Anda di halaman 1dari 18

POA IMPLEMENTASI PROGRAM GIZI RW 06

KELURAHAN KETINTANG
KECAMATAN GAYUNGAN

Oleh

Kelompok 2
Ambar Mustika Sari

1330013002

Indrianti Putri Wilujeng

1330013009

Lina Muflihatul Hamidah

1330013010

Netty Dwi Handayani

1330013014

Nurul Kawaqib

1330013017

PROGRAM STUDI S1 GIZI


UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA
2016
KATA PENGANTAR

Puji Syukur kehadirat ALLAH SWT, karena atas perkenanNYA kami dapat
menyelesaikan POA Implementasi Program Perencaan Gizi di RW 06 Kelurahan Ketintang,
Kecamatan Gayungan, Surabaya. Tujuan dari pembuatan POA Implementasi Program Gizi
ini adalah untuk menyelesaikan masalah gizi dan menjalankan program gizi yang ada di RW
06 Kelurahan Ketintang, Kecamatan Gayungan, Surabaya.
Pelaksanaan kegiatan POA Implementasi Program Gizi diuraikan secara jelas pada
laporan kegiatan ini, diantaranya : tujuan yang hendak dicapai, sasaran pelaksanaan kegiatan,
waktu dan tempat pelaksanaan serta output dari pelaksanaan kegiatan.
Semoga dapat menjadi bahan evaluasi dan tolak ukur dalam pelaksanaan
Implementasi Program Gizi di RW 06 Kelurahan Ketintang, Kecamatan Gayungan, Surabaya
dan menjadi bahan perbaikan pembangunan untuk masa yang akan datang.

Surabaya, Oktober 2016


Penulis

Kelompok 2

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Program Perencanaan Tahunan merupakan kegiatan program gizi yang harus
dilaksanankan dan dicapai dalam satu tahun. Selain sebagai salah satu sarana penyajian
informasi kesehatan juga dapat sebagai evaluasi dari hasil kegiatan gizi yang telah dicapai
selama satu tahun terakhir dan berguna untuk pengembangan tata laksana kegiatan di tahun
yang akan datang.
Diharapkan setelah selesai penyusunan POA Implementasi program gizi tahun 2016
dapat dipergunakan sebagai sarana penyelesaian program gizi di puskesmas Gayungan serta
dapat menjadikan pelayanan publik yang lebih baik dan profesional.
Plan of Action program (POA) gizi ini merupakan konsep paradigma sehat,sehingga
tidak berpatokan pada tindakan yang bersifat kuratif.Keterangan mengenai kegiatan dantata
laksana cara menganalisa situasi masalah kesehatan masyarakat disesuaikan dengan kondisi
daerahnya.
Sebagai petugas gizi perlu melaksanakan dan analisa masalah pola perilaku
masyarakatnya.
Penentuan permasalahan seyogyanya mengelompokan menjadi target grup yang perlu
dilakukan intervensi pencegahan masalah gizi kurang dan gizi buruk.
1.2 TUJUAN
1.2.1 TUJUAN UMUM

Membuat perencanaan program untuk meningkatkan kinerja dan hasil


pencapaian

program upaya kesehatan masyarakat dan penanggulangan gizi kurang dan

gizi buruk

di tahun 2016.

1.2.2 TUJUAN KHUSUS


1. Menentukan prioritas masalah program gizi menangani balita yang kurang gizi dan
balita gizi buruk yang ada di wilayah kerja Puskesmas Gayungan.
2. Menentukan prioritas kegiatan untuk pencapaian target program gizi di wilayah kerja
Puskesmas Gayungan.
3. Menyusun perencanaan pelaksanaan program upaya kesehatan masyarakat khususnya
gizi kurang gizi buruk di Puskesmas Gayungan

BAB II
ANALISA SITUASI
II.

DATA UMUM
II.1. Identitas RW
1. Nama RW

: RW 06

2. Nama Kelurahan

: Ketintang

3. Nama Kecamatan

: Gayungan

4.

Visi

5. Misi

6. Program Kerja

: 1.
2.

II.2

Data Wilayah

a.

Luas RW 06

b.

Meliputi RT

1. RT 01

2. RT 02

3. RT 05

4. RT 06

c.

Batas Wilayah

d.

Mempunyai 2 Posyandu
1. Posyandu Melati 06 : 60 Balita
2. Posyandu Melati 07 : 55 Balita

II. 3

Data Kepundudukan
Terlampir

II. 4

Data Sarana dan Prasarana


a. Wilayah Kecamatan Gayungan
1) Jumlah Sarana Pendidikan

- TK

= -

- SD/MI

= 1

- SLB

= -

- SMP/Madrasah Tsanawiyah

= -

- SMA/SMK/Madrasah Aliyah = - Akademi


- Perguruan Tinggi

= = -

2) Data Sarana Kesehatan


- RSU/RSMM

= -

- Poliklinik Swasta

- Dokter Umum/Dokter Gigi

- Bidan Praktek Swasta

- Laborat

= -

- Balai Pengobatan Tradisional = - Apotik

=-

- Praktek Bersama Dr Spesialis = 3) Sarana Tempat Tempat Umum


- Masjid dan Musholah

=-

- Pondok Pesantren

= -

- Terminal

= -

- Swalayan

= -

- Rumah Makan / Resto

=-

- Panti Asuhan

= -

II.4 Kegiatan UKBM


- Posyandu Balita

2 pos

- Posyandu Lansia

= -

- Posbindu

- Posyandu Remaja

II.5 Struktur Organisasi RW


(Terlampir)
II.6 HASIL KEGIATAN DAN ANALISA MASALAH
II.6.1 Kegiatan Posyandu Balita
Dibawah ini Grafik SKDN Posyandu Melati 06 da Tahun 201n Posyandu Melati 07 pada
bulan Mei s/d Oktober tahun 2016.

Tingkat Pencapaian Program SKDN Posyandu Melati 06 dan Posyandu Melati 07 Tahun
2016
1. K/S

: 100%

2. D/S

: 96,3 %

3. N/D

: 64,6 %

4. D/K

: 96,3 %

5. N/S

: 62,3 %

Analisa Masalah dari hasil SKDN Posyandu Melati 06 dan Posyandu 07 pada bulan Mei s/d
Oktober Tahun 2016 ada 2 yang belum tercapai N/D ( Tingkat Keberhasilan Penimbangan
64,6 % ). Dan N/S ( Tingkat Kelangsungan Penimbangan 62,3% )
II.6.3 Vitamin A
Dibawah ini Grafik Total Balita yang dapat Vitamin A di Posyandu Melati 06 dan Posyandu
Melati 07 Tahun 2016

Melati
06

Melati
06

Total pencapaian pemberian Vitamin A di Posyandu Melati 06 dan Posyandu Melati 07


Tahun 2016

Vitamin A Merah di Posyandu Melati 6 ada 51 balita

Vitamin A Biru di Posyandu Melati 6 ada 8 balita

Vitamin A Merah di Posyandu Melati 7 ada 47 balita

Vitamin A Biru di Posyandu Melati 7 ada 8 balita

II.6.6 Asi Ekslusif


Dibawah ini Grafik Cakupan Asi Ekslusif di Posyandu Melati 06 dan Posyandu Melati 07
Tahun 2016

Tingkat cakupan ASI Ekslusif sebesar 50 % dengan perhitungan 4 : 8 x 100 % = 50 %

BAB III
PEMBAHASAN
III. 1 Identifikasi Masalah
Dari hasil analisa data ada beberapa masalah antara lain:
1. N/D dan N/S
2. Gizi Kurang
3. Stunting
4. Obesitas/Gemuk
5. Gizi Buruk
Maka untuk lebih menfokuskan masalah yang harus segera di tangani, selanjutnya
dilakukan penentu prioritas masalah. Penentu prioritas masalah menggunakan metode USG
( (Urgency,Seriousess,Growth ) dengan pertimbangan kemampuan sumber daya yang ada
(tenaga,financial,sarana dan waktu ).Penentuan masalah dapat dilihat pada tabel di bawah
ini :
Tabel. III.1 Masalah yang ada dan upaya penanggulangan masalah gizi agar menjadi baik.
PROGRAM
Revitalisasi
Posyandu
UKM

MASALAH
1. Kesalahan dalam penimbangan
2. Kesalahan dalam pengukuran
3. Kevalidan fungsi alat
1. Tidak tercapainya N/D dan N/S di Posyandu
2. Vitamin A
3. Asi Eksklusif

Dari perasalah diatas kemudian di lakukan penentuan prioritas masalah dengan metode USG
sebagai berikut :
-

Urgensy yaitu dilihat dari tersedianya waktu, mendesak atau tidak masalah tersebut

diselesaikan
- Seriousness atau tingkat keseriusan dari masalah,yakni dengan melihat dampak masalah
tersebut terha
dap produktifitas kerja, pengaruh terhadap keberhasilan,membahayakan system atau tidak.
- Growth atau tingkat perkembangan masalah yakni apabila masalah tersebut berkembang
sedemikian
rupa sehingga sulit untuk di cegah.
Tehnik Scorring : 1. = Tidak urgem/tidak serius/tidak berkembang
2. = Kurang urgen/kurang serius/kurang berkembang
3. = Urgen/serius/bisa berkembang
Tabel III.2. Penentuan Prioritas Masalah dengan Metode USG.
Masalah

Total

Urgency

Seriousness

Growth

(UxSxG)

Rangking

N/D dan N/S


BGM dan 2 T

III
I

Berdasar tabel 3.2 Masalah yang menjadi prioritas program gizi adalah :
No
1

Masalah
Masih adanya balita yang BBnya berada di bawah garis merah dan balita yang

2
3

menimbang 2x berturut-turut BBnya tetap dan BBnya turun


Masih kurang mengertinya ibu tentang manfaat ASI Eksklusif
Masih rendahnya tingkat penimbangan dan tingkat kelangsungan penimbangan di

posyandu
Masih adanya keluarga yang belum sadar gizi

Tabel 3.3 Penyebab masalah dan alternatif pemecahan masalah


Masalah
N/D

Penyebab Masalah
Kesalahan
penimbangan

Kesalahan

Alternatif Masalah
- Revitalisasi
Posyandu
- Penyuluhan tentang

pengukuran

pentingnya

Kevalitan fungsi

posyandu

Alternatif Terpilih
- Revitalisasi
Posyandu

N/S

alat

- Pengecekan

Tidak

posyandu
- Revitalisasi

meja 4 sebagai

Posyandu

berfungsinya
penyuluh

alat

dari

Posyandu

- Penyuluhan tentang
pentingnya

pihak kader

posyandu

Tingkat

Pengecekan alat

pengetahuan

posyandu

kader

Revitalisasi

rendah

tentang SKDN.
Gizi Kurang

N/D

- Penyuluhan tentang

N/S

bahaya gizi kurang

tentang bahaya

Kurangnya

serta

gizi

kesadaran
balita

ibu

tentang

perkembangan
kesehaan balita.

cara

penanggulangannya
- Demo

kurang

serta

masak

cara

penanggulanga

makanan padat gizi


- Pemberian PMT

Penyuluhan

nnya
-

Demo

masak

makanan padat

Penyakit infeksi

gizi
Stunting

Kesadaran

ibu

Penyuluhan

bahaya stunting dan

tentang bahaya

perkembangan

cara pencegahannya

stunting

- Role

play

energi

- Demo

protein

tentang

Kekurangan

padat gizi.

asupan zat gizi


mikro

video
masak

dan

cara

tentang stunting .

Kurangnya
asupan

tentang
kesehatan anak

- Penyuluhan tentang

pencegahannya

makanan

Role play video


tentang stunting
.

Demo

masak

tentang
makanan padat
gizi.

Gemuk

Asi

tidak

bahaya

eksklusif

- Penyuluhan tentang

Konsumsi

susu

formula

yang

obesitas

obesitas

- Penyuluhan tentang
pentingnya

Pola makan yang

Eksklusif
- Demo
makanan

Penyuluhan
tentang bahaya

bagi anak

berlebihan
tidak seimbang

Asi

bagi

anak

Penyuluhan
tentang

masak

pentingnya Asi

tinggi

Eksklusif

serat.

Demo

masak

makanan tinggi
Gizi buruk

Kurangnya

- Penyuluhan tentang

kesadaran

ibu

tentang

bahaya gizi buruk


- Demo

perkembangan

tentang bahaya

masak

makanan padat gizi

serat.
Penyuluhan
gizi buruk

Demo

masak

kesehatan anak

makanan padat

Kekurangan

gizi

asupan

energi

dan protein

Tabel 3.3 Rencana Usulan Kegiatan ( RUK )


NO
1.

KEGIATAN

TUJUAN

Presentasi Program Gizi

SASARAN

Agar masyarakat RW 6 Masyarakat


mengetahui
program

semua wilayah
yang

ALAT

di Untuk mendapatakan Proyektor


kerja masukan dari pihak

akan puskesmas

dilaksanakan di wilayah gayungan


kerja

TARGET

masyarakat

RW

TENAGA

INDIKATOR

PELAKSANA

KEBERHASILAN

Mahasiswa

80 %

Gizi

atas program yang akan

dilaksankan

(RW tentang program yang

puskesmas 6)

sasaran mengerti
di

wilayah

kerja puskesmas gayungan

akan dilaksankan di

gayungan

wilayah

kerja

puskesmas gayungan
2.

Demo

masak

Puding Modifikasi

Tempe di posyandu 6

makanan Masyarakat

yang murah dan mudah wilayah

di Meningkatkan

gayungan

Mahasiswa

kerja pengetahuan tentang resep, bahan Gizi

didapat oleh masyarakat puskesmas


RW 06

leaflet

modifikasi makanan

makanan

80% sasaran memahami


tentang

makanan yang murah dan

(RW

mudah

6)
3.

Penyuluhan
stunting

tentang Penyuluhan
dan

cara stunting

pencegahannya

tentang Ibu bayi/balita


dan

cara

pencegahannya

Meningkatnya

proyektor,

pengetahuan tentang leaflet


stunting

dan

Mahasiswa

Pre dan post test

Gizi

cara

pencegahannya
4.

Pemutaran

video

dan Untuk

diskusi tentang stunting

meningkatkan Ibu bayi/balita

pengetahuan

tentang

Meningkatnya

laptop,

pengetahuan tentang proyektor

modifikasi

Mahasiswa
Gizi

Pre dan post test

stunting

dan

cara

pencegahannya

stunting

dan

pencegahannya bagi
sasaran

5.

Penyluhan tentang
pentingnya zat gizi
makro dan mikro bagi
tumbuh kembang anak

Untuk

meningkatkan Ibu bayi/balita

Meningkatnya

laptop,

pengetahuan ibu tentang

pengetahuan tentang proyektor

petingnya zat gii makro

pentingnya zat gizi

dan mikro bagi tumbuh

makro

kembang anak

bagi

dan

Mahasiswa

Pre dan post test

Gizi

mikro
tumbuh

kembang anak
6.

Pelacakan dan
pendampingan Bayi/
Balita Gizi buruk dan
Bumil Kurus (KEK)

Demo masak

SELAI Ibu bayi balita

Labu

Meningkatkan leaflet resep Mahasiswa

Rasa

pengetahuan

dan

Aroma

tentang

makanan

bahan Gizi

Cara pembuatan

modifikasi
makanan

7.

Monitoring garam

tinggi

serat

untuk

wus

Pemutaran video tentang Ibu bayi/balita

obesitas
Meningkatnya

bahaya gizi kurang dan

pengetahuan tentang text test.

cara penanggulangannya

stunting

penanggulangannya

80%
sasaran
mengetahui
dan
memahami tentang gizi
kurang
dan
cara
penanggulangannya

bagi sasaran

dak di temukan garam

proyektor,
dan

Mahasiswa
Gizi

yang tidak beriodium di

masyarakat
8.

9.

10.

Tebak Gambar Sayur


dan Buah

Penyuluhan tentang
pentingn ya gizi
seimbang

Revitalisasi Posyandu

Untuk

meningkatkan balita (PAUD)

pengetahuan

kertas buah Bunda PAUD 75% sasaran tepat dalam

pengetahuan macam dan sayur

dan

sayur dan buah pada

sayur dan buah pada

Mahasiswa

balita

balita

Gizi

Untuk

macam

meningkatkan

meningkatkan Ibu Balita

Meningkatnya

proyektor,

menjawab

Mahasiswa

80% sasaran mengetahui

Gizi

dan

pengetahuan tentang gizi

pengetahuan

ibu leptop,

simbang

tentang

gizi leaflet

Untuk

seimbang
Agar fungsi posyandu buku

Mahasiswa

fungsi posyandu sesuai

sesuai dengan buku

panduan

Gizi

mengembalikan

dengan peraturan buku

panduan posyandu

posyandu

mengembalikan ibu kader

panduan posyandu

memahami

tentang

gizi seimbang
\emua

kader
fungsi

posyandu sesuai dengan


buku panduannya

No

Posyandu

Posyandu Balita

Kelas Ibu Pintar

Pemberian Vit A

Pemberian Obat cacing

Survey ASI Eksklusif

Kadarzi

Monitoring Garam

Pemberian TTD

Jan

Peb

Mar

Apr

Mei

Jun

Jul

Ags

Sep

Okt

Nop

Des

III.5.2 Jadwal Gizi


No

Posyandu

Posyandu Balita

Kelas Ibu Pintar

Pemberian Vit A

Pemberian Obat cacing

Survey ASI Eksklusif

Kadarzi

Monitoring Garam

Jan

Peb

Mar

Apr

Mei

Jun

Jul

Ags

Sep

Okt

Nop

Des

BAB IV
PENUTUP
Dengan tersusunnya POA Gizi ini, diharapkan program Gizi berikutnya akan berjalan lebih baik
dan terncana.
Harapan kami, Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan Kepala Puskesmas Gayungan senantiasa
memberikan bimbingan guna mencapai keberhasilan program Gizi

Mengetahui
Plt Kepala Puskesmas Gayungan

dr. Atiek Tri Arini M.Kes


NIP. 197910012006042022

Pemegang Program

Novita Uri Khairiyanti