 (discharge tank) dan
suction head) merupakan ketinggian pada titik 1.
total static head=z 2 z 1
Perhitungan total static head sebagai berikut.

Z1
2803

Total Static Head


Z2
2841

Z2-Z1
38

Tahapan 6: Menghitung Velocity Head Difference


Adapun dalam memperhitungkan velocity head difference, digunakan persamaan sebagai
berikut.
2

v
v
Velocity Head 2 1
2g 2g
Dimana titik 1 merupakan titik suction tank dan titik 2 merupakan titik akhir yang mau
dihitung. Pada titik suction tank, kecepatannya bernilai sangat kecil sehingga dianggap nol.
Jika ujung pipa keluaran masuk ke dalam cairan discharge tank, maka kecepatan pada titik
pengukuran di cairan discharge tank bernilai nol, sehingga v2 = 0. Sehingga pada soal ini
tidak terdapat velocity head difference. Maka didapatkan hasil sebagai berikut.

V1
0

V12/2g
0

V2
0

Velocity head difference


V22/2g
V22/2g V12/2g (ft fluid)
0
0

Tahapan 7: Menghitung Tank Pressure Head


Dalam menghitung tank pressure head, rumus yang digunakan adalah sebagai berikut.
H P P =
2

( P2P1 )
g

Rumus diatas dapat digunakan ketika adanya perbedaan tekanan. Titik 1 dan titik 2 pada
tank berada pada permukaan air tangki. Hal tersebut menyebabkan tekanan pada titik 1 dan
2 setara dengan tekanan udara, yaitu 1 atmosfer. Hal ini lah yang menyebabkan tidak adanya
perbedaan tekanan pada titik 1 dan 2, sehingga nilai tank pressure head bernilai nol.
Tank pressure head difference
H1
H2
H2-H1 (ft fluid)
0
0
0

Tahapan 8; Menghitung Total Head


Menghitung total head dilakukan dengan cara menjumlahkan sseluruh head pada
perhitungan 1 sampai 7. Sehingga didapatkan data sebagai berikut.

Component
Pipe friction head loss
Fittings friction head loss
Equipment friction head loss
Check valve head loss
Total static head
Velocity head difference
Tank pressure head difference
Total Head (ft fluid)

RESULTS
Sig
(ft fluid)
n
+
Hfp 1-2
+
Hff 1-2
+
HEQ 1-2
+
H check
+
Z2-Z1
+
V1^2/29 - V2^2/2g
+
H1-H2
=

Hp

Results
7.79148
7.595461426
28.56
1.609176135
38
0
0
83.55611756

Tahapan 9: Menghitung Break Horse Power


Perhitungan break horse power dilakukan menggunakan rumus sebagai berikut.

P pump ( hp ) =

SG x H p ( ft fluid ) x q(

US Gal
)
min

3960 x pump

Hasil perhitungan BHP adalah sebagai berikut.

SG

Hp (ft fluid)

0.9
9

83.55611756

Brake Horse Power


Flow (gal/min)
(pump
efficiency
600
0.67

Brake HP
18.70659348

2. Pada dasarnya proses perhitungan pada soal nomor 2 sama dengan pada soal nomor 1.
Namun yang berbeda adalah tinjauan system pada soal nomor 2 hanya sampai pada titik 6.
Hal ini dikarenakan pada akhir titik 6, terdapat control valve sehingga yang ditinjau hanya
dari titik 1 sampai dengan titik 6. Maka didapatkan hasil sebagai berikut.

Sectio
n
L1
L2
L3
L4
L5
L6

Secti
on

FRICTION LOSS PADA SEMUA PIPA


Flow
Diamet Velocity(f Hfp/L
(gal/min)
er (in)
t/s)
(ft/100
ft pipe)
600
7
5.0020408
0.736
16
600
7
5.0020408
0.736
16
600
7
5.0020408
0.736
16
600
7
5.0020408
0.736
16
600
5
9.804
5.9
450
5
7.353
3.54

Type

Qt
y

L1

Flow
(gal/mi
n)
600

Entrance

D
(in
)
7

L1

600

Butterfly

L2

600

Butterfly

L3

600

Butterfly

L3

600

L4

600

Elbows
90
Butterfly

L4

600

L5

600

L5

600

Elbows
90
Elbows
90
Tee

L
(ft
)
5

Hfp
(ft
fluid)
0.0368

3
30

0.0220
8
0.2208

25

0.184

45
12
5

2.655
4.425

Velocity
(ft/s)

V^2/ 2g
(ft fluid)

Hff(ft
fluid)

9.804

0.3888780
28
0.3888780
28
0.3888780
28
0.3888780
28
0.3888780
28
0.3888780
28
0.3888780
28
1.4939138
33
1.4939138
33

5.0020408
16
5.0020408
16
5.0020408
16
5.0020408
16
5.0020408
16
5.0020408
16
5.0020408
16
9.804

0.3888780
28
0.3461014
45
0.3461014
45
0.6922028
9
0.3266575
44
0.3461014
45
0.5444292
39
1.9122097
06
1.0457396
83

0.8
9
0.8
9
0.8
9
0.4
2
0.8
9
0.2
8
0.3
2
0.7

L6

450

Elbows
90

7.353

0.8403265
31

0.3
2

Total Hff 1-2

Secti
on
L2
L3

0.8067134
7
6.7551348
95

PRESSURE HEAD LOSS PADA EQUIPMENT


Flow
Type
QT
p
SG
H eq (ft
(gal/min)
Y
(psi)
fluid)
600
Filter
1
3
0.99
7
600
Heat
1
5
0.99 11.66666667
Exchanger
Total H eq 1-2
18.66666667

PRESSURE HEAD LOSS PADA CHECK VALVE


Secti
on
L3

Flow
(gal/mi
n)
600

Type

QTY

Tilting
disc

Z1
2803

Diamet
er
(in)
7

SG
0.99

Total Static Head


Z2
2850

CV
(gpm/psi
0.5)
722.5

p
(psi)

H check
(ft fluid)

0.6896
5

1.6091761
35

Z2-Z1
47

Velocity head difference


V
1
0

V2

V1^2/2g

V2^2/2g

V2^2/2g - V1^2/2g (ft fluid)

7.353

0.840326531

0.840326531

Tank pressure head difference


H1

H2

H2-H1 (ft fluid)

RESULTS
Component
Pipe friction head loss

Sig
n
+

(ft fluid)

Results

Hfp 1-2

7.54368

Fittings friction head loss

Hff 1-2

Equipment friction head loss

HEQ 1-2

Check valve head loss

H check

Total static head

Z2-Z1

Velocity head difference

V1^2/29 - V2^2/2g

Tank pressure head


difference
Total Head (ft fluid)

H1-H2
Hp

6.75513489
5
18.6666666
7
1.60917613
5
47
0.84032653
1
0
82.4149842
3

Perhitungan tekanan pada control valve dilakukan dengan menghitung pressure head pada
control valve terlebih dahulu dengan mengurangi total head yang di dapat pada nomor 1
dikurangi dengan setiap komponen yang terdapat pada table dibawah ini. Kemudian tekanan
pada control valve dapat dicari menggunakan rumus sebagai berikut.
P 7=

SG x H p
2.31

Sehingga didapatkan nilai sebagai berikut.


RESULTS
Component

Sig
n
+

(ft fluid)

Results

Hp

Pipe friction head loss

Hfp 1-3

83.5561175
6
7.54368

Fittings friction head loss

Hff 1-3

Equipment friction head loss

HEQ 1-3

Check valve head loss

H check

Total static head

Z2-Z2

6.75513489
5
18.6666666
7
1.60917613
5
47

Velocity head difference

Tank pressure head difference

V2^2/29 V1^2/2g
H1-H2

0.84032653
1
0

Pressure head at the control


valve

Hp

1.14113333
3

Total Head

Pressure at the control valve


(psig)

p7

0.48905714
3