Anda di halaman 1dari 27

PERTEMUAN III

A. Topik Diskusi
Pengembangan Motivasi, Sikap dan Kebiasaan Belajar yang Baik
1.

B. Justifikasi Kegiatan
Latar Belakang
Untuk dapat menghasilkan siswa dan siswi yang berprestasi dalam bidang
pendidikan, hal tersebut akan lahir dari siswa dan siswi itu sendiri, belajar yang
tekun, giat dalam belajar, disiplin. Tugas dari pendidik adalah menanamkan
motivasi dan sikap serta kebiasaan belajar siswa sehingga dengan menanamkan
motivasi untuk berprestasi, maka kita akan mempunyai kemauan untuk belajar
dan bersosialisasi dengan teman-teman yang lain maupun masyarakat sekitar
karena sebagaimana yang kita ketahui bahwa ilmu itu tidak hanya kita dapatkan di
lembaga pendidikan formal maupaun pendidikan non formal tetapi juga
dimasyarakat, dengan hal tersebut siswa dan siswi akan memperoleh banyak ilmu
dari berbagai macam sumber. Prestasi belajar dari diperoleh dengan adanya
motivasi belajar, tekun, giat dan disiplin sudah pasti hal itu berasal dari dalam diri
siswa tersebut.

2.

Masalah
Seringkali pendidikan menjadi kewajiban atau keterpaksaan bagi anak untuk
mencari ilmu tanpa adanya kesadaran atau motif dari dalam diri anak tersebut,
kurangnya motivasi belajar dan sikap serta kebiasaan belajar yang baik dapat
mengakibatkan turunnya prestasi belajar siswa.

3.

Tujuan
Tujuan dari Pengembangan motivasi, sikap dan kebiasaan belajar yang baik
adalah:
a. Agar siswa memiliki kemauan sendiri untuk melaksanakan belajar baik di
sekolah maupun di rumah
b. Meningkatkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik sehingga prestasi belajar
siswa meningkat

c. Menumbuhkan kemauan untuk merubah kebiasaan buruk menjadi kebiasaan


belajar yang baik.
C. Pembahasan
Motivasi akan menyebabkan terjadinya suatu perubahan energi yang ada pada
diri manusia, sehingga akan bergayut dengan persoalan gejala kejiwaan, perasaan dan
juga emosi, untuk kemudian bertindak atau melakukan sesuatu.
motivasi belajar dapat juga diartikan sebagai serangkaian usaha untuk menyediakan
kondisi-kondisi tertentu, sehingga seseorang mau dan ingin melakukan sesuatu, dan
bila ia tidak suka, maka akan berusaha untuk meniadakan atau mengelak perasaan
tidak suka itu.
Di dalam pengembangan sikap dan kebiasaan belajar yang baik ini, siswa dapat
melakukannya dengan perbuatan. Tidak hanya sekedar di baca lalu di abaikan.
Berikut ini adalah cara-cara untuk mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang
baik :
1.

Membuat Jadwal dan Pelaksanaannya.


Siswa dapat membagi waktu dengan baik agar dapat membantu proses belajar dan
belajar itu sendiri dengan baik dan bisa teratur

2. Mengulangi Lagi Pelajaran yang Di Ajarkan Disekolah.


Cara ini dapat mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, karena hal
tersebut mencerminkan sikap belajar yang rutin.
3. Membaca dan Membuar Catatan
Dalam setiap pelajaran apapun selalu ada membaca, walaupun bacaannya hanya
satu atau dua kalimat. Dan bacaan itu harus di catat yang penting-penting saja.
Apabila sewaktu-waktu siswa lupa tentang bacaan tersebut, siswa dapat membuka
catatannya kembali.
4. Mengerjakan tugas
Sama seperti membaca dan mencatat, tugas selalu ada dalam setiap harinya. Baik
tugas kelompok maupun individu. Sesulit apapun tugas tersebut, siswa pasti dapat
mengerjakannya. Dengan cara bertanya kepada guru, orang tua, teman, kakak,
saudara, tetangga, dll. Tetapi siswa harus mengerjakan tugas tersebut. Karena
tugas dapat menambah nilai siswa.

5. Peran Orang Tua


Peran orang tua sangat penting untuk mengembangkan sikap dan kebiasaan
belajar yang baik. Karena jika sewaktu-waktu siswa dapat bertanya kepada orang
tua. Tetapi, siswa juga harus bisa mandiri. Tidak boleh hanya mengandalkan
jawaban dari orang tua.
D. Kesimpulan dan Saran
1.
Kesimpulan
motivasi merupakan penggerak, pengarah dan pendorong seseorang untuk
berbuat, bertindak, dan melakukan sesuatu baik itu dalam belajar, berusaha dan
lain sebagainya. Bisa dikatakan motivasi merupakan nyawa bagi seseorang untuk
hidup. Motivasi, sikap dan kebiasaan belajar siswa sangat penting dalam proses
belajar mengajar di sekolah ataupun di luar sekolah, hal ini disebabkan karena
awal dari keberhasilan prestasi adalah dengan adanya motivasi belajar dalam diri
siswa tersebut dan dibarengi dengan adanya kemampuan belajar yang baik
sehingga siswa dapat mengoptimalkan prestasinya dan mengembangkan
kemampuannya.
2.

Saran
Tugas dari Tenaga pengajar yang berada dilingkungan pendidikan hendaknya
bukan hanya sekedar mengajar saja tetapi juga mendidik peserta didik termasuk
menumbuhkan motivasi belajar serta sikap dan kebiasaan belajar yang baiknya.

PERTEMUAN IV
A. Topik Diskusi
Peranan dan manfaat Bahasa Indonesia
B. Justifikasi Kegiatan
3.
Latar Belakang
Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan bagi masyarakat Indonesia.
Setiap warga Negara Indonesia wajib mengetahui penggunaan bahasa Indonesia.
Sangat disayangkan apabila ada masyarakat Indonesia yang tidak bisa
menggunakan bahasa Indonesia.
Peranan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari sangatlah besar, karena
bahasa merupakan alat atau media dalam berkomunikasi. Tanpa bahasa manusia
tidak mungkin dapat berinteraksi satu sama lain. Peranan dan manfaat bahasa
inilah yang belum dipahami sepenuhnya oleh para siswa. Kebanyakan siswa yang
bertempat di desa sangat jarang menggunakan bahasa indonesia atau bahkan tidak
bisa berbicara bahasa indonesia. Maka dari itu peranan dan manfaat bahasa
indonesia dalam kehidupan harus dipahami secara baik oleh anak-anak, agar
mereka dapat pula menggunakannya dengan sempurna.
2. Masalah
Yang menjadi masalah dari latar belakang di atas ialah sangat kurangnya
pemahaman para anak-anak mengenai betapa pentingnya peran dan manfaat bahasa
indonesia bagi kehidupan. Selain itu anak-anak

kebanyakan tidak terbiasa

berbicara dengan menggunakan bahasa indonesia. Mereka masih terbiasa dengan


bahasa daerah (Lembak), sehingga bahasa indonesia mereka kurang baik.

1. Tujuan
Berdasarkan masalah tersebut, tujuan yang ingin dicapai yaitu memberikan
pengetahuan serta pemahaman kepada anak-anak mengenai pentingnya bahasa
indonesia dalam kehidupan bersosialisasi. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan
rasa bangga anak

terhadap bahasa indonesia, sehingga mereka dapat

menggunakannya dengan baik dan benar.

C. Pembahasan
Bahasa merupakan identitas bagi suatu bangsa. Berkembangnya suatu bangsa
dipengaruhi oleh kehadiran bahasa. Di negara kita, yang menjadi identitas dan
pemersatu bangsa ini ialah bahasa Indonesia.
Dalam kehidupan, bahasa indonesia menduduki peranan yang sangat penting.
Seperti yang diketahui bersama, bahwasanya hakikat dari sebuah bahasa ialah
media untuk berkomunikasi dengan yang lain. Tanpa bahasa kita tidak mungkin
dapat berinteraksi dengan orang lain, dan tanpa bahasa kehidupan ini tidak
mungkin akan berkembang sebab tidak ada informasi yang dapat kita peroleh atau
pun yang dapat kita sampaikan. Intinya, kehidupan ini tidak mungkin akan
berjalan tanpa kehadiran bahasa. Dengan uraian tersebut sudah dapat disimpulkan
bahawa kehadiran bahasa sangat bermanfaat bagi keberlangsungan hidup
manusia.
Kesimpulan dan Saran
1. Kesimpulan
Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa peran dan manfaat bahasa
indonesia itu sangatlah besar dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat,
sebab bahasa merupakan satu-satunya media komunikasi bagi manusia. Tanpa
kehadiran bahasa, kehidupan tidak akan mungkin maju dan berkembang.
2. Saran
Sebaiknya siswa diberikan pemahaman mengenai peran dan manfaat bahasa
Indonesia sejak dini, sehingga timbul kecintaan dan rasa bangga mereka terhadap
bahasanya sendiri. Dengan demikian akan timbul semangat mereka untuk
mempelajari bahasa Indonesia lebih dalam lagi.

PERTEMUAN V
D. Topik Diskusi
Menceritakan pengalaman menarik

E. Justifikasi Kegiatan
2. Latar Belakang

Dalam pembelajaran bahasa Indonesia ada empat keterampilan yang harus dikuasai
oleh siswa diantaranya membaca, menyimak, menulis, dan berbicara. Untuk topik
menceritakan pengalaman menarik, keterampilan yang dipelajari yaitu keterampilan
berbicara.
Dalam bermasyarakat, berbicara merupakan hal pokok yang pasti dilakukan oleh
setiap orang. Namun keterampilan berbicara ini harus tetap dilatih. Tujuannya agar apa
yang kita bicarakan dapat didengar dan dipahami dengan baik oleh orang yang menjadi
lawan bicara kita. Demikian pula dalam menceritakan pengalaman menarik, kita harus
memperhatikan pelafalan kita dalam bercerita, intonasinya, pilihan kata yang digunakan,
hingga ekspresi wajah kita. Kesemua hal tersebut harus diperhatikan katena dapat
mempengaruhi pemahaman seseorang atau pendengar terhadap cerita tersebut. Seringkali
dalam menceritakan pengalaman menarik siswa tidak memperhatikan keempat hal di atas.
Mereka hanya menyampaikan cerita mereka secara gamblang tanpa mempertimbangkan
apakah pendengarnya memahami hal tersebut atau tidak.

3. Masalah
Adapun yang menjadi permasalahan yaitu masih rendahnya kemampuan siswa dalam
berbicara, khususnya menceritakan pengalaman menarik. Seringkali siswa tidak
memperhatikan lafal, intonasi, pilihan kata, serta ekspresi yang ditampilkan.

4. Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai ialah meningkatkan keterampilan berbicara siswa
khususnya dalam menceritakan pengalaman menarik. Dalam bercerita siswa nantinya
diharapkan dapat memperhatikan pelafalannya, intonasinya, pilihan kata yang digunakan,
serta ekspresi wajah mereka, yang kesemuanya akan berpengaruh terhadap pemahaman
yang diterima oleh pendengar.

F. Pembahasan
Menceritakan pengalaman menarik merupakan salah satu bentuk komunikasi secara
lisan, dimana pencerita ingin menyampaikanhal/pengalaman yang dianggapnyamenarik
kepada pendengar. Dalam kegiatan bercerita ini, pencerita harus mampu menyampaikan
ceritanya secara menarik agar pendengar dapat menikmati dan memahami apa yang
diceritakan.
Dalam bercerita ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yang pertamaialah
pelafalan, maksudnya disaat bercerita seorang pencerita harus memperhatikanlafalnya
saat mengucapkan kata-kata, sebab jelas tidaknya lafal dalam bercerita akan
mempengaruhi pemahaman serta minatdari pendengar. Hal kedua yang harus diperhatikan
yaitu intonasi. Intonasi mencakup nada, jeda, serta tempoketika berbicara.hal itu harus

diperhatikan karena apabila terlalu lambat akan menimbulkankebosanan bagi pendengar,


namun bila terlalu cepatpendengar akan bingung dan tidak mengerti dengan apa yang
diceritakan. Selanjutnya yaitu diksi atau pilihan kata. Dalam meceritakan pengalaman
menarik, pencerita wajib memperhatikan pilihan kata yang digunakannya, jangan sampai
menggunakan kata-kata yang sulit atau tidak jelas sehingga sukar dipahami oleh
pendengar. Dan hal terakhir yang harus piperhatikanadalah ekspresi/mimik wajah dalam
bercerita. Seringkali ekspresi ini disepelekan dalam menceritakan pengalaman menarik,
padahal dengan memperhatikan mimik wajah, pencerita dapat menarik minat pendengar
untuk menyimak ceritanya dan juga dapat mempermudah pendengar dalam memahami
apa yang diceritakan.
Pada dasarnya menceritakan pengalaman menarik bukanlah hal yang sulit, apalagi
bagi para siswa. Mereka menyampaikan atau menceritakan apa yang pernah mereka alami
yang menurut mereka sangat berkesan dan tidak terlupakan. Apabila mereka telah terbiasa
dan tahu bagaimana cara menarik perhatian pendengar, maka kegiatan ini akan terus
menyenangkan.

G. Kesimpulan dan Saran


1. Kesimpulan
Dari pembahasan di atas dapatlah disimpulkan bahwa menceritakan pengalaman
menarik bukanlah hal yang sulit. Jika kita telah menguasai keempat hal yang harus
deperhatikan dalam bercerita, yaitu lafal, intonasi, pilihan kata, serta ekspresi, maka
semuanya akan terasa lebih mudah sebab kita mampu menarik perhatian para pendengar,
dengan demikian kita akan merasa lebih nyaman dan percaya diri dalam bercerita.

2. Saran
Bagi para pengajar, sebelum meminta anak untuk melakukan sesuatu seperti
menceritakan pengalaman menarik, sebaiknya terlebih dahulu memberikan pengetahuan
kepada anak tentang hal-hal apa saja yang harus mereka perhatikan. Dengan demikian
siswa tidak mengalami kesulitan yang begitu berat sebab mereka sedikit banyak telah
mengetahui hal apa yang harus dilakukannya agar dalam menceritakan pengalaman
menarik mereka bisa memberikan yang terbaik.

PERTEMUAN VI
H. Topik Diskusi
Konseling Individu (pemilihan jurusan)
I. Justifikasi Kegiatan
1. Latar Belakang
Terkadang sebagai calon siswa SMA atau SMK

bingung dalam memilih

jurusan apa yang mau dipilih sehingga dibutuhkan waktu sejenak untuk berpikir
dan memutuskan untuk mendaftar pada bidang study mana. sekolah menengah
kejuruan mendidik siswa untuk siap kerja setelah lulus sehingga pemilihan jurusan
saat mendaftar akan sangat mempengaruhi pada bidang pekerjaan apa akan
menjalani kehidupan dimasa depan meskipun ada juga bidang kerja yang sama
sekali tidak ada kaitanya dengan jurusan sewaktu sekolah.
2.Masalah
Siswa tidak memiliki pengetahuan atau informasi mengenai penjurusan

Siswa tidak mempunyai pilihan jurusan atau sukar untuk memilih jurusan yang
cocok dengan kemampuan yang mereka miliki

3. Tujuan

Siswa mengetahui dan memahami informasi penjurusan


Siswa dapat menentukan sendiri jurusan yang mereka inginan
Siswa mengenali kemampuan yang mereka miliki

J. Pembahasan
Langkah-langkah mengantisipasi agar anak tidak salah memilih jurusan, baik
untuk melajutkan setelah lulus SMP (SMA atau SMK), penjurusan di SMA (IPA,
IPS, atau Bahasa), maupun setelah lulus SMA/SMK (melanjutkan ke Perguruan
Tinggi
1)

Kenali

atau

bekerja)

potensi/kemampuan

antara
dasar

dan

lain
sifat

sebagai
diri.

Untuk

berikut:
mengenali

potensi/kemampuan dasar maupun sifat-sifat, bisa dilakukan dengan cara


pengamatan terhadap perilaku sendiri sehari-hari seperti kesukaan/hobi, kegiatankegiatan yang sering dilakukan, pergaulan dengan lingkungan, cara-cara mengatasi
masalah, dan sebagainya.
2) Melihat prestasi akademik. Dalam melihat prestasi akademik, perlu dilihat sejak
mulai sekolah sampai pendidikan sekolah terakhir. Catat nilai mata pelajaran-mata
pelajaran yang mendapatkan nilai tinggi maupun yang rendah,

3) Berdiskusi dengan guru-guru dan teman-teman dekat. Melalui diskusi dengan guru
maupun teman dekat, akan diperoleh informasi lebih jauh tentang kemampuan diri
maupun sifat kepribadian secara nyata, yang mungkin tidak tertangkap oleh
pengamatan orangtua, pemeriksaan psikologis, maupun hasil dari prestasi akademik

4) Mencari informasi tentang materi/pelajaran yang dipelajari dalam program/jurusan


pendidikan yang kemungkinan akan dimasuki atau semua program pendidikan yang

ada, serta bidang-bidang pekerjaan yang berkembang saat ini maupun yang
diprediksikan akan berkembang di masa yang akan datang.

K. Kesimpulan dan Saran


1.Kesimpulan
Untuk meningkatkan pengembangan diri siswa sehingga siswa dapat
mengoptimalkan kemampuan yang mereka miliki salah satu langkah yang dapat
membantunya adalah dengan memberikan informasi mengenai penjurusan,
sehingga siswa dapat menempatkan dirinya pada jurusan yang mereka sukai dan
sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki
2.Saran
Siswa dan siswi hendaknya mengetahui kemampuan yang mereka miliki
sehingga permasalahan mengenai penjurusan dapat mereka selesaikan dengan
mengetahui kemampuan yang mereka miliki
Kepada guru pengajar atau walikelas hendaknya mulai dari siswa dan siswi masuk
telah dapat diperhatikan mengenai kesukaan dan hobi dari anak didik tersebut.

PERIODE 79 TAHUN 2016


DESA KAYU MANIS
KECAMATAN SELUPU REJANG
KABUPATEN REJANG LEBONG
Alamat : Desa Kayu Manis Kec. Selupu Rejang Kab. Rejang Lebong

Topik Diskusi
Pertemuan ke
Hari/ Tanggal
Tempat

: pengembangan motivasi sikap dan kebiasaan belajar yang baik


:3
: sabtu/06 agustus 2016
: SDN 16 Desa kayu manis

Pelaksana
Nama
NPM
Fakultas
Jurusan

: Yerli Susanti
: A1L013044
: IKIP
: bimbingan dan konseling
DAFTAR HADIR
Peserta Kelompok Binaan

No
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.

Nama

Alamat

Umur

Desa Kayu Manis


Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis

Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun

Tanda
Tangan

Mengetahui

Kayu Manis, 6 Agustus 2016

Kepala sekolah talang sumpel

Koordinator Desa

Kartono, S.Pd

Agus Bhakti Pratama


C1B013122

0906198041001

MAHASISWA KULIAH KERJA NYATA UNIB


PERIODE 79 TAHUN 2016
DESA KAYU MANIS
KECAMATAN SELUPU REJANG
KABUPATEN REJANG LEBONG
Alamat : Desa Kayu Manis Kec. Selupu Rejang Kab. Rejang Lebong

Topik Diskusi
Pertemuan ke
Hari/ Tanggal
Tempat

: menceritakan pengalamn menarik


:4
:
: secretariat kkn 54

Pelaksana
Nama
NPM
Fakultas
Jurusan

: Yerli Susanti
: A1L013044
: IKIP
: bimbingan dan konseling
DAFTAR HADIR
Peserta Kelompok Binaan

No
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.

Nama

Alamat

Umur

Desa Kayu Manis


Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis

Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun

Tanda
Tangan

Mengetahui

Kayu Manis, 11 agustus 2016

Kepala Desa Kayu Manis

Koordinator Desa

Mulyono

Agus Bhakti Pratama


C1B013122

PERIODE 79 TAHUN 2016


DESA KAYU MANIS
KECAMATAN SELUPU REJANG
KABUPATEN REJANG LEBONG
Alamat : Desa Kayu Manis Kec. Selupu Rejang Kab. Rejang Lebong

Topik Diskusi
Pertemuan ke
Hari/ Tanggal
Tempat

: peranan dan manfaat bahasa Indonesia


:5
:
: secretariat kkn 54

Pelaksana
Nama
NPM
Fakultas
Jurusan

: Yerli Susanti
: A1L013044
: IKIP
: bimbingan dan konseling
DAFTAR HADIR
Peserta Kelompok Binaan

No
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.

Nama

Alamat

Umur

Desa Kayu Manis


Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis

Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun

Tanda
Tangan

Mengetahui

Kayu Manis, Agustus 2016

Kepala Desa Kayu Manis

Koordinator Desa

Mulyono

Agus Bhakti Pratama


C1B013122

PERIODE 79 TAHUN 2016


DESA KAYU MANIS
KECAMATAN SELUPU REJANG
KABUPATEN REJANG LEBONG
Alamat : Desa Kayu Manis Kec. Selupu Rejang Kab. Rejang Lebong

Topik Diskusi
Pertemuan ke
Hari/ Tanggal
Tempat

: pemilihan jurusan
:6
:
: secretariat kkn 54

Pelaksana
Nama
NPM
Fakultas
Jurusan

: Yerli Susanti
: A1L013044
: IKIP
: bimbingan dan konseling
DAFTAR HADIR
Peserta Kelompok Binaan

No
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.

Nama

Alamat

Umur

Desa Kayu Manis


Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis
Desa Kayu Manis

Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun
Tahun

Tanda
Tangan

Mengetahui

Kayu Manis, Agustus 2016

Kepala Desa Kayu Manis

Mulyono

Koordinator Desa

Agus Bhakti Pratama


C1B013122

NOTULENSI
PROGRAM KERJA INDIVIDU
KULIAH KERJA NYATA (KKN) UNIB PERIODE 79 TAHUN 2016
DESA KAYU MANIS KECAMATAN SELUPU REJANG
Nama

: Yerli susanti

NPM

: A1L013044

Pertemuan

:V

Tempat

: Sekretariat kkn

Topik Diskusi

: Peranan dan Manfaat Bahasa Indonesia

Pertanyaan

: Apa peranan bahasa Indonesia itu?

Jawab

: Bahasa Indonesia sangat berperan penting bagi kehidupan kita orang


Indonesia, sebab bahasa Indonesia merupakan satu-satunya media komunikasi
antar sesama orang Indonesia. Coba bayangkan jika seandainya kita tidak
memiliki bahasa Indonesia, pasti kita tidak akan mungkin dapat berbincangbincang antara satu dengan yang lain. Contohnya, kalau kita berbicara
menggunakan bahasa lembak dengan orang Rejang

pasti komunikasi kita

tidak akan nyambung, tetapi dengan adanya bahasa Indonesia kita bisa
berkomunikasi dengan baik satu dengan yang lain yang bisa berbahasa
Indonesia. Jadi di sinilah peranan Bahasa Indonesia itu sangat penting.

Bengkulu, 10 Juli 2016


Notulen

Yerli Susanti
NPM.A1L013044

NOTULENSI
PROGRAM KERJA INDIVIDU
KULIAH KERJA NYATA (KKN) UNIB PERIODE 76 TAHUN 2015
DESA KAYU MANIS KEC. SELUPU REJANG KAB. REJANG LEBONG

Nama

: Yerli Susanti

NPM

: A1L013044

Pertemuan

: IV

Tempat

: Sekretariat KKN, Kelompok 54

Topik Diskusi

: Menceritakan Pengalaman Menarik

Pertanyaan

: saya bingung bagaimana cara bercerita itu?

Jawab

: Bercerita yang mana dulu, kalau kita bercerita tengtang pengalaman kita.
Kita berbicara dengan orang lain tentang diri kita dan apa yang kita bicarakan
adalah tentang pengalaman yang menarik yang pernah kita alami.

Bengkulu, 11 Juli 2016


Notulen

Yerli Susanti
NPM. A1L013044

NOTULENSI
PROGRAM KERJA INDIVIDU
KULIAH KERJA NYATA (KKN) UNIB PERIODE 79 TAHUN 2016
DESA KAYU MANIS KEC. SELUPU REJANG KAB. REJANG LEBONG

Nama

: Yerli Susanti

NPM

: A1L013044

Pertemuan

:I

Tempat

: SDN 16 KAYU MANIS

Topik Diskusi

: Layanan Informasi Mengenai Cara Belajar yang Baik

Pertanyaan

: Bagaimana Cara Belajar yang Baik?

Jawab

: cara belajar yang baik adalah dengan belajar kelompok, rajin membuat

catatan intisari, disipli dalam belajar, aktif bertanya dan ditanya, belajar dengan serius dan
tekun, hindari belajar yang berlebihan, jujur, mendengarkan penjelasan guru dengan baik,
kerjakan PR, mengulang pelajaran yang sudah diajarkan, berlatih pelajaran yang kurang
disukai, niat dengan sungguh-sungguh, lokasi dan situasi yang kondusif, menggunakan media
dan sumber yang relevan.

Bengkulu, 06 Agustus 2016


Notulen

Yerli Ssusanti
NPM.A1L013044

NOTULENSI
PROGRAM KERJA INDIVIDU
KULIAH KERJA NYATA (KKN) UNIB PERIODE 79 TAHUN 2016
DESA KAYU MANIS KEC. SELUPU REJANG KAB.REJANG LEBONG

Nama

: Yerli Susanti

NPM

: A1L013044

Pertemuan

: II

Tempat

: SDN 16 kayu manis

Topik Diskusi

: Pengenalan Bimbingan dan Konseling di Sekolah

Pertanyaan

: Apa Saja Fungsi Bimbingan dan Konseling di Sekolah?

Jawab

: fungsi Bimbingan dan Konseling adalah fungsi pemahaman, fungsi


pencegahan,

fungsi

pengentasan,

fungsi

pemeliharaan

pengembangan.

Bengkulu, 12 Agustus 2016


Notulen

dan

Yerli Susanti
NPM. A1L013044

NOTULENSI
PROGRAM KERJA INDIVIDU
KULIAH KERJA NYATA (KKN) UNIB PERIODE 79 TAHUN 2016
DESA KAYU MANIS KEC. SELUPU REJANG KAB. REJANG LEBONG
Nama

: Yerli Susanti

NPM

: A1L013044

Pertemuan

: III

Tempat

: SDN 16 kayu manis

Topik Diskusi

: Pengembangan Motivasi, Sikap dan Kebiasaan Belajar yang Baik

Pertanyaan

:Bagaimana cara mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang


baik?

Jawab

: cara mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik adalah

dengan cara membuat jadwal dan pelaksanaannya, mengulangi lagi pelajaran yang diajarkan
di sekolah, membaca dan membuat catatan, muci classic, belajar secara continue.

Bengkulu, 13 Agustus 2016


Notulen

Yerli Susanti
NPM. A1L013044

NOTULENSI
PROGRAM KERJA INDIVIDU
KULIAH KERJA NYATA(KKN)UNIB PERIODE 79 TAHUN 2016
DESA KAYU MANIS KEC. SELUPU REJANG KAB.REJANG LEBONG
Nama

: Yerli Susanti

NPM

: A1L013044

Pertemuan

: VI

Tempat

: Sekretariat KKN Kelompok 54

Topik Diskusi

: Konseling Individu (Pemilihan Jurusan)

Pertanyaan

:Bagaimana langkah untuk menentukan jurusan?

Jawab

: cara berinteraksi yang baik adalah


1. Kenali potensi/kemampuan dasar dan sifat diri
2. Melihat prestasi akademik
3. Berdiskusi dengan gurudan teman dekat
4. Mencari informasi mengenai mata pelajaran pada jurusan yang
kemungkinan akan dimasuki
5. Update terhadap bidang pekerjaan yang sedang berkembang
Bengkulu, 19 Agustus 2016
Notulen

Yerli Susanti
NPM. A1L013044

Lampiran Foto Pertemuan ke III

Lampiran Pertemuan Ke I

Lampiran foto pertemuan II

Lampiran foto pertemuan ke IV

Lampiran Foto pertemuan V

Lampiran Foto Pertemuan ke VI