Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN LABORATORIUM TEKNIK DIGITAL

PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI

No. Percobaan : 16

JUDUL

: IC COUNTER

NAMA PRAKTIKAN

: Muhammad Faisal Ihsan - 1315030062

NAMA REKAN KERJA

: 1. Fitri Ayu C - 1315030101


2. Shereen C - 1315030121

KELAS / KELOMPOK

: TT-3C / KELOMPOK 10

TANGGAL PELAKSANAAN PRAKTIKUM

: 21 Novemer 2016

TANGGAL PENYERAHAN LAPORAN

: 4 Desember2016

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO


POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
2016

PERCOBAAN 16
IC COUNTER
-

1. TUJUAN
Mengaplikasikan IC Counter untuk berbagai macam modulus dengan menggunakan
input clear.
Mengaplikasikan rangkaian Programable Counter sesuai rancangan yang telah
ditentukan.
Membuktikan table kebenaran masing-masing counter
2. DASAR TEORI

a.

Pencacah Biner 4-Bit


IC Pencacah 4 bit dapat melakukan hitungan maksimum pada modulus 16, untuk
merubah modulus sesuai kebutuhan rancangan pada IC dilengkapi input clear, yang
bila diaktifkan akan memaksa output kembali ke nol. Dengan sifat inilah IC dapat
dirancang untuk melakukan hitungan sesuai dengan modulus yang diinginkan.
Gambar 5.1 menunjukkan counter modulus 10 dengan menggunakan IC 7493.

Gambar 2.1 Rangkaian counter modulus 10 dengan IC 7493


b.

Presetable Ripple Counter

Pada Counter jenis ini, proses perhitungannya dapat dimulai dari sembarang bilangan
(untuk up counter tidak harus dari 0000 dan untuk down counter tidak harus dari 1111).
Operasi presettingnya dinamakan parallel load, dimana input-input asinkronnya
diaktifkan. Biasanya counter ini menggunakan IC 74193. IC ini memiliki dua input (CPu
dan CPo). Input yang pertama untuk perhitungan ke atas CPu, sementara yang kedua
untuk perhitungan ke bawah CPo. Operasinya meliputi pengaturan kembali (reset),
pemuatan parallel load (parallel load), perhitungan ke atas (Count up) dan perhitungan ke
bawah (Count down).

Gambar 2.2. Rangkaian Presetable counter IC 74193


Contoh Presetable Ripple Counter :
Disain Down Counter yang dapat menghitung dalam urutan 6-5-4-3-2-6-5-4-3-2-6-5-dst.

3. ALAT-ALAT YANG DIPERGUNAKAN


No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Alat-alat dan komponen


IC 7493
IC 7400
IC 74193
IC 7404
Power Supply
Resistor 220 ohm
LED
Protoboard
Kabel Penghubung dan capit buaya

Jumlah
1
1
1
1
1
4
4
1
Secukupnya

4. LANGKAH-LANGKAH PERCOBAAN
Langkah-langkah dalam melakukan percobaan adalah sebagai berikut :
1. Rangkailah seperti gambar 4.1,, berikan tegangan 5 V dan clock, kemudian lengkapi
tabel 6.1.

Gambar 4.1 Rangkaian counter modulus 16 dengan menggunakan IC 7493


2.

Rangkailah seperti gambar 4.2, berikan tegangan 5 Vdc dan clock, kemudian
lengkapi tabel 6.2.

Gambar 4.2 IC counter 10 dengan menggunakan IC 7493

3. Rangkailah seperti gambar 4.3, berikan tegangan 5 V dan clock, kemudian lengkapi
tabel 6.3.

Gambar 4.3 Rangkaian IC counter modulus 6 dengan menggunakan IC 7493


4. Rangkailah seperti gambar 4.4, berikan tegangan 5 V dan clock, kemudian lengkapi
tabel 6.4.

Gambar 4.4. Rangkaian IC counter modulus 16 dengan menggunakan IC 74193


5. Rangkailah seperti gambar 4.5, berikan tegangan 5 V dan clock, kemudian lengkapi
table 6.5.

Gambar 4.5. Rangkaian IC counter modulus 16 dengan menggunakan IC 74193

6.

Rangkailah seperti gambar4.6, berikan tegangan 5 V dan clock, kemudian


lengkapi table 6.6.

Gambar 4.6. Rangkaian IC counter hitungan 3-12 dengan menggunakan IC 74193


5. DATA HASIL PERCOBAAN
1

Tabel 6.1 Counter Modulus 16 (IC 7493)

Output
Count
Q3

Q2

Q1

Q0

10

11

12

13

14

15

16

Tabel 6.2 Counter Modulus 10 (IC 7493)

Output
Count
Q3

Q2

Q1

Q0

10

Tabel 6.3. Counter Modulus 6 (IC 7493)

Output
Count
Q3

Q2

Q1

Q0

Tabel 6.4 Up-Counter Modulus 16 (IC 74193)

Input
UP

Output

DOWN

Q3

Q2

Q1

Q0

C0

B0

Tabel 6.5. Down-Counter modulus 16 (IC 74193)

Input
DOWN

Output
UP

Q3

Q2

Q1

Q0

C0

B0

Tabel 6.6 Counter Hitungan 4-11 (IC 74193)

Input
DCBA
0100
0100

UP

Output
DOWN

Q3

Q2

Q1

Q0

C0

B0

0100
0100
0100

0100
1

0100
0100
0100
0100
0100
0100
0100
0100
0100
0100
0100

6. ANALISIS DATA
Dari tabel hasil percobaan yang kami lakukan, dapat diketahui bahwa :
-

Counter modulus 16 akan kembali pada output 1111 menjadi 0000.


Rangkaian counter modulus 10 kembali pada output 1001 menjadi 0000 dengan cara

menghubungkan output dari Qb dan Qd ke RO1 dan RO2.


Rangkaian counter modulus 6 kembali pada output 0101 menjadi 0000 dengan cara

menghubungkan output dari Qb dan Qc ke RO1 dan RO2.


Counter modulus 16 UP counter dapat dibuat dengan cara memasukkan clock pada
pin 5(UP), ketika kembali ke 0 akan ada transisi pada CO tetapi kejadian ini

berlangsung dengan cepat.


Counter modulus 16 DOWN counter dapat dibuat dengan cara memasukkan clock
pada pin 4(DOWN), ketika kembali ke 0 akan ada transisi pada BO tetapi kejadian ini

berlangsung dengan cepat.


Counter hitungan 4-11 bisa dibuat dengan menambahkan gerbang AND gate dan
NAND gate.

7. KESIMPULAN
Dari percobaan yang telah kami lakukan, dapat disimpulkan bahwa:
1. IC Counter dapat diaplikasikan untuk berbagai macam modulus dengan
menggunakan input clear.
2. IC 74193 adalah IC yang bisa digunakan untuk rangkaian Programable Counter
sesuai dengan rancangan yang diinginkan, hal ini bisa dilakukan dengan cara
menambahkan gerbang logika seperti pada rangkaian 5.7.
3. Pada IC 74193 dapat mengaktifkan rangkaian UP atau DOWN counter dengan
memasukkan Clock pada Pin UP atau DOWN sesuai dengan rangkaian yang akan
kita buat.

8. PERTANYAAN DAN TUGAS


1. Jelaskanlah fungsi input Reset pada rangkaian 4.1.
2. Jelaskan perbedaan modulus 6 dan 10 dalam hal recycle-nya.
3. Amati perubahan kondisi BOdan CO, pada tabel 6.4. dan tabel 6.5., kemudian
jelaskan indikasi apakah yang ditunjukkan oleh kedua output tersebut
4. Jelaskan kejadian pada BO dan CO, kenapa hal tersebut terjadi
5. Apakah yang menyebabkan bilangan muncul seperti output pada tabel 6.6.
6. Buatlah kesimpulan dari percobaan ini
Jawab :

1. Reset berfungsi untuk membuat output kembali ke nol.


2. Pada modulus 6 akan mengalami recycle setelah menghasilkan output 0101,
sedangkan pada modulus 10 akan mengalami recycle setelah menghasilkan output
1001.
3. CO akan aktif sejenak ketika digunakan pada UP counter modulus 16, sedangkan
BO akan aktif sejenak ketika digunakan pada DOWN counter modulus 16.
4. CO akan aktif sejenak ketika digunakan pada UP counter modulus 16 pada saat
akan merecycle dari 1111 ke 0000, sedangkan BO akan aktif sejenak ketika
digunakan pada DOWN counter modulus 16 pada saat akan merecycle dari 0000
ke 1111.

5. Karena, outputnya telah disetting agar keluar sesuai yang diinginkan yaitu 3-12
dengan menambahkan IC 7408 untuk output Qc dan Qd yang dimasukkan sebagai
input di IC 7408, lalu output dari IC 7408 dan Qa dimasukkan pada input IC
7400, lalu output dari IC 7400 dimasukkan pada Pin 11 (LOAD).
6. Terdapat pada bab kesimpulan.

9. LAMPIRAN

DAFTAR PUSTAKA
http://www.academia.edu/19706897/IC_Counter
http://www.adityarizki.net/tutorial-teknik-digital-rangkaian-pencacah-counter/