Anda di halaman 1dari 20

PEMBUATAN ALAT PENGUJI KAPASITAS ADSORPSI

PADA MESIN PENDINGIN ADSORPSI DENGAN


MENGGUNAKAN ADSORBEN KARBON AKTIF

SKRIPSI

Skripsi Yang Diajukan Untuk Melengkapi


Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik

OLOAN PURBA
NIM. 090401037

DEPARTEMEN TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2013

Universitas Sumatera Utara

PEMBUATAN ALAT PENGUJI KAPASITAS ADSORPSI


PADA MESIN PENDINGIN ADSORPSI DENGAN
MENGGUNAKAN ADSORBEN KARBON AKTIF

OLOAN PURBA
NIM. 09 0401 037

Diketahui / Disahkan :
Departemen Teknik Mesin
Fakultas Teknik USU
Ketua,

Dr. Ing. Ir. Ikhwansyah Isranuri


NIP: 1964 1224 1992 111001

Disetujui Oleh :
Dosen Pembimbing,

Tulus B Sitorus, ST., MT


NIP. 1972 0923 2000 121003

Universitas Sumatera Utara

PEMBUATAN ALAT PENGUJI KAPASITAS ADSORPSI


PADA MESIN PENDINGIN ADSORPSI DENGAN
MENGGUNAKAN ADSORBEN KARBON AKTIF

OLOAN PURBA
NIM. 090401037

Telah Disetujui Dari Hasil Seminar Skripsi


Period ke-670 pada Tanggal 13 November 2013

Pembimbing,

Tulus B Sitorus, ST., MT


NIP. 197209232000121003

Universitas Sumatera Utara

PEMBUATAN ALAT PENGUJI KAPASITAS ADSORPSI


PADA MESIN PENDINGIN ADSORPSI DENGAN
MENGGUNAKAN ADSORBEN KARBON AKTIF

OLOAN PURBA
NIM. 09 0401 037

Telah Disetujui Dari Hasil Seminar Skripsi


Period ke-760 pada Tanggal 13 November 2013

Pembanding I,

Pembanding II,

Dr. Ing. Ir. Ikhwansyah Isranuri


NIP. 196412241992111001

Dr. Eng. Himsar Ambarita, ST., MT


NIP. 197206102000121001

Universitas Sumatera Utara

DEPARTEMEN TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNIK USU
MEDAN

KARTU BIMBINGAN

TUGAS SARJANA MAHASISWA


Sub. Program Studi
Bidang Studi
Judul Tugas

Diberikan Tgl.
Dosen Pembimbing

No.

Tanggal

1.

15 Mei 2013

NO : 2097/ TS/ 2013


: Konversi Energi
: Teknik Pendingin
: Pembuatan Alat Penguji Kapasitas Adsorpsi pada Mesin
Pendingin Adsorpsi dengan Menggunakan Adsorben
Karbon Aktif
: 15 Mei 2013
Selesai Tgl.: 23 Oktober 2013
: Tulus B Sitorus, ST., MT Nama Mhs: Oloan Purba
N.I.M: 090401037
Kegiatan Asistensi Bimbingan

Tanda
Tangan
Dosen Pemb.

Spesifikasi judul
Survei bahan dan alat penguji
2.
25 Mei 2013
kapasitas adsorpsi
3.
10 Juni 2013
Perancangan alat penguji adsorpsi
4.
29 Juni2013
Assembling alat pengujian adsorpsi
5.
8 Agustus 2013
Pengujian alat adsorpsi
6.
21 Agustus 2013 Asistensi Laporan I
7.
26 Agustus 2013 Asistensi Laporan II
8.
2 September 2013 Asistensi Laporan III
9. 11 September 2013 Asistensi Laporan IV
10. 16 September 2013 Asistensi Laporan V
11. 23 September 2013 Asistensi Laporan VI
12
5 Oktober 2013
Asistensi Laporan VII
13.
18 Oktober 2013 Asistensi Laporan VIII
14.
19 Oktober 2013 Asistensi Laporan IX
15.
ACC seminar
CATATAN :
Diketahui,
1. Kartu ini harus diperlihatkan kepada
Ketua Departemen Teknik
Mesin
Dosen Pembimbing setiap Asistensi.
F.T. U.S.U
2. Kartu ini harus dijaga bersih dan rapi.
3. Kartu ini harus dikembalikan ke Departemen,
bila kegiatan Asistensi telah selesai.
Dr. Ing. Ir. Ikhwansyah Isranuri
NIP 1964 1224 1992 111001
DEPARTEMEN TEKNIK MESIN
AGENDA :
/TS/2013
FAKULTAS TEKNIK USU
DITERIMA :
/ /2013
MEDAN
PARAF
:

Universitas Sumatera Utara

TUGAS SARJANA

NAMA

: OLOAN PURBA

NIM

: 090401037

MATA PELAJARAN

: TEKNIK PENDINGIN

SPESIFIKASI

: PEMBUATAN ALAT PENGUJI KAPASITAS


ADSORPSI DARI ADSORBEN KARBON AKTIF
TERHADAP

BEBERAPA

REFRIGERAN

SEPERTI METANOL, ETANOL, AMONIA DAN


MUSICOOL YANG DIGUNAKAN PADA MESIN
PENDINGIN ADSORPSI TENAGA SURYA.
DIBERIKAN TANGGAL

: 15 Mei 2013

SELESAI TANGGAL

: 23 Oktober 2013

MEDAN, 23 Oktober 2013


KETUA DEPARTEMEN TEKNIK MESIN,

DOSEN PEMBIMBING,

Dr. Ing. Ir. Ikhwansyah Isranuri


NIP.1964 1224 1992 111001

Tulus B Sitorus, ST., MT


NIP. 1972 0923 2000 121003

PEMBUATAN ALAT PENGUJI KAPASITAS ADSORPSI


PADA MESIN PENDINGIN ADSORPSI DENGAN
MENGGUNAKAN ADSORBEN KARBON AKTIF

OLOAN PURBA
NIM. 090401037

Universitas Sumatera Utara

Telah disetujui oleh:


Pembimbing,

Tulus B Sitorus, ST., MT


NIP. 197209232000121003

Penguji I,

Penguji II,

Dr. Ing. Ir. Ikhwansyah Isranuri


NIP. 196412241992111001

Dr. Eng. Himsar Ambarita, ST., MT


NIP. 197206102000121001

Diketahui oleh :
Departemen Teknik Mesin
Ketua,

Dr. Ing. Ir. Ikhwansyah Isranuri


NIP. 196412241992111001

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas penyertaanNya kepada
Penulis sehingga dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan dengan baik dan
tepat pada waktunya.

Universitas Sumatera Utara

Penulisan Skripsi ini merupakan salah satu syarat bagi mahasiswa S-1
untuk dapat menyelesaikan pendidikan agar memperoleh gelar sarjan di
Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara.
Tugas Sarjana ini berjudul Pembuatan Alat Penguji Kapasitas
Adsorpsi pada Mesin Pendingin Adsorpsi dengan Menggunakan Adsorben
Karbon Aktif yang akan membahas tentang pengujian terhadap beberapa
refrigeran (metanol, etanol, amonia dan musicool) dan karbon aktif sebagai
adsorben.
Dalam penulisan skripsi ini, penulis banyak mendapat dukungan dan
masukan ide dari beberapa pihak. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan
terima kasih kepada:
1. Bapak Tulus B Sitorus, ST., MT., selaku dosen Pembimbing yang telah
banyak meluangkan waktu untuk membimbing penulis dalam pengujian
dan penulisan laporan skripsi, memberikan bahan-bahan referensi, jurnal,
dll.
2. Bapak Dr. Ing. Ir. Ikhwansyah Isranuri, selaku Ketua Departemen Teknik
Mesin, Universitas Sumatera Utara.
3. Bapak Ir. M. Syahril Gultom, MT, selaku Sekretaris Departemen Teknik
Mesin, Universitas Sumatera Utara.
4. Seluruh staf pengajar dan staf tata usaha Departemen Teknik Mesin, yang
telah membantu dan melengkapi segala keperluan dalam pengerjaan
laporan ini.
5. Kepada kedua Orang tua saya, P. Purba dan E. br. Ambarita yang selalu
memberikan dukungan kepada penulis dan kasih sayang.
6. Kepada kakak dan abang saya: Ramaida Purba, Hotman M Purba,
Parningotan Purba, Rostiar Purba, Bintur Tio Ria Purba yang memberikan
dukungan, motivasi dan nasehat-nasehat kepada penulis.
7. Rekan satu tim, Vinsensius Ginting atas kerja sama yang baik untuk
menyelesaikan penelitian ini.
8. Kepada Marisa Perucana Sinambela yang telah banyak memberikan
dukungan kepada penulis.

Universitas Sumatera Utara

9. Seluruh rekan mahasiswa Teknik Mesin yang telah membantu penulis


sehingga skripsi ini dapat diselesaikan. Penulis juga mengucapkan terima
kasih kepada seluruh pihak yang tidak dapat Penulis sebutkan satu per satu
yang telah memberikan bantuan dan dukungan selama pengerjaan skripsi
ini.

Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan peneliti


selanjutnya.

Medan, Desember 2013


Penulis,

Oloan Purba

ABSTRAK

Universitas Sumatera Utara

Akhir-akhir ini mesin pendingin siklus adsorpsi semakin banyak diteliti


oleh para ahli karena disamping ekonomis juga ramah lingkungan dan
menggunakan energi terbarukan yaitu energi surya. Agar proses adsorpsi dan
desorpsi mesin pendingin adsorpsi dapat berjalan dengan baik perlu diketahui
jumlah perbandingan yang ideal antara adsorben dengan refrigeran yang
digunakan. Data tersebut dapat dicari menggunakan alat penguji kapasitas
adsorpsi. Alat penguji kapasitas adsorpsi yang digunakan dilengkapi dengan
lampu halogen 1000 W sebagai sumber panas. Adsorber pada alat penguji ini
terbuat dari bahan stainless steel yang bertujuan agar tahan terhadap korosi akibat
dari variasi refrigeran yang digunakan. Karbon aktif yang digunakan sebagai
adsorben yang terbuat dari bahan dasar batok kelapa sebanyak 1 kg. Sedangkan
variasi refrigeran yang digunakan ada 4 yaitu metanol, etanol, amonia dan
musicool. Diperoleh refrigeran yang paling optimal pada proses adsorpsi-desorpsi
adalah metanol. Kapasitas metanol yang dapat diadsorpsi dan didesorpsi oleh
adsorben karbon aktif adalah sebanyak 275 mL.

Kata kunci: Adsorpsi, desorpsi, adsorber, karbon aktif, refrigeran.

ABSTRACT

Universitas Sumatera Utara

Lately adsorption refrigeration cycle more and more scrutinized by


experts as well as eco-friendly and economical use of renewable energy is solar
energy. In order for the process of adsorption and desorption adsorption
refrigeration cycle can run well to note that the ideal number of comparisons
between the adsorbent with a refrigerant used. The data can be searched using
the adsorption capacity tester. Adsorption capacity tester is used equipped with a
1000 W halogen lamp as a heat source. Adsorber on this tester is made of
stainless steel which aims to resist corrosion due to the variation of refrigerant
used. Activated carbon is used as adsorbent materials made from coconut shell
base as much as 1 kg. While variations exist 4 refrigerant used is methanol,
ethanol, ammonia and Musicool. Obtained the optimum refrigerant adsorptiondesorption process is methanol. Capacity that can be adsorbed methanol and
desorption by activated carbon adsorbent is 275 mL.

Keywords: Adsorption, desorption, adsorption, activated carbon, refrigerants.

DAFTAR ISI

Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR ......................................................................

ABSTRAK ........................................................................................

iii

ABSTRACT .......................................................................................

iv

DAFTAR ISI .....................................................................................

DAFTAR GAMBAR ........................................................................

viii

DAFTAR TABEL ............................................................................

xii

DAFTAR SIMBOL ..........................................................................

xiii

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ....................................................................

1.2 Tujuan Penelitian ................................................................

1.3 Batasan Masalah .................................................................

1.4 Manfaat Penelitian ..............................................................

1.5 Sistematika Penulisan .........................................................

BAB II TINJAUAN PUSTAKA


2.1 Siklus Adsorpsi ...................................................................

2.1.1 Teori Umum Adsorpsi ..............................................

2.2 Adsorben .............................................................................

2.2.1 Karbon Aktif .............................................................

2.2.2 Pembuatan Karbon Aktif ..........................................

2.2.3 Kegunaan Karbon Aktif............................................

10

2.3 Refrigeran ...........................................................................

11

2.3.1 Metanol .....................................................................

13

2.3.2 Etanol ........................................................................

14

2.3.3 Amonia .....................................................................

15

2..3.4 Musicool ..................................................................

16

2.4 Keamanan Refrigeran .........................................................

18

2.5 Kalor (Q).............................................................................

19

2.5.1 Kalor Laten ...............................................................

19

2.5.2 Kalor sensibel ...........................................................

19

2.5.3 Perpindahan Panas ....................................................

20

Universitas Sumatera Utara

BAB III METODOLOGI


3.1 Tempat dan Waktu..............................................................

25

3.2 Bahan ..................................................................................

25

3.3 Alat Ukur yang Digunakan pada Pengujian Kapasitas


Adsorpsi .............................................................................

25

3.4 Peralatan yang Digunakan ..................................................

27

3.5 Set-Up Eksperimental .........................................................

29

3.5.1 Prosedur Pengujian ...................................................

30

3.6 Alat Penguji Kapasitas Adsorpsi ........................................

32

3.6.1 Dimensi Utama Alat Penguji Kapasitas Adsorpsi ....

34

3.7 Langkah Pembuatan Alat Penguji Kapasitas Adsorpsi ......

36

3.7.1 Pembuatan Adsorber.................................................

36

3.7.2 Pembuatan Gelas Ukur .............................................

39

3.8 Flowchart Penelitian...........................................................

40

BAB IV ANALISA DATA


4.1 Hasil Pengujian ...................................................................

41

4.1.1 Pengujian dengan Gelas ukur Tidak Diisolasi..........

42

4.1.2 Pengujian dengan Gelas Ukur Diisolasi ...................

62

4.2 Neraca Kalor .......................................................................

78

4.2.1 Kalor yang Diserap Gelas Ukur................................

78

4.2.2 Perhitungan Kalor Laten dengan Gelas Ukur


tidak Diisolasi .............................................................
4.2.3 Perhitungan Kalor Laten dengan Gelas Ukur Diisolasi

79
81

4.3 Analisa Perpindahan Panas pada Adsorber saat Desorpsi ..

82

4.3.1 Perpindahan Panas pada Pengujian Metanol ............

83

4.3.2 Perpindahan Panas pada Pengujian Etanol ...............

84

4.3.3 Perpindahan Panas pada Pengujian Amonia ............

84

4.4 Analisa Perpindahan Panas pada saat Adsorpsi .................

85

4.4.1 Konveksi Natural pada pengujian Metanol ..............

85

4.4.2 Konveksi Natural pada pengujian Etanol .................

86

4.4.3 Konveksi Natural pada pengujian Amonia ...............

87

Universitas Sumatera Utara

4.4.3 Effisiensi Gelas Ukur................................................

88

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN


5.1 Kesimpulan .........................................................................

93

5.2 Saran ...................................................................................

95

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Siklus Dasar Refrigerasi Adsorpsi .................................

Gambar 2.2 Diagram Clayperon pada Sistem Pendingin Siklus


Adsorpsi ........................................................................

Gambar 2.3 Adsorben Karbon Aktif ..................................................

Gambar 2.4 Struktur Karbon Aktif ....................................................

Gambar 2.5 Metanol ( CH3OH) .........................................................

14

Gambar 2.6 Etanol ( C2H5OH) ...........................................................

14

Gambar 2.7 Amonia Cair (NH3) ........................................................

16

Gambar 2.8 MC-134 ..........................................................................

16

Gambar 2.9 Perpindahan Panas Konduksi Melalui Sebuah Pelat ......

20

Gambar 2.10 Perpindahan Panas Konveksi dari Permukaan Pelat ....

21

Gambar 2.11 Konveksi Natural pada Bidang Horizontal (tipe a) ......

23

Gambar 2.12 Konveksi Natural pada Bidang Horizontal (tipe b)......

23

Gambar 3.1 Manometer Vakum.........................................................

26

Gambar 3.2 Agilent ............................................................................

26

Gambar 3.3 Pompa Vakum ................................................................

27

Gambar 3.4 Katup ..............................................................................

27

Gambar 3.5 Pipa Penghubung ............................................................

28

Gambar 3.6 Selang Karet ...................................................................

28

Gambar 3.7 Kotak Isolasi Syrofoam ..................................................

29

Gambar 3.8 Set-Up Eksperimental pada Proses Desorpsi .................

29

Gambar 3.9 Set-Up Eksperimental pada Proses Adsorpsi .................

30

Gambar 3.10 Alat Penguji Kapasitas Adsorpsi dengan gelas ukur


tidak Disolasi ...................................................................

33

Gambar 3.11 Alat Penguji Kapasitas Adsorpsi dengan


gelas ukur Disolasi ..........................................................

34

Gambar 3.12 Dimensi Alat Penguji Kapasitas Adsorpsi ...................

35

Gambar 3.13 Dimensi Adsorber ........................................................

35

Gambar 3.14 Gelas Ukur ...................................................................

36

Gambar 3.15 Bentuk Adsorber ..........................................................

36

Gambar 3.16 Pengisian Adsorben Karbon Aktif ...............................

37

Universitas Sumatera Utara

Gambar 3.17 Pemasangan Kawat Nyamuk ........................................

37

Gambar 3.18 Penyambungan Pelat Adsorber ....................................

37

Gambar 3.19 Pemasangan Pipa, Manometer Vakum dan Katup .......

38

Gambar 3.20 Adsorber Lengkap ........................................................

38

Gambar 3.21 Adsorber Setelah Dicat Warna Hitam ..........................

38

Gambar 3.22 Pembuatan Gelas Ukur .................................................

39

Gambar 3.23 Gelas Ukur ...................................................................

39

Gambar 4.1 Letak Titik-Titik thermocouple pada Alat Penguji ........

41

Gambar 4.2 Grafik Temperatur vs Waktu Pemvakuman Alat


Penguji Adsorpsi (metanol) ..........................................

43

Gambar 4.3 Grafik Suhu Rata-Rata vs Waktu pada Adsorber


(metanol).....................................................................

43

Gambar 4.4 Grafik Temperatur vs Waktu Pemvakuman (etanol) .....

44

Gambar 4.5 Grafik rata-rata Temperatur vs Waktu pemvakuman


Adsorber (etanol) ..........................................................

45

Gambar 4.6 Grafik Temperatur vs Waktu Pemvakum (amonia) .......

46

Gambar 4.7 Grafik Suhu Rata-Rata vs Waktu pada Adsorber


(amonia) ........................................................................

46

Gambar 4.8 Awal Sebelum Pengisian Musicool ke dalam


Gelas Ukur ....................................................................

47

Gambar 4.9 Proses Pengisian Musicool ke dalam Alat Penguji ........

47

Gambar 4.10 Setelah Pengisian Musicool ke Alat Uji.......................

48

Gambar 4.11 Grafik Tekanan vs Waktu Adsorpsi Metanol...............

49

Gambar 4.12 Grafik Temperatur vs Waktu Adsorpsi pada


Adsorber (metanol) .......................................................

50

Gambar 4.13 Grafik Temperatur vs Waktu Adsorpsi Metanol Pada


Gelas Ukur ....................................................................

50

Gambar 4.14 Grafik Tekanan vs Waktu (etanol) ...............................

52

Gambar 4.15 Grafik Temperatur vs Waktu Adsorpsi Etanol


pada Adsorber ...............................................................

52

Gambar 4.16 Grafik Temperatur vs Waktu Adsorpsi Etanol Pada


Gelas Ukur ....................................................................

53

Universitas Sumatera Utara

Gambar 4.17 Grafik Tekanan vs Waktu Adsorpsi Amonia ...............

54

Gambar 4.18 Grafik Temperatur vs Waktu Adsorpsi Amonia


pada Adsorber ...............................................................

55

Gambar 4.19 Grafik Temperatur vs Waktu Adsorpsi Amonia


pada Gelas Ukur............................................................

55

Gambar 4.20 Grafik Temperatur dan Waktu Desorpsi Metanol


pada Adsorber ...............................................................

56

Gambar 4.21 Grafik Temperatur Rata-Rata Desorpsi Metanol


pada Adsorber ...............................................................

57

Gambar 4.22 Grafik Temperatur vs Waktu Desorpsi Metanol


pada Gelas Ukur............................................................

57

Gambar 4.23 Grafik Temperatur dan Waktu Desorpsi pada


Adsorber (etanol) ..........................................................

58

Gambar 4.24 Grafik Temperatur Rata-Rata Desorpsi Etanol pada


Adsorber........................................................................

59

Gambar 4.25 Grafik Temperatur vs Waktu Desorpsi pada Gelas


Ukur (etanol) .................................................................

59

Gambar 4.26 Grafik Temperatur dan Waktu Desorpsi Amonia


pada Adsorber ...............................................................

60

Gambar 4.27 Grafik Temperatur Rata-Rata Desorpsi Amonia


pada Adsorber ...............................................................

61

Gambar 4.28 Grafik Temperatur vs Waktu Desorpsi Amonia


pada Gelas Ukur............................................................

61

Gambar 4.29 Grafik Temperatur vs Waktu Pemvakuman Alat


Penguji Adsorpsi (metanol) ..........................................

63

Gambar 4.30 Grafik Temperatur vs Waktu Pemvakuman (etanol) ...

64

Gambar 4.31 Grafik Temperatur vs Waktu Pemvakum (amonia) .....

64

Gambar 4.32 Grafik Tekanan vs Waktu Adsorpsi Metanol...............

66

Gambar 4.33 Grafik Temperatur vs Waktu Adsorpsi pada


Adsorber (metanol) .......................................................

66

Gambar 4.34 Grafik Temperatur vs Waktu Adsorpsi Metanol Pada


Gelas Ukur ....................................................................

67

Universitas Sumatera Utara

Gambar 4.35 Grafik Tekanan vs Waktu (etanol) ...............................

69

Gambar 4.36 Grafik Temperatur vs Waktu Adsorpsi Etanol


pada Adsorber ...............................................................

69

Gambar 4.37 Grafik Temperatur vs Waktu Adsorpsi Etanol Pada


Gelas Ukur ....................................................................

70

Gambar 4.38 Grafik Tekanan vs Waktu Adsorpsi Amonia ...............

71

Gambar 4.39 Grafik Temperatur vs Waktu Adsorpsi Amonia


pada Adsorber ...............................................................

72

Gambar 4.40 Grafik Temperatur vs Waktu Adsorpsi Amonia


pada Gelas Ukur............................................................

72

Gambar 4.41 Grafik Temperatur dan Waktu Desorpsi Metanol


pada Adsorber ...............................................................

73

Gambar 4.42 Grafik Temperatur vs Waktu Desorpsi Metanol


pada Gelas Ukur............................................................

74

Gambar 4.43 Grafik Temperatur dan Waktu Desorpsi pada


Adsorber (etanol) ..........................................................

75

Gambar 4.44 Grafik Temperatur vs Waktu Desorpsi pada Gelas


Ukur (etanol) .................................................................

75

Gambar 4.45 Grafik Temperatur dan Waktu Desorpsi Amonia


pada Adsorber ...............................................................

76

Gambar 4.46 Grafik Temperatur vs Waktu Desorpsi Amonia


pada Gelas Ukur............................................................

77

Gambar 4.47 Mekanisme Perpindahan Panas pada Adsorber ...........

83

Gambar 4.48 Konveksi Natural pada Proses Adsorpsi ......................

85

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Sifat Adsorben Karbon Aktif .............................................

Tabel 2.2 Kegunaan Karbon Aktif .....................................................

11

Tabel 2.3 Standar Mutu Karbon Aktif ...............................................

11

Tabel 2.4 Sifat Metanol ......................................................................

13

Tabel 2.5 Sifat Etanol.........................................................................

15

Tabel 2.6 Sifat Amonia ......................................................................

15

Tabel 2.7 Sifat Musicool ....................................................................

17

Tabel 4.1 Data Pengukuran Tekanan dan Temperatur Rata-Rata


pada Proses Adsorpsi (metanol) ........................................

48

Tabel 4.2 Data Pengukuran Tekanan dan Temperatur Rata-Rata


Adsorpsi Etanol .................................................................

51

Tabel 4.3 Data Pengukuran Tekanan dan Temperatur Rata-Rata


Adsorpsi Amonia ...............................................................

53

Tabel 4.4 Data Pengukuran Tekanan dan Temperatur Rata-Rata


pada Proses Adsorpsi (metanol) ........................................

65

Tabel 4.5 Data Pengukuran Tekanan dan Temperatur Rata-Rata


Adsorpsi Etanol .................................................................

68

Tabel 4.6 Data Pengukuran Tekanan dan Temperatur Rata-Rata


Adsorpsi Amonia ...............................................................

71

Tabel 4.7 Hasil Pengujian Metanol, Etanol dan Amonia ...................

91

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR SIMBOL
Simbol

Arti

Satuan

Cp

Kalor spesifik tekanan tetap

J/kg.K

QL

Kalor laten

Le

Kapasitas kalor spesifik laten

J/kg

Massa zat

kg

Qs

Kalor sensibel

Beda temperatur

Panjang/tebal pelat

koefisien konveksi

W(m2K)

Luas penampang

m2

Koefisien konduksi

W/m.K

interval waktu

Tgl

Temperatur gelas ukur

Ts

Temperatur permukaan adsorber

Tb

Temperatur bawah adsorber

Tf

Temperatur film

TG

Temperatur gelas ukur

Qc

Laju perpindahan panas konduksi

Qh

laju perpindahan panas konveksi

Qr

laju perpindahan panas radiasi

Tekanan Vakum

cmHg

emisitas dari pelat penyerap

Massa jenis

Nu

Bilangan Nusselt

kg/cm3

Universitas Sumatera Utara